cover
Contact Name
Puteri Andika Sari
Contact Email
puteri.andika31@gmail.com
Phone
+6285714178686
Journal Mail Official
puteriandika@ekuitas.ac.id
Editorial Address
Jl. P.H.H. Mustofa No. 31 Bandung 40124 Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
ISSN : 25282190     EISSN : 27160149     DOI : 10.52250/p3m
Dharma Bhakti Ekuitas adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STIE EKUITAS. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Dharma Bhakti Ekuitas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
Pelatihan Penulisan Cerpen Berbantuan Kecerdasan Buatan untuk Siswa SMK Kartika di Kota Cirebon Nisya, Risma Khairun; Sutrisna, Deden; Pamungkas, Trian
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.785

Abstract

This project aims to train students of SMK Kartika Kota Cirebon in using artificial intelligence to synthesize short stories, while understanding its limitations in capturing symbolic meanings and signs. The training adopts Roland Barthes' semiotic perspective to delve into the symbolic meanings in short stories. The method used is a practical approach, which includes preparation, implementation, and evaluation stages. In the preparation stage, a preliminary study was conducted through questionnaires to assess students' knowledge of artificial intelligence and their interest in short story writing. The implementation stage consisted of short lectures, demonstrations of AI usage, and workshops on short story synthesis. Students were encouraged to directly use AI in generating story ideas, plots, and characters, as well as receiving constructive feedback. The training results showed an improvement in students' understanding of artificial intelligence and Roland Barthes' semiotic theory. Students were able to use AI to synthesize short stories and understand how to integrate AI outputs with their own creativity. Additionally, they were equipped with skills to publish short stories on digital platforms such as Wattpad and Fizzo. In conclusion, this training successfully enhanced the creative writing skills students, provided a deep understanding of the role and limitations of AI in short story writing, and emphasized the importance of human involvement in the literary creative process. This training is expected to equip students with relevant skills in the Society 5.0 era and open opportunities for them to contribute to the world of digital literature. Keywords: Artificial Intelligence, short story synthesis, roland barthes semiotics, training, digital publication. --------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Abstrak Proyek ini bertujuan untuk melatih siswa SMK Kartika Kota Cirebon dalam menggunakan kecerdasan buatan untuk mensintesis cerpen, sekaligus memahami keterbatasannya dalam menangkap makna simbolik dan tanda. Pelatihan ini mengadopsi perspektif semiotika Roland Barthes untuk mendalami makna simbolik dalam cerpen. Metode yang digunakan adalah metode praktik, yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan studi pendahuluan melalui kuesioner untuk menilai pengetahuan siswa tentang kecerdasan buatan dan minat mereka terhadap penulisan cerpen. Praktik menggunakan teknologi Artificial intelligence (AI) seperti ChatGPT. Tahap pelaksanaan terdiri dari kuliah singkat, demonstrasi penggunaan AI, dan workshop sintesis cerpen. Siswa diajak untuk mencoba langsung menggunakan AI dalam menghasilkan ide cerita, plot, dan karakter, serta mendapatkan feedback konstruktif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang kecerdasan buatan dan teoritis semiotika Roland Barthes. Siswa mampu menggunakan AI untuk mensintesis cerpen dan memahami bagaimana mengintegrasikan hasil AI dengan kreativitas mereka sendiri. Selain itu, mereka juga dibekali dengan keterampilan mempublikasikan cerpen di platform digital seperti Wattpad dan Fizzo. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan menulis kreatif siswa SMK Kartika Kota Cirebon, memberikan pemahaman mendalam tentang peran dan keterbatasan AI dalam penulisan cerpen, serta menekankan pentingnya peran manusia dalam proses kreatif sastra. Pelatihan ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan yang relevan di era Society 5.0 dan membuka peluang bagi mereka untuk berkontribusi dalam dunia sastra digital. Kata kunci: Kecerdasan buatan, sintesis cerpen, semiotika roland barthes, pelatihan, publikasi digital.
Peningkatan Pengetahuan Segmenting, Targeting, Positioning serta Value Proposition Canvas Untuk Peningkatan Usaha pada UKM Produk Makanan Ringan “Mola” Kota Bandung Basuki, Teguh Iman; Supriyanto, Dodi
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.787

Abstract

Business competition is very tight, marked by many companies that cannot survive long, so that efforts and strategies are needed from business actors, many of which are not optimal in implementing marketing strategies and producing products to meet the needs and desires of customers. Likewise, many MSMEs are unable to survive due to inability and limited resources and knowledge. They are able to produce and sell goods without having adequate knowledge about the advantages of their products, as well as the target market they are targeting, and do not even understand at all whether the products they make and sell are in accordance with the wishes and needs of consumers, in their minds the important thing is that the goods they produce and sell are bought by consumers. Mola as one of the healthy food producers in the city of Bandung is also still not optimal in carrying out these activities so that the growth of its products remains, even tends to decline, even though the strategies they implement are quite good by utilizing social media and marketplaces. Community service is intended to provide increased knowledge to business actors so that they are able to grow and develop. The methods in implementing community service include, first, the preparation stage, namely by conducting direct reviews and interviews to obtain various information related to the problem, second, the socialization stage, namely by conveying the achievements and direction of the activity and third, the implementation stage, namely compiling a marketing strategy design and value proposition canvas. The results of this activity are that the perpetrators are able to understand the material and contribute to helping develop a marketing strategy in order to be able to compete.  Keywords: positioning, segmenting, targeting, value proposition canvas   Abstrak Persaingan bisnis sangat ketat ditandai dengan banyak perusahaan yang tidak bisa bertahan lama sehingga diperlukan usaha dan strategi dari para pelaku bisnis, banyak yang belum optimal dalam penerapan strategi pemasaran dan menghasilkan produk dalam memenuhi apa yang diperlukan dan kehendak pelanggan. Demikian juga banyak UMKM yang tidak mampu bertahan hidup karena ketidakmampuan dan keterbatasan sumber daya serta pengetahuan. Mereka mampu memproduksi dan menjual barang tanpa memiliki pengetahuan yang memadai mengenai keunggulan produk mereka, serta pasar sasaran yang mereka targetkan, bahkan tidak paham sama sekali apakah produk yang mereka buat dan jual sesuai dengan kehendak dan keperluan konsumen, dalam pikiran mereka yang penting barang yang mereka produksi dan jual dibeli oleh konsumen. Mola sebagai salah satu produsen makanan sehat di kota Bandung juga masih belum optimal dalam melaksanakan kegiatan tersebut sehingga pertumbuhan produknya tetap, bahkan cenderung menurun, meskipun strategi yang mereka terapkan sudah cukup baik dengan memanfaatkan media sosial dan marketplace. Pengabdian kepada masyarakat ditujukan untuk memberikan peningkatan pengetahuan kepada pelaku bisnis agar mampu tumbuh dan berkembang. Metode dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat antara lain pertama, tahap persiapan yaitu dengan melakukan peninjauan langsung dan wawancara agar memperoleh berbagai informasi terkait permasalahan, kedua, tahap sosialisasi yaitu dengan menyampaikan capaian dan arah dari kegiatan dan ketiga tahap pelaksanaan yaitu menyusun desain strategi pemasaran serta value proposition canvas. Hasil kegiatan ini pelaku usaha mampu memahami materi serta berkontribusi dalam membantu menyusun strategi pemasaran agar mamapu bersaing. Kata kunci: positioning, segmenting, targeting, value prosition canvas
Peningkatan Literasi Digital Dalam Green Marketing Di Desa Wisata Way Tebing Cepa (WTC) Kabupaten Lampung Selatan Indriyani, Susi; Dirayati, Fadhilah; Enzovani, Senna; Reny WA, Armalia; Ekatama Surya, Renandi
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.791

Abstract

Taman Baru Village is a village in Kalianda District, South Lampung Regency, Lampung Province, Indonesia. This village covers an area of approximately 1.13 km² with a population of about 2,500 people. Taman Baru is known for its promising natural tourism potential, especially with the presence of attractive beaches and waterfalls. In addition, this village offers various other tourist destinations, such as tourist parks and recreational areas. Transportation access to Taman Baru Village is relatively good, making it is easily accessible from the nearest city. This activity aims to enhance public understanding of various management aspects, especially green marketing and entrepreneurship. Furthermore, the activity provides education related to environmental health based on community health and health promotion, as well as strengthening community skills in information technology and law. The implementation of the Community Partnership Program (PKM) begins with a counseling session, followed by practical assistance based on the material that has been provided. The success of this activity is supported by experts from lecturers at Mitra Indonesia University, as well as students who serve as assistants. Additionally, the involvement of the community and local officials also contributed to the smooth implementation of PKM. The main benefit of this activity is to increase community awareness and ability in managing tourist villages in an integrated manner, so that the development of tourism potential in the village can be carried out harmoniously and sustainably, in line with the needs and welfare of the local population. Keywords : Green Marketing, Health Literacy, Legal Literacy, Technology Literacy.   Abstrak Desa Taman Baru merupakan salah satu desa di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Indonesia. Desa ini memiliki luas sekitar 1,13 km² dengan jumlah penduduk sekitar 2.500 jiwa. Taman Baru dikenal memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan, terutama dengan keberadaan pantai dan air terjun yang menarik. Selain itu, desa ini juga menawarkan berbagai destinasi wisata lainnya, seperti taman wisata dan taman rekreasi. Akses transportasi menuju Desa Taman Baru tergolong baik, sehingga mudah dijangkau dari kota terdekat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai berbagai aspek manajemen, khususnya green marketing (pemasaran hijau) dan kewirausahaan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan edukasi terkait kesehatan lingkungan berbasis kesehatan komunitas dan promosi kesehatan, serta memperkuat keterampilan masyarakat dalam penguasaan teknologi informasi dan hukum. Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dimulai dengan sesi penyuluhan, yang kemudian dilanjutkan dengan pendampingan praktik berdasarkan materi yang telah diberikan. Keberhasilan kegiatan ini didukung oleh tenaga ahli dari dosen Universitas Mitra Indonesia, serta mahasiswa yang berperan sebagai pendamping. Selain itu, keterlibatan masyarakat dan pejabat setempat turut berkontribusi dalam kelancaran pelaksanaan PKM. Manfaat utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola desa wisata secara terpadu, sehingga pengembangan potensi wisata di desa dapat dilakukan secara harmonis dan berkelanjutan, selaras dengan kebutuhan serta kesejahteraan penduduk setempat. Kata kunci: Pemasaran Hijau, Literasi Kesehatan, Literasi Hukum, Literasi Teknologi.
Penyuluhan Ekonomi Hijau: Membangun Kesadaran Ekonomi Berkelanjutan di Kalangan Mahasiswa dan Masyarakat Kalbarini, Rahmah Yulisa; Zulinda, Nia; Ariza, Anggatia; Nurjannah, Syamratun; Jayanti, Fitri; Novita, Novita; Helvira, Reni; Elisa, Ema; Zaidar, Muhammad; Asmu'i, Asmu'i; Khairunnisa, Dina; Fatimah, Fatimah
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.812

Abstract

In the modern era, economic activities are not solely aimed at fulfilling needs but also at supporting sustainable development that considers a balance between economic, social, and environmental aspects. The Sustainable Development Goals (SDGs) represent a global agenda comprising 17 goals aimed at achieving a better and more sustainable life, with the expectation that these goals will be attained by 2030. In Indonesia, SDGs have been implemented through varios national policies. The green economy plays a crucial role in promoting sustainable development by fostering harmonious interactions between humans and the environment. This community service activity was undertaken by 12 lecturers from the Sharia Economics Department in IAIN Pontianak. The purpose of this community service was to raise awareness about sustainable development through the green economy among students and the community, enabling them to understand and apply sustainable development principles through a green economy approach. It began with socialization and discussions on the importance of sustainable development and the green economy with the student and the community. This was followed by a Focus Group Discussions (FGD) addressing environmental issues in their vicinity, such as air pollution and waste management problems. It is hoped that this community service will provide broader insights into the importance of the green economy and encourage active participation in environmental conservation efforts and sustainable development. The activity took pace in the Albazia Forest, Kubu Raya Regency. Keywords: FGD, green economy, socialization, sustainable development. Abstrak Di era modern, kegiatan ekonomi tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan, tetapi juga untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang mempertimbangkan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah agenda global yang mencakup 17 tujuan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan, TPB ini diharapkan dapat dicapai di tahun 2030. TPB juga telah diimplementasikan di Indonesia melalui berbagai kebijakan nasional. Ekonomi hijau memainkan peran penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan mempromosikan interaksi yang harmonis antara manusia dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh para Dosen Ekonomi Syariah IAIN Pontianak yang berjumlah 12 Orang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai Pembangunan Keberlanjutan melalui ekonomi hijau di kalangan mahasiswa dan masyarakat, sehingga mereka dapat memahami dan menerapkan prinsip-prinsip pembangunan keberlanjutan melalui pendekatan ekonomi hijau. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi dan pembahasan pentingnya pembangunan keberlanjutan dan ekonomi hijau kepada mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) membahas isu-isu atau permasalahan lingkungan yang di sekitar mereka seperti pencemaran udara dan permasalahan limbah. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya ekonomi hijau serta mendorong partisipasi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini dilakukan di Hutan Albazia, Kabupaten Kubu Raya. Kata Kunci: FGD, ekonomi hijau, sosialisasi, pembangunan berkelanjutan.
Pelatihan dan Bimbingan Pengelolaan Keuangan dan Pajak pada Sekayuh Indonesia Said, Lina; Devi Anna, Yane
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.893

Abstract

Small and medium-sized enterprises (SMEs) occupy a significant position within the Indonesian economy. The Sekayuh Indonesia MSMEs are engaged in the production and sale of fashion products and bags. The recognition and utilization of these products by individuals, companies, government agencies, and state-owned enterprises is evidenced by the increasing demand and sales of their products.  In conjunction with the annual growth in turnover, it is imperative to establish and maintain transparent and accurate financial records. As a partner, Sekayuh Indonesia encounters challenges in its financial management due to the lack of adherence to standards for bookkeeping and financial reporting, particularly with regard to the calculation and reporting of MSME personal taxes. The community service team offers partners assistance in the form of training and guidance on the preparation of financial and tax reports. This is done with the objective of ensuring the future management of the business is conducted in a manner that is both transparent and accountable.  As a result, the partner has been able to enhance its financial recordkeeping by implementing a system for tracking monthly income and expenses, thereby facilitating the calculation of profit or loss on a monthly basis. Moreover, it is anticipated that partner will fulfill its tax obligations in accordance with the relevant regulations.  The Partner has the potential to expand its business operations, creating employment opportunities and investing in equipment for production. With a focus on product quality and unique advantages, the company has the capacity to achieve further growth and success. Keywords: SMEs, bookkeeing, financial statement, tax.   Abstrak UMKM menempati posisi penting dalam perekonomian Indonesia. UMKM Sekayuh Indonesia (disingkat “SKYH”) bergerak di bidang produksi dan penjualan fashion dan tas, seperti pakaian olahraga, tas ransel, tas pinggang, tas sepeda, tas travel, tas laptop, pouch, dompet, dan souvenir berbentuk tas atau dompet lainnya, kaos, jaket, dll.  Pengakuan dan pemanfaat produk-produk ini oleh perorangan, perusahaan, instansi/lembaga pemerintah, maupun BUMN, dibuktikan dengan meningkatnya permintaan dan penjualan produk mereka.  Sehubungan dengan pertumbuhan omset tahunan, sangat penting untuk membuat dan memelihara catatan keuangan yang transparan dan akurat.   Mitra SKYH Indonesia menghadapi tantangan dalam pengeloaan keuangannya yang sesuai pedoman SAK EMKM/ETAP dan penghitungan serta pelaporan pajak orang pribadi UMKM.  Pengabdian kepada masyarakat memberikan bantuan kepada Mitra dalam bentuk pelatihan dan bimbingan penyusunan laporan keuangan dan pajak.  Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan pengelolaan bisnis di masa depan dilakukan dengan cara yang transparan dan akuntabel. Sebagai hasil pengabdian masyarakat ini, mitra telah mampu meningkatkan pencatatan keuangannya dengan menerapkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran bulanan, sehingga memudahkan penghitungan laba atau rugi setiap bulannya.  Selain itu, diharapkan pula mitra dapat memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.  Mitra memiliki potensi untuk memperluas operasi bisnisnya, menciptakan kesempatan kerja dan berinvestasi dalam peralatan untuk produksi. Dengan fokus pada kualitas produk dan keunggulan yang unik, perusahaan memiliki kapasitas untuk mencapai pertumbuhan dan kesuksesan lebih lanjut. Kata kunci: UMKM, pembukuan, laporan keuangan, pajak.
Edukasi Lingkungan melalui Penyuluhan dan Praktik: Upaya Meningkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah di Curug Layung Ramli, Rosmini; Evangalista, Leni; Fardani S., Faisal; Rachmat, Aam; Susyani, Novi
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.911

Abstract

The purpose of this service is to increase public awareness in waste management in the Curug Layung tourist area through a community-based environmental education approach. The main problem faced is the high volume of waste due to lack of public awareness and the lack of waste management facilities. A participatory approach is used to involve local communities, visitors, and tourism managers in various stages, from problem identification to solution implementation. The methods used include direct education, simulation of waste management practices, and installation of supporting facilities, such as segregated waste bins in strategic locations. This activity includes providing educational materials on sorting organic and inorganic waste, recycling, and the negative impact of waste on the environment. In addition, practical simulations were conducted to provide hands-on experience to participants, including waste collection and sorting at tourist sites. Results showed a significant increase in participants' awareness and understanding of the importance of waste management. This can be seen from the participants' enthusiasm in discussions, practices, and active participation in keeping the environment clean. In addition to increased awareness, other outcomes include improved cleanliness of tourist sites with reduced volume of litter and increased visitor comfort. The program also strengthens cross-sector collaboration between local communities, tourism managers and academics. With this approach, environmental preservation and sustainability of tourist areas can be realized. This study recommends implementing a similar approach in other tourism areas with the integration of digital technology, such as hygiene reporting applications, to improve efficiency and educational coverage. In addition, a long-term evaluation is needed to ensure the sustainability of the program and its impact on the mindset and behavior of the community.  Keywords: Education, Environment and Waste,    Abstrak  Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah di kawasan wisata Curug Layung melalui pendekatan edukasi lingkungan berbasis komunitas. Masalah utama yang dihadapi adalah tingginya volume sampah akibat kurangnya kesadaran masyarakat dan minimnya fasilitas pengelolaan sampah. Pendekatan partisipatif digunakan untuk melibatkan masyarakat lokal, pengunjung, dan pengelola wisata dalam berbagai tahapan, mulai dari identifikasi masalah hingga implementasi solusi. Metode yang digunakan meliputi edukasi langsung, simulasi praktik pengelolaan sampah, dan pemasangan fasilitas pendukung, seperti tempat sampah terpilah di lokasi strategis.Kegiatan ini mencakup pemberian materi edukasi tentang pemilahan sampah organik dan anorganik, daur ulang, serta dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Selain itu, simulasi praktik dilakukan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta, termasuk pengumpulan dan pemilahan sampah di lokasi wisata. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan pemahaman peserta tentang pentingnya pengelolaan sampah. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta dalam diskusi, praktik, dan partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain peningkatan kesadaran, hasil lain mencakup perbaikan kebersihan lokasi wisata dengan berkurangnya volume sampah yang berserakan dan peningkatan kenyamanan pengunjung. Program ini juga memperkuat kolaborasi lintas sektor antara masyarakat lokal, pengelola wisata, dan akademisi. Dengan pendekatan ini, pelestarian lingkungan dan keberlanjutan kawasan wisata dapat terwujud. Pengabdian ini merekomendasikan penerapan pendekatan serupa di kawasan wisata lain dengan integrasi teknologi digital, seperti aplikasi pelaporan kebersihan, untuk meningkatkan efisiensi dan cakupan edukasi. Selain itu, diperlukan evaluasi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan program dan dampaknya terhadap pola pikir serta perilaku masyarakat. Kata kunci: Edukasi, Lingkungan, Sampah
Membangun Kesadaran Investasi Syariah pada Generasi “Z” dengan Penerapan Model Edukasi Pasar Modal Rinaldo, Dito; Anggilia Puspita, vina
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.936

Abstract

The low literacy level of the sharia capital market in Indonesian society emphasises the significance of early education initiatives. Previous research found that more than half of the Java students surveyed were not actively engaging in the stock market. Based on the actual occurrence, the goal of this community service program (PKM) is to educate SMK Baabul Kamil Jatinangor students about the Sharia capital market. The PKM programme will use 5 capital market education model materials for stages 1 and 2, namely: lifestyle education, financial planning education, education on the halal idea of sharia capital markets, basic capital market concepts, and a comparison between sharia and conventional capital markets. This PKM program was successful in boosting students' capital market literacy from an average score of 1.125 (very low) to 2.945 (low ). Because the PKM program only applies stage "1" and a portion of stage "2" in the capital market education model, the next PKM program can continue stages "2' and "3" as a whole in the capital market education model and add practical content to each educational material to significantly increase literacy. The PKM program must also engage other stakeholders, such as the Indonesia Stock Exchange (BEI) and the capital market investor community. This attempts to provide participants with views from multiple parties with varying expertise, experience, and viewpoints, allowing for additional references to be utilised in dealing with various circumstances that may arise during capital market investing activities. Keywords: Education, Investment, Islamic Capital Market and Islamic Stocks. Abstrak Rendahnya literasi pasar modal syariah masyarakat Indonesia mendorong pentingnya program edukasi sejak dini.  Hasil penelitian sebelumnya menujukan lebih dari 50% mahasiswa di pulau jawa yang dijadikan sample belum terlibat secara aktif di pasar modal. Berdasarkan fenomena yang ada, maka program PKM ini bertujuan memberikan edukasi pasar modal syariah kepada siswa SMK Baabul Kamil Jatinangor. Program PKM akan menggunakan 5 materi model edukasi pasar modal tahap 1 dan 2,  yaitu lifestyle education, financial planning education, education on the halal concept of syariah capital market, Basic concept of capital market and the comparison between syariah and conventional capital market.  Program PKM ini berhasil meningkatkan literasi pasar modal siswa yang sebelumnya memiliki rata-rata skor 1,125 (sangat buruk) menjadi 2,945 (rendah/mendekati cukup). Dikarenakan program PKM hanya menerapkan tahapan “1” dan Sebagian tahap “2” pada model edukasi pasar modal, untuk itu program PKM selanjutnya dapat meneruskan tahapan  “2’ dan “3”  secara menyeluruh pada model edukasi pasar modal, serta menambah muatan praktek pada setiap materi edukasi agar literasi meningkat secara signifikan, selain itu juga  program PKM perlu melibatkan pihak terkait lainnya seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) dan komunitas investor pasar modal. Hal ini bertujuan agar peserta menerima indiside dari berbagai pihak yang memiliki pengetahuan, pengalaman dan perspektif yang berbeda, sehingga lebih banyak referensi yang dapat digunakan dalam menghadapi berbegai situasi yang mungkin terjadi pada saat praktek investasi pasar modal. Kata kunci: Edukasi, Investasi, Pasar Modal Syariah dan Saham Syariah.
Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan melalui Pemasaran Digital: Pelatihan Keterlibatan Masyarakat di Desa Cipeundeuy, Purwakarta Handiman, Unang Toto; Yuliati, Yuliati; Adam, Duki; Cahya, Willy Adi
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v10i1.1012

Abstract

This community engagement initiative aims to enhance digital marketing capabilities among rural micro-entrepreneurs in Cipeundeuy Village, Bojong Subdistrict, Purwakarta Regency. The village holds significant economic potential through its agricultural products and local crafts, yet limited digital literacy and conventional marketing approaches have hindered the competitiveness of its micro, small, and medium enterprises (MSMEs). This activity documents a participatory and educational training designed to build practical skills in digital marketing, product packaging, and e-marketplace utilization—specifically through the Shopee platform. The training employed a three-phase approach: conceptual training on digital marketing and branding, basic business planning using SWOT analysis and STP strategies, and hands-on sessions on account creation, visual product design, and content promotion using social media and marketplace tools. Findings indicate a significant increase in participants’ awareness of digital tools, confidence in online engagement, and initial application of marketing strategies tailored to rural business contexts. The intervention also fostered community collaboration, peer-learning dynamics, and a shift toward entrepreneurial self-reliance. Furthermore, this study highlights the critical role of higher education institutions in supporting Indonesia’s national digital literacy movement by bridging knowledge gaps between urban and rural economic actors. The training’s outcomes suggest that capacity-building efforts in digital literacy can act as a catalyst for inclusive economic transformation and sustainable rural development. Future programs should integrate continuous mentoring and digital ecosystem support to ensure long-term impact. This project demonstrates a replicable model for community empowerment through digital marketing training in other underdeveloped rural areas. Keywords: Community empowerment, digital literacy, digital marketing, marketplace training, rural entrepreneurship. Abstrak Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital di kalangan pelaku usaha mikro di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Meskipun desa ini memiliki potensi ekonomi yang besar melalui produk pertanian dan kerajinan lokal, rendahnya literasi digital serta pendekatan pemasaran yang masih konvensional telah membatasi daya saing UMKM di wilayah tersebut. Kegiatan ini mendokumentasikan pelaksanaan lokakarya partisipatif dan edukatif yang dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam pemasaran digital, pengemasan produk, serta pemanfaatan e-marketplace khususnya melalui platform Shopee. Lokakarya dilaksanakan melalui tiga tahap: pelatihan konseptual tentang pemasaran digital dan branding, perencanaan bisnis dasar menggunakan analisis SWOT dan strategi STP, serta sesi praktik langsung pembuatan akun, desain visual produk, dan promosi konten melalui media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap alat digital, kepercayaan diri dalam interaksi daring, serta penerapan awal strategi pemasaran digital yang relevan dengan konteks bisnis pedesaan. Selain itu, intervensi ini berhasil mendorong kolaborasi komunitas, pembelajaran antarsesama, dan peningkatan kemandirian kewirausahaan. Kegiatan ini juga menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam menjembatani kesenjangan literasi digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan dalam kerangka Gerakan Nasional Literasi Digital. Temuan menunjukkan bahwa pembangunan kapasitas digital memiliki potensi sebagai katalis transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah perdesaan. Kegiatan ini menawarkan model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di daerah tertinggal lainnya melalui pelatihan pemasaran digital yang terstruktur dan aplikatif. Kata kunci: Literasi digital, pemberdayaan masyarakat, pemasaran digital, pelatihan e-marketplace umkm pedesaan.
Pelatihan Wirausaha Muda Berbasis Karakter: Upaya Mengatasi Pengangguran Melalui Pendekatan Ikigai Iskandarsyah, Triyana; Satyarini, Ria; Agung, Chris Petra; Tiffani, Ignasia; Anggita, Meidila; Teressia, Angela
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v10i1.1019

Abstract

Youth unemployment remains a pressing issue in Indonesia, largely due to limited formal job opportunities and the insufficient readiness of graduates to adapt to an increasingly dynamic labor market. This condition calls for an alternative solution through the promotion of entrepreneurship, not merely as a means of economic gain but as a pathway toward value, meaning, and sustainable living. This Community Service Program aimed to cultivate an entrepreneurial mindset rooted in self-reflection and life purpose awareness by strengthening participants’ critical thinking, self-confidence, responsibility, and understanding of the ikigai concept, which covers achieving balance among what one loves, is good at, what society needs, and what can provide income. The program was implemented through a participatory approach involving self-reflection, group discussions, simple business simulations, and interactive lectures. The results revealed strong enthusiasm and engagement from participants, along with improvements in logical reasoning, risk-taking ability, and task discipline. Moreover, the integration of ikigai helped participants discover business directions aligned with their passions and personal values, resulting in more meaningful and sustainable ventures. Overall, this program successfully fostered awareness that entrepreneurship is not merely a solution to unemployment but a way to create a productive, purposeful, and socially valuable life.  Keywords: character development, entrepreneurial mindset, ikigai, unemployment, youth entrepreneurship. Abstrak Tingkat pengangguran di kalangan generasi muda masih menjadi tantangan serius di Indonesia, khususnya akibat keterbatasan lapangan kerja formal dan ketidaksiapan lulusan menghadapi tuntutan dunia kerja yang dinamis. Kondisi ini menuntut adanya alternatif solusi melalui penguatan semangat kewirausahaan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada nilai, makna, dan keberlanjutan hidup. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menumbuhkan pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset) yang berakar pada refleksi diri dan kesadaran makna hidup melalui penguatan kemampuan berpikir kritis, rasa percaya diri, tanggung jawab, serta pemahaman konsep ikigai, yakni keseimbangan antara apa yang dicintai, dikuasai, dibutuhkan masyarakat, dan dapat menjadi sumber penghidupan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui refleksi diri, diskusi kelompok, simulasi bisnis sederhana, dan penyampaian materi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian dengan antusias, menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berpikir logis, keberanian mengambil risiko, serta kedisiplinan dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, penerapan ikigai membantu peserta menemukan arah usaha yang sesuai dengan passion dan nilai pribadi, sehingga wirausaha yang dijalankan menjadi lebih bermakna dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran baru bahwa kewirausahaan bukan semata jalan keluar dari pengangguran, tetapi juga sarana mewujudkan kehidupan yang produktif, bernilai, dan berkontribusi bagi sesama. Kata kunci: pengembangan karakter, pola pikir kewirausahaan, ikigai, penganggugran, kewirausahaan muda.