cover
Contact Name
Zulkifli Abdullah
Contact Email
zulkifliabdullah@fisip.unmul.ac.id
Phone
+6285222935761
Journal Mail Official
psd@fisip.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai, Kampus Gunung Kelua, Samarinda 75119, Kalimantan Timur, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Progress in Social Development
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27222861     DOI : https://doi.org/10.30872/psd
Core Subject : Humanities, Social,
Progress in Social Development published by the Department of Social Development, Faculty of Social Science and Political Science Universitas Mulawarman, which is published twice a year in January and July. Articles are written in Bahasa Indonesia.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022): July 2022" : 5 Documents clear
Women Empowerment in Improving Family Welfare Through Red Ginger Cultivation: Pemberdayaan Perempuan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Melalui Budidaya Tanaman Jahe Merah Islamiyah, Putri Robiatul; Muhtadi, Muhtadi
Progress In Social Development Vol. 3 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psd.v3i2.39

Abstract

Penelitian ini membahas tentang program pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui budidaya dan pengelelolahan tanaman jahe merah.Metode penelitian yang dipakai oleh peneliti yaitu penelitian kualitatif. Kemudian teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Mengenai hasil penelitian ini, program pemberdayaan ini memiliki peranan penting dalam pemberdayaan perempuan melalui budidaya dan pengelolahan tanaman jahe merah di Kelurahan Pondok Pucung Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang. Berdasarkan pelaksanaannya program pemberdayaan perempuan ini mampu meningkatkan keterampilan para perempuan dalam budidaya dan pengelolahan jahe merah. Adapun hasil dari program pemberdayaan perempuan yang dilakukan adalah kemandirian ekonomi keluarga, meliputi; meningkatkan produktifitas pendapatan dalam keluarga, kesadaran untuk menabung, menentukan prioritas kebutuhan, dan optimis. Meningkatkan produktifitas pendapatan dalam keluarga, menciptakan kemandirian untuk memiliki penghasilan tambahan dalam memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Mandiri secara keuangan dan tidak bergantung kepada orang lain. Kesejahteraankeluarga Dengan mengembangkan kreatifitas dan potensi diri di bidang budidaya dan pengelolahan jahe, akhirnya para perempuan yang ikut berpartisipasi dapat memiliki penghasilan sendiri dan dapat meningkatkan ekonomi keluarga serta membantu kepala keluarga.
Establishment of A Care Group in The Satya Gawa Program To Enhance The Quality of Life of People With Mental Disorders: Pembentukan Kelompok Peduli Dalam Program Satya Gawa Untuk Meningkatkan Stabilitas Orang Dengan Gangguan Jiwa Laksono, Andi Dwi; Fatmawati, Megalia; Ardiansyah, Ahmad Nur; Nauli Harahap, Reiki
Progress In Social Development Vol. 3 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psd.v3i2.41

Abstract

ABSTRACT: Mental health issues are one of the fundamental topics. Psychiatric conditions not only affect the mindset and behavior of individuals but can have an impact on the long term. The Indonesian Ministry of Health (2021) states that the prevalence of potential mental disorders in Indonesia reaches 20% of the total population. Meanwhile, in 2020, only about 58.9% of ODGJ received mental health services. Therefore, this journal article seeks to explain how the process of increasing the stability of ODGJ through the Satya Gawa Program launched by PT Indonesia Power Suralaya PGU. The research method used is qualitative with a phenomenological research approach. Data was collected by means of participant observation, interviews, documentation, and literature study. The concepts of mental health, sociopreneur, and caring groups were used to analyze the data obtained. ABSTRAK: Masalah kesehatan jiwa menjadi salah satu topik yang fundamental. Kondisi kejiwaan tidak hanya mempengaruhi pola pikir dan perilaku individu, namun dapat berdampak pada jangka panjang. Kementrian Kesehatan RI (2021) menyatakan bahwa prevalensi potensi gangguan jiwa di Indonesia mencapai 20% dari total penduduk. Sedangkan pada tahun 2020, baru sekitar 58,9% ODGJ yang mendapat pelayanan kesehatan jiwa. Oleh karena itu, artikel jurnal ini berupaya menjelaskan bagaimana proses meningkatkan stabilitas ODGJ melalui Program Satya Gawa yang dicanangkan oleh PT Indonesia Power Suralaya PGU. Metode penelitian yang digunakan adalag kualitatif dengan pendekatan phenomenological research. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipan, wawancara, dokumentasi dan studi literatur. Konsep kesehatan jiwa, sociopreneur, dan kelompok peduli digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh.
Empowerment of Housewives in Processing Bawis Fish Chips in The Home Industry Abadi Rasa: Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Dalam Pengolahan Keripik Ikan Bawis Pada Industri Rumahan Abadi Rasa Suhartini, Suhartini; Mustangin, Mustangin; Lukman, A. Ismail; Winarti, Hepy Tri
Progress In Social Development Vol. 3 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psd.v3i2.42

Abstract

ABSTRACT: This study aims to describe the process of empowering the processing of bawis fish chips and the results of empowering housewives at the Abadi Rasa Home Industry, Gunung Telihan Village, Bontang City. This research uses a qualitative descriptive use of data carried out by observation methods, interviews, and documentation studies with the research subjects being the owners of the Abadi Rasa Home Industry and the mothers of members of the Abadi Rasa Home Industry. Data analysis techniques use data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of the data uses source tringulation and triangulation techniques. The results of the research in this study are the process of empowering housewives in the processing of bawis fish chips consisting of three stages, namely the awareness stage by means of socialization, the stage of knowledge transformation using training with a practical approach. ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan pengolahan keripik ikan bawis dan hasil dari pemberdayaan ibu rumah tangga pada Home Industry Abadi Rasa, Kelurahan Gunung Telihan Kota Bontang. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif penggunaan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan subjek penelitian adalah pemilik Home Industry Abadi Rasa dan ibu-ibu anggota Home Industry Abadi Rasa. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan tringulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah Proses pemberdayaan ibu rumah tangga dalam pengolahan keripik ikan bawis terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap penyadaran dengan cara sosialisasi, tahap transformasi pengetahuan menggunakan pelatihan dengan pendekatan praktek. tahap pemandirian dengan pendampingan dan pemberian kuasa untuk mandiri.
Marginalization of Women's Leadership in Politics and Government: Marginalisasi Kepemimpinan Perempuan Dalam Politik dan Pemerintahan Sahyana, Anggi Fuja; Nursyifa, Dinar; Khaerunnisa, Fathia Ikhlas; Triana, Lindra; Lestari, Tina; Laksono, Bayu Adi
Progress In Social Development Vol. 3 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psd.v3i2.46

Abstract

ABSTRACT: The purpose of this study is to find out the reality of policies regarding women's human rights as a space that provides an opportunity to lead in the realm of politics and government. This study uses a literature study with a SWOT analysis method on existing policies. The results show that in the history of the Indonesian government, Megawati Soekarnoputri and Puan Maharani were executive and legislative leaders who represented women. Although the existence of these two figures is an important model in the role of women's leadership, at the level of implementation, the involvement and participation of women in leading politics and government is still very low and there is often a marginalization of women due to the weak legal system, policies that are not gender friendly, and the perpetuation of patriarchal culture rooted in the point of view of the Indonesian people. ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui realita kebijakan mengenai hak asasi perempuan sebagai ruang yang memberi kesempatan untuk memimpin dalam ranah politik dan pemerintahan. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan metode analisis SWOT terhadap kebijakan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam historis Pemerintahan Indonesia, Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani menjadi pemimpin eksekutif dan legislatif yang mewakili kaum perempuan. Meskipun keberadaan dua tokoh tersebut menjadi model penting dalam kiprah kepemimpinan perempuan, namun dalam tataran implementasinya keterlibatan dan partisipasi perempuan dalam memimpin politik dan pemerintahan masih sangat rendah dan kerap terjadi marginalisasi terhadap kaum perempuan yang diakibatkan karena lemahnya sistem hukum, kebijakan yang tidak ramah gender, serta langgengnya budaya patriarki yang mengakar pada sudut pandang masyarakat Indonesia.
The Meaning of Covid-19 Social Assistance For The New Poor in Kedunglegok Village, Purbalingga, Central Java: Makna Bantuan Sosial Covid-19 Bagi Masyarakat Miskin Baru di Desa Kedunglegok, Purbalingga, Jawa Tengah Anif Muchlashin; Krisdyatmiko
Progress In Social Development Vol. 3 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psd.v3i2.48

Abstract

ABSTRACT: The spread of Corona Virus Diseases 2019 or better known as Covid-19 is expanding every day. The public in general is faced with health-related anxiety that threatens them, but for the poor, the concern is not only about health but also economic conditions to survive in the midst of the Covid-19 pandemic. The existence of vulnerable communities who become the new poor is also a problem in itself. Social assistance for communities affected by the Covid-19 pandemic is very important to survive in the midst of the Covid-19 pandemic. The existence of social assistance serves to provide assistance to the poor in the midst of a very tense situation. Regarding the meaning of Covid-19 social assistance and how the condition of the poor recently affected in Kedunglegok Village in providing views on social assistance became the main focus of the researcher's questions. ABSTRAK: Persebaran Corona Virus Diseases 2019 atau yang lebih dikenal dengan Covid-19 semakin meluas setiap harinya. Masyarakat pada umumnya dihadapkan dengan keresahan terkait kesehatan yang mengancam dirinya, namun bagi masyarakat miskin yang diresahkan bukan hanya soal kesehatan melainkan kondisi ekonomi untuk tetap bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19. Adanya masyarakat rentan yang menjadi masyarakat miskin baru juga menjadi permasalahan tersendiri. Bantuan sosial bagi kalangan masyarakat terdampak pandemi Covid-19 merupakan hal yang sangat penting untuk survive di tengah pandemi Covid-19. Keberadaan bantuan sosial berfungsi untuk memberikan pertolongan pada masyarakat miskin di tengah situasi yang sangat mencekam. Terkait dengan bagaimana makna bantuan sosial Covid-19 dan bagaimana keadaan masyarakat miskin baru terdampak di Desa Kedunglegok dalam memberikan pandangan terhadap bantuan sosial menjadi sorotan utama pertanyaan peneliti.

Page 1 of 1 | Total Record : 5