cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan Website. //http:www.pusdikrara-publishing.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Ability : Journal of Education and Social Analysis
ISSN : 27742431     EISSN : 27468216     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Ability mengundang para Dosen, sarjana, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Volume 2 No 2 April 2021" : 15 Documents clear
Pelaksanaan Komunikasi Kepala Sekolah Dengan Tenaga Pendidik Dalam Mewujudkan Visi Misi Sekolah Di Mis Alhidayah Medan Polonia Mesiono, Ulfi Sayyidatul Fitria, Desi Damayani Pohan
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi kepala sekolah dengan guru dalam mewujudkan visi dan misi di Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Polonia. Adapun hasil penelitiannya adalah Proses Komunikasi yang dilakukan Kepala Sekolah MIS Al-Hidayah Medan Polonia dengan Guru dalam mewujudkan visi misi sekolahnya melakukan komunikasi verbal dan non verbal. komunikasi verbal yang dilakukan melalui dua cara, yaitu tatap muka dan melalu media whatsaap grup sekolah. Menurut kepala sekolah MIS Al Hidayah media grup hanya dipakai ketika penyampaian informasi memang tidak bisa secara tatap muka, dan akan dibahas ulang ketika melakukan proses tatap muka. dengan begitu menurutnya komunikasi secara tatap muka jauh lebih efektif dari pada melalu media. Komunikasi non verbal yang dilakukan oleh Kepala Sekolah MIS Al-Hidayah dengan para guru dalam mewujudkan visi misi sekolah belum cukup baik. kurangnya tindakan sebagai contoh yang baik kepada para guru belum cukup baik sehingga para guru belum semuanya melaksanakan pengajaran sesuai dengan harapan sekolah.
Strategi Komunikasi Organisasi Di MIS Azzaky Medan Muhammad Nurul Fadhli
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui startegi komuniaksi organisasi di MIS Azzaky Medan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penetapan dan pelaksanaan strategi komunikasi organisasi (vertikal, horizontal, diagonal) yang terdapat di MIS Azzaki Medan sebagai berikut: Komunikasi vertikal yang terdapat di MIS Azzaki Medan masih belum cukup baik, disebabkan karena kurangnya kehadiran kepala sekolah pada proses kegiatan belajar mengajar. Komunikasi horizontal yang terdapat di MIS Azzaki Medan sudah cukup baik. Tingginya interaksi antara sesama anggota setingkat dan masih lemahnya kerjasama organisasi menunjukkan interaksi yang dilakukan lebih kepada komunikasi non formal. Komunikasi diagonal yang terdapat di MIS Azzaki Medan terlaksana dengan baik, karena semua anggota organisasi yang berbeda tingkat kedudukan diberi kebebasan melakukan komunikasi, baik berbentuk formal maupun non formal. Dari ke tiga komunikasi di atas membentuk sebuah pemahaman penulis yang menunjukkan bahwa penetapan strategi komunikasi orgaisasi belum sesuai struktur koordinasi, dan pelaksanaannya bersifat kebersamaan dan kebebasan komunikasi anggota organisasi.
Pengembangan Sumber Daya Manusia di SMK Swasta Airlangga Rosida Hanum Nst; Zamzami
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan sumberdaya manusia di SMK Swasta Airlangga. Manajemen sumber daya manusia (MSDM) adalah teknik atau prosedur yang berhubungan dengan pengelolaan dan pendayagunaan personalia sekolah/sekolah, baik tenaga edukatif maupun tenaga administratif secara efektif dan efisien banyak tergantung pada kemampuan kepala sekolah/sekolah baik sebagai manager dan pemimpin pada lembaga pendidikan tersebut. Salah satu cara pengembangan sumber daya manusia dalam pendidikan adalah dengan cara pengembangan tenaga kependidikan dan pengembangan kepala sekolah. Fungsi manajemen sumber daya manusia antara lain: perencanaan kebutuhan sumber daya manusia, pengadaan staf sumber daya manusia, penilaian prestasi kerja dan kompensasi, pelatihan dan pengembangan, penciptaan dan pembinaan hubungan kerja yang efektif. Tujuan umum pengembangan sumber daya manusia antara lain: Untuk mengembangkan keahlian atau keterampilan, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dan lebih efektif, untuk mengembangkan pengetahuan, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara rasional, untuk mengembangkan sikap, sehingga menimbulkan kerja sama dengan teman-teman seprofesi dan dengan pihak manajemen (pimpinan). Manfaat pengembangan SDM: Peningkatan performansi personil sesuai dengan posisinya saat ini, pengembangan keterampilan personil untuk mengantisipasi tugas-tugas baru yang bersifat reformasi, memotivasi pertumbuhan diri personil bagi penciptaan kepuasan kerja secara individual.
Strategi Manajemen Kepala Madrasah dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran di MTs Negeri 2 Kabupaten Langkat Sudirman
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Manajemen Kepala Madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan strategi fasilitatif. Mengundang para anggota untuk berusaha secara tekun dan menggunakan energi fisik dalam bekerja, strategi fasilitatif juga menjadikan guru sebagai teman harian agar komunikasi formal maupun non formal berjalan dengan baik. Strategi fasilitatif mengartikan bahwa adanya peran baru kepemimpinan untuk memudahkan pegawai dalam menjalankan tugasnya yang dimulai dari membentuk hubungan kerjasama dan komunikasi yang baik. Berdasarkan hasil penelitian strategi kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, adalah sebagai berikut: Bentuk Strategi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MTs Negeri 2 Kabupaten Langkat sudah cukup baik. Adapun bentuk strategi yang dilakukan kepala madrasah dengan strategi fasilitatif yaitu mengajak dan membantu siswa untuk melaksanakan sholat lima waktu dan mewajibkan setiap guru mata pelajaran untuk selalu kreatif dalam hal pengadaan sarana dan prasarana terutama dalam hal pembuatan media pembelajaran guna untuk menutupi adanya sedikit kekurangan sarana dan prasarana, Kendala yang dihadapi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MTs Negeri 2 Kabupaten Langkat dari segi sarana prasarana yang belum mencukupi diharapkan adanya penambahan fasilitas sarana dan prasarana, Dampak positif yang diperoleh dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MTs Negeri 2 Kabupaten Langkat sudah cukup baik, yang mana hasilnya adalah guru menjadi lebih kreatif dalam hal pengadaan sarana dan media pembelajaran sehingga siswa tidak merasa bosan pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Kemudian, madrasah juga mendapat respon yang positif oleh masyarakat.
Upaya Pendampingan Sekolah Binaan Belajar Dari Rumah Dimasa Pandemi Covid 19 Periode Juli 2020 Sampai Desember 2020 Sarihot Malau
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid 19 yang menjadi pandemik di seluruh Dunia, Indonesia bahkan Kota Medan sudah banyak mengambil korban, kematian jiwa jiwa yang tidak sedikit jumlahnya. Dalam situasi ini Pemerintah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan Kebijakan Belajar Dari Rumah, Pembelarana Jarak Jauh ( BDR – PJJ ) karena lebih mengutamakan keselamatan Jiwa Jiwa anak sekolah dibandingkan dengan hal lainnya. Kegiatan Belajar Dari Rumah Pembelajaran Jarak Jauh yang dilakukan dengan begitu cepat, membawa perubahan perubahan dalam dalam bentuk Pembelajaran, mulai dari Tingkat Taman Kanak Kanak hingga Perguruan Tinggi. Di Tingkat SMK menjadi Binaan Penulis sangat mempengaruhi kondisi pembelajaran, yang biasa disertai dengan adanya Praktek laboratorium, semuanya menjadi terganggu. Guru Guru harus belajar untuk menemukan metode pembelajaran baru yang belum pernah dilakukan dengan tujuan Proses Belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik, anak anak tidak menganggap liburan. Upaya Pendampingan di Lakukan terhadap 4 Sekolah Binaan menyangkut Kemampuan Guru Guru untuk mempelajari Google Meet dan Zoom sehingga dapat di gunakan untuk proses BDR-PJJ. Sebahagian Besar Guru dapat melakukan BDR PJJ dalam bentuk Dalam Jaringan menggunakan Fasilitas Internet.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Materi Pengoperaian Mesin Listrik 3 fase hubungan Bintang segitiga Melalui Pembelajaran Pemecahan Masalah Kelas XI TITL di SMK Negeri 3 Sibolga Semester Genap TP 2018/2019 Mei Hasanul Manihuruk
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didesain dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas dengan mengambil Standar kompetensi Menerapkan Instalasi Tenaga Listrik 3 Fase . Di kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Listrik pada tahun ajaran 2018/2019. Penerapan Metode Pemecahan Masalah yang dilakukan memberikan kasus/masalah tentang pengoperasian mesin listrik 3 fase hubungnan bintang segitiga dengan manual dan otomatis Peserta merencanakan simulasi dan diskusi, menganalisa, melakukan percobaan dan mengumpulkan data, serta membuat laporan pada setiap akhir topik pembelajaan dan peserta mendiskusikan serta meyajikan apa yang didapat. Kemudian dari analisis hasil uji kompetensi tersebut diberikan tindakan. Pada penelitian tindakan kelas melalui dua siklus. Nilai kompetensi siswa sebelum dilakukan tindakan penelitian kelas nilai ketuntasan klasikal adalah 41,93 % ( 13 orang kompeten). Pada siklus I nilai ketuntasan klasikal adalah 64,51 % ( 20 Orang Tuntas/ kompeten) setelah dilakukan siklus II nilai ketuntasan klasikal adalah 90,32 %. Kenaikan % hasil belajar siswa kelas XI TITL melalui penerapan metode pemecahan masalah diperoleh dapat berhasil meningkatkan 48,39 %.
Meningkatkan Minat Konseling Siswa Melalui Konsultasi Terjadwal Di Kelas VIII SMP Negeri 3 Langsa Tahun Ajaran 2018/2019 Aminah Aminah
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujun penelitian ini untuk : Mengetahui sejauhmana konsultasi terjadwal dapat meningkatkan minat konseling siswa VIII di SMP Negeri 3 Langsa. Subyek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 3 Langsa kelas VII tahun pelajaran 2018/2019, guru matematika, dan observer. Penelitian dilakukan dengan 3 siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Hasil penelitian membuat jadwal konsultasi adalah salah satu teknik untuk melayani siswa secara proaktif sehingga semua siswa terlayani dalam bimbingan dan konseling di sekolah. Konsultasi yang telah dilakukan menunjukkan adanya perubahan pandangan siswa yang positif terhadap BK berdasarkan observasi awal dan setelah diadakannya kegiatan. Konsultasi terjadwal akan dapat meningkatkan minat konseling siswa. Siswa perempuan lebih baik pandangannya terhadap konseling dibanding siswa laki-laki.
Meningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas VII-A Materi Lempar Lembing Pelajaran Penjaskes Dengan Menggunakan Metode Demontrasi Pada SMP Negeri 3 Langsa Tahun Ajaran 2018/2019 Jamilah Jamilah
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Penjaskes melalui penggunaan metode demonstrasi di kelas VII SMP Negeri 3 Langsa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (class action research) yang terdiri atas 2 siklus. Subyek penelitian  adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa yang berjumlah 30 siswa. Analisis data menggunakan  teknik analisis deskriptif komparatif  dengan membandingkan kondisi setiap siklus dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasi dengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I dan siklus II. Dengan penerapan metode demontrasi, pada akhir siklus II diketahui telah terjadi peningkatan ketuntasan siswa. Berdasarkan hasil penelitian Pada pra siklus kentuntasan hasil belajar baru mencapai 5 orang siswa dengan persentase 23%, pada siklus 2 kentutasan hasil belajar siswa mencapai 17 orang dengan persentase 56%, dan pada siklus dua ketuntasan hasil belajar mencapai 25 orang dengan persentase 83%. maka dapat disimpulkan dengan metode demontrasi pada pembelajaran lempar lembing dengan mempergunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas VII  SMP Negeri 3 Langsa
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Materi Berakhirnya Masa Orde Baru Dan Lahirnya Reformasi Dengan Menggunakan Model Student Teams Achievement Division (STAD) Di Kelas IX SMP Negeri 9 Lhokseumawe Tahun Ajaran 2017/2018. Muhidin Muhidin
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Materi Berakhirnya Masa Orde Baru dan Lahirnya Reformasi Dengan Menggunakan Model Student Teams Achievement Division (STAD) di Kelas IX.5 SMP Negeri 9 Lhokseumawe Tahun Ajaran 2017/2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS dengan menggunakan model Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IX.5 di SMP Negeri 9 Lhokseumawe. Data yang diperoleh berupa hasil ulangan harian, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I 75% dan siklus II 87,50%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model Student Teams Achievement Division dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IX.5 SMP Negeri 9 Lhokseumawe, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPS.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pancasila Sebagai Ideologi Dan Dasar Negara Dengan Menggunakan Model Numbered Heads Together (NHT) Di Kelas VIII SMP Negeri 3 Langsa Tahun Ajaran 2018/2019 Ratnawati Yusuf
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas VIII.5 SMP Negeri 3 Langsa, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada materi Pancasila sebagai ideologi dasar negara. Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa temuan dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu: Skor rata-rata aktivitas siswa yang relevan dengan pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus pertama sampai siklus kedua. Pada siklus pertama keberanian siswa dalam bertanya dan mengemukakan pendapat meningkat dari 70.33 % menjadi 85,55 % mengalami kenaikan sebesar 15,22 %. Skor rata-rata aktivitas siswa yang kurang relevan dengan pembelajaran mengalami penurunan dari siklus pertama sampai siklus kedua. Pada siklus pertama nilai rata-rata skor aktivitas siswa yang tidak relevan sebesar 21,26 %, sedangkan pada siklus kedua sebesar 9,25 % mengalami penurunan sebesar 12,01 %. Skor rata-rata pemahaman siswa tentang materi Pancasila sebagai ideologi dasar negara, pada siklus pertama sebesar 7,01 % dan pada siklus kedua pada siklus kedua 7,80 %, tergolong baik demikian juga tentang penuntasan belajar pada siklus pertama 74,82 % dan pada siklus kedua menjadi 89,96 %. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Pancasila sebagai ideologi dasar negara di kelas VIII.5 SMP Negeri 3 Langsa semester ganjil Tahun Ajaran 2018/2019.

Page 1 of 2 | Total Record : 15