cover
Contact Name
herlinda
Contact Email
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Phone
+6285367262277
Journal Mail Official
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16, Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Basurek
ISSN : 25273698     EISSN : 26214393     DOI : https://doi.org/10.51851/jkb.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan Besurek merupakan jurnal yang menyediakan tulisan ilmiah untuk bertukar gagasan tentang teori, metodelogi dan inovasi berhubungan dengan dunia kesehatan khususnya lingkup Kebidanan yang tertulis dan mengandung manfaat tersurat untuk pembaca.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2019)" : 5 Documents clear
GAMBARAN KECEMASAN IBU PRA SECTIO CAESAREA (SC) DI RUANG VK RSUD HASANUDDIN DAMRAH MANNA BENGKULU SELATAN Kristina Paskana; Harlen Yunita
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i1.132

Abstract

Sectio caesarea merupakan salah satu cara yang digunakan dibidang kesehatan untuk membantu persalinan ketika ada masalah tak terduga terjadi selama persalinan. Tindakkan operasi tersebut menyebabkan ibu sangat cemas, takut bahkan khawatir akan keberhasilan operasi terutama keadaan ibu dan bayinya. Berdasarkan survei awal terhadap 4 ibu pra SC diperoleh hasil bahwa 3 orang ibu mengalami kecemasan dalam kategori sedang dan seorang ibu lainnya mengalami kecemasan dalam kategori berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan ibu pra sectio caesarea di ruang VK RSUD Hasanuddin Damrah Manna Bengkulu Selatan. Rancangan penelitian menggunakan metode deskriptif, lokasi penelitian diambil di RSUD Hasanuddin Damrah Manna Bengkulu Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu pra sectio caesarea di ruang VK RSUD Hasanuddin Damrah Manna Bengkulu Selatan berjumlah 19 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Indikasi ibu melakukan Sectio Caesarea (SC) antara lain: PEB sebanyak 6 orang (31,6%), KPSW sebanyak 4 orang (21%), perdarahan pervaginam sebanyak 2 orang (10,5%), riwayat SC sebanyak 2 orang (10,5%), plasenta previa sebanyak 2 orang (10,5%), letak sungsang sebanyak 1 orang (5,3%), plasenta letak rendah sebanyak 1 orang (5,3%), post term sebanyak 1 orang (5,3%). Kebanyakan ibu pra sectio caesarea (SC) berada pada kategori tingkat kecemasan sedang yaitu sebanyak 8 orang (42,1%). Simpulannya adalah tingkat kecemasan ibu pra sectio caesarea (SC) kebanyakan berada pada kategori tingkat kecemasan sedang.
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) HASANUDDIN DAMRAH MANNA Vevi Gusnidarsih; Liya Lugita Sari
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i1.133

Abstract

Tingginya angka kematian bayi di Indonesia merupakan permasalahan penting yang perlu mendapat penanganan serius. Angka kematian bayi di Kabupaten Bengkulu Selatan tahun 2017 adalah 11,07 per 1000 kelahiran hidup. Asfiksia Neonatorum merupakan salah satu penyebab kematian bayi baru lahir di RSUD Hasanuddin Damrah Manna. Tahun 2017 bayi baru lahir yang mengalami Asfiksia Neonatorum terdapat 62 orang dari 289 bayi baru lahir. Kejadian ini diiringi juga dengan tingginya angka kejadian ibu dengan Ketuban Pecah Dini yaitu terdapat 66 orang dari 289 ibu. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan Ketuban Pecah Dini (KPD) dengan kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD Hasanuddin Damrah Manna. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode penelitian kuantitatif dan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi sebanyak 289 orang. Data yang digunakan adalah data sekunder yang didapatkan dari catatan rekam medik. Data diolah dan dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil uji statistik memperlihatkan nilai p=0,000, maka dapat disimpulkan ada hubungan antara Ketuban Pecah Dini (KPD) dengan kejadian asfiksia neonatorum. Dari hasil analisis diperoleh juga nilai OR=6,055, artinya ibu yang mengalami KPD mempunyai peluang untuk melahirkan bayi asfiksia sebesar 6 kali lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang tidak mengalami KPD.
PERBANDINGAN PERKEMBANGAN BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF DAN TIDAK ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAR IKAN KOTA BENGKULU Lety Arlenti
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i1.134

Abstract

Pemberian ASI eksklusif dapat memenuhi seluruh kebutuhan gizi bayi yang mengandung nutrisi, antibodi, anti alergi serta anti inflamasi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi, serta untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan perkembangan bayi yang diberi ASI eksklusif dan tidak ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan case control. Subjek penelitian adalah 100 orang ibu dari bayi yang diambil dengan teknik Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, lembar observasidan dianalisis menggunakan Uji T Independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbandingan yang bermakna antara panjang badan (p=0,00) ,berat badan (p=0,002) dengan pemberian ASI eksklusif. Simpulan penelitian ini adalah ada perbandingan yang bermakna antara perkembangan bayi yang diberi ASI eksklusif dan tidak ASI eksklusif. Meningkatkan program ASI eksklusif dan posyandu di tingkat masyarakat.
PERBEDAAN LAMA PELEPASAN TALI PUSAT BAYI BARU LAHIR ANTARA KASSA KERING DAN KOMPRES ALKOHOL Liya Lugita Sari; Vevi Gusnidarsih
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i1.135

Abstract

Perawatan tali pusat merupakan salah satu tindakan asuhan kebidanan yang bertujuan merawat tali pusat pada bayi baru lahir agar tetap kering dan mencegah terjadinya infeksi. Ada beberapa cara perawatan tali pusat yaitu membiarkan tali pusat kering sendiri, menggunakan kasa kering, menggunakan kompres Alkohol dan menggunakan topical Air Susu Ibu (ASI). Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan menyebutkan terdapat 20 kematian bayi ditahun 2018, 1 kasus disebabkan infeksi dimana 1 kasus infeksi terjadi di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Tapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan lama pelepasan tali pusat bayi baru lahir dengan perawatan kassa kering dan kompres alkohol di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Tapi Kabupaten Bengkulu Selatan. penelitian ini menggunakan Rancangan penelitian analitik dengan pendekatan prospektif. Populasinya adalah semua bayi baru lahir dengan jumlah sampel 30 orang. Analisa dilakukan dengan uji independent t-test. Hasil penelitian didapatkan Bayi yang mendapatkan perawatan tali pusat dengan kassa kering dengan lama pelepasan tali pusat yang relatif cepat yaitu 10 orang (66,7%). Bayi yang mendapatkan perawatan tali pusat dengan kompres alkohol dengan lama pelepasan tali pusat yang relatif lambat yaitu 8 orang (53,3%). Nilai t-test (6,327)>Ttabel(1,70113)dan Sig. (2-tailed)=0,000<0,05. Simpulannya didapatkan Ada perbedaan lama pelepasan tali pusat antara perawatan tali pusat dengan menggunakan kassa kering dan kompres alkohol di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Tapi Kabupaten Bengkulu Selatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI SUNTIK DI PUSKESMAS LINGKAR TIMUR KOTA BENGKULU Sari Widyaningsih
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i1.136

Abstract

Kontrasepsi merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menyelamatkan ibu dan anak akibat melahirkan pada usia muda (fase menunda atau mencegah kehamilan), jarak kelahiran yang terlalu dekat (fase menjarangkan kehamilan) dan melahirkan pada usia tua (fase menghentikan atau mengakhiri kehamilan). Pemakaian kontrasepsi merupakan bagian dari hak-hak reproduksi setiap pasangan atau individu (Andriana, 2009). Tujuan Umum Ingin mengetahui hubungan secara simultan antara umur, pengetahuan, pendapatan keluarga, dukungan suami, peran tenaga kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi suntik di Puskesmas Lingkar Timur Bengkulu. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu selama satu semester tahun 2014. Sampel dalam penelitian adalah 87 responden. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian ada hubungan antara, umur, pengetahuan, pendapatan, dukungan suami, peran tenaga kesehatan secara simultan terhadappemilihan alat kontrasepsi suntik. Hasil analisis multivariat variabel yang dominan yaitu pengetahuan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan atau bahan perbandingan bagi peneliti-peneliti selanjutnya.Penelitian ini dapat ditindak lanjuti dengan menambah beberapa variabel penelitian.

Page 1 of 1 | Total Record : 5