cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH SOSIAL MEDIA TERHADAP KESEHATAN MENTAL DAN FISIK REMAJA: A SYSTEMATIC REVIEW Rhaina Al Yasin; Raden Roro Kirani Annisa Anjani; Salwa Salsabil; Tania Rahmayanti; Rizki Amalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4402

Abstract

Handphone sudah menjadi alat yang wajib dimiliki semua orang karena semua aktivitas sudah dapat dialihkan dengan online. Sebuah penelitian pada tahun 2015 mengatakan bahwa lebih dari 2.000 remaja menggunakan handphone untuk mengakses sosial media selama 92% setiap harinya. Salah satu pengaruh yang signifikan terjadi dari sosial media tersebut adalah gangguan pada mental dan fisik remaja seperti meningkatnya stress, pola hidup yang tidak baik (alcohol dan narkotika), berubahnya pola tidur, dan obesitas. Oleh karena itu penting sekali dalam memanajemen waktu dalam penggunaan sosial media setiap harinya. Tujuan kajian ini untuk mengetahui korelasi antara penggunaan media sosial dengan kesehatan mental dan fisik remaja. Dalam kajian ini peneliti menggunakan metode systematic review, yang dimana artikel dipilih menggunakan metode PRISMA. Artikel yang digunakan didapatkan dari fasilitas database online melalui halaman Google Scholar dan ScienceDirect. Artikel yang diperoleh dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan dari tahun 2017 sampai 2022 (5 tahun). Dari kedelapan artikel yang terpilih, didapatkan hasil bahwa seluruh artikel menyatakan bahwa adanya korelasi antara penggunaan sosial media dengan kesehatan mental dan fisik remaja. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa semakin baik remaja memanajemen waktu untuk menggunakan sosial media pada setiap harinya, maka semakin rendah pula kejadian yang berpengaruh pada kesehatan mental dan fisik remaja.
HUBUNGAN PELAKSANAAN TELEMEDICINE PADA KEPUASAN PASIEN SAAT PANDEMI COVID-19 : SYSTEMATIC REVIEW Alya Diah Ullhaque; Endah Pravita Putri Aldia Pratama; Putri Aulia Rosmayani; Resa Listiani; Rizki Amalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4403

Abstract

Telemedicine diartikan sebagai pemberian pelayanan kesehatan jarak jauh oleh profesional kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang meliputi pertukaran informasi diagnosis, pengobatan, pencegahan penyakit dan cedera untuk kepentingan kesehatan individu dan masyarakat. Sejak pandemi Covid-19, masyarakat sulit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Selain itu keterbatasan jumlah dokter yang persebarannya belum merata juga menjadi permasalahan utama karena semakin tingginya angka lonjakan kasus Covid-19 maka masyarakat sangat membutuhkan tenaga medis atau dokter. Adapun tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan telemedicine dengan kepuasan pasien di era pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (systematic review) dengan search engine yang digunakan dalam penelusuran literatur diantaranya adalah Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci covid-19, kepuasan pasien, telemedicine. Artikel yang dihasilkan dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan antara tahun 2018 sampai 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pelaksanaan telemedicine di era pandemi Covid-19 dengan kepuasaan pasien berdasarkan faktor usia dan jarak. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan usia pasien dan jarak perjalanan tempat tinggal ke pelayanan kesehatan secara signifikan dapat memengaruhi preferensi untuk kunjungan telemedicine di masa yang akan datang. Selain itu pasien dapat menghemat waktu dan biaya. Jika dilihat dari segi usia, pasien remaja dan dewasa puas dengan kunjungan telemedicine, namun pasien lansia cenderung tidak memilih kunjungan telemedicine di masa depan karena lebih sulit menerima perubahan dan menerima teknologi
HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA Umi Mustikasari; Sriwidya Astuti Khati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4424

Abstract

Breast Cancer is a malignant tumor in the breast or one breast. Based on the data obtained at the Arifin Achmad Regional General Hospital in 2017, the number of breast cancer patients was 2,217 cases and until now it is still ranked first in the 10 biggest diseases in the Arifin Achmad Province Riau Hospital. The purpose of this study is to know the relationship between hormonal contraception and the incidence of cancer in polyclinics and inpatient care at Arifin Achmad Hospital in 2018. The design of this study was case control with a sample of 194 cases and 194 controls. Data were collected in the form of secondary data. Random sample technique Systematic Random Sampling. Data were analyzed bivariate by Chi-Square and multivariate by using Double Logistic Regression test risk factor model. The results of the research showed that there was a relationship between the use of hormonal contraception and the incidence of breast cancer (p-value = 0,000) with OR = 3,824. The conclusion is that women who use hormonal contraception are 3 times more likely to develop breast cancer than women who do not breast cancer. In addition, the risk of using hormonal contraception is controlled by family history, parity, and breastfeeding.  
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PENERIMAAN VAKSIN COVID-19 DI MASYARAKAT: A SYSTEMATIC REVIEW Anisa Afianti Nur; Syafira Ratu Fauzi; Adella Delisa Putri; Adzkia Avisena Maghfiroh; Rizki Amalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4425

Abstract

Penerapan kebijakan pembatasan seluruh kegiatan kemasyarakatan telah dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya untuk mengurangi adanya penularan COVID-19 di masyarakat. Vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu upaya pemerintah sekaligus strategi utama yang dilakukan dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 serta melindungi masyarakat agar tidak terjadi penularan, kesakitan, dan kematian sehingga tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Pemerintah telah menentukan target sasaran vaksinasi COVID-19 sebanyak 208,2 juta jiwa, bersumber pada data program vaksinasi COVID-19 secara nasional. Sejumlah masyarakat mengetahui pengembangan vaksin sebagai salah satu penanggulangan pandemi COVID-19. Namun, terdapat perbedaan tingkat penerimaan vaksinasi COVID-19 di masyarakat. Beberapa faktor yang memengaruhi hal tersebut diantaranya sikap, persepsi, dan pengetahuan seseorang terhadap vaksin COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penerimaan vaksin COVID-19 di masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic review dengan menggunakan database Google Scholar sebagai sumber data yang kemudian menggunakan metode sistematik PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review). Sehingga ditemukan 5 artikel penelitian yang dipilih yang dilakukan di berbagai pulau di Indonesia, seperti Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan, maka semakin tinggi pula tingkat penerimaan vaksin. Sedangkan semakin rendah tingkat pengetahuan, maka semakin rendah pula tingkat penerimaan vaksin.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI INDONESIA: A SYSTEMATIC REVIEW Arimbi Prashintya Simawang; Khairunnisa Hasan; Anisya Febriyanti; Novinda Alvionita; Rizki Amalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4427

Abstract

Terdapat beberapa bentuk perilaku seksual remaja, antara lain yaitu aktivitas berpelukan, bercumbu (necking atau petting), masturbasi atau onani, oral sex, genital stimulation, anal sex, dan sexual intercouse. Menurut World Health Organization, terdapat 21 juta remaja perempuan di negara berkembang dengan rentang usia 15-19 tahun yang sudah mengalami kehamilan setiap tahunnya. Sekitar 49% merupakan kehamilan yang tidak diinginkan. Kasus Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) cenderung dapat mengakibatkan munculnya generasi berpendidikan rendah karena banyak remaja yang terpaksa putus sekolah. Faktor-faktor yang memberikan pengaruh besar terhadap perilaku seksual remaja antara lain peran keluarga dan teman sebaya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan peran keluarga dan teman sebaya dengan perilaku seksual remaja di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah desain systematic review dengan mengumpulkan beberapa sumber penelitian berbentuk artikel yang valid dan berkaitan dengan hubungan peran keluarga dan teman sebaya terhadap perilaku seksual remaja. Setelah sumber artikel terkumpul, peneliti mengkaji ulang sumber artikel yang sudah diterbitkan untuk menghasilkan sebuah analisis baru. Sumber artikel dari penelitian ini diperoleh dari beberapa fasilitas database online atau situs elektronik yaitu Google Scholar. Artikel yang telah diperoleh dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan antara tahun 2018 sampai 2020 (5 tahun). Hasil yang ditemukan yaitu terdapat hubungan antara peran keluarga dan teman sebaya terhadap perilaku seksual remaja. Jika lingkungan keluarga seperti komunikasi antara orang tua dan anak terjalin baik dan lingkungan pertemanan remaja itu sehat maka risiko remaja untuk memiliki perilaku seksual berat akan semakin kecil.
HUBUNGAN RENDAHNYA TINGKAT EKONOMI TERHADAP RISIKO TERJADINYA STUNTING : A SYSTEMATIC REVIEW Nurul Aini; Agnes Gonxa Mulia Hera; Alisya Isma Anindita; Keren Stelin Maliangkay; Rizki Amalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4457

Abstract

Indonesia masih dihadapi oleh masalah gizi utama, yaitu tingginya stunting pada balita. Pada tahun 2013 terdapat 8,9 juta anak atau satu dari tiga anak dengan status gizi stunting, yang menjadikan Indonesia negara terbesar kelima dengan prevalensi tertinggi kasus stunting. Permasalahan gizi buruk pada saat ini disebabkan oleh konsumsi zat gizi yang tidak memenuhi kebutuhan. Kejadian ini dipengaruhi oleh berbagai macam penyebab meliputi keadaan sosial ekonomi, asupan gizi, serta pelayanan kesehatan. Penyebab tidak langsung terjadinya stunting, salah satunya yaitu tingkat ekonomi suatu keluarga yang disebabkan oleh tinggi rendahnya pendidikan yang ditempuh orang tua. Salah satu faktor yang mempengaruhi keadaan sosial ekonomi yaitu tingkat ekonomi orang tua. Tujuan adanya penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara rendahnya tingkat ekonomi terhadap risiko terjadinya stunting. Penelitian ini menggunakan metode systematic review. Pencarian untuk mendapatkan artikel penelitian menggunakan database online melalui Google Scholar, Semantic, Oxford Academic, Science Direct, Hindawi Journals dengan kata kunci anak, ekonomi, orang tua, dan stunting. Artikel yang dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan pada tahun 2018-2022. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara risiko terjadi stunting dengan tingkat ekonomi orang tua. Oleh karena itu, dapat diketahui bahwa balita stunting lebih banyak dijumpai pada keluarga dengan status ekonomi rendah dan balita dengan  keluarga yang rentan pangan.
ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA DI MASA PANDEMI COVID-19 A LITERATURE REVIEW Eva Nur Agustin; Putri Regita Miolda; Ega Ladiesta Pramesti; Claudia Shabrina Baskoro; Rizki Amalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4469

Abstract

Selama masa remaja, hormon tubuh akan berubah baik pada anak laki-laki maupun perempuan yang mengarah pada perubahan perkembangan. Selama masa remaja terkhusus pada perempuan tentunya mereka akan mengalami peredaran menstruasi yang di mana peredaran tersebut adalah durasi yang dimulai dari awal menstruasi sampai dengan munculnya kembali tahap menstruasi berikutnya dan peredaran menstruasi bisa terjadi secara normal maupun tidak normal. Pada saat Pandemi Covid-19 terdapat beberapa dari remaja perempuan yang mengalami menstruasi tidak normal karena beberapa hal dan salah satunya disebabkan karena stres. Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis lebih lanjut mengenai korelasi yang terjadi antara stres dengan peredaran menstruasi kepada para remaja khususnya masa pandemi Covid-19 ini. Penelitian ini menggunakan studi literatur untuk meneliti metode yang berbeda. Strategi pencarian artikel menggunakan database online yaitu Google Scholar dan penelitian ini menggunakan metodologi systematic review yang dikenal dengan istilah PRISMA. Studi ini menemukan bahwa pandemi Covid1-9 telah mengakibatkan beberapa dari remaja perempuan mengalami peredaran menstruasi yang tidak normal. Hal tersebut karena mereka merasakan stres yang disebabkan harus mampu untuk beradaptasi dari semula kegiatan offline menjadi online dan tidak memiliki aktivitas di luar rumah. Di harapkan walaupun di rumah saja, remaja perempuan bisa melakukan aktivitas fisik untuk mengurangi rasa stres berlebih  dan meminimalisir akan terjadinya peredaran menstruasi yang tidak normal .
HUBUNGAN PEMBERIAN SUSU FORMULA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI INDONESIA: A SYSTEMATIC REVIEW Janu Dimas Saputra; Irbah Syakirah Wandaputri; Javier Adhani Idris; Rizki Amalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4477

Abstract

Diare sampai detik ini masih menjadi persoalan dalam bidang kesehatan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Permasalahan diare yang terjadi pada balita masih menjadi permasalahan yang harus mendapat fokus utama dari pemerintah sebab bayi yang mengalami diare berisiko mengalami dehidrasi, komplikasi malnutrisi hingga kematian. UNICEF menyatakan bahwa angka kematian anak akibat diare menyentuh angka 1.300 anak per-harinya atau 480.000 anak per-tahunnya. Masalah diare pada anak ini terjadi karena beberapa faktor, satu diantara faktor tersebut adalah konsumsi susu formula. Kasus diare akibat pemberian susu formula adalah topik utama yang dibahas pada penulisan ini. Tujuan penulisan adalah untuk mencari tahu apakah terdapat hubungan antara pemberian susu formula dengan kejadian diare pada balita di Indonesia. Metode penulisan yang digunakan pada penulisan ini adalah metode systematic review. Artikel yang dipilih sebagai acuan penulisan adalah artikel yang dipublikasi antara tahun 2018-2022 yang kemudian disaring dengan menyesuaikan kriteria konklusi. Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi susu formula dengan kasus diare pada balita. Pemberian susu formula menyebabkan angka kejadian diare pada bayi meningkat dan risiko bayi terkena diare menjadi lebih tinggi.
PENGARUH PERBEDAAN POLA MAKAN TERHADAP PENYEBAB PENYAKIT GASTRITIS PADA REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN: A SYSTEMATIC REVIEW Prasetio Hadi Pratama; Haikal Ghifary; Dabira Syifa Khairani; Syalisa Syabil; Rizki Amalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4488

Abstract

Gastritis adalah kondisi dimana mukosa lambung meradang atau hemoragik dan dapat bersifat akut, kronis, difus atau terlokalisir. Dapat dipahami bahwa kejadian gastritis dapat menyerang siapa saja, baik yang pernah mengalami kebiasaan makan yang sehat maupun yang buruk. Hal ini, karena kurangnya pengetahuan tentang makan makanan yang baik serta pengaturan pola makan sehari-hari. Gastritis biasanya terjadi pada orang yang makannya tidak teratur dan terlalu banyak makan makanan yang merangsang asam lambung. Gejalanya seperti mulas, sakit perut, mual, dan gas seringkali diakibatkan oleh reaksi terhadap kebiasaan makan yang buruk pada remaja. Hal ini disebabkan preferensi remaja terhadap makanan yang bervariasi, seperti makanan pedas atau asam, ditambah dengan kebiasaan mereka yang menunda makan dan porsi yang besar. Menurut studi pendahuluan terhadap 12 remaja, 8 diantaranya disebabkan oleh kebiasaan makan yang tidak teratur seperti makan makanan yang asam atau pedas, dan 4 sisanya dinyatakan tidak memiliki gejala kekambuhan gastritis. Perhatikan bahwa anak berusia 13-18 tahun membutuhkan sekitar 2125-2675 kalori secara total. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perbedaan pola makan dengan etiologi gastritis. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan tinjauan sistematik dimana artikel dipilih dengan menggunakan metode PRISMA. Artikel yang diperoleh diperoleh dengan menggunakan fasilitas database online melalui halaman Google Cendekia. Artikel dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan antara 2018 dan 2022 (5 tahun). Dari delapan artikel yang dipilih, semuanya ditemukan menunjukkan korelasi antara efek diet pada gastritis pada remaja perempuan dan laki-laki. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa diperlukan perhatian khusus untuk menerapkan pola makan sehat pada remaja untuk menurunkan angka kejadian gastritis.
ANALISIS EFEKTIVITAS PLEIOTROPIK ANTIINFLAMASI SIMVASTATIN PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) Rizal; Rahmat Ismail; Abulkhair Abdullah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4100

Abstract

HMG-CoA reductase merupakan enzim yang dapat memetabolisme kolesterol. Tahapan dalam biosintesis kolesterol yaitu sintesis asam mevalonat dari acetil-CoA, pembentukan isoprenoid, pembentukan skualen dan sintesis kolesterol. Simvastatin dikenal sebagai HMG-CoA reductase inhibitor (3-hydroxy-3methylglutary co-enzym A), menyebabkan pengurangan tidak hanya kolestrol tetapi juga berbagai metabolit antara yaitu pembentukan isoprenoid yang merupakan kunci dalam sinyal seluler dan pengendalian fungsi sel. Hambatan isoprenoid ini dapat menurunkan aktivasi Nf-kB melalui jalur Rho/ROCK dari isoprenoid antara jalur biosintesis kolesterol yang merupakan respon seluler pembentuk sitokin pro inflamasi. Hal tersebut yang membuat Simvastatin dapat bekerja pada non lipid dependent effect yaitu efek pleiotropik sebagai antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa efek pleiotropik Simvastatin sebagai antiinflamasi pada tikus putih. Desain penelitian yaitu penelitian experimental post test only control desaign dengan menggunakan lima kelompok uji yaitu kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan kelompok perlakuan yang terbagi menjadi tiga dosis perlakuan pada masing-masing obat. Efektivitas antiinflamasi dilakukan dengan metode induksi karagenan 1% intraplantar yang dilihat efek inhibisi inflamasinya selama 9 jam. Hasil penelitian menunjukkan persen inhibisi inflamasi pada simvastatin dosis 1,8mg/KgBB; dosis 3,6mg/KgBB; dosis 7,2mg/kgBB yaitu 79,92%; 89,05% dan 79,92%. HMG-CoA reductase inhibitor simvastatin memiliki efek pleiotropik antiinflamasi pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang signifikan (p=0,019).

Page 21 of 435 | Total Record : 4346