cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN NILAI CT PADA PASIEN TERKONFIRMASI COVID-19 DENGAN HASIL PEMERIKSAAN D-DIMER Lilis Endah Wijayanti; Desi Aryani; Syafrima Wahyu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3089

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Berdasarkan hasil infestigasi epidemiologi, kasus tersebut dicurigai berhubungan dengan Pasar Seafood di Wuhan, Cina. Selain menyebabkan penyakit pernapasan atau pneumonia, virus ini juga menyebabkan hiperkoagulasi yang ditandai dengan peningkatan kadar D-dimer. D-dimer adalah produk degradasi fibrin terlarut yang dihasilkan dari pecahan thrombus yang terlarut oleh sistem fibrinolitik. Pemeriksaan laboratorium untuk mendiagnosis pasien terinfeksi COVID-19 adalah pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction), dimana hasilnya menunjukkan nilai Cycle Threshold ( CT ) yang bervariasi. Pengertian nilai CT adalah banyaknya siklus yang dibutuhkan hingga sinyal flouresns melewati batas ambang (threshold). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai CT pada pasien terkonfirmasi COVID-19 dengan hasil D-dimer. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Data sekunder diambil dari salah satu Rumah Sakit Swasta Daerah di Jakarta Pusat. Data diolah dengan program SPSS dengan uji korelasi Spearman menunjukkan peningkatan kadar D-dimer tetapi tidak terdapat korelasi dengan nilai CT.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, PRAKTIK IBU DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA USIA 24-60 BULAN DI DESA BINAMANG Asha Nirmala Olsha; Yusnira; Besti Verawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.3129

Abstract

Ketidakseimbangan asupan zat gizi pada balita mengakibatkan gizi kurang maupun gizi lebih. Status gizi yang baik diperlukan balita untuk mengetahui ada tidaknya gizi kurang. Jika asupan gizi yang salah atau tidak sesui dengan kebutuhan anak balita akan menimbulkan beberapa permasalahan pada gizi balita. kebutuhan gizi balita yang diberikan dengan baik dapat membantu dalam proses penyesuaian diri dengn perubahan yang dialami balita.Tujuan menganalisis hubungan pengetahuan, sikap dan praktik gizi ibu dengan kejadian  gizi kurang pada balita. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 8 Juli – 17 Juli di Desa Binamang. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu yang memiliki balita usia 24-60 bulan di Desa Binamang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah 40 ibu balita. Instrument yang digunakan adalah kuesoner, timbangan. Analisis data mengunakan analisis univariat dan brivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat diproses bahwa pengetahuan ibu pada katagori sedang sebanyak 57,5%, sikap ibu pada kategori negative sebanyak 52,5%, dan praktik ibu pada katagori tidak baik sebanyak 57,5%. Berdasarkan uji chi-squre diperoleh ada hubungan antara pengetahuan gizi ibu dengan kejadian gizi kurang diperoleh p=0,013 (p<0,05), sikap ibu dengan kejadian gizi kurang p =0,010 (p<0,05), praktik ibu dengan kejadian gizi kurang p=0,021 (p<0,05).
PEMBUATAN COOKIES BERBAHAN DASAR TEPUNG PISANG RAJA (Musa paradisiaca L.) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG PEGAGAN (Centella asiatica) SEBAGAI CEMILAN SEHAT PENDERITA HIPERTENSI Sarah Fitri Yanti; Besti Verawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.3567

Abstract

Pisang raja (Musa paradisiaca L.) mempunyai manfaat untuk menurunkan hipertensi karena dalam pisang terdapat zat gizi kalium. Asupan kalium yang meningkat akan menurunkan tekanan darah sehingga baik untuk penderita hipertensi mengkonsumsi pisang raja. Salah satu pengobatan alternatif untuk menurunkan tekanan darah adalah terapi herbal. Pegagan (Centella asiatica) merupakan tanaman liar yang sudah banyak diketahui oleh masyarakat sebagai tanaman obat seperti membersihkan darah, peluruh kencing dan menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan kandungan kalium dengan berbagai konsentrasi tepung pisang raja dan tepung pegagan. Penelitian dilakukan dalam dua tahapan, yaitu penelitian pendahuluan mencakup pembuatan tepung pisang raja dan tepung pegagan, serta pembuatan cookies dan diuji organoleptik. Penelitian utama yaitu penelitian yang dilakukan terhadap cookies terpilih dengan melakukan analisis proksimat dan kalium. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan faktor konsentrasi tepung pegagan pada pembuatan cookies dengan empat taraf yaitu 0%(kontrol), 0,5%(F1), 0,5%(F2), dan 1.0%(F3). Penentuan produk terpilih dilakukan dengan mempertimbangkan hasil uji organoleptik. Zat gizi cookies yang terpilih memiliki zat gizi dalam berat 100gram yaitu kadar air 4,84%, kadar abu 2,79%, protein 4,88%, karbohidrat 34,62% dan kalium 211,27mg. Perlu dilakukan modifikasi warna dan bentuk terhadap pembuatan cookies agar warna dan bentuk cookies lebih menarik.
EVALUASI KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN FARMASETIK PADA RESEP DI PUSKESMAS RAWAT INAP KAMPUNG LAUT TANJUNG JABUNG Olifia Nurmuizia; Armini Hadriyati; Amelia Soyata
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3662

Abstract

Medication Error merupakan kejadian yang menyebabkan atau berakibat pada pelayanan kesehatan yang tidak tepat atau membahayakan pasien yang sebenarnya dapat dihindari. Sehingga perlu dilakukan pengamatan terhadap evaluasi kelengkapan administrasi yang meiputi nama pasien, nomor rekam medis pasien, umur pasien, jenis kelamin pasien, berat badan pasien, tinggi badan pasien, nama dokter, No.SIP dkter, alamat dokter, paraf dokter dan tanggal resep. Sedangkan pada evaluasi kelengkapan farmasetik meliputi nama obat, bentuk obat, kekuatan sediaan, jumlah obat dan aturan pakai (signa). Tujuan untuk mengetahui kelengkapan resep di Puskesmas rawat Inap Kampung Laut Tanjung Jabung Timur Tahun 2020 sesuai dengan Petunjuk Teknis Standar Kefarmasian di Puskesmas Tahun 2019. Metode penelitian observasi dengan menggunakan pengumpulan data secara deskriptif retrospektif dengan jumlah resep yang diamati sebanyak 362 resep rawat jalan di puskesmas kampung rawat inap kampung laut tanjung jabung timur. Hasil dari hasil penelitian yang di dapat masih terdapat beberapa resep yang belum sesuai dengan literatur dan beberapa resep yang sudah sesuai dengan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Tahun 2019 diantaranya aspek administrasi meliputi nama pasien 100%, Paraf 100%, dan tanggal resep 100%. Aspek farmasetik meliputi nama obat 100%, jumlah obat 100% dan aturan pakai 100%. Kesimpulan dari hasil penelitian kelengkapan resep di Puskesmas Kampung Laut Tanjung Jabung Timur masih ditemukan ketidak lengkapan dalam penulisan resep dalam aspek Administrasi hanya 39,09% dan Farmasetik 68,8% pada bulan Januari-Desember 2020 berdasarkan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS L.) ORGANIK TERHADAP KADAR HIGH DENSITY LIPOPROTEIN (HDL) TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) GALUR SPRAGUE DAWLEY YANG DIBERI PAKAN TINGGI LEMAK Syafitri; Putu Ristyaningsih Ayu; Sofyan Musyabiq Wijaya; Fahmi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3768

Abstract

Hiperlipidemia adalah suatu keadaan yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, kadar LDL (Low Density Lipoprotein), kadar trigliserida dan penurunan kadar HDL (High Density Lipoprotein). Hiperlipidemia merupakan salah satu faktor terbesar yang berperan dalam insidensi penyakit kardiovaskular. Flavonoid dalam seledri organik memiliki efek penurunan kolesterol, peningkatan kadar HDL, dan juga antihipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rerata kadar HDL setelah diberikan ekstrak seledri organik. Penelitian true experimental dengan desain penelitian post test controlled only group design menggunakan 25 tikus putih (Rattus novergicus L.)galur Sprague dawley yang dibagi dalam 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (K-) diberikan pakan standar, kontrol positif (+) diberikan pakan standar dan kuning telur puyuh, kuning telur puyuh dan dosis ekstrak seledri organik dengan dosis masing-masing 25 mg/ 200gBB, 50 mg/ 200gBB dan 100mg/ 200gBB selama 28 hari. Peningkatan dosis ekstrak seledri organik yang diberikan pada tikus putih  diikuti dengan peningkatan kadar HDL tikus tersebut. Ekstrak seledri organik dengan dosis 25, 50 dan 100 mg/ 200 gBB menunjukkan rerata kadar HDL sebesar 22,6 mg/dl, 25 mg/dl dan 33,8 mg/ dl. Terdapat pengaruh pemberian ekstrak seledri (Apium graveolens L.) organik terhadap rerata HDL tikus putih (Rattus novergicus L.) yang diberi pakan tinggi lemak.
TINJAUAN LAMA WAKTU TUNGGU PELAYANAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN KLINIK SARAF Ansye Yasinta Wowor; Siswati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3823

Abstract

Pelayanan yang baik, berkualitas dan tepat waktu adalah suatu harapan dari pasien. Cepat dan lamanya pelayanan rumah sakit sangat berpengaruh pada kunjungan pasien, yang dapat menimbulkan ketidakpuasan dan komplain dari pasien. Tujuan dari penelitian ini Menghitung lama waktu tunggu pasien BPJS di pelayanan rawat jalan klinik saraf dan menghetahui penyebab lama waktu tunggu pasien rawat jalan. Jenis metode penelitian deskriptif dengan pendekatan analisis kuantitatif, dengan teknil sampel random sampling. Rerata waktu tunggu pelayanan pasien BPJS Klinik saraf RS. St. Carolus selama 68 menit dan sebagian besar kategori waktu lama (> 60 menit). Penyebab dari lama waktu tunggu dikarenakan jadwal praktek dokter di luar rumah sakit, konsultasi pasien di ruang dokter spesialis dan tidak adanya SPO ketetapan standar waktu tunggu. Lama waktu tunggu untuk pasien di klinik saraf masih terdapat banyak pasien yang harus menunggu dengan waktu yang lama (>60 menit). Sehingga pasien mengalami ketidakpuasan dalam pelayanan. Pelayanan akan baik jika waktu tunggu pasien memenuhi standar (≤60 menit) dan pasien akan mengalami kepuasan dan membuat pasien nyaman jika datang berobat kembali. Untuk terwujudnya pelayanan yang baik dan waktu tunggu memenuhi standar maka rumah sakit harus membuat SPO dan pembaharuan SPO kembali sehingga petugas di bagian klinik saraf dapat memperhatikan waktu tunggu pasien yang datang berobat.  
FORMULASI EKSTRAK KENCUR (KAEMPFERIA GALANGA L) PADA PEMBUATAN PUDING SUMBER FOSFOR SEBAGAI CEMILAN SEHAT ANAK PRASEKOLAH (4-6) TAHUN Sela Safitri Sela; Dedy Rochyani; Besti Verawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3832

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Usia prasekolah merupakan fase terpenting dalam membangun fondasi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Usia prasekolah termasuk golongan rawan gizi dimana prevalensi stunting pada tahun 2018 yaitu 17,1% yang disebabkan tidak sesuainya asupan makan yang diterima khususnya fosfor. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui daya terima ( rasa, warna, aroma dan tekstur) pada formulasi 20 ml, 30 ml, dan 40 ml ekstrak kencur pada pembuatan puding sumber fosfor sebagai cemilan sehat anak prasekolah (4-6) tahun dan untuk mengetahui kandungan zat gizi pada puding.Metode: Jenis penelitian ini bersifat eksperimental yang menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Panelis pada penelitian ini adalah mahasiswi gizi universitas pahlawan tuanku tambusai dengan jumlah sampel 25 orang. Data daya terima (rasa, warna, aroma dan tekstur) diperoleh dengan melakukan uji organoleptik yaitu uji hedonik dan uji mutu hedonik, kemudian analisis zat gizi diperoleh dengan analisis proksimat serta analisis zat fosfor. Hasil: hasil uji organoleptik dilakukan secara deskriptif dan uji statistik One way Anova. Hasil perbedaan yang signifikan yakni p˂ 0,05 terhadap rasa, warna, aroma dan tekstur formula terpilih yaitu Y3 yaitu dengan penambahan ekstrak kencur sebanyak 40 ml. hasil kandungan gizi pada 100 gram puding terpilih adalah kandungan energi sebesar 341,07 kkal, protein 2,88 gram, lemak 6,71 gram, karbohidrat 67,29 gram dan fosfor 131,82 mg.Kesimpulan: penerimaan puding paling disukai adalah formulasi Y3 yaitu penambahan 40 ml ekstrak kencur yang mana zat gizi fosfor pada puding dapat memenuhi 26% kebutuhan fosfor anak prasekolah usia (4-6) tahun sebanyak 500 mg/hari berdasarkan AKG. Kata Kunci: Cemilan sehat, Ekstrak kencur, Fosfor, Puding, Sifat Organoleptik
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN DIET PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD dr. RM. PRATOMO BAGANSIAPIAPI Lama Sitorus; Eka Roshifita Rizqi; Indrawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3835

Abstract

Pengetahuan merupakaan salah satu fakotr yang berpengaruh terhadap kepatuhan diet. Asupan makan atau diet untuk pasien dengan penyakit ginjal kronik di perlukan untuk mengendalikan kondisi penyakit. Asupan makanan yang tidak sesuai akan memperburuk kondisi kearah komplikasi penyakit. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD dr. RM. Pratomo Bagansiapiapi. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 27 Agustus sampai dengan 3 September 2021 dengan jumlah sampel 19 orang menggunakan teknik Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan Analisa univarit dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil Analisa univariat diperoleh 16 orang (84,2%) tingkat pengetahuan sedang, 2 orang (10,5%) tingkat pengetahuan kurang dan sebanyak 1 orang (5,3%) tingkat pengetahuan baik (5,3%). Sebanyak 7 orang ( 36,8 %) patuh dan sebanyak 12 orang (63,2 %) tidak patuh terhadap diet. Hasil analisa uji Chi Square diperoleh tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet responden yang menjalani terapi hemodialisis (p-value = 0.147). Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD dr. RM. Pratomo. Diharapkan pasien dapat melaksanakan diet dengan baik.
PENGARUH PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN ANGGOTA PMR BHARAKU SMK NEGERI 1 KUTASARI TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) Mutia Oktafiani; Nurul Fatwati Fitriana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3860

Abstract

Cardiac Arrest adalah kondisi dimana hilangnya fungsi jantung secara tiba-tiba untuk memompa darah keseluruh tubuh. Resusitasi Jantung Paru (RJP) terbukti dapat mengembalikan fungsi jantung dan dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang BHD salah satunya melalui pendidikan dan pelatihan dengan metode audiovisual yaitu metode pembelajaran yang tidak monoton dengan menampilkan video ilustrasi kasus dan langkah-langkah tindakan BHD sehingga tidak menimbulkan rasa bosan dan dapat menambah minat untuk mengikuti pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dengan metode audiovisual tentang BHD terhadap pengetahuan anggota PMR Bharaku SMK Negeri 1 Kutasari. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif pre-experiment dengan menggunakan rancangan penelitian berupa one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 responden dengan teknik simple random sampling. Terjadi peningkatan sebanyak 52 responden dari 32 responden, memiliki pengetahuan yang baik setelah diberikan pembelajaran audiovisual. Diperoleh p-value Pretest (0,000) dan Post-Test (0,000) sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh tidak terdistribusi normal, karena p-value < 0,05. Sehingga uji yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank diperoleh p-value 0,000 (<0,05) yang artinya Ha diterima. Terdapat pengaruh pembelajaran dengan metode audiovisual tentang BHD terhadap pengetahuan anggota PMR Bharaku SMK Negeri 1 Kutasari.
VARIASI KONSENTRASI AIR PERASAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA SWINGLE) SEBAGAI PENGGANTI KOMPOSISI LARUTAN TURK UNTUK HITUNG JUMLAH LEUKOSIT DI LABORATORIUM RS HASANAH GRAHA AFIAH Muhammad Syaiful Kahfi; Desi Aryani; Frida Octavia Purnomo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3875

Abstract

Larutan Turk memiliki komposisi salah satunya yaitu asam asetat glasial. Jeruk Nipis (C. aurantifolia S.) adalah jenis citrus yang mempunyai kandungan asam sitrat dengan pH 2,0. Kedua bahan itu adalah asam lemah yang mampu melisiskan sel darah selain leukosit. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen, dengan populasi 35 pasien di Laboratorium RS Hasanah Graha Afiah. Hasil dari penelitian ini didapat persamaan pada hubungan antara variasi konsentrasi air perasan jeruk nipis 1 % dengan larutan Turk yaitu dengan nilai R Square = 0,8977, hubungan antara variasi konsentrasi air perasan jeruk nipis 2 % dengan larutan Turk yaitu dengan nilai R Square = 0,9978, pada hubungan antara variasi konsentrasi air perasan jeruk nipis 3 % dengan larutan Turk yaitu dengan nilai R Square = 0,9109, pada hubungan antara variasi konsentrasi air perasan jeruk nipis 4 % dengan larutan Turk yaitu dengan nilai R Square = 0,7005, pada hubungan antara variasi konsentrasi air perasan jeruk nipis 5 % dengan larutan Turk yaitu dengan nilai R Square = 0,4492. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa variasi konsentrasi air perasan jeruk nipis mampu digunakan sebagai pengganti komposisi larutan Turk. Pada penelitian ini variasi konsentrasi 2% adalah konsentrasi paling efektif dibandingkan dengan variasi konsentrasi yang lain, karena hasil yang diperoleh tidak jauh berbeda dengan hasil yang diperoleh oleh dari larutan kontrol (larutan Turk).

Page 19 of 435 | Total Record : 4346