cover
Contact Name
Mukhamad Irfan
Contact Email
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Phone
+6281802668223
Journal Mail Official
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Laboratory
ISSN : 26554887     EISSN : 26551624     DOI : 10.22146/ijl.v3i1
Jurnal ini bersifat open acces, bertujuan untuk membantu pengembangan profesi bagi Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia. Adapun ruang lingkupnya meliputi: 1. Bidang Agrokompleks dan Biologi, meliputi berbagai bidang disiplin ilmu, seperti kedokteran hewan, kehutanan, pertanian, peternakan, teknologi pertanian dan biologi 2. Bidang Kesehatan, meliputi bidang disiplin ilmu farmasi, keperawatan, kedokteran dan kedokteran gigi 3. Bidang Sains (MIPA), meliputi bidang disiplin ilmu matematika dan ilmu pengetahuan alam dan geografi, 4. Bidang Teknik, meliputi bidang disiplin ilmu arsitektur, komputer, teknologi informasi, elektro, kimia, industri, nuklir, permesinan, dan geodesi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2026)" : 6 Documents clear
Penataan Biosampel di Tangki Nitrogen Cair (LN2 tank) sebagai Dasar Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Biosampel di Laboratorium Riset Pramatasari, F. Linda Tri; Kurniawan, Efri; Yunus, Junaedy; Fachiroh, Jajah
Indonesian Journal of Laboratory Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v9i1.110864

Abstract

ABSTRAK. Penyimpanan biosampel dalam tangki nitrogen cair merupakan metode yang efektif untuk mempertahankan integritas material biologis dalam jangka panjang. Ketertelusuran data terkait biosampel merupakan aspek penting untuk mencegah kesalahan identitas biosampel. Di sisi lain, pengelolaan biosampel di lingkungan laboratorium dengan keterbatasan infrastruktur digital memerlukan pendekatan praktis yang tetap menjamin keterlacakan dan keamanan biosampel. Tujuan penelitian ini mengembangkan sistem penataan biosampel menggunakan Microsoft Excel pada tangki nitrogen cair di Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) sebagai solusi operasional sekaligus dasar pengembangan sistem informasi manajemen biosampel berbasis web. Metode penelitian ini mengembangkan panduan yang mencakup: penanganan tangki nitrogen cair; pencatatan data dan metadata; pengelolaan biosampel; dan uji keterlacakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pencatatan data dan metadata menggunakan Microsoft Excel yang diterapkan secara sistematis dan konsisten mampu meningkatkan efisiensi kerja serta manjaga keterlacakan biosampel. Pendekatan ini terbukti layak diterapkan sebagai solusi transisi bagi laboratorium dengan sumber daya terbatas sebelum implementasi sistem informasi berbasis digital secara terintegrasi.ABSTRACT. The storage of biosamples in liquid nitrogen tanks is an effective method for preserving the long-term integrity of biological materials. Data traceability associated with biosamples is a crucial aspect in preventing sample misidentification. Conversely, the management of biosamples in laboratory settings with limited digital infrastructure necessitates a practical approach that ensures both sample traceability and security. This study aims to develop a biosample organization system utilizing Microsoft Excel for liquid nitrogen tanks at the Biobank of the Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM). This system serves as an immediate operational solution as well as a foundational framework for the subsequent development of a web-based biosample management information system. The methodology involved the development of guidelines encompassing the handling of liquid nitrogen tanks, data and metadata documentation, biosample management, and traceability testing. The results demonstrate that a systematic and consistent application of the Microsoft Excel-based data and metadata documentation system improves operational efficiency and maintains biosample traceability. This approach proves to be a viable transitional solution for resource-constrained laboratories prior to the implementation of fully integrated, digital information systems.
Pembuatan Alat Pengolah Sampah Botol Plastik Menjadi Filamen 3D Printer untuk Substitusi Bahan Habis Pakai di Laboratorium Mujiraharjo, Mujiraharjo; Fathurahman, Fathurahman; Samsudin, Mokhammad; Sudarmaji, Sudarmaji
Indonesian Journal of Laboratory Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v9i1.111342

Abstract

ABSTRAK. Penggunaan plastik yang terus meningkat berdampak langsung pada meningkatnya timbunan sampah plastik yang sulit terurai. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan kembali sampah botol plastik jenis Polyethylene Terephthalate (PET) sebagai bahan baku filamen 3D printer. Dari permasalahan sampah tersebut maka salah satu cara untuk menguranginya dengan membuat alat pengolah sampah botol plastik menjadi filamen 3D printer yang dapat menggantikan filamen pabrikan dalam proses cetak 3D print. Metode yang digunakan meliputi desain alat menggunakan perangkat lunak, pemilihan komponen mekanik dan elektronik, serta perakitan dan uji coba alat. Prinsip kerja alat adalah mengubah botol plastik menjadi potongan pipih dengan lebar 10 mm, kemudian dipanaskan dengan elemen pemanas dan diekstrusi melalui nozzle berdiameter 1,75 mm sehingga menghasilkan filamen 3D print berbentuk silinder siap pakai.Hasil pembuatan alat pengolah sampah menjadi filamen 3D print sudah berhasil dengan membuat filamen sesuai kebutuhan pada proses cetak 3D print. Spesifikasi filamen yang dihasilkan merujuk pada bahan PET sehingga setingan pada proses cetak 3D print menyesuaikan setingan bahan PET. Perhitungan efisiensi menunjukkan bahwa kebutuhan filamen sebesar 1 kg dengan harga beli Rp 200.000,00 sampai Rp 275.000,00 dapat ditekan melalui penggunaan filamen hasil daur ulang botol plastik jenis PET dengan biaya pembuatan berkisar ± Rp 60.000,00. Efisiensi biaya praktikum di laboratorium diperoleh dengan adanya alat pengolah sampah plastik menjadi filamen 3D print. Sehingga filamen pabrikan dapat disubtisusi dengan filamen dari botol plastik jenis PET. ABSTRACK. The escalating consumption of plastic directly contributes to the accumulation of non-biodegradable plastic waste. A viable solution to mitigate this issue is the repurposing of Polyethylene Terephthalate (PET) plastic bottle waste as a raw material for 3D printer filaments. Addressing this waste problem, this study proposes the development of a processing machine capable of converting plastic bottle waste into 3D printer filament, providing an alternative to commercial filaments in 3D printing applications.The methodology employed encompassed machine design utilizing software, the selection of mechanical and electronic components, followed by assembly and performance testing. The operational principle of the machine involves cutting plastic bottles into 10 mm wide strips, which are subsequently heated via a heating element and extruded through a 1.75 mm diameter nozzle to produce a ready-to-use, cylindrical 3D printing filament.The development of the waste-to-filament processing machine was successful, demonstrating the capability to yield filaments that meet the standard requirements for 3D printing processes. The specifications of the generated filament correspond to the properties of PET material; thus, the 3D printer configurations must be adjusted to align with standard PET printing parameters. Cost efficiency analysis indicates that the expense of procuring 1 kg of commercial filament, typically ranging from Rp 200,000.00 to Rp 275,000.00, can be significantly reduced by utilizing this recycled PET filament, which incurs an estimated production cost of ± Rp 60,000.00. The implementation of this plastic waste processing machine achieves significant cost efficiency for laboratory practicums. Consequently, commercial filaments can be effectively substituted with filaments derived from recycled PET plastic bottles.
Perancangan Adaptor Tabung Conical 50 mL Berbasis 3D Printing terhadap Operasional Rotor Round bucket #7555 pada Sentrifus Sorvall Biofuge Primo Priyanto, Ashari
Indonesian Journal of Laboratory Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v9i1.111433

Abstract

ABSTRACT.Centrifugation is an essential technique in laboratory research used to separate components based on density. At the Laboratory of Food Biochemistry and Agricultural Product Chemistry, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, the use of 50 mL conical tubes in a Thermo Scientific Sorvall Biofuge Primo centrifuge with rotor round bucket #7555 presents stability issues due to dimensional incompatibility. To address this, a custom adaptor was designed using 3D printing technology with PETG (Polyethylene Terephthalate Glycol) material, featuring a height of 75 mm, outer diameter of 46.1 mm, inner diameter of 30 mm, and a 2 mm side notch for installation flexibility. The process included digital design, material selection based on mechanical, thermal, and chemical resistance, and stability testing with variations in sample volume and rotational speed. Testing was conducted over eight days (June 2–11, 2025), with a total centrifugation time of 760 minutes. Initial sample volumes ranged from 10 to 45 mL , then standardized to 45–48 grams per tube at speeds of 2000 to 4000 rpm. Results showed that the PETG adaptor effectively maintained tube stability without excessive vibration or damage and was more durable than temporary cardboard solutions. These findings demonstrate that the PETG 3D-printed adaptor offers an effective and safe solution for using 50 mL conical tubes in incompatible centrifuge rotors.ABSTRAK.Sentrifugasi merupakan teknik penting dalam penelitian laboratorium untuk memisahkan komponen berdasarkan densitas. Di Laboratorium Kimia Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, penggunaan tabung conical 50 mL pada sentrifuge Thermo Scientific Sorvall Biofuge Primo dengan rotor round bucket #7555 memiliki masalah kestabilan akibat ketidaksesuaian dimensi. Untuk mengatasinya, dirancang adaptor khusus menggunakan teknologi 3D printing berbahan PETG (Polyethylene Terephthalate Glycol) dengan tinggi 75 mm, diameter luar 46,1 mm, diameter dalam 30 mm, dan coakan selebar 2 mm. Proses meliputi desain digital, pemilihan material berdasarkan ketahanan mekanik, termal, dan kimia, serta uji kestabilan dengan variasi volume larutan dan kecepatan putar. Pengujian dilakukan selama delapan hari (2–11 Juni 2025) dengan total waktu sentrifugasi 760 menit. Volume awal sampel 10–45 mL, kemudian distandarkan menjadi 45–48 gram per tabung, pada kecepatan 2000–4000 rpm. Hasil menunjukkan adaptor PETG mampu menjaga kestabilan tabung tanpa getaran berlebih atau kerusakan, serta lebih tahan lama dibandingkan solusi sementara dari kardus. Dai penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adaptor cetak 3D berbahan PETG merupakan solusi efektif dan aman untuk penggunaan tabung conical 50 mL pada rotor sentrifuse yang tidak kompatibel.
GAMICBANK: Pendekatan Inovatif dalam Pelestarian Isolat Mikroba Mulyani, Mulyani; Awaludin, Kamla; Rahayu, Ayu; Nuryastuti, Titik
Indonesian Journal of Laboratory Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v9i1.112540

Abstract

ABSTRAK. Pelestarian isolat mikroba sangat penting untuk penelitian, diagnostik, dan bioteknologi. Metode konvensional seperti stok gliserol atau liofilisasi efektif namun seringkali mahal dan rentan terhadap risiko kontaminasi. Strategi alternatif penyimpanan berbasis butiran, memungkinkan pengambilan mikroorganisme yang masih hidup dengan mudah sambil meminimalkan siklus pembekuan-pencairan berulang. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja awal sistem GAMICBANK, metode penyimpanan mikroba berbasis butiran menggunakan butiran mikrobank plastik yang dimasukkan dalam larutan susu skim atau Skim Milk–Tryptone–Glucose–Glycerol (STGG), untuk menyimpan bakteri dan ragi pada suhu –80 °C. Isolat Gram-positif, Gram-negatif, dan ragi yang representatif (Staphylococcus aureus, Streptococcus spp., Listeria monocytogenes, Salmonella typhi, Shigella flexneri, Escherichia coli, Neisseria gonorrhoeae, Chromobacterium violaceum, dan Candida albicans) disimpan dalam butiran dengan susu skim atau STGG. Butiran tersebut diambil kembali setelah 1 dan 3 bulan, ditanam pada media selektif, dan dievaluasi pertumbuhan koloni dan viabilitasnya. Setelah 1 bulan, semua isolat tetap memiliki viabilitas yang sangat baik di kedua media. Pada 3 bulan, sebagian besar spesies tetap sangat viabel (>99%) di kedua media. Namun, Listeria monocytogenes dan Neisseria gonorrhoeae menunjukkan penurunan viabilitas yang signifikan dalam susu skim (30%) tetapi tetap stabil dalam STGG (99%). Demikian pula, Candida albicans menunjukkan penurunan viabilitas dalam susu skim (50%) tetapi mempertahankan 99% kelangsungan hidup dalam STGG. Sistem bead GAMICBANK secara efektif melestarikan mikroorganisme yang tangguh dan sensitif pada suhu –80 °C. STGG memberikan perlindungan beku yang lebih unggul dibandingkan susu skim, terutama untuk bakteri sensitif dan ragi. Kesimpulannya bahwa sistem GAMICBANK dapat dijadikan sebagai metode alternatif untuk penyimpanan isolat bakteri dan ragi.ABSTRACK.The preservation of microbial isolates is crucial for research, diagnostics, and biotechnology. Conventional methods, such as glycerol stocks or lyophilization, are effective but frequently expensive and susceptible to contamination risks. An alternative strategy, bead-based storage, facilitates the easy retrieval of viable microorganisms while minimizing repeated freeze-thaw cycles. This study aims to evaluate the initial performance of the GAMICBANK system, a bead-based microbial storage method utilizing plastic microbank beads submerged in either skim milk or Skim Milk–Tryptone–Glucose–Glycerol (STGG) solutions, for the cryopreservation of bacteria and yeast at –80 °C. Representative Gram-positive, Gram-negative, and yeast isolates (Staphylococcus aureus, Streptococcus spp., Listeria monocytogenes, Salmonella typhi, Shigella flexneri, Escherichia coli, Neisseria gonorrhoeae, Chromobacterium violaceum, and Candida albicans) were preserved in beads using either skim milk or STGG. The beads were retrieved after 1 and 3 months of storage, cultured on selective media, and evaluated for colony growth and viability. After 1 month, all isolates maintained excellent viability in both preservation media. At 3 months, the majority of the species remained highly viable (>99%) in both media. However, Listeria monocytogenes and Neisseria gonorrhoeae exhibited a significant decline in viability when stored in skim milk (30%) but remained stable in STGG (99%). Similarly, Candida albicans demonstrated a reduction in viability in skim milk (50%) while maintaining a 99% survival rate in STGG. The GAMICBANK bead system effectively preserves both robust and sensitive microorganisms at –80 °C. STGG provides superior cryoprotection compared to skim milk, particularly for sensitive bacteria and yeast. In conclusion, the GAMICBANK system serves as a viable alternative method for the preservation of bacterial and yeast isolates. 
Validasi Metode Analisis Kalsium pada Bungkil Kedelai dengan Metode Atomic Absorption Specthophotometry (AAS) Hadianto, Ikhwan; Kusumawati, Siska Devi; Latifah, Nur; Rafif, Muhammad Rio
Indonesian Journal of Laboratory Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v9i1.115859

Abstract

ABSTRAK. Penelitian dilakukan bertujuan untuk memvalidasi metode penentuan kadar kalsium pada bungkil kedelai menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) sesuai ISO/IEC 17025:2017. Kalsium merupakan mineral essensial bagi makhluk hidup. Analisis kandungan kalsium dapat dilakukan dengan menggunakan AAS. Metode pengujian AAS pada bungkil kedelai belum memiliki metode baku penerapannya, sehingga perlu validasi metode. Metode Validasi metode meliputi pengujian linearitas, sensitivitas, presisi, dan akurasi. Hasil penelitian menunjukkan linearitas yang sangat baik pada rentang 0–6 mg/L dengan nilai r² sebesar 0,9962, dengan nilai LOD dan LOQ masing-masing 0,08 mg/L dan 0,28 mg/L. Nilai RSD presisi berada di bawah batas 2/3 RSD Horwitz, dan recovery mencapai 98,68%. Metode ini dinyatakan valid dan layak untuk analisis rutin kalsium pada bungkil kedelai.ABSTRACT. This study was conducted to validate a method for the determination of calcium content in soybean meal using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) in accordance with ISO/IEC 17025:2017. Calcium is an essential mineral for living organisms. The analysis of calcium content can be performed using AAS. However, the application of the AAS method for soybean meal has not yet been standardized; therefore, method validation is required. The method validation parameters included linearity, sensitivity, precision, and accuracy. The results showed excellent linearity over the concentration range of 0–6 mg/L, with a coefficient of determination (r²) of 0.9962. The limit of detection (LOD) and limit of quantification (LOQ) were 0.08 mg/L and 0.28 mg/L, respectively. The relative standard deviation (RSD) for precision was below the 2/3 Horwitz RSD limit, and the recovery value reached 98.68%. Therefore, the method was considered valid and suitable for the routine analysis of calcium in soybean meal.
Perbedaan Hasil Uji Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) Beton pada Mode Frekuensi Auto dan 50x Salam, Daru; Yachya, Muchamad Amirul
Indonesian Journal of Laboratory Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v9i1.115903

Abstract

ABSTRACT.Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) is a widely used non-destructive testing method for evaluating concrete, rock, and building structures by measuring the propagation velocity of longitudinal ultrasonic waves through concrete. UPV instruments are equipped with several operational parameters, including frequency, voltage, and signal transmission from the transmitter to the receiver, each of which influences measurement performance. This study aims to evaluate and compare UPV wave velocity readings obtained under various frequency settings available in the UPV system at a constant voltage supply. The experimental program consisted of material and equipment preparation, concrete mix design, fabrication of normal concrete specimens, curing, UPV testing, and data analysis. Concrete block specimens with a travel path length of 0.498 m were tested at a constant voltage of 220 V using Rx/Tx frequency variations of 24, 37, 54, 82, 150, 200, 220, 250, and 500 kHz. Signal strength was adjusted using Rx Gain AUTO and 50X settings. The test results were statistically analyzed using analysis of variance (ANOVA) to assess the stability and efficiency of each configuration. The results indicate that the Rx Gain AUTO setting provides the most stable measurements and the highest testing efficiency, making it a practical technical reference for UPV instrument calibration prior to testing. The measured UPV values ranged from approximately 5600 to 5700 m/s, indicating good material homogeneity and effective ultrasonic wave transmission within the concrete specimens.ABSTRAK. UPV (Ultrasonic Pulse Velocity) merupakan salah satu alat uji non destructive pada beton, batuan serta struktur bangunan dengan sistim kerja alat dengan memanfaatkan pancaran gelombang ultrasonik untuk menetukan kecepatan rambat gelombang longitudinal pada beton. Fitur pada alat UPV mempunyai beragam indikator antara lain: frekuensi, tegangan, kecepatan pengiriman data dari transmitter ke penerima (received) tentu saja memiliki fungsi yang beragam pula. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan hasil pembacaan rambat gelombang ultrasonic pada alat UPV dengan variasi frekuensi yang terdapat pada fitur/menu UPV pada suplai tegangan 250V. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan edukasi tentang penggunaan kinerja alat laboratorium secara optimal serta menunjang pembelajaran bagi teknisi, mahasiswa dan dosen dalam mendukung penelitian serta pengabdian masyarakat. Metode penelitian ini meliputi persiapan bahan dan alat, perencanaan proporsi campuran beton, pembuatan sampel beton normal, perawatan beton, pengujian sampel dengan alat UPV dan pembahasan. Hasil Analisa pengujian dari benda uji blok beton dengan Panjang lintasan 0,498 meter, Tegangan tetap 220V dengan variasi frekuensi Rx/Tx 24 KHz, 37 KHz, 54 KHz, 82 KHz, 150 KHz, 200 KHz, 220 KHz, 250 KHz, dan 500 KHz dengan pengaturan kekuatan sinyal: Rx gain AUTO dan , 50X, Hasil Analisa ANOVA menyimpulkan bahwa nilai paling stabil dan efisiensi pengukuran terbaik pada Rx Gain AUTO sehingga bisa dijadikan acuan teknis penyetingan alat UPV sebelum digunakan. Hasil pembacaan rambat gelombang alat UPV pada kisaran (± 5600–5700) hal ini menunjukkan sifat homogenitas material dan kualitas transmisi gelombang yang baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6