cover
Contact Name
Mukhamad Irfan
Contact Email
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Phone
+6281802668223
Journal Mail Official
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Laboratory
ISSN : 26554887     EISSN : 26551624     DOI : 10.22146/ijl.v3i1
Jurnal ini bersifat open acces, bertujuan untuk membantu pengembangan profesi bagi Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia. Adapun ruang lingkupnya meliputi: 1. Bidang Agrokompleks dan Biologi, meliputi berbagai bidang disiplin ilmu, seperti kedokteran hewan, kehutanan, pertanian, peternakan, teknologi pertanian dan biologi 2. Bidang Kesehatan, meliputi bidang disiplin ilmu farmasi, keperawatan, kedokteran dan kedokteran gigi 3. Bidang Sains (MIPA), meliputi bidang disiplin ilmu matematika dan ilmu pengetahuan alam dan geografi, 4. Bidang Teknik, meliputi bidang disiplin ilmu arsitektur, komputer, teknologi informasi, elektro, kimia, industri, nuklir, permesinan, dan geodesi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 Tahun 2023" : 8 Documents clear
Verifikasi Metode Analisis Kadar Total Fosfat dalam Air Limbah Laundry Merujuk pada SNI 06-6989.31-2005 Made Yuri Suryani; Asful Hariyadi; Adhe Paramita; Rika Awalin Safitri
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i1.78083

Abstract

Peningkatan kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang jasa pencucian (laundry) Balikpapan semakin berkembang setiap tahunnya. Proses aktivitas laundry menghasillkan limbah cair yang mengandung polutan senyawa beracun dan berbahaya, salah satunya adalah senyawa fosfat, yang apabila memiliki kadar yang melebihi dari BMAL (Baku Mutu Air Limbah) yang sudah ditentukan yaitu maksimum 2 mg/L maka akan berbahaya bagi lingkungan dan dapat menyebabkan pencemaran air. Oleh sebab itu, dalam rangka mengendalikan pencemaran air seuai batas baku mutu air limbah maka diperlukan adanya analisis pengukuran kadar fosfat  sebelum di alirkan ke badan air. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mempelajari teknik karakterisasi parameter kadar fosfat yang terkandung dalam sampel uji dengan menggunakan instrumentasi Spektrofotometer UV-Vis berdasarkan SNI 06-6989.31-2005. Prosedur pengambilan contoh uji air limbah merujuk pada SNI 6989.59-2008 pada salah satu usaha laundry di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada dua sumber saluran pembuangan sebelum masuk perairan penerima limbah. Analisis dilaksanakan pada Laboratorium Karakterisasi, Pusat Laboratorium Terpadu ITK dengan pengulangan sebanyak 7 (tujuh) kali pada masing-masing contoh uji. Data hasil analisis  pada parameter batas deteksi dan batas kuantitasi diperoleh sebesar 0,033 mg/L dan 0,083 mg/L. Nilai parameter presisi sampel uji air limbah laundry memperoleh nilai %RSD pada air limbah laundry A dan B sebesar 3,965% dan 3,809%. Nilai %recovery pada air limbah A dan B sebesar 98,211% dan 86,611%. Sehingga hasil analisa kadar fosfat dalam air limbah laundry A dan B diperoleh sebesar 0,290 mg/L dan 0,276 mg/L. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kadar fosfat pada sampel air limbah laundry tidak melebihi batas ambang air limbah dan metode analisa uji dapat diterapkan pada Laboratorium Terpadu, Institut Teknologi Kalimantan.
Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Kegiatan Praktikum menggunakan Metode HIRA Rina Sulistiyowati; Lobes Herdiman
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i1.78918

Abstract

Praktikum adalah suatu kegiatan pembelajaran yang dilakukan di laboratorium untuk memahami kondisi sebenarnya dari materi kuliah atau pelajaran yang telah disampaikan oleh Dosen maupun Guru. Praktikum Perancangan Teknik Industri II (PPTI II) adalah salah satu kegiatan praktikum yang dilaksanakan di Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik UNS yang melaksanakan kegiatan manufaktur dan mempunyai bernagai risiko kecelakaan kerja. Untuk megetahui tingkat risiko kecelakaan kerja pada PPTI II maka dilakukan analisis keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan melakukan Identifikasi dan penilaian risiko kerja. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment (HIRA) dalam mengidentifikasi risiko dan melakukan penilaian risiko melalui pengamatankegiatan praktikum dan wawancara terhadap 10 orang asisten dan 12 praktikan. Berdasarkan hasil identifikasi dan penilaian risiko diperoleh hasil bahwa nilai risiko paling tinggi adalah kebisingan sebesar 67% dilanjutkan dengan luka tergores sebesar 22% pada risiko level tinggi dan 38% pada level menengah.
Pengembangan Buku Panduan Teknik Karakterisasi Material : X-ray Diffractometer (XRD) Panalytical Xpert3 Powder Rodhotul Muttaqin
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i1.78970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Buku Panduan Teknik Karakterisasi Material: X-Ray Diffractometer (XRD) di Laboratorium Fisika Universitas Negeri Semarang. Buku panduan yang dikembangkan merupakan salah satu solusi bagi mahasiswa maupun peneliti dalam memahami karakteristik material dengan perangkat X-Ray Diffractometer (XRD). Materi dasar yang disajikan dalam buku panduan berisi tentang prinsip dasar difraksi sinar-X, struktur kristal, aplikasi difraksi sinar-x. Bagian khusus dari buku panduan yang dikembangkan adalah membahas teknik karakterisasi material dengan alat XRD Merk Malvern Panalytical type Xpert3 Powder. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fisika Universitas Negeri Semarang. Penelitian riset dan pengembangan (Research and Development) yang dilakukan ini menggunakan metode ADDIE. Metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) adalah suatu pendekatan dalam desain instruksional yang digunakan untuk mengembangkan program pembelajaran yang efektif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan wawancara dan angket untuk mengetahui validitas dan kelayakan buku panduan yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan (1) Proses pengembangan Buku Panduan telah mengikuti 5 langkah Model ADDIE seperti Analisis (Analyze), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implemetation), dan Evaluasi (Evaluation). (2) Hasil uji validasi ahli isi buku termasuk dalam kriteria valid dengan rata-rata skor 78,1. (3) Hasil uji kelayakan yang dilakukan termasuk dalam kriteria layak dengan rata-rata skor 81.
Penggunaan Media Potato Sucrose Broth untuk Menumbuhkan Yeast Saccaromyces cereviceae pada Praktikum Mikrobiologi Umum selama Pandemi Covid-19 Anang Juni Yastanto; Wahyu Prasetya
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i1.81362

Abstract

Praktikum Mikrobiologi Umum selama pandemi Covid-19 dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat yaitu dengan mengatur jarak praktikan minimal 1 meter. Sehingga praktikum yang sebelumnya dilakukan 2 gelombang menjadi 8 gelombang. Oleh karena itu diperlukan preparasi media yang lebih banyak. Pada praktikum ini digunakan yeast dan jamur sehingga diperlukan media yang mendukung pertumbuhan yeast dan jamur. Penelitian sebelumnya menyimpulkan bahwa media PSA (Potato Sucrose Agar) bisa digunakan untuk menumbuhkan jamur, sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan yeast Saccaromyces cereviceae pada media PSB (Potato Sucrose Broth) dan viabilitasnya selama penyimpanan. Metode penelitian dalam penelitian ini Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu mengevaluasi pertumbuhan yeast pada media PSB dan PGYB (Pepton Glucose Yeast Extract Broth) sebagai media kontrol. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Bioteknologi Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada. Yeast diinokulasikan ke media PSB dan PGYB kemudian diinkubasi pada suhu 30 ºC selama 24 jam. Setelah inkubasi kemudian yeast di kedua media disimpan pada suhu 4 ºC dan dihitung jumlah sel yeast dengan dilution plating dan haemacytometer selama penyimpanan. Hasil menunjukkan jumlah sel yeast yang dihitung dengan dilution plating pada media PSB dan PGYB berturut-turut yaitu 7,46 dan 7,51 log cfu/mL pada hari ke 1 dan setelah penyimpanan hari ke 30 yaitu 7,75 dan 7,76 log cfu/mL. Dengan demikian media PSB dapat digunakan sebagai pertumbuhan yeast pada praktikum Mikrobiologi Umum selama pandemi.
Model Fermentasi Kakao secara Alami Menggunakan Daun Pisang Batu (Musa balbisiana) untuk Menghasilkan Biji Kakao Bermutu Heri Hendarto
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i1.81392

Abstract

Pengolahan biji kakao di Indonesia banyak dilakukan secara tradisional atau tanpa fermentasi. Sebagian besar biji kakao yang diproduksi di dalam negeri tidak difermentasi. Akibatnya, kualitas biji kakao Indonesia sangat buruk, dengan mutu 3. Kualitas biji kakao ekspor yang buruk menyebabkan harga turun 10-15% dari harga pasar internasional. Tujuan dari penelitian untuk memanfaatkan daun pisang batu (Musa balbisiana) sebagai media fermentasi kakao dibandingkan dengan kotak kayu dengan 3 ulangan dilakukan uji statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas biji kakao yang difermentasi pada daun pisang kadar air 6,7%, kandungan biji berjamur 7,1%, kandungan biji slaty 4,2%, kandungan biji berserangga 0,2%, kandungan kotoran 0,1%, kandungan biji berkecambah 0%. Fermentasi menggunakan kotak kayu kadar air 6,8%, kandungan biji berjamur 13,3%, kandungan biji slaty 14,5%, kandungan biji berserangga 0%, kandungan kotoran 0,7% dan kandungan biji berkecambah 0%. Menurut SNI 2323:2008 kadar air maksimal 7,5%, kualitas IB kakao lindak yang baik memiliki kandungan biji berjamur maksimal 2%, kandungan biji slaty maksimal 3%, kandungan biji berserangga maksimum 1%, kandungan kotoran maksimal 1,5% dan kandungan biji berkecambah maksimal 2%. Dari hasil tersebut, biji kakao hasil fermentasi memenuhi mutu kadar air dan tiga syarat mutu, yaitu mutu IB, jumlah biji berjamur dan biji slaty tidak memenuhi syarat mutu sehingga model fermentasi ini dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas biji kakao.
SMR (Smart Medical Room) Berbasis IoT (Internet of Things) Pengendali Multi-variabel Suhu dan Kelembaban Udara Secara Manual dan Otomatis Ruang Medis Kasto Wijoyo Teguh Guntoro
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i1.81458

Abstract

Kualitas suhu dan kelembaban udara di lingkungan rumah sakit perlu adanya adaptasi teknologi yang mendukung kualitas udara ruangan. IoT (Internet of Things) dapat digunakan untuk memantau dan mengendalikan kualitas udara ruangan medis secara manual atau otomatis. IoT yang digunakan menggunakan protokol MQTT (Message Queuing Telemetry Transport). Sistem cerdas pengendali otomatis tersebut menggunakan FLC (Fuzzy Logic Control), FAC (Fuzzy Adaptive Control), dan Kontrol MIMO (Multi Input Multi Output) yang terintegrasi menjadi satu. SMR (Smart Medical Room) adalah sistem kendali cerdas berbasis IoT untuk mengendalikan suhu dan kelembaban udara ruang medis. Sistem kendali otomatis tersebut membantu operator dalam memantau suhu dan kelembaban udara agar sesuai standar baku mutu kualitas udara ruang medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemantuan dan pengendalian ruangan dapat dilakukan dengan menggunakan operator atau otomatis. Hasil pengukuran suhu dan kelembaban udara rata-rata ruang ICU adalah 23,39 oC dan 54,72%. Hasil pengukuran suhu dan kelembaban udara rata-rata ruang UGD adalah 21,87 oC dan 49,76%.  Hasil pengukuran suhu dan kelembaban udara rata-rata ruang operasi adalah 24,16 oC dan 52,7%. Hasil pengukuran suhu dan kelembaban udara rata-rata ruang bersalin adalah 24,52 oC dan 57,13%.  Hasil pengendalian suhu dan kelembaban udara secara otomatis menunjukkan hasil sesuai standar baku mutu suhu dan kelembaban ruang medis.Tujuan penelitian ini yaitu membuat sistem kendali manual dan otomatis menggunakan kecerdasan buatan dengan sistem kendali multi-variabel pada ruang medis berbasis IoT sehingga mendapatkan kelembaban dan suhu udara sesuai standar baku mutu.
Pemanfaatan Silika Gel 70-230 Mesh Bekas Sebagai Pengganti Fase Diam Kromatografi Kolom pada Praktikum Kimia Organik Emilda Emilda; Noviza Delfira
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i1.82006

Abstract

Salah satu modul percobaan dalam Praktikum Kimia Organik di laboratorium kimia organik jurusan kimia FMIPA-UNRI adalah kromatografi, yaitu kromatografi kolom yang menggunakan silika gel 70-230 mesh sebagai fase diam. Namun setelah selesai pengggunaan, silika gel 70-230 mesh menjadi limbah yang di buang begitu saja. Sedangkan harga dari silika gel 70-230 mesh cukup mahal. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang pemanfaatan silika gel 70-230 mesh bekas sebagai pengganti fase diam kromatografi kolom pada praktikum kimia organik. Penelitian dilakukan dengan cara mencuci silika gel bekas menggunakan larutan 40 mL bayclin yang di encerkan dalam 500 mL akuades, selanjutnya pencucian dilakukan secara bertahap dengan akuades dan metanol teknis, kemudian dikeringkan dengan menggunakan oven pada suhu 105 ᵒC selama 2 jam. Silika gel kotor dicuci sebanyak 200 gram dan didapatkan 194,212 gram silika gel bersih berwarna putih. Uji terhadap kemampuan silika gel setelah dicuci dalam memisahkan komponen yang terdapat pada campuran ekstrak metanol ubi jalar ungu (Ipomoea batatas) dan ekstrak metanol daun pucuk merah (Syzygium oleana), dibandingkan dengan silika gel baru. Hasil uji menunjukkan 4 pita serapan pada silika gel setelah dicuci, dan 4 pita serapan pada silika gel baru, yang ditandai dengan terbentuk 4 warna yang berbeda pada silika gel di tabung kolom dan pada vial penampung baik untuk ekstrak metanol ubi ungu maupun ekstrak metanol daun pucuk merah. Hal ini menunjukkan bahwa silika gel yang dicuci dengan bayclin mempunyai kemampuan memisahkan senyawa yang terdapat pada ekstrak metanol ubi ungu dan ekstrak metanol daun pucuk merah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut silika gel yang telah dicuci selanjutnya dapat digunakan untuk kebutuhan praktikum kimia organik II khususnya di laboratorium kimia organik FMIPA Universitas Riau.
Pengaruh Ekstrak Daun Ipomoea batatas L. sebagai Flokulan Fe dalam Pengolahan Air Hana Rohana; Iin Maemunah; Yaya Sonjaya
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i1.83449

Abstract

Kandungan besi (Fe) merupakan masalah yang sering ditemukan pada air tanah. Hal tersebut menyebabkan air berubah warna kekuningan dan berbau. Untuk menjernihkan serta mengurangi kandungan besi dalam air perlu adanya pengolahan air. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun Ipomoea batatas L. sebagai flokulan terhadap kandungan besi dalam pengolahan air. Penelitian dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama yaitu optimasi parameter-parameter optimum pengolahan dilanjutkan dengan pengolahan air menggunakan parameter-parameter optimum dengan metoda Jar test. Tahap kedua yaitu analisis kadar besi pada air hasil olahan dan non olahan dengan metoda AAS, dan analisis gugus fungsi pada daun Ipomoea batatas L. secara FTIR. Hasil analisis menunjukkan parameter optimum pengolahan air menggunakan ekstrak daun Ipomoea batatas L. sebagai flokulan adalah pH 8, dosis koagulan 50 mg/L, dosis flokulan 25 mg/L, kecepatan pengadukan koagulan 200 rpm dan kecepatan pengadukan flokulan 40 rpm masing-masing selama 10 menit. Hasil pengujian kadar besi pada air non olahan 5,13 mg/L dan pada air olahan tidak terdeteksi. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara konsentrasi besi di dalam air sumur sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Perlakuan memberikan pengaruh berupa penurunan kandungan besi dalam air sumur. Hasil analisis gugus fungsi pada daun Ipomoea batatas L. mengandung -OH (3363), C=O karbonil (1653), dan C=C aromatik (1546). Simpulan hasil penelitian ini adalah ekstrak daun Ipomoea batatas L. berpengaruh pada penurunan kadar besi dalam air yang diduga karena mekanisme destabilisasi koloid jenis sweep floc melalui absorpsi kimia serta reaksi besi dengan flokulan yang mengandung gugus fungsi karboksilat dan fenolik.

Page 1 of 1 | Total Record : 8