cover
Contact Name
Mukhamad Irfan
Contact Email
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Phone
+6281802668223
Journal Mail Official
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Laboratory
ISSN : 26554887     EISSN : 26551624     DOI : 10.22146/ijl.v3i1
Jurnal ini bersifat open acces, bertujuan untuk membantu pengembangan profesi bagi Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia. Adapun ruang lingkupnya meliputi: 1. Bidang Agrokompleks dan Biologi, meliputi berbagai bidang disiplin ilmu, seperti kedokteran hewan, kehutanan, pertanian, peternakan, teknologi pertanian dan biologi 2. Bidang Kesehatan, meliputi bidang disiplin ilmu farmasi, keperawatan, kedokteran dan kedokteran gigi 3. Bidang Sains (MIPA), meliputi bidang disiplin ilmu matematika dan ilmu pengetahuan alam dan geografi, 4. Bidang Teknik, meliputi bidang disiplin ilmu arsitektur, komputer, teknologi informasi, elektro, kimia, industri, nuklir, permesinan, dan geodesi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 Tahun 2023" : 8 Documents clear
Manajemen Pengelolaan Alat dan Bahan di Laboratorium Percobaan Tanaman Pangan dan Hortikultura Program Studi Agribisnis Politeknik Negeri Banyuwangi Nugroho Dwi Prasojo
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.79543

Abstract

Pengelolaan alat dan bahan laboratorium berhubungan dengan inventarisasi alat dan bahan laboratorium serta penataan/pengaturan alat dan bahan laboratorium. Inventarisasi/administrasi merupakan dokumentasi seluruh sarana prasarana laboratorium dan aktivitas di dalamnya yang ebrtujuan untuk mencegah kehilangan/penyalahgunaan, memudahkan operasional dan pemeliharaan, mencegah duplikasi permintaan alat dan memudahkan pengecekan. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui hasil analisis kepuasan pengguna laboratorium dalam pengelolaan alat dan bahan laboratorium Percobaan Tanaman Pangan dan Hortikultura, dan 2) Mengetahui pengelolaan alat dan bahan laboratorium Percobaan Tanaman Pangan dan Hortikultura. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, meliputi metode deskriptif dengan bentuk survey. Analisis data menggunakan penyimpulan empat kategori dengan teori distribusi normal yaitu X>=295 (Sangat Baik), 267<=X<295 (Baik), 238<=X<267 (Cukup baik), 238>=X (Tidak Baik). Hasil anilisis perangkat pengelolaan laboratorium percobaan tanaman pangan dan holtikultura secara keseluruhan menunjukkan bahwa prosentase Perangkat Pengelolaan Laboratorium Percobaan Tanaman Pangan dan Holtikultura diperoleh sebesar 58,33% dengan kategori nilai baik sebanyak 7 indikator, dan sebesar 41,67% dengan kategori nilai cukup baik terdapat pada 5 indikator. Temuan tersebut perlu diperhatikan dalam segi pengelolaannnya karena terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki agar terciptanya pengelolaan dan layanan yang baik didalam laboratorium tercapai.Kata kunci: Laboratorium, Manajemen Pengelolaan.
Modifikasi Proses Pemanasan dalam Metode Maserasi untuk Analisis Serat Kayu Esti Prihatini; Rohmat Ismail
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.82164

Abstract

Penelitian ini mempelajari metode maserasi kayu baru yang dimodifikasi dari metode Schultze.  Metode ini dibuat untuk mengurangi waktu maserasi dan risiko serat patah. Perbedaan antara metode ini dengan metode Schultze adalah pada sumber pemanas.  Metode baru ini menggunakan panas dari penangas air untuk mencegah larutan maserasi kayu dari pemanasan langsung.  Panjang serat dari serat yang rusak dan tidak rusak dari metode schultze dan metode baru dibandingkan dan dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode baru dapat diterima sebagai metode yang dapat diandalkan dalam maserasi kayu, dengan kesalahan sebesar 10% dan variasi koefisien yang lebih kecil dari variasi koefisien Howirtz.  Persentase serat patah yang dihasilkan dari metode baru ini lebih rendah dibandingkan dengan metode Shcultze. Nilai   rata-rata serat patah kayu sengon pada metode Schultze adalah 30,23%, sedangkan pada metode modifikasi adalah 20,14% serta pada kayu jabon dengan metode Schultze adalah 33,04% sedangkan metode modifikasi adalah 22,31%.
Optimasi Campuran Perekat pada Briket Serbuk Arang Kayu di Laboratorium Eko Riyawan
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.84937

Abstract

Kegiatan praktikum dan penelitian di laboratorium kerja kayu menghasilkan limbah serbuk kayu antara 1,5 - 2,0 m3 per tahun. Selama ini limbah serbuk kayu tersebut belum dikelola dengan baik. Limbah serbuk kayu yang dibuang ke tempat pembuangan sampah akan memberikan konstribusi pencemaran pada ekosistem. Jadi, hal tersebut dapat ditanggulangi dengan cara mengolahnya menjadi produk yang bernilai keekonomian. Pengolahan briket dari limbah serbuk kayu merupakan salah satu strategi yang bisa digunakan dalam pengolahan limbah. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh komposisi campuran perekat yang optimum pada briket serbuk arang kayu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi ramah lingkungan. Metodologi penelitian ini adalah metode eksperimen dengan cara menggabungkan serbuk arang kayu, tepung tapioka dan aquades, dengan kadar perekat 5 %, 10 % dan 15 % terhadap berat serbuk arang. Kemudian dicetak dengan pengepresan 100 kg/cm2. Dari penelitian didapatkan komposisi kadar perekat yang optimum adalah 5 %, dengan hasil pengujian kandungan air 7,07 %, kandungan zat menguap 22,06 %, kandungan abu 6,49 %, kandungan karbon 64,38 %, serta nilai kalor 6.338,15 kal/gram. Sehingga, briket arang dari limbah serbuk kayu ini berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi ramah lingkungan, pada komposisi penggunaan kadar perekat dan air yang lebih sedikit. 
Inovasi Centrifuge Alternatif dari Motor Kipas Angin untuk Preparasi Pengujian Berbagai Sampel di Laboratorium Yeni Indrawati; Dyni Amoryna
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.84988

Abstract

Centrifuge alternatif dari motor kipas angin dengan kebaruan rancangan dan peralatan yang digunakan berupa motor kipas angin, rotor centrifuge yang dirancang dengan kemiringan 30° dan selongsong rotor menggunakan spuit 20 cc. Penelitian dilakukan karena terbatasnya instrumentasi yang menunjang kegiatan pengelolaan laboratorium. Penelitian ini bertujuan membuat inovasi centrifuge alternatif dengan menggunakan motor kipas angin yang bisa diaplikasikan untuk preparasi berbagai sampel dilaboratorium. Penelitian menggunakan metode eksperimen dan analisa data secara deskriptif. Dilakukan perancangan centrifuge menggunakan motor kipas angin, perancangan rotor centrifuge dengan bahan plat besi yang didesain menggunakan mesin CNC. Selanjutnya perakitan, uji coba dan pengujian terhadap beberapa sampel. Uji coba dilakukan terhadap sampel tanah, katalis Ni.CaO dan urin dengan kecepatan putaran 1400 rpm, diamati volume cairan dan padatan hasil preparasi dan Gambaran mikroskopis selanjutnya dilakukan komparasi hasil antara centrifuge alternatif hasil rancangan dengan centrifuge pabrikan. Dari pengujian dan pengamatan, centrifuge alternatif hasil rancangan bisa dipergunakan untuk preparasi sampel tanah, katalis NI.CaO dan urin diperoleh hasil yang hampir sama dengan centrifuge pabrikan dan bisa digunakan untuk kegiatan dilaboratorium.
Inovasi Submersible Pump sebagai Water Sampler untuk Penunjang Praktikum di Manajemen Sumber Daya Perairan Syafri Boy; Andi Putra
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.85138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat inovasi alat pengambil sampel air berdasarkan kedalaman yang berbeda dengan menggunakan pompa submersible pump. Submersible pump yang digunakan adalah Diesel Pump Operation Instruction DC 24V kapasitas 12 L/menit, cara kerja submersible pump yaitu, mengisap air di dasar perairan dan mendorong ke atas, sehingga hasilnya bisa ditampung. Pompa dipasang dalam pipa PVC 11/4inc kemudian dialirkan sumber energi baterai/accu. Data hasil pengamatan (waktu dan suhu) dianalsisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesetaraan antara volume panjang pipa 5 m yang telah terbenam dalam perairan dengan air yang dibuang pertama pada pipa 5 m yaitu 6,32 L dibutuhkan waktu 31,63 s. Perbedaan suhu air pada saat masing-masing kedalaman juga berbeda dimana pada kedalaman 1 m suhu air adalah 30 0C sedangkan kedalaman 5 m suhu air adalah 29 0C.  Inovasi ini bisa membantu kelancaran praktikum dan penelitian terutama dalam hal pengambilan air sampel berdasarkan kedalaman yang diinginkan tanpa menggunakan van dorn untuk mahasiswa dan dosen.
Rancang Bangun Smart Single Phase Motor Rewinding Test Resault untuk Praktikum Perawatan dan Perbaikan Mesin Listrik Agus Fitriyanto; Muchamad Chaninul Fuad
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.85668

Abstract

Perbaikan motor induksi 1 fasa merupakan salah satu materi praktikum yang ada di Laboratorium Elektromekanik. Praktikum tersebut merupakan bagian dari mata kuliah Perawatan dan Perbaikan Mesin Listrik. Perbaikan tersebut adalah dengan cara membongkar lilitan yang lama kemudian dililit ulang dengan jumlah lilitan yang sama dengan jumlah lilitan yang sebelumnya. Setelah dilakukan perbaikan maka motor induksi tersebut, dilakukan pengujian dengan berbagai parameter uji disesuaikan dengan spesifikasi motor yang terdapat pada nameplate nya. Parameter pengujian tersebut diantaranya adalah tegangan kerja (V), arus nominal (I), arus starting motor (I), factor daya (Cos φ), kecepatan putar (rpm) dan menentukan arah putar motor (cw-ccw). Dari beberapa parameter pengujian yang dilakukan diperlukan alat ukur yang berbeda-beda, sehingga memerlukan waktu yang lebih lama dalam melakukan pengujian.Pada penelitian ini telah dirancang dan dibangun alat pengujian motor induksi 1 fasa yang di dalamnya sudah dapat mengukur dan menguji semua parameter pengujian yang diperlukan tersebut. Alat ini terdiri dari beberapa alat ukur yang diintegrasikan dengan mikrokontroller yang mengolah data untuk dicetak. Hasil pengujian dengan alat ini bisa langsung dicetak dengan menggunakan thermal printer yang udah termasuk di dalamnya, sehingga bisa membandingkan hasil perbaikan lilit ulang apakah sudah sesuai dengan spesifikasi motor yang ada pada nameplate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alat yang kami buat terdapat error pembacaan tagangan sebesar 1.37%, error arus sebesar 2,56% dan error kecepatan sebesar 0.16%. Dimana hasil error dari alat yang kami buat masih di bawah nilai wajar yaitu 5%. Dengan penelitian ini proses pengujian motor induksi 1 fasa pada praktikum perbaikan motor induksi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan praktis.
Pengaruh Konsumsi Bahan Bakar Premium dengan Metode Variasi Sudut Pengapian pada Motor Toyota Seri 4K untuk Praktikum Mahasiswa Feny Setiawan; Erman Erman
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.85819

Abstract

Motor (engine) yang digunakan dalam penelitian ini adalah Toyota Kijang Seri 4K dengan sistem penyaluran bahan bakar menggunakan karburator dan sistem pengapian konvensional. Sudut pengapian menunjukkan posisi saat pengapian berlangsung pada akhir langkah kompresi dalam derajat sudut dan akan berlangsung pada derajat tertentu sebelum titik mati atas. Sudut pengapian erat hubungan terhadap konsumsi bahan bakar. Variasi sudut saat pengapian dilakukan guna mengetahui hubungan antara sudut pengapian terhadap konsumsi bahan bakar. Variasi sudut pengapian sebanyak 3 variasi, yaitu dari 6º, 8ᴼdan 10º.Pengujian konsumsi bahan bakar dilakukan menggunakan buret, bahan bakar yang digunakan premium memiliki research octane number (RON) sebesar 88. Penelitian dilakukan tiga kali yaitu pada putaran mesin (engine) 750 rpm, 1000 rpm, 1500 rpm. Data hasil penelitian dikumpulkan kemudian dianalisis dalam bentuk tabel dan grafik menggunakan Software Microsoft Excel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang signifikan sudut pengapian terhadap konsumsi bahan bakar, serta pengaruh yang signifikan putaran mesin terhadap konsumsi bahan bakar. Kajian penelitian untuk mengetahui perbedaan konsumsi bahan bakar menggunakan variasi sudut pengapian 6ᴼ, 8ᴼ dan 10ᴼ pada motor (engine) Toyota Kijang Seri 4K. Hasil pengamatan dihasilkan bahwa laju konsumsi bahan bakar terendah, dihasilkan oleh sudut derajat pengapian yang dimajukan 2⁰ dari standar yaitu pada sudut derajat pengapian 10⁰.
Evaluasi Waktu Pengeringan pada Metode Freeze Drying terhadap Karakteristik Kacang Tanah, Bawang Putih dan Tomat Menggunakan Alat Labconco FreeZone 2.5 L Wahyu Prasetya; Anang Juni Yastanto
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.87724

Abstract

Pengeringan dengan metode beku atau biasa disebut freeze drying menjadi salah satu alternatif pengeringan yang dianggap baik untuk mempertahankan kualitas sampel. Laboratorium Rekayasa Proses salah satu laboratorium yang memfasilitasi penggunaan alat untuk proses pengeringan dengan metode freeze drying. Alat freeze drying yang digunakan ialah Labconco tipe Freezone 2.5 L. Selama ini pengeringan dilakukan secara bersama-sama untuk berbagai macam sampel dengan kadar air yang berbeda selama 2 hari dengan kisaran waktu 30-32 jam. Proses ini tentunya perlu dilakukan evaluasi, apakah kondisi sampel yang berbeda namun dilakukan pengeringan dengan waktu yang sama, didapatkan hasil yang diharapkan oleh peneliti. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu optimal yang dapat digunakan pada pengeringan menggunakan freeze dryer Labconco FreeZone 2.5 L berdasarkan kadar air sampel yang berbeda. Sampel dibekukan kurang lebih selama 24 jam sebelum dilakukan pengeringan dengan freeze dryer, selanjutnya sampel dimasukan ke Labconco FreeZone 2.5 L. Proses pengeringan dilakukan dengan variasi waktu 24, 36 dan 48 jam. Sementara untuk uji kadar air dilakukan dengan mengacu pada metode AOAC 960.52. Hasil menunjukan bahwa pada pengeringan dengan waktu 24 jam, sampel kacang tanah, bawang putih dan tomat berturut-turut memiliki rata-rata kadar air 4,13%±0,28; 25,88%±0,20 dan 38,16%±0,13. Kemudian pengeringan dengan waktu 36 jam berturut-turut rata-rata kadar air menjadi 2,86%±0,01; 8,53%±0,15 dan 29,71%±0,07. Sementara hasil pengeringan dengan waktu 48 berturut-turut rata-rata kadar air sampel 2,62%±0,14; 3,94%±0,92 dan 12,92%±0,09. Dapat disimpulkan bahwa sampel kacang tanah kering dengan waktu 24 jam, kemudian sampel bawang putih kering dengan waktu 36 jam, sementara untuk sampel tomat kering dengan waktu pengeringan minimal 48 jam.

Page 1 of 1 | Total Record : 8