cover
Contact Name
Puteri Andika Sari
Contact Email
puteri.andika31@gmail.com
Phone
+6285714178686
Journal Mail Official
puteriandika@ekuitas.ac.id
Editorial Address
Jl. P.H.H. Mustofa No. 31 Bandung 40124 Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
ISSN : 25282190     EISSN : 27160149     DOI : 10.52250/p3m
Dharma Bhakti Ekuitas adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STIE EKUITAS. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Dharma Bhakti Ekuitas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 173 Documents
Peningkatan Pengetahuan Segmenting, Targeting, Positioning serta Value Proposition Canvas Untuk Peningkatan Usaha pada UKM Produk Makanan Ringan “Mola” Kota Bandung Teguh Iman Basuki; Dodi Supriyanto
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.787

Abstract

Business competition is very tight, marked by many companies that cannot survive long, so that efforts and strategies are needed from business actors, many of which are not optimal in implementing marketing strategies and producing products to meet the needs and desires of customers. Likewise, many MSMEs are unable to survive due to inability and limited resources and knowledge. They are able to produce and sell goods without having adequate knowledge about the advantages of their products, as well as the target market they are targeting, and do not even understand at all whether the products they make and sell are in accordance with the wishes and needs of consumers, in their minds the important thing is that the goods they produce and sell are bought by consumers. Mola as one of the healthy food producers in the city of Bandung is also still not optimal in carrying out these activities so that the growth of its products remains, even tends to decline, even though the strategies they implement are quite good by utilizing social media and marketplaces. Community service is intended to provide increased knowledge to business actors so that they are able to grow and develop. The methods in implementing community service include, first, the preparation stage, namely by conducting direct reviews and interviews to obtain various information related to the problem, second, the socialization stage, namely by conveying the achievements and direction of the activity and third, the implementation stage, namely compiling a marketing strategy design and value proposition canvas. The results of this activity are that the perpetrators are able to understand the material and contribute to helping develop a marketing strategy in order to be able to compete.  Keywords: positioning, segmenting, targeting, value proposition canvas   Abstrak Persaingan bisnis sangat ketat ditandai dengan banyak perusahaan yang tidak bisa bertahan lama sehingga diperlukan usaha dan strategi dari para pelaku bisnis, banyak yang belum optimal dalam penerapan strategi pemasaran dan menghasilkan produk dalam memenuhi apa yang diperlukan dan kehendak pelanggan. Demikian juga banyak UMKM yang tidak mampu bertahan hidup karena ketidakmampuan dan keterbatasan sumber daya serta pengetahuan. Mereka mampu memproduksi dan menjual barang tanpa memiliki pengetahuan yang memadai mengenai keunggulan produk mereka, serta pasar sasaran yang mereka targetkan, bahkan tidak paham sama sekali apakah produk yang mereka buat dan jual sesuai dengan kehendak dan keperluan konsumen, dalam pikiran mereka yang penting barang yang mereka produksi dan jual dibeli oleh konsumen. Mola sebagai salah satu produsen makanan sehat di kota Bandung juga masih belum optimal dalam melaksanakan kegiatan tersebut sehingga pertumbuhan produknya tetap, bahkan cenderung menurun, meskipun strategi yang mereka terapkan sudah cukup baik dengan memanfaatkan media sosial dan marketplace. Pengabdian kepada masyarakat ditujukan untuk memberikan peningkatan pengetahuan kepada pelaku bisnis agar mampu tumbuh dan berkembang. Metode dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat antara lain pertama, tahap persiapan yaitu dengan melakukan peninjauan langsung dan wawancara agar memperoleh berbagai informasi terkait permasalahan, kedua, tahap sosialisasi yaitu dengan menyampaikan capaian dan arah dari kegiatan dan ketiga tahap pelaksanaan yaitu menyusun desain strategi pemasaran serta value proposition canvas. Hasil kegiatan ini pelaku usaha mampu memahami materi serta berkontribusi dalam membantu menyusun strategi pemasaran agar mamapu bersaing. Kata kunci: positioning, segmenting, targeting, value prosition canvas
Peningkatan Literasi Digital Dalam Green Marketing Di Desa Wisata Way Tebing Cepa (WTC) Kabupaten Lampung Selatan Susi Indriyani; Fadhilah Dirayati; Senna Enzovani; Armalia Reny WA; Renandi Ekatama Surya
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.791

Abstract

Taman Baru Village is a village in Kalianda District, South Lampung Regency, Lampung Province, Indonesia. This village covers an area of approximately 1.13 km² with a population of about 2,500 people. Taman Baru is known for its promising natural tourism potential, especially with the presence of attractive beaches and waterfalls. In addition, this village offers various other tourist destinations, such as tourist parks and recreational areas. Transportation access to Taman Baru Village is relatively good, making it is easily accessible from the nearest city. This activity aims to enhance public understanding of various management aspects, especially green marketing and entrepreneurship. Furthermore, the activity provides education related to environmental health based on community health and health promotion, as well as strengthening community skills in information technology and law. The implementation of the Community Partnership Program (PKM) begins with a counseling session, followed by practical assistance based on the material that has been provided. The success of this activity is supported by experts from lecturers at Mitra Indonesia University, as well as students who serve as assistants. Additionally, the involvement of the community and local officials also contributed to the smooth implementation of PKM. The main benefit of this activity is to increase community awareness and ability in managing tourist villages in an integrated manner, so that the development of tourism potential in the village can be carried out harmoniously and sustainably, in line with the needs and welfare of the local population. Keywords : Green Marketing, Health Literacy, Legal Literacy, Technology Literacy.   Abstrak Desa Taman Baru merupakan salah satu desa di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Indonesia. Desa ini memiliki luas sekitar 1,13 km² dengan jumlah penduduk sekitar 2.500 jiwa. Taman Baru dikenal memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan, terutama dengan keberadaan pantai dan air terjun yang menarik. Selain itu, desa ini juga menawarkan berbagai destinasi wisata lainnya, seperti taman wisata dan taman rekreasi. Akses transportasi menuju Desa Taman Baru tergolong baik, sehingga mudah dijangkau dari kota terdekat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai berbagai aspek manajemen, khususnya green marketing (pemasaran hijau) dan kewirausahaan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan edukasi terkait kesehatan lingkungan berbasis kesehatan komunitas dan promosi kesehatan, serta memperkuat keterampilan masyarakat dalam penguasaan teknologi informasi dan hukum. Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dimulai dengan sesi penyuluhan, yang kemudian dilanjutkan dengan pendampingan praktik berdasarkan materi yang telah diberikan. Keberhasilan kegiatan ini didukung oleh tenaga ahli dari dosen Universitas Mitra Indonesia, serta mahasiswa yang berperan sebagai pendamping. Selain itu, keterlibatan masyarakat dan pejabat setempat turut berkontribusi dalam kelancaran pelaksanaan PKM. Manfaat utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola desa wisata secara terpadu, sehingga pengembangan potensi wisata di desa dapat dilakukan secara harmonis dan berkelanjutan, selaras dengan kebutuhan serta kesejahteraan penduduk setempat. Kata kunci: Pemasaran Hijau, Literasi Kesehatan, Literasi Hukum, Literasi Teknologi.
Penyuluhan Ekonomi Hijau: Membangun Kesadaran Ekonomi Berkelanjutan di Kalangan Mahasiswa dan Masyarakat Rahmah Yulisa Kalbarini; Nia Zulinda; Anggatia Ariza; Syamratun Nurjannah; Fitri Jayanti; Novita Novita; Reni Helvira; Ema Elisa; Muhammad Zaidar; Asmu'i Asmu'i; Dina Khairunnisa; Fatimah Fatimah
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.812

Abstract

In the modern era, economic activities are not solely aimed at fulfilling needs but also at supporting sustainable development that considers a balance between economic, social, and environmental aspects. The Sustainable Development Goals (SDGs) represent a global agenda comprising 17 goals aimed at achieving a better and more sustainable life, with the expectation that these goals will be attained by 2030. In Indonesia, SDGs have been implemented through varios national policies. The green economy plays a crucial role in promoting sustainable development by fostering harmonious interactions between humans and the environment. This community service activity was undertaken by 12 lecturers from the Sharia Economics Department in IAIN Pontianak. The purpose of this community service was to raise awareness about sustainable development through the green economy among students and the community, enabling them to understand and apply sustainable development principles through a green economy approach. It began with socialization and discussions on the importance of sustainable development and the green economy with the student and the community. This was followed by a Focus Group Discussions (FGD) addressing environmental issues in their vicinity, such as air pollution and waste management problems. It is hoped that this community service will provide broader insights into the importance of the green economy and encourage active participation in environmental conservation efforts and sustainable development. The activity took pace in the Albazia Forest, Kubu Raya Regency. Keywords: FGD, green economy, socialization, sustainable development. Abstrak Di era modern, kegiatan ekonomi tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan, tetapi juga untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang mempertimbangkan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah agenda global yang mencakup 17 tujuan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan, TPB ini diharapkan dapat dicapai di tahun 2030. TPB juga telah diimplementasikan di Indonesia melalui berbagai kebijakan nasional. Ekonomi hijau memainkan peran penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan mempromosikan interaksi yang harmonis antara manusia dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh para Dosen Ekonomi Syariah IAIN Pontianak yang berjumlah 12 Orang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai Pembangunan Keberlanjutan melalui ekonomi hijau di kalangan mahasiswa dan masyarakat, sehingga mereka dapat memahami dan menerapkan prinsip-prinsip pembangunan keberlanjutan melalui pendekatan ekonomi hijau. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi dan pembahasan pentingnya pembangunan keberlanjutan dan ekonomi hijau kepada mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) membahas isu-isu atau permasalahan lingkungan yang di sekitar mereka seperti pencemaran udara dan permasalahan limbah. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya ekonomi hijau serta mendorong partisipasi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini dilakukan di Hutan Albazia, Kabupaten Kubu Raya. Kata Kunci: FGD, ekonomi hijau, sosialisasi, pembangunan berkelanjutan.
Pelatihan dan Bimbingan Pengelolaan Keuangan dan Pajak pada Sekayuh Indonesia Lina Said; Yane Devi Anna
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.893

Abstract

Small and medium-sized enterprises (SMEs) occupy a significant position within the Indonesian economy. The Sekayuh Indonesia MSMEs are engaged in the production and sale of fashion products and bags. The recognition and utilization of these products by individuals, companies, government agencies, and state-owned enterprises is evidenced by the increasing demand and sales of their products.  In conjunction with the annual growth in turnover, it is imperative to establish and maintain transparent and accurate financial records. As a partner, Sekayuh Indonesia encounters challenges in its financial management due to the lack of adherence to standards for bookkeeping and financial reporting, particularly with regard to the calculation and reporting of MSME personal taxes. The community service team offers partners assistance in the form of training and guidance on the preparation of financial and tax reports. This is done with the objective of ensuring the future management of the business is conducted in a manner that is both transparent and accountable.  As a result, the partner has been able to enhance its financial recordkeeping by implementing a system for tracking monthly income and expenses, thereby facilitating the calculation of profit or loss on a monthly basis. Moreover, it is anticipated that partner will fulfill its tax obligations in accordance with the relevant regulations.  The Partner has the potential to expand its business operations, creating employment opportunities and investing in equipment for production. With a focus on product quality and unique advantages, the company has the capacity to achieve further growth and success. Keywords: SMEs, bookkeeing, financial statement, tax.   Abstrak UMKM menempati posisi penting dalam perekonomian Indonesia. UMKM Sekayuh Indonesia (disingkat “SKYH”) bergerak di bidang produksi dan penjualan fashion dan tas, seperti pakaian olahraga, tas ransel, tas pinggang, tas sepeda, tas travel, tas laptop, pouch, dompet, dan souvenir berbentuk tas atau dompet lainnya, kaos, jaket, dll.  Pengakuan dan pemanfaat produk-produk ini oleh perorangan, perusahaan, instansi/lembaga pemerintah, maupun BUMN, dibuktikan dengan meningkatnya permintaan dan penjualan produk mereka.  Sehubungan dengan pertumbuhan omset tahunan, sangat penting untuk membuat dan memelihara catatan keuangan yang transparan dan akurat.   Mitra SKYH Indonesia menghadapi tantangan dalam pengeloaan keuangannya yang sesuai pedoman SAK EMKM/ETAP dan penghitungan serta pelaporan pajak orang pribadi UMKM.  Pengabdian kepada masyarakat memberikan bantuan kepada Mitra dalam bentuk pelatihan dan bimbingan penyusunan laporan keuangan dan pajak.  Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan pengelolaan bisnis di masa depan dilakukan dengan cara yang transparan dan akuntabel. Sebagai hasil pengabdian masyarakat ini, mitra telah mampu meningkatkan pencatatan keuangannya dengan menerapkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran bulanan, sehingga memudahkan penghitungan laba atau rugi setiap bulannya.  Selain itu, diharapkan pula mitra dapat memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.  Mitra memiliki potensi untuk memperluas operasi bisnisnya, menciptakan kesempatan kerja dan berinvestasi dalam peralatan untuk produksi. Dengan fokus pada kualitas produk dan keunggulan yang unik, perusahaan memiliki kapasitas untuk mencapai pertumbuhan dan kesuksesan lebih lanjut. Kata kunci: UMKM, pembukuan, laporan keuangan, pajak.
Sosialisasi Pelaksanaan Kewajiban Perpajakan Sebagai Upaya Membangun Negeri Melalui Kesadaran Membayar Pajak UMKM Kota Cimahi Anissa Yuniar Larasati; Wiwi Hartika; Bani Binekas; Usman Sastradipraja; Purwanto Purwanto
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.897

Abstract

Community service is one of the essential pillars in the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) in Indonesia. This community service activity is organized with the primary aim of enhancing compliance and awareness among UMKM in fulfilling their tax obligations. UMKM play a strategic role in Indonesia's economy; however, many UMKM operators lack an understanding of taxation aspects, resulting in low tax compliance rates. This activity was conducted through outreach, training, and interactive discussions with several UMKM in the Cipageran, Cimahi. The material presented included the socialization of tax regulations for UMKM, assistance in obtaining Taxpayer Identification Numbers (NPWP) for individuals, and explanations regarding the facilities under Government Regulation No. 55 of 2022. Additionally, participants were provided with information about tax incentives available to UMKM. The results of this activity indicate an increase in knowledge and awareness among UMKM operators regarding their tax obligations, as well as motivation to comply more diligently with applicable tax regulations. In this community service initiative, sampling opportunities were taken using a probability method that provides equal chances for every component of the population. The sampling technique employed for this community service program was area sampling (cluster sampling), based on the region where the community service program was conducted. This initiative involved 19 UMKM located in the Cipageran, Cimahi. The results of this community service initiative conclude that there has been a significant improvement in the understanding of relevant tax regulations for Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) in Cipageran Subdistrict, Cimahi City. It is hoped that this activity can contribute to improving tax compliance among UMKM and strengthening the local economy. Keywords: Government Regulation No. 55 of 2022, MSME’s, NPWP. Abstrak Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu pilar penting dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terselenggarakan dengan tujuan utama mampu meningkatkan kepatuhan dan kesadaran UMKM dalam memenuhi kewajiban perpajakan. UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak pelaku UMKM yang kurang memahami aspek perpajakan, yang mengakibatkan rendahnya tingkat kepatuhan pajak. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan, pelatihan, dan diskusi terstruktur dengan beberapa UMKM di daerah Cipageran, Cimahi. Materi yang disampaikan sosialisasi peraturan perpajakan bagi UMKM, pendampingan pembuatan NPWP bagi orang pribadi dan penjelasan terkait fasilitas Peraturan Pemerintah No. 55 tahun 2022. Selain itu, peserta juga diberikan informasi tentang insentif pajak yang dapat diperoleh UMKM. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran pelaku UMKM tentang kewajiban perpajakan serta motivasi untuk lebih patuh terhadap ketentuan perpajakan yang berlaku. Dalam pengabdian masyarakat ini, peluang pengambilan sampel menggunakan metode probability yang memberikan peluang yang sama kepada setiap komponen populasi. Selanjutnya penetapan Teknik sampling pada program pengabdian masyarakat ini menggunakan sampling area (cluster), sehingga penetapannya menurut daerah tempat dilakukannya program pengabdian masyarakat. Pada pengabdian masyarakat ini dikuti oleh 19 UMKM yang berada pada kelurahan Cipageran Kota Cimahi. Hasil dari pengabdian Masyarakat ini, disimpulkan bahwa adanya peningkatan pemahaman yang cukup signifikan terhadap peraturan perpajakan yang relevan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi. Diharapkan, kegiatan ini dapat berkontribusi pada peningkatan kepatuhan pajak UMKM serta penguatan ekonomi lokal.
Edukasi Lingkungan melalui Penyuluhan dan Praktik: Upaya Meningkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah di Curug Layung Rosmini Ramli; Leni Evangalista; Faisal Fardani S.; Aam Rachmat; Novi Susyani
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.911

Abstract

The purpose of this service is to increase public awareness in waste management in the Curug Layung tourist area through a community-based environmental education approach. The main problem faced is the high volume of waste due to lack of public awareness and the lack of waste management facilities. A participatory approach is used to involve local communities, visitors, and tourism managers in various stages, from problem identification to solution implementation. The methods used include direct education, simulation of waste management practices, and installation of supporting facilities, such as segregated waste bins in strategic locations. This activity includes providing educational materials on sorting organic and inorganic waste, recycling, and the negative impact of waste on the environment. In addition, practical simulations were conducted to provide hands-on experience to participants, including waste collection and sorting at tourist sites. Results showed a significant increase in participants' awareness and understanding of the importance of waste management. This can be seen from the participants' enthusiasm in discussions, practices, and active participation in keeping the environment clean. In addition to increased awareness, other outcomes include improved cleanliness of tourist sites with reduced volume of litter and increased visitor comfort. The program also strengthens cross-sector collaboration between local communities, tourism managers and academics. With this approach, environmental preservation and sustainability of tourist areas can be realized. This study recommends implementing a similar approach in other tourism areas with the integration of digital technology, such as hygiene reporting applications, to improve efficiency and educational coverage. In addition, a long-term evaluation is needed to ensure the sustainability of the program and its impact on the mindset and behavior of the community.  Keywords: Education, Environment and Waste,    Abstrak  Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah di kawasan wisata Curug Layung melalui pendekatan edukasi lingkungan berbasis komunitas. Masalah utama yang dihadapi adalah tingginya volume sampah akibat kurangnya kesadaran masyarakat dan minimnya fasilitas pengelolaan sampah. Pendekatan partisipatif digunakan untuk melibatkan masyarakat lokal, pengunjung, dan pengelola wisata dalam berbagai tahapan, mulai dari identifikasi masalah hingga implementasi solusi. Metode yang digunakan meliputi edukasi langsung, simulasi praktik pengelolaan sampah, dan pemasangan fasilitas pendukung, seperti tempat sampah terpilah di lokasi strategis.Kegiatan ini mencakup pemberian materi edukasi tentang pemilahan sampah organik dan anorganik, daur ulang, serta dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Selain itu, simulasi praktik dilakukan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta, termasuk pengumpulan dan pemilahan sampah di lokasi wisata. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan pemahaman peserta tentang pentingnya pengelolaan sampah. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta dalam diskusi, praktik, dan partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain peningkatan kesadaran, hasil lain mencakup perbaikan kebersihan lokasi wisata dengan berkurangnya volume sampah yang berserakan dan peningkatan kenyamanan pengunjung. Program ini juga memperkuat kolaborasi lintas sektor antara masyarakat lokal, pengelola wisata, dan akademisi. Dengan pendekatan ini, pelestarian lingkungan dan keberlanjutan kawasan wisata dapat terwujud. Pengabdian ini merekomendasikan penerapan pendekatan serupa di kawasan wisata lain dengan integrasi teknologi digital, seperti aplikasi pelaporan kebersihan, untuk meningkatkan efisiensi dan cakupan edukasi. Selain itu, diperlukan evaluasi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan program dan dampaknya terhadap pola pikir serta perilaku masyarakat. Kata kunci: Edukasi, Lingkungan, Sampah
Membangun Kesadaran Investasi Syariah pada Generasi “Z” dengan Penerapan Model Edukasi Pasar Modal Dito Rinaldo; vina Anggilia Puspita
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.936

Abstract

The low literacy level of the sharia capital market in Indonesian society emphasises the significance of early education initiatives. Previous research found that more than half of the Java students surveyed were not actively engaging in the stock market. Based on the actual occurrence, the goal of this community service program (PKM) is to educate SMK Baabul Kamil Jatinangor students about the Sharia capital market. The PKM programme will use 5 capital market education model materials for stages 1 and 2, namely: lifestyle education, financial planning education, education on the halal idea of sharia capital markets, basic capital market concepts, and a comparison between sharia and conventional capital markets. This PKM program was successful in boosting students' capital market literacy from an average score of 1.125 (very low) to 2.945 (low ). Because the PKM program only applies stage "1" and a portion of stage "2" in the capital market education model, the next PKM program can continue stages "2' and "3" as a whole in the capital market education model and add practical content to each educational material to significantly increase literacy. The PKM program must also engage other stakeholders, such as the Indonesia Stock Exchange (BEI) and the capital market investor community. This attempts to provide participants with views from multiple parties with varying expertise, experience, and viewpoints, allowing for additional references to be utilised in dealing with various circumstances that may arise during capital market investing activities. Keywords: Education, Investment, Islamic Capital Market and Islamic Stocks. Abstrak Rendahnya literasi pasar modal syariah masyarakat Indonesia mendorong pentingnya program edukasi sejak dini.  Hasil penelitian sebelumnya menujukan lebih dari 50% mahasiswa di pulau jawa yang dijadikan sample belum terlibat secara aktif di pasar modal. Berdasarkan fenomena yang ada, maka program PKM ini bertujuan memberikan edukasi pasar modal syariah kepada siswa SMK Baabul Kamil Jatinangor. Program PKM akan menggunakan 5 materi model edukasi pasar modal tahap 1 dan 2,  yaitu lifestyle education, financial planning education, education on the halal concept of syariah capital market, Basic concept of capital market and the comparison between syariah and conventional capital market.  Program PKM ini berhasil meningkatkan literasi pasar modal siswa yang sebelumnya memiliki rata-rata skor 1,125 (sangat buruk) menjadi 2,945 (rendah/mendekati cukup). Dikarenakan program PKM hanya menerapkan tahapan “1” dan Sebagian tahap “2” pada model edukasi pasar modal, untuk itu program PKM selanjutnya dapat meneruskan tahapan  “2’ dan “3”  secara menyeluruh pada model edukasi pasar modal, serta menambah muatan praktek pada setiap materi edukasi agar literasi meningkat secara signifikan, selain itu juga  program PKM perlu melibatkan pihak terkait lainnya seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) dan komunitas investor pasar modal. Hal ini bertujuan agar peserta menerima indiside dari berbagai pihak yang memiliki pengetahuan, pengalaman dan perspektif yang berbeda, sehingga lebih banyak referensi yang dapat digunakan dalam menghadapi berbegai situasi yang mungkin terjadi pada saat praktek investasi pasar modal. Kata kunci: Edukasi, Investasi, Pasar Modal Syariah dan Saham Syariah.
Edukasi Penggunaan Tensimeter Digital pada Pemeriksaan Tekanan Darah dengan Status Gizi pada Lansia Kelurahan Angke, Jakarta Barat Yohana; Meiyanti; Eveline Margo; Meutia Atika Faradilla; Endrico Xavierees; Kurniasari
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.950

Abstract

Abstract The prevalence of hypertension accompanied by obesity is increasing.  This not only happens in developed countries, but is also a problem in developing countries. Hypertension with obesity presents new problems in the management of hypertension.  Medical therapy alone is not enough, there must be intervention to reduce and control blood pressure, lose weight and change lifestyle. The aim of this service is to increase public awareness of high blood pressure and obesity so that it can reduce morbidity and death rates due to complications of high blood pressure. This service is carried out by checking participants' blood pressure, Body Mass Index, education and teaching participants how to use a blood pressure monitor independently at home to control blood pressure. There were 50 service participants who attended. The age range of participants is 40 to 75 years with the average age of service participants being 2.75 years. There were 35 female participants while there were 15 male participants. There were 33 participants diagnosed with high blood pressure, while 17 people with normal blood pressure. Participants diagnosed with hypertension based on JNC 8 were 66%, divided into grade 1, 72.2%, and grade 2, 27.27%. Participants' body mass index was categorized as normal at 24% and obese and/or overweight at 76%. The correlation between blood pressure and obesity was found to be significant (p<0.05). The conclusion that there was a higher rate of participants with hypertension than normal and there was a significant relationship between the risk of hypertension and obesity. Keyword: Blood Pressure, Hypertension, Obese, Body Mass Index, Elderly.   ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Abstrak Hipertensi adalah penyakit degeneratif yang bersifat kronis yang mengenai pembuluh darah. Kasus hipertensi yang dipengaruhi oleh obesitas terus meningkat, tidak hanya di negara maju, tetapi juga menjadi perhatian serius di negara berkembang. Kondisi ini memerlukan strategi baru dalam pengelolaan hipertensi. Pengobatan dengan obat-obatan saja tidak memadai, diperlukan intervensi yang lebih luas untuk mengendalikan tekanan darah, menurunkan berat badan, dan mengubah gaya hidup.Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan perubahan perilaku, sikap dan pencegahan terhadap tekanan darah tinggi dan obesitas sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat komplikasi tekanan darah tinggi. Pengabdian ini dilakukan dengan cara memeriksa tekanan darah peserta, Indeks Massa Tubuh, edukasi serta mengajarkan peserta cara penggunaan tensimeter secara mandiri dirumah untuk mengontrol tekanan darah. Peserta pengabdian yang hadir berjumlah 50 orang. Jangkauan usia peserta adalah 40 hingga 75 tahun dengan peserta lanjut usia berjumlah 42 orang.  Rerata usia peserta pengabdian ini adalah 62,75 tahun. Peserta perempuan berjumlah 35 orang sedangkan peserta laki-laki berjumlah 15 orang. Peserta yang terdiagnosa tekanan darah tinggi berjumlah 33 orang sedangkan yang normal berjumlah 17 orang. Peserta yang terdiagnosis hipertensi berdasarkan Joint National Committee (JNC) 8 sebesar 66% terbagi menjadi grade 1 sebanyak 72,2% dan grade 2 sebanyak 27,27%. Indeks massa tubuh peserta dikategorikan normal sebesar 24% dan obesitas dan atau berat badan lebih sebesar 76%. Analisa statistik untuk menentukan korelasi antara tekanan darah menggunakan software JASP 0.19.3. Data tekanan darah dan indeks massa tubuh berdistribusi normal dan menggunakan uji Pearson dengan nilai kemaknaan (p<0,05). Kesimpulan didapatkan bahwa jumlah peserta dengan hipertensi lebih tinggi dibandingkan normal dan terdapat korelasi signifikan antara risiko terjadinya hipertensi dengan normal dan terdapat korelasi signifikan antara risiko terjadinya hipertensi dengan obesitas.    Kata kunci: Tekanan darah, Hipertensi, Obesitas, Indeks Massa Tubuh, Lanjut Usia.
Pengembangan Usaha Koperasi Konsumen Insan Abadi Masyarakat dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan dan Sisa Hasil Usaha Dodi Supriyanto; Rukanda Akhmad Sulanjana
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 10 No. 2 (2026): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/dbe.v10i2.957

Abstract

The aim of community service is to explore the potential of the Padjadjaran University Community Service Consumer Cooperative (KKIAM) which can increase income. The main objective of establishing a cooperative is to improve the welfare of all members. Cooperatives are the right type of financial institution to carry out joint business activities, where members and management have the same position as business owners. The activities carried out in this service are to encourage cooperatives to increase income and residual business results (SHU) through cooperative business development. The problem faced by the UNPAD Insan Abdi Masyarakat consumer cooperative is that the cooperative business is not running normally because it is facing the Covid-19 pandemic. After Covid-19, KKIAM UNPAD has not held an annual member meeting, so there is no policy related to business development. With this dedication, it is hoped that it can provide motivation to the management and members to carry out better consolidation and business development. This community service method is a descriptive verification type which begins with conducting interviews with the Head of the Cooperative and other administrators and discussing training for restaurant managers. The results of community service show that the KKIAM UNPAD cooperative has great potential that can be developed. A business that suits the KKIAM UNPAD environment is a typical village culinary type, so it has a unique type of food served. This business can encourage acceleration in increasing income and achieving residual business results. The KKIAM cooperative must be managed professionally and supported by strong and large capital, a potential market and social media networks. In the end, KKIAM UNPAD was able to contribute to improving the welfare of the UNPAD academic community and the surrounding community in the future. Keywords: development strategy, income, remaining business results Abstrak Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk menggali potensi Koperasi Konsumen Insan Abdi Masyarakat (KKIAM) Universitas Padjadjaran yang dapat meningkatkan pendapatan. Tujuan utama pendirian koperasi adalah untuk mensejahterakan seluruh anggota. Koperasi merupakan jenis lembaga keuangan yang tepat untuk melakukan kegiatan bisnis bersama, dimana anggota dan pengurus mempunyai kedudukan yang sama sebagai pemilik usaha. Kegiatan yang dilaksanakan dalam pengabdian ini adalah mendorong koperasi untuk meningkatkan pendapatan dan sisa hasil usaha (SHU) melalui pengembangan usaha koperasi. Permasalahan yang dihadapi oleh koperasi konsumen Insan Abdi Masyarakat UNPAD ini adalah belum berjalannya bisnis koperasi secara normal karena menghadapi masa pandemi covid-19. Setelah adanya covid-19 KKIAM UNPAD belum melaksanakan rapat anggota tahunan, sehingga belum ada kebijakan terkait dengan pengembangan bisnis. Dengan adanya pengabdian ini diharapkan bisa memberikan motivasi kepada pengurus dan anggota untuk melakukan konsolidasi dan pengembangan usaha yang lebih baik. Metode pengabdian masyarakat ini berjenis deskriptif verifikatif yang diawali dengan melakukan wawancara kepada Ketua Koperasi dan pengurus lainnya serta membahas terkait dengan pelatihan untuk pengelola resto. Hasil dari pengabdian masyarakat menunjukan bahwa koperasi KKIAM UNPAD mempunyai potensi besar yang bisa dikembangkan. Bisnis yang sesuai dengan lingkungan KKIAM UNPAD adalah jenis kuliner khas desa, sehingga mempunyai keunikan jenis makanan yang disajikan. Bisnis ini bisa mendorong percepatan dalam meningkatkan pendapatan dan raihan dalam sisa hasil usaha. Koperasi KKIAM ini harus dikelola dengan professional dan didukung oleh modal yang kuat dan besar, pasar yang potensial dan jaringan media sosial. Pada akhirnya KKIAM UNPAD mampu berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan sivitas akademika UNPAD dan masyarakat sekitarnya dimasa yang akan datang.  Kata Kunci : strategi pengembangan, pendapatan, sisa hasil usaha.
Peningkatan Daya Saing UMKM WMie Melalui Pemasaran Digital dan Penerapan Pencatatan Keuangan Sistematis dengan Aplikasi SIAPIK Erlynda Yuniarti Kasim; Cynthia Riyanti Martaba
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/dbe.v10i1.1010

Abstract

This community service program was carried out with the aim of enhancing the competitiveness of WMie MSMEs by strengthening digital marketing and structuring financial management, which had previously been unorganized. WMie MSMEs, operating in the culinary sector and located in a local area, faced several challenges, particularly in expanding market reach and managing finances as well as raw material inventory efficiently. The program was designed to provide solutions through the introduction of digital marketing strategies using social media and the implementation of the SIAPIK financial recording application. The methods applied included intensive digital marketing training, SIAPIK application implementation, and continuous assistance in inventory management and financial recording. The results of the program showed significant impacts, as WMie successfully increased market exposure through social media engagement, particularly with a 30% growth in Instagram followers and thousands of views on TikTok content. From the financial perspective, the implementation of the SIAPIK application resulted in more transparent, organized, and efficient financial records. Additionally, this system reduced raw material waste by up to 25%, thereby improving operational effectiveness. Overall, this community service activity brought positive changes by strengthening the competitiveness of WMie MSMEs in wider markets while opening opportunities for expansion through franchise collaboration. Thus, the use of digital technology has proven to make a major contribution in supporting efficiency, business sustainability, and MSME development in today’s competitive era. Keywords: digital marketing, systematic financial recording, inventory management, SIAPIK Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM WMie melalui penguatan pemasaran digital dan penataan manajemen keuangan yang selama ini belum terstruktur. UMKM WMie, yang bergerak di bidang kuliner dan berlokasi di kawasan lokal, menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam memperluas jangkauan pasar serta mengelola keuangan dan persediaan bahan baku secara efisien. Program ini dirancang untuk memberikan solusi melalui pengenalan strategi pemasaran digital berbasis media sosial dan penerapan aplikasi pencatatan keuangan SIAPIK. Metode yang digunakan meliputi pelatihan intensif pemasaran digital, implementasi aplikasi SIAPIK, serta pendampingan berkelanjutan dalam manajemen stok dan pencatatan transaksi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan dampak signifikan, di mana UMKM WMie berhasil meningkatkan eksposur pasar melalui peningkatan pengikut media sosial, khususnya Instagram yang naik sebesar 30%, serta capaian jumlah tayangan konten di TikTok yang mencapai ribuan. Dari sisi manajemen keuangan, penerapan aplikasi SIAPIK menghasilkan pencatatan yang lebih transparan, rapi, dan efisien. Selain itu, sistem ini juga mampu menekan pemborosan stok bahan baku hingga 25%, sehingga meningkatkan efektivitas operasional. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini membawa perubahan positif dengan memperkuat daya saing UMKM WMie di pasar yang lebih luas, sekaligus membuka peluang ekspansi melalui pola kerjasama waralaba. Dengan demikian, penggunaan teknologi digital terbukti memberikan kontribusi besar dalam mendukung efisiensi, keberlanjutan usaha, serta pengembangan UMKM di era persaingan modern. Kata kunci: pemasaran digital, pencatatan keuangan sistematis, manajemen stok barang, SIAPIK