cover
Contact Name
Puteri Andika Sari
Contact Email
puteri.andika31@gmail.com
Phone
+6285714178686
Journal Mail Official
puteriandika@ekuitas.ac.id
Editorial Address
Jl. P.H.H. Mustofa No. 31 Bandung 40124 Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
ISSN : 25282190     EISSN : 27160149     DOI : 10.52250/p3m
Dharma Bhakti Ekuitas adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STIE EKUITAS. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Dharma Bhakti Ekuitas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 173 Documents
Penguatan UMKM Desa Berbasis Produk Halal Menuju Desa Mandiri dan Berdampak Muhammad Nur Abdi; Mukminati; Muryani Arsal; Naidah; Saida Said
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 10 No. 2 (2026): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/dbe.v10i2.1066

Abstract

This Community Service (PKM) activity was carried out by the Faculty of Economics and Business, Muhammadiyah University of Makassar, at the Balla Barakkaka Ri Galesong Traditional House, Takalar Regency, on October 5–7, 2025. This program aims to increase the capacity and economic independence of village communities by strengthening micro, small, and medium enterprises (MSMEs) based on halal products by utilizing local potential. This activity uses a participatory approach with various methods, including group workshops, Islamic financial literacy training, mapping local economic potential, designing product designs and packaging, and ongoing mentoring. Through collaboration with BTN Syariah and the lecturers of the Faculty of Economics and Business, Muhammadiyah University of Makassar, the community gained an increased understanding of halal principles, access to Islamic capital, and a profit-sharing system without usury. The results of the activity showed a significant increase in Islamic financial literacy, awareness of halal certification, and the competitiveness of local MSMEs. A total of 12 superior village products were proposed for halal certification. In addition, this activity had a positive impact on increasing community income, empowering women and youth, and strengthening local cultural identity. This program is a model for sustainable local economic empowerment and supports the vision of “Independent and Impactful Villages” as a concrete manifestation of higher education’s contribution to community development based on Islamic values ​​and sharia economics. Keywords: community empowerment, MSMEs, halal products, islamic financial literacy, local potential. Abstrak Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar di Rumah Adat Balla Barakkaka Ri Galesong, Kabupaten Takalar, pada tanggal 5–7 Oktober 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis produk halal dengan memanfaatkan potensi lokal. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan berbagai metode, meliputi workshop kelompok, pelatihan literasi keuangan syariah, pemetaan potensi ekonomi lokal, perancangan desain dan kemasan produk, serta pendampingan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan BTN Syariah dan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar, masyarakat memperoleh peningkatan pemahaman mengenai prinsip halal, akses permodalan syariah, dan sistem bagi hasil tanpa riba. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi keuangan syariah, kesadaran sertifikasi halal, serta daya saing UMKM lokal. Sebanyak 12 produk unggulan desa diusulkan untuk memperoleh sertifikasi halal. Selain itu, kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, pemberdayaan perempuan dan pemuda, serta penguatan identitas budaya lokal. Program ini menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan mendukung visi “Desa Mandiri dan Berdampak” sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam dan ekonomi syariah. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, UMKM, produk halal, literasi keuangan syariah, potensi lokal.
Pelatihan Literasi Anti-Korupsi untuk Meningkatkan Sensitivitas dan Keberanian Moral Mahasiswa Marista Dwi Rahmayantis; Sujarwoko; Suhartono; Faisol; Endang Wariyanti; Moch. Muarifin; Khoiriyah; Beyonda Proudy Sujianto; Dimas Sandi Pradana
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 10 No. 2 (2026): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/dbe.v10i2.1072

Abstract

This community service programme aims to address the low levels of anti-corruption literacy among students at the Mojosari Nganjuk Institute of Technology (ITMN), characterised by a lack of moral sensitivity and the courage to identify and confront corrupt practices in everyday life. The intervention is designed using an Anti-Corruption Literacy Training approach based on Participatory Learning and Action (PLA), which emphasises the active involvement of participants as agents of change, rather than mere recipients of information. The programme concluded with the establishment of the Anti-Corruption Student Community as a platform for sustaining the integrity movement within the university environment. The evaluation results demonstrated a significant impact across three key dimensions. Firstly, participants’ conceptual understanding improved substantially, as reflected in the average post-test score of 82.7 compared to the pre-test score of 52.3. Secondly, moral sensitivity in identifying subtle corruption scenarios increased from 75% to 95% of participants. Thirdly, the moral courage demonstrated in the simulation increased dramatically from 30% to 78%. This study concludes that a training model that is participatory, contextual, and technology-supported has proven effective in enhancing cognitive literacy, fostering moral sensitivity, and empowering students’ moral courage, thereby laying a solid foundation for the realisation of a campus ecosystem characterised by integrity and strong character. Keywords: anti-corruption literacy, moral sensitivity, students.   Abstrak   Korupsi tetap menjadi tantangan multidimensi yang kompleks di Indonesia, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi yang seharusnya menjadi benteng integritas. Program layanan masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya literasi anti-korupsi di kalangan mahasiswa Institut Teknologi Mojosari Nganjuk (ITMN), yang ditandai dengan kurangnya kepekaan moral dan keberanian dalam mengidentifikasi serta menghadapi praktik korupsi dalam kehidupan sehari-hari. Intervensi yang dirancang menggunakan pendekatan Pelatihan Literasi Anti-Korupsi berbasis Pembelajaran dan Aksi Partisipatif (PLA), yang menekankan keterlibatan aktif peserta sebagai subjek perubahan, bukan sekadar penerima informasi. Aktivitas utama program meliputi pengembangan modul pembelajaran kontekstual yang relevan dengan realitas kampus, pelaksanaan sesi pelatihan hibrida — mencakup pertemuan tatap muka dan platform daring — yang diintegrasikan dengan metode diskusi kelompok terfokus, simulasi peran berbasis kasus nyata, serta gamifikasi untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi peserta. Program ini diakhiri dengan memfasilitasi pembentukan Komunitas Mahasiswa Anti-Korupsi sebagai wadah keberlanjutan gerakan integritas di lingkungan kampus. Hasil evaluasi menunjukkan dampak yang signifikan pada tiga dimensi utama. Pertama, pemahaman konseptual peserta meningkat secara substansial, tercermin dari rata-rata skor post-test sebesar 82,7 dibandingkan pre-test sebesar 52,3. Kedua, sensitivitas moral dalam mengidentifikasi skenario korupsi yang halus meningkat dari 75% menjadi 95% peserta. Ketiga, keberanian moral yang ditunjukkan dalam simulasi meningkat drastis dari 30% menjadi 78%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pelatihan yang bersifat partisipatif, kontekstual, dan didukung teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kognitif, membangun sensitivitas moral, serta memberdayakan keberanian moral mahasiswa, sehingga membentuk landasan kokoh bagi terwujudnya ekosistem kampus yang berintegritas dan berkarakter. Kata kunci: literasi anti-korupsi, mahasiswa, sensitivitas moral.
Penggunaan Kecerdasan Buatan Generatif Bagi Peningkatan Kompetensi Guru IPA Dalam Penyusunan Kerangka LKPD Surya Gumilar; Irma Fitria Amalia; De Budi Irwan Taofik; Iing Mustain
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 10 No. 2 (2026): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/dbe.v10i2.1077

Abstract

Generative Artificial Intelligence (Gen AI) has experienced rapid development in the field of education and learning. The use of Gen AI by teachers, especially science teachers, can improve Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) competencies that are currently demanded by teachers. This study aims to develop Student Worksheets (LKPD) based on Gen AI to evaluate the assessment of student abilities by science teachers in the context of science education. A qualitative study design was chosen to explore science teachers' experiences of using Gen AI in preparing LKPD. A total of 30 teachers were given an understanding of the use of the Gen AI application through training activities and coaching visits that were part of the lecturer community service activities. The main objective was to analyze several characteristics of the material and the preparation of LKPD with generative artificial intelligence. The preparation of LKPD GenAI is based on four main activities: (1) hypothesis formation, (2) asking GenAI, (3) discussion, and (4) reflection. All stages are linked to the scientific literacy framework and TPACK aspects. The results of the program showed that respondents agreed with the use of GenAI such as ChatGPT for current learning activities. Science teachers' TPACK competencies can improve during the process of developing student worksheets (LKPD) through group discussions. Teachers are able to select statements from ChatGPT based on concepts they already understand. Teachers also gain new knowledge from ChatGPT statements about the concepts they are asking about. Therefore, Gen AI can be used by teachers to optimize the learning process. Keyword: generative artificial intelligence, GenAI, literacy, science education, TPACK.   Abstrak   Kecerdasan Buatan Generatif (Gen AI) telah mengalami perkembangan pesat pada bidang pendidikan dan pembelajaran. Penggunaan Gen AI oleh guru khususnya guru IPA dapat memberikan peningkatan kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang menjadi tuntutan guru saat ini.  Studi ini bertujuan untuk menyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berdasarkan Gen AI untuk mengevaluasi penilaian kemampuan siswa oleh guru IPA dalam konteks pendidikan sains. Desain studi kualitatif dipilih untuk mengeksplorasi pengalaman guru IPA tentang penggunaan Gen AI dalam penyusunan LKPD. Sebanyak 30 guru diberikan pemahaman tentang penggunaan aplikasi Gen AI melalui kegiatan diklat dan kunjungan pembinaan yang menjadi bagian dari kegiatan pengabdian dosen. Tujuan utamanya adalah untuk menganalisis beberapa karakteristik materi dan penyusunan LKPD dengan kecerdasan buatan generatif. Penyusunan LKPD GenAI didasarkan pada empat aktivitas utama: (1) pembuatan hipotesis, (2) bertanya kepada GenAI, (3) diskusi, dan (4) refleksi. Seluruh tahapan dikaitkan dengan kerangka literasi sains dan aspek TPACK. Hasil program menunjukkan bahwa responden setuju penggunaan GenAI seperti ChatGPT untuk kegiatan pembelajaran saat ini. Kompetensi TPACK guru IPA dapat mengalami peningkatan selama proses penyusunan LKPD melalui proses diskusi kelompok. Guru mampu menyeleksi pernyataan dari ChatGPT dengan konsep yang telah mereka pahami. Guru juga mendapatkan pengetahuan baru dari pernyataan ChatGPT tentang konsep-konsep yang mereka tanyakan. Sehingga, Gen AI dapat digunakan oleh guru untuk mengoptimalkan proses pembelajaran. Kata kunci: Generatif Kecerdasan Buatan, GenAI, literasi, pendidikan sains, TPACK.