cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan Website. //http:www.pusdikrara-publishing.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Ability : Journal of Education and Social Analysis
ISSN : 27742431     EISSN : 27468216     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Ability mengundang para Dosen, sarjana, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Volume 2 No 1 Januari 2021" : 15 Documents clear
Pengaruh Komunikasi Interpersonal, Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Guru Di MAN 2 Model Medan Riduan Pohan
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There is still a lack of communication and openness between principals and teachers in MAN 2 Medan Model. Principals rarely participate in activities at school. There is a gap between teachers and school principals. The lack of communication attitude of the principal causes the organizational culture to be less good so that groupings are formed between teachers. Principals should work closely with teachers. Through interpersonal communication the principal can embrace the teacher as a whole. So that a good organizational culture will be created in the school environment. Research objectives: determine the effect of interpersonal communication on teacher performance, determine the effect of leadership style on teacher performance, determine the influence of organizational culture on teacher performance, and determine the effect of interpersonal communication, leadership style, organizational culture on teacher performance. The research was conducted at MAN 2 Jalan Williem Iskandar No. 7a Medan in November 2020. This research is a quantitative study, with the same population and sample, namely 68 people, using the Totally Sampling method. There is a positive and significant influence of interpersonal communication on teacher performance. by 18.8%. There is a positive and significant influence of organizational culture on teacher performance by 25.7%. There is a positive and significant influence of leadership style on teacher performance by 32.1%. There is a positive and significant influence between interpersonal communication, organizational culture, leadership style together on teacher performance by 41.2%.
Membangun Komunikasi Organisasi Untuk Mengembangkan Kinerja Guru Mesiono, Muhammad Yunus
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya membangun komunikasi organisasi untuk mengembangan kinerja guru. Tulisan ini menggunakan pendekatan kepustakaan dan literature yang terkait dengan tema penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi organisasi sangat diperlukan untuk mengembangan kinerja guru dan untuk menjalankan organisasi lembaga pendidikan. keberhasilan lembaga pendidikan dan meningkatnya kinerja guru sangat ditentukan oleh faktor manajemen organisasi serta kemampuan komuniasi yang dimiliki masing-masing stake holders dalam mengemban tugasnya. Komunikasi yang efektif dapat dilihat dari pelayanan terbaik dan hasil yang bisa dilihat melalui kinerja guru dan akhirnya bisa menciptakan kualitas dan sekolah unggulan dan menciptakan lulusan yang sebagaimana diharapkan. Maka keterampilan komunikasi para personil sekolah dan terutama guru-guru memang menjadi tugas pemimpin sekolah dan harus selalu ditingkatkan agar semakin jelas manfaat dan kontribusinya dalam mewujudkan kinerja guru yang maksinal dan mencapai tujuan di lembaga pendidikan tersebut.
Manajemen Mutu Pendidika Di SMA Negeri 2 Tanjungbalai Rahmat Hidayat, Willi, Novia
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to obtain data in SMA Negeri 2 Tanjungbalai which aims to determine the quality of education quality management in SMA Negeri 2 Tanjungbalai. This research was conducted from October 2020 to December 2020. Researchers used a qualitative approach and descriptive methods. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation study. The sources of this research are: the principal, the vice principal, the teacher. Planning for education quality management at SMA Negeri 2 Tanjungbalai begins with planning based on the results of the previous program evaluation. Planning is approved at a meeting of principals and teachers at the beginning of the school year. The planning process is guided by customer needs, vision, mission, and school goals, as well as government regulations. The implementation of quality management education at SMA Negeri 2 Tanjungbalai involves every element in the school according to their respective capacities and parts. In carrying out the implementation of the school based on the agreed program, government regulations, as well as the quality objectives of SMA Negeri 2 Tanjungbalai according to the vision and mission Supervision of education quality management at SMA Negeri 2 Tanjungbalai uses several strategies to supervise, namely forming a direct supervision team in schools whose officers are senior teachers in collaboration with Counseling Guidance teachers and parents, as well as monitoring student council activitiemonitoring activity of OSIS
Peranan Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMK Tritech Informatika Medan Yasin; Tirajabi’ah Nasution
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, dengan tujuan untuk mengetahaui program pengawas sekolah yang ada di SMK Tritech Informatika Medan, peranan pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMK Tritech Informatika Medan, dan faktor pendukung dan penghambat pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendiidkan di SMK Tritech Informatika Medan. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif Penelitian ini dilakukan di SMK Tritech Informatika Medan. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa: 1) Program yang ada di SMK Ttritech tersebut disusun berdasarkan hasil evaluasi program tahun lalu, dan program pengawas sekolah yaitu program tahunan dan semester, 2). Peranan pengawas sekolah di SMK Tritech yaitu seperti seperti Pemantauan dan pembinaan terhadap perencanaan pembelajaran, sebagai pembina dan pelatihan terhadap guru dan kepala sekolah, dan menilai kinerja guru 3). faktor pendukung dan penghambat pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu faktor pendukungnya sendiri yaitu dengan adanya dukungan dari pihak sekolah maka ini akan mempermudah pekerjaan pengawas sekolah selama berkunjung dan menjalankan peranannya dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMK Tritech tersebut. Untuk faktor pengahambatnya sendiri berupa masih banyak guru yang berfikiran bahwa pengawas sekolah itu sangatlah menyeramkan dan masih banyak guru yang menghindar dari kunjung pengawas sekolah di sekolah.
Meningkatkan Self Esteem Remaja Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Pendekatan Behavioral Therapy Heppi Sasmita, Neviyarni, Yeni Karneli, Netrawati
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-esteem does not only talk about a person's assessment of himself, but also includes how the individual perceives other people's assessments of him. Therefore, it might happen that adolescents feel that they are capable, but not accompanied by appreciation or recognition from the environment, so that the self-esteem that is formed will be low and ultimately unable to express themselves in a social environment. This study used a quasi-experimental method (quasi experimental design). The design used was a pre-experimental design with one group pre-test and post-test design, using content validity and usingformulas. nonparametric Data analysis was performed using the Wilcoxon Match Pairs Test. The results showed that theZoutput = -2. 812 and Ztable = 1.645. Because the count statistics <table statistics, then Ha is accepted and H0 is rejected. Thus, group counseling guidance with theapproach behavioral therapy was carried out to improve adolescentbehavior self-esteem at the Bundo Saiyo Orphanage, Padang City. This increase has a positive effect on the self-esteem of adolescents so that they are more confident in carrying out activities and learning processes in the future.
Principal Strategy In Improving The Quality Of Islamic Education Institution In Integrated Islamic Elementary School Cahaya Hati Kota Bukittinggi Elvi Rahmi
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The principal's strategy is one of the most important elements in improving the quality of education, therefore the principal is responsible for organizing educational activities in schools. Therefore, the principal must be able to be a good manager in order to improve the quality of education, both in terms of quantity and quality. Improving the quality of education is one of the key indicators for looking at productivity related to the management carried out by the principal. This study aims to see the principal's strategy in improving the quality of schools through fostering teacher competence and internalizing learning programs in improving the quality of education in schools. To achieve this goal, this study uses a qualitative descriptive approach and data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The results showed that (1) the principal's strategy through fostering teacher competence was running well, this can be seen from the skills possessed by the teacher in the learning process, besides that the teacher also has broad insights about changes and improvements to the education system both regarding curriculum issues. and school management. (2) The principal's strategy is through internalizing the learning program, namely providing direction and guidance to teachers through internalization into the syllabus and lesson plans so that the teacher in the learning process gives the best to students.
Pendidikan Anak dalam Keluarga Perspektif Islam As'ad
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The children’s education in the family start from their parents, they must respect each other and carry out their obligations. In addition, they are also required to improve themselves to become shaleh and shalehah to fear Allah SWT. This condition is a major milestone in family education. Parents habits in harmony and obedience to Allah can affect their children as learners in the family. Then the children’s education in the family, there are at least five main orientations. The components of education for children are faith orientation, worship orientation, moral orientation, family orientation, and social orientation. The method and type of data collection in this research is library research by collecting books, journals, and previous research results that support the research theme, including literature on children's education in the Islamic perspective of the family. The research process begins with the following stages: identifying and finding information relevant to the theme of quality assurance, then analyzing the findings, and then developing and expressing them into new findings related to children's education in an Islamic perspective family.
Kembali Ke Habitat Sarihot Malau
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kembalai Ke Habitat. Berdasarkan Pengalaman menjadi Guru selama 23 tahun di 3 kota dan menjadi Pengawas Sekolah selama 4 tahun, melakukan pengamatan, observasi, diskusi dan wawancara langsung dapat memahami sehingga Guru harus kembali ke Habitatnya. Guru sebagai orang yang memegang peran penting disekolah, sangat menentukan dalam keberhasilan pencapaian pendidikan. Pendidikan maju, alumni berhasil, masyarakat maju maka Negara akan maju. Guru diharapkan meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan, kepribadiannya melalui keimanannya. Banyaknya Guru yang kurang memahami tugas dan tanggungjawabnya, melalaikan tugasnya, dengan kurang melakukan penulisan administrasi, persiapan pembelajaran yang kurang, kepribadiannya yang kurang. Sangat diharapkan Guru kembali Ke habitatnya, habitat Guru adalah disekolah, menyampaikan pengajaran, pendidikan terhadap anak didik. Ketika Guru dapat memahami, bekerja dari hati, didorong oleh iman percaya, seorang Guru menjalankan ajaran Agamanya dengan baik dan benar. Guru kembali ke habitatnya, disekolah untuk melakukan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik dan benar.
Penerapan Teknik Pembelajaran Rotating Roles Pada Materi Pokok Drama Untuk Meningkatkan Keterampilan Bermain Drama Siswa Kelas XI AKL 2 SMK Negeri 1 Sidikalang Tahun Pembelajaran 2018/2019 Sarles Pandiangan
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulis serta dapat memberikan apresiasi terhadap hasil karya sastra. Teknik pembelajaran rotating roles dapat memacu siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran karena adanya feedback pada setiap akhir penampilan. Feedback tersebut akan lebih mempercepat siswa untuk berusaha memperbaiki apa yang kurang atau belum sesuai, sehingga penampilan berikutnya dapat bermain dengan lebih baik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI AKL 2 SMK Negeri 1 Sidikalang Tahun Pembelajaran 2018/2019, dan objek penelitian ini adalah keterampilan bermain drama siswa dengan menggunakan teknik rotating roles. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik pembelajaran rotating roles mampu meningkatkan keterampilan bermain drama siswa kelas XI AKL 2 SMK Negeri 1 Sidikalang Tahun Pembelajaran 2018/2019. Peningkatan keterampilan bermain drama dilihat dari dua hal, yaitu keberhasilan proses dan produk. Keberhasilan proses dapat dilihat dari perubahan sikap siswa setelah diadakan implementasi tindakan, siswa lebih aktif, bersemangat, berani mengemukakan pendapat, dan mampu bekerja sama dengan siswa lain. Keberhasilan produk dilihat dari tes praktik bermain drama. Nilai rata-rata bermain drama siswa sebelum implementasi tindakan sebesar 42,94, siklus I sebesar 54,94 dan pada siklus II sebesar 74,31. Data tersebut menunjukkan bahwa keterampilan bermain drama siswa dari pratindakan ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 31,37.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Dalam Upaya Peningkatan Belajar Matematika Dikelas XI SMA Negeri 11 Medan Fauziah Hasibuan
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Solving menjadi meningkat. Sebelum dilaksanakan tindakan nilai rata-rata matematika siswa kelas XI adalah 69,50 dan standar deviasi 9,27. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya menjadi 78,3 dan standar deviasi 7,35. Demikian pula pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa menjadi meningkat yaitu 85,80 dan standar deviasi 6,70. Rata-rata hasil belajar siswa berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 69,50 % (27 orang yang tuntas dari 40 siswa). Pada siklus I setelah dilakukan tindakan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 78,13 % (38 orang yang tuntas dari 40 siswa). Pada siklus II setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil refleksi siklus I hasil belajar siswa berada pada kategori baik (tinggi) dengan tingkat ketuntasan 85,80 %. Keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran matematika setelah dilakukan tindakan baik pada siklus I dan siklus II semakin meningkat. Hal ini ditandai dengan frekuensi kehadiran siswa mengikuti pelajaran matematika semakin baik mengerjakan dan mengumpulkan tugas-tugas tepat waktu, semakin banyak siswa mengemukakan pendapat dalam pemecahan masalah.

Page 1 of 2 | Total Record : 15