cover
Contact Name
Yunilda Rosa
Contact Email
admin@stik-sitikhadijah.ac.id
Phone
+62711-315010
Journal Mail Official
admin@stik-sitikhadijah.ac.id
Editorial Address
Jl. Demang Lebar Daun Pakjo Palembang , Telp 0711-315010, Fax 0711-315010 email : yunildarosa2018@gmail.com admin@stik-sitikhadijah.ac.id
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
ISSN : 20874847     EISSN : 26863677     DOI : https://doi.org/10.52395/jkjims.v11i2.326
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences is a collection of health scientific articles. We regularly publish the issues in June and December. The journal accepts research-based papers, literature/health research regarding of pharmacy, nursing public science and midwifery. This journal published by STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG
Articles 148 Documents
PENATAPAN KADAR ALKALOID INFUSA BIJI KOPI ROBUSTA SANGRAI (Coffea canephora Pierre Ex. A Froehner) DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Septi Wulandari; Mauritz Pandapotan Marpaung
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 02 (2022): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v12i02.352

Abstract

Kopi merupakan bahan minuman yang telah terkenal di seluruh dunia maupun di Indonesia. Tidak hanya memiliki aroma yang dan rasa yang khas, kopi juga dapat berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Manfaat kesehatan tersebut berasal dari senyawa – senyawa bioaktif yang terkandung di dalam kopi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kadar alkaloid seduhan kopi Robusta (Coffea canephora Pierre Ex. A Froehner) sangrai. Metode yang digunakan adalah dengan spektrofotometri Uv-Vis. Prosedur kerja meliputi uji fitokimia dan uji kadar alkaloid seduhan kopi robusta dengan spektrofotometri UV-Vis. Hasil uji fitokimia seduhan kopi robusta yang di teliti positif mengandung alkaloid dan untuk hasil uji kadar alkaloid sebesar 0,7768%. Kesimpulan yang didapat bahwa seduhan kopi robusta mengandung alkaloid dengan kadar alkaloid 0,7768%.
UJI EFEKTIVITAS ANTIDIABETIK EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN YANG DI INDUKSI ALOKSAN Sigit Cahyo Hardiansyah; Yunilda Rosa; Nyayu Mirah H
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 02 (2022): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v12i02.353

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang dapat membahayakan bagi penderita apabila tidak segera ditanggulangi. Daun pandan wangi dikenal memiliki potensi sebagai tanaman yang digunakan sebagai alternatif pengobatan bagai penderita diabates mellitus karna memiliki kandungan senyawa seperti flavonoid, alkaloid, tanin dan saponin. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas antidiabetik ekstrak daun pandan wangi (EDPW) dibandingkan glibenklamid. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental denganrancangan pre and post test with control grup design dengan menguji kelompok perlakuan glibenklamid (pembanding), Na-CMC 0,5 % dan EDPW dosis 500, 600 dan 700 mg/kgbb yang diberikan kepada tikus yang diabetes setelah diinduksi aloksan 150 mg/kgbb. Kemudian dilakukan uji secara statistik dengan uji one way ANOVAdan dilanjutkan uji statistik Post Hoc Turkey HSD untuk melihat perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan. Pengukuran hasil pengujian diperoleh data persentase penurunan kadar glukosa darah pada perlakuan EDPW dosis 500mg/kgbb (21%), 600mg/kgbb (24%) dan 700 mg/kgbb (25%), glibenklamid (31%). Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi persentase penurunan kadar glukosa darah maka semakin baik efek antidiabetiknya sedangkan Na-CMC tidak mengalami penurunan kadar glukosa darah. Pada uji statistik Post Hoc Turkey HSD menunjukan bahwa EDPW dosis 600 mg/kgbb dan 700 mg/kgbb memiliki efektivitas yang setara dengan glibenklamid..
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA KETUBAN PECAH DINI Turiyani
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 02 (2022): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v12i02.354

Abstract

Ketuban pecah dini (KPD) adalah pecahnya selaput ketuban sebelum waktunya melahirkan dimana pada primipara <3 cm dan pada multipara <5 cm. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya ketuban pecah dini di RSUD Kota Prabumulih Tahun 2021. Metode penelitian bersifat analitik, dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional, dengan populasi seluruh ibu yang melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih tahun 2021. Pengambilan sampel menggunakan tehnik sampel random sampling dan didapatkan 326 responden. Instrumen penelitian berupa checklist. Hasil penelitian berdasarkan analisa univariat diketahui bahwa 53,4% responden dengan ketuban pecah dini, 46,6% tidak mengalami ketuban pecah dini, 25,5% dengan Hb normal, 74,5% dengan Hb tidak normal, 18,4% dengan presentasi janin normal, 81,6% dengan presentasi janin tidak normal, 49,1% dengan riwayat penyakit penyerta dan 50,9% tidak dengan riwayat penyakit penyerta. Dari analisa bivariat diketahui bahwa dari 83 responden dengan Hb normal 3,4% mengalami ketuban pecah dini, dari 60 responden dengan presentasi janin normal 3,1% mengalami ketuban pecah dini, dari 160 responden dengan riwayat penyakit penyerta terdapat 34% mengalami ketuban pecah dini. Kesimpulan ada hubungan yang bermakna Hb dengan ketuban pecah dini (Pvalue 0,000), presentasi janin (Pvalue 0,000), dan riwayat penyakit penyerta dengan ketuban pecah dini (Pvalue 0,000).
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN SAMPO EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga l) Elianasari; Arsy Fauziah
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i1.356

Abstract

Kencur (Kaempferia galanga I.) memiliki senyawa aktif seperti flavonoid, tannin, dan saponin yang berhasiat sebagai antifungi pada jamur candida albican penyebab ketombe. Hasil ekstrak rimpang kencur diperoleh dengan metode maserasi yang di pekatkan. Ektrak pekat rimpang kencur dibuat sediaan sampo dengan variasi konsentrasi F1 (2%), F2 (3%), dan F3 (4%) kemudian diuji sifat fisiknya meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, tinggi busa dan viskositas. Hasil uji organoleptis pada sediaan sampo menunjukkan (bau has ekstrak, warna kuning hingga kecoklatan dan berbentuk semi padat), hasil uji homogenitas bersifat homogen tidak terdapat butiran kasar, uji pH pada F1, F2 dan F3 adalah 6, hasil uji tinggi busa yaitu F1, F2 dan F3 adalam 70; 125 dan 135 mm. Hasil uji viskositas pada F1, F2, F3 yaitu 479,08; 458,47 dan 444,07 cp. Berdasarkan hasil uji sifat fisiknya konsentrasi ekstrak rimpang kencur dapat meningkatkan tinggi busa tetapi menurunkan viskositas, dan tidak menunjukkan pengaruh pada uji homogenitas dan uji pH.
PENGARUH TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP KADAR KOLESTEROL PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH SEHAT IBNU SINA PALEMBANG Mardiah; Sintiya Halisya
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i1.357

Abstract

Kolesterol merupakan salah satu komponen lemak atau molekul lemak yang terdapat di dalam sel tubuh yang sebenarnya di butuhkan untuk pembentukan dinding sel dan sebagai bahan baku beberapa hormone. Apabila kadar kolesterol melebihi >200mg/dl dapat berisiko terkena penyakit hipertensi, jantung dan stroke, untuk mengatasi kadar kolesterol berlebih di putuhkan terapi non farmakologis seperti terapi bekam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Terapi Bekam Basah Terhadap Kadar Kolesterol Pada Penderita Hipertensi di Rumah Sehat Ibnu Sina Palembang. Metode : Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan menggunakan desain One Group Pretest dan Posttest. Jumlah sampel 33 yang memiliki kreteria inklusi. Tehnik sampling yang di gunakan purposive sampling dan Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan Rata-rata kadar kolesterol sebelum dilakukan terapi bekam di Rumah Sehat Ibnu Sina Palembang adalah 216.03 dengan standar deviasi 55.851, Rata-rata kadar kolesterol sesudah dilakukan terapi bekam di di rumah sehat ibnu sina Palembang adalah 185.48 dengan standar deviasi 40.328. Kesimpulan Terapi bekam efektif terhadap kadar kolesterol di Rumah Sehat Ibnu Sina Palembang dengan p value sebesar 0.000. Disarankan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan metode lain seperti metode terapi akupuntur dan sampel yang lebih banyak.
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN DIARE PADA PENGANGKUT SAMPAH DI LINGKUNGAN TPST PIYUNGAN BANTUL YOGYAKARTA Nanda Sagita; Dian Nur Adkhana Sari
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i1.358

Abstract

Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan langkah ampuh untuk menangkal penyakit. Perilaku hidup bersih dan sehat harus diterapkan oleh semua orang termasuk pekerja pengumpul sampah karena pekerjapengangkut sampah selalu kontak dengan sampah. Kontak langsung dengan sampah dapat mengakibatkan kerentanan terhadap beberapa penyakit bawaan dari sampah seperti penyakit kulit dan diare. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada pengangkut sampah di lingkungan TPST Piyungan Bantul Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah non-eksperimental dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode total sampling. Populasi penelitian sebanyak 80 pengangkut sampah di TPST Piyungan Bantul Yogyakarta. Uji yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian nilai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kategori baik sebanyak 69 responden (86,2%), diare mayoritas yang tidak megalami diare sebanyak 68 responden (85,0%), Nilai signifikan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare didapatkan 0,000 <0,05. Kesimpulan penelitianadanya hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada pengangkut sampah dilingkungan TPST Piyungan Bantul Yogyakarta.
UJI EFEKTIFITAS PENURUNAN KOLESTEROL EKSTRAK ETANOL KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia Swingle) PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) Prima Dia Utari; Yunilda Rosa
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i1.359

Abstract

Kulit jeruk nipis adalah salah satu tanaman toga, masyarakat hanya mengetahui bahwa jeruk nipis hanya airnya saja yang dapat digunakan, sedangkan kulitnya dijadikan limbah. Padahal kulit jeruk nipis juga bisa dijadikan obat serta dapat menurunkan kolesterol. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui uji efektivitas penurunan kolesterol ekstrak etanol kulit jeruk nipis pada mencit putih Mus musculus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, glukotest dengan mengunakan Metode maserasi. Perendaman dilakukan selama 3 x 24 jam sebagai tambahan metode induksi kuning telur puyuh 5% secara oral juga dilakukan untuk meningkatkan kadar kolesterol selama 14 hari pada mencit putih Mus musculus. ekstrak diberikan dengan konsentrasi 20%, 30%, 40%, 50% dan simvastatin diberikan secara oral dengan dosis 0,026 mg/Kg BB selama 7 hari. Metode pengukuran kadar kolesterol menggunakan alat strip easytouch pada hari ke-3 dan ke-7. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan efek penurunan dari keempat variasi konsentrasi, konsentrasi terbaik yang memberikan efek penurunan kolesterol 50%. Untuk mengetahui kemaknaan hasil uji dengan control positif (Simvastatin), dilakukan pengujian Statistika. Hasil uji dapat disimpulkan bahwa ektrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) dapat menurunkan kadar kolesterol pada mencit putih Mus musculus dan penurunan kadar kolesterol pada konsentrasi 50%.
STANDARDISASI MUTU SIMPLISIA DAN EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) Rizki Nisfi Ramdhini
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i1.360

Abstract

Tanaman obat merupakan jenis tanaman yang berkhasiat dapat meningkatkan sistem imun dan menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Salah satu jenis tanaman yang dapat dijadikan obat tradisional adalah bunga telang (Clitoria ternatea L). Bunga telang sebagai bahan baku obat tradisional harus terstandar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan parameter spesifik dan non-spesifik simplisia dan ekstrak bunga telang. Berdasarkan pengamatan organoleptis menunjukkan bahwa simplisia bunga telang memiliki karakteristik bentuk kering, rasa manis, warna biru dan aroma khas sedangkan ekstrak bunga telang memiliki karakteristik bentuk kental, warna cokelat tua, tidak berasa dan aroma khas. Pengamatan mikroskopik ditemukan fragmen pengenal yaitu jaringan epidermis dan serbuk sari. Pemeriksaan pengotor asing simplisia bunga telang sebesar 1,2%. Pengujian skrining fitokimia menunjukkan terdapat senyawa flavonoid, saponin, tanin, steroid, triterpenoid, terpenoid dan alkaloid. Kadar senyawa terlarut dalam air pada ekstrak sebesar 8,5%, sedangkan kadar senyawa terlarut dalam etanol sebesar 1,1 %. Susut pengeringan yang diperoleh dari simplisia dan ekstrak bunga telang sebesar 0,8%. Bobot jenis yang diperoleh terhadap ekstrak bunga telang sebesar 1,38 g/ml. Hasil standardisasi simplisia dan ekstrak bunga telang dapat dinyatakan telah memenuhi syarat umum yang ditetapkan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP SKOR KETERAMPILAN PERTOLONGAN PERTAMA LUKA BAKAR PADA WARGA DI RT. 027 KELURAHAN 13 ULU PALEMBANG Setiawan; Lela Aini; Sri Muliasari; Dea Mega Arini; Siti Zulaiha
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i1.361

Abstract

Luka bakar merupakan salah-satu masalah kesehatan masyarakat global yang dapat terjadi dimana saja, terutama di lingkungan masyarakat yang kerap berhadapan langsung dengan sumber panas. Luka bakar dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, ketidak-seimbangan elektrolit dan suhu tubuh, serta gangguan pernafasan dan fungsi saraf yang juga sering kali berujung pada kematian. Dan salah-satu upaya untuk menanggulangi dampak buruk yang disebabkan oleh luka bakar tersebut dengan meningkatkan keterampilan pertolongan pertama luka bakar masyarakat.Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi terhadap Skor keterampilan pertolongan pertama luka bakar pada warga di RT.027 Kelurahan 13 Ulu Palembang. Desain penelitian ini menggunakan metodePre- Experimental Design dengan rancangan yang digunakan yaitu One-Group Pretest-Posttest. jumlah sampel sebanyak 40 orang yang ditentukan menggunakan Teknik Purposive Sampling. Analisa data dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat.Hasil Penelitian didapatkan rerata skor keterampilan pertolongan pertama luka bakar sebelum dilakukan pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi yaitu 43,50 dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi yaitu 73,75. Dan hasil uji statistik diperoleh p value sebesar 0,000 < α 0,05. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap skor rata-rata keterampilan pertolongan pertama luka bakar pada warga RT.027 Kelurahan 13 Ulu Palembang sebelum dan sesudah dilakukan Pendidikan Kesehatan dengan metode demonstrasi.
PENGARUH KONSENTRASI MINYAK ATSIRI SERAI WANGI(Cymbopogonnardus) TERHADAP STABILITAS FORMULASI SEDIAAN EMULGEL Sigit Cahyo Hardiansyah; Chika Sasra Mawarni
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i1.362

Abstract

Serai wangi (Cymbopogon nardus) dikenal sebagai salah satu tanaman penghasil minyak atsiri. Pemanfaatan minyak atsitri dapat dibuat dalam bentuk sediaan gel ataupun emulgel. Secara dermatologis sediaan emulgel memiliki kelebihan seperti tidak berminyak, penyebarannya yang baik, mudah dicuci oleh air, lembut, nyaman digunakan, masa penyimpanan lama dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatan konsentrasi minyak atsiri serai wangi (Cymbopogon nardus) terhadap kestabilan fisik sediaan emulgel setelah dilakukan uji dipercepat (cycling test). Formulasi emulgel dibuat dengan konsentrasi minyak atsiri (0%, 10%, 15%, 20%). Peningkatan konsentrasi minyak atsri serai wangi terhadap sediaan emulgel memberikan pengaruh yang signifikan terhadap viskositas dan daya sebar. Semakin besarnya konsentrasi minyak atsiri dalam formula akan menyebabkan penurunan nilai viskositas dan mengakibatkan nilai daya sebar sediaan emulgel semakin tinggi, Serta tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap uji organoleptis, pH, homogenitas, pemisahan fase dan tipe emulsi, dimana selama uji stabilitas tidak mengalami perubahan warna, bau, tekstur, memiliki pH dengan rata-rata (5,3 - 6,6), homogen, tidak terjadi pemisahan antara fase air dan minyak. Konsentrasi minyak atsiri serai wangi tidak mempengaruhi stabilitas sediaan emulgel.

Page 11 of 15 | Total Record : 148