Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Marginalization of Women's Leadership in Politics and Government: Marginalisasi Kepemimpinan Perempuan Dalam Politik dan Pemerintahan Sahyana, Anggi Fuja; Nursyifa, Dinar; Khaerunnisa, Fathia Ikhlas; Triana, Lindra; Lestari, Tina; Laksono, Bayu Adi
Progress In Social Development Vol. 3 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psd.v3i2.46

Abstract

ABSTRACT: The purpose of this study is to find out the reality of policies regarding women's human rights as a space that provides an opportunity to lead in the realm of politics and government. This study uses a literature study with a SWOT analysis method on existing policies. The results show that in the history of the Indonesian government, Megawati Soekarnoputri and Puan Maharani were executive and legislative leaders who represented women. Although the existence of these two figures is an important model in the role of women's leadership, at the level of implementation, the involvement and participation of women in leading politics and government is still very low and there is often a marginalization of women due to the weak legal system, policies that are not gender friendly, and the perpetuation of patriarchal culture rooted in the point of view of the Indonesian people. ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui realita kebijakan mengenai hak asasi perempuan sebagai ruang yang memberi kesempatan untuk memimpin dalam ranah politik dan pemerintahan. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan metode analisis SWOT terhadap kebijakan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam historis Pemerintahan Indonesia, Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani menjadi pemimpin eksekutif dan legislatif yang mewakili kaum perempuan. Meskipun keberadaan dua tokoh tersebut menjadi model penting dalam kiprah kepemimpinan perempuan, namun dalam tataran implementasinya keterlibatan dan partisipasi perempuan dalam memimpin politik dan pemerintahan masih sangat rendah dan kerap terjadi marginalisasi terhadap kaum perempuan yang diakibatkan karena lemahnya sistem hukum, kebijakan yang tidak ramah gender, serta langgengnya budaya patriarki yang mengakar pada sudut pandang masyarakat Indonesia.
PARTISIPASI MAHASISWA SEBAGAI MODAL SOSIAL BERBASIS 4C DALAM KEGIATAN MEWUJUDKAN DESA SEHAT, CERDAS, DAN SEJAHTERA Maryam, Siti; Nursyifa, Dinar
JE (Journal of Empowerment) Vol 3, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v3i2.2687

Abstract

ABSTRAK Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa, partisipasinya senantiasa diharapkan masyarakat sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara terbangun dengan sehat dan kondusif. Sebagai ujung tombak pembangunan nasional, partisipasi mahasiswa dalam membangun desa diharapkan bukan hanya sekedar wacana, melainkan terealisasi dengan baik. Tujuan kajian ini akan mendeskripsikan tingkat partisipasi mahasiswa sebagai modal sosial berbasis 4C (Kritis, Komunikatif, Kreatif, dan Kolaboratif) dalam konteks Kuliah Kerja Nyata (KKN).  Kajian ini dilakukan dengan menggunakan metode purposif bagi penentuan sampel, metode analisis untuk mendeskripsikan data, metode pendampingan dalam pelaksanaan partisipasi mahasiswa. Selain itu, dilakukan pula observasi langsung ke lapangan. Hasilnya, mahasiswa melaksanakan partisipasi pada kegiatan posyandu, donor darah, kewirausahaan, kebersihan, dan mengaji serta  mengajar. Di lapangan mahasiswa berkolaborasi dengan Masyarakat, Kader Posyandu, Petugas Palang Merah Indonesia Kabupaten Cianjur, Pengusaha, dan Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Al-Kausar Cianjur.  Jumlah mahasiswa yang ber-KKN di Desa Muka ada 15 orang dengan latar belakang keilmuan yang berbeda, yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika,  Ilmu Hukum, Ekonomi Syariah, Agribisnis, Agriteknologi, dan Teknik Sipil.   Melalui perhitungan persentase, efektivitas dan produktivitas mahasiswa dalam berpartisipasi pada KKN di Desa Muka Kecamatan Cianjur berkategori sangat baik. Rerata partisipasi mahasiswa pada semua program yang dilaksanakan sebesar 86.3%.   Partisipasi ini merupakan potensi modal sosial yang sangat berharga bagi peningkatan kesehatan, kecerdasan, dan  kesejahteraan masyarakat di Desa Muka Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. ABSTRACTStudents are the next generation of the nation whose participation is always expected by the community, so that the life of the nation and state is built in a healthy and conductive manner. As the sprearhead of national development, it is hoped that student participation in village development is not just a discourse, but is well realized. The purpose of this study is to describe the level of student participation as social capital during Social and Community Service (Kuliah Kerja Nyata/KKN) program which is based on 4C (critical thinking, communicative, creative, and collaborative). This study was conducted using a purposive method for determining the sample, an analytical method for describing the data and a mentoring method in implementing students’ participation.  In addition, direct field observations were also carried out. As a result, students served in many communities such as Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu/Integrated Healthcare Centre), blood donation program, entrepreneurship, cleaning, and teaching activities. They also collaborated with the head of healthcare centre, Indonesian Red Cross Officers, entrepreneurs, and an education foundation.  There are 15 students participated in this Social and Community Service Program and they come from different major backgrounds, namely Indonesian Language Department, English Language Department,  Mathematics Department, Law Studies, Sharia Economics, Agribusiness, Agritchnology and Civil Engineering. By calculating the percentage, the effectiveness and productivity of students in Social and Community Services in Muka Village Cianjur District is categorized as very good. The average of student participations in all programs implemented is 86.3 %. The participation is a potencial social capital that is very valuable to increase the community’s health, intelligence and well-being in Cianjur.