cover
Contact Name
Hendramawat Aski Safarizki
Contact Email
hendra.mawat@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
hendra.mawat@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjend Sujono Humardani No.1, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil (MoDuluS)
ISSN : 27149021     EISSN : 27149013     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil merupakan jurnal ilmiah nasional yang dikelola oleh Universitas Veteran Bangun Nusantara. Jurnal ini memiliki scope kajian bidang ilmu sipil atau teknik sipil. MoDuluS terbit berkala 6 bulanan, atau 2 kali dalam setahun, yakni Juni dan Desember.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020)" : 5 Documents clear
Evaluasi Pelaksanaan DRL (Daytime Running Light) Di Ruas Jalan Wonogiri-Ngadirojo Km +3 Bulusulur Adi Setya Gud
MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v2i1.1501

Abstract

Pemerintah Kabupaten Wonogiri melakukan evaluasi dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang menyalakan lampu utama bagi sepeda motor pada siang hari DRL (Daytime Running Light) guna mengatasi tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Wonogiri. Pada penelitian ini pengambilan data primer langsung pada lokasi penelitian di Jalan Raya Wonogiri-Ngadirojo Km +3 Bulusulur, dengan rentang waktu tertentu yang ditentukan yakni penelitian dilakukan pada siang hari seperti penerapan yang diberlakukan pada peraturan ini, penelitian dilakukan pada hari-hari atau jam sibuk; hari Senin-Sabtu, Jam 06.30 – 08.30 WIB, Jam 10.00-11.30 WIB, Jam 12.00-13.30 WIB, Jam 15.30-17.00 WIB. Hasil pengamatan survei kendaraan bermotor (roda dua) di Jalan Wonogiri-Ngadirojo Km +3 Bulusulur, Wonogiri, tingkat partisipasi UU No. 22 tahun 2009 yaitu kewajiban pengendara sepedamotor untuk menyalakan lampu pada siang hari DRL (Daytime Running Light) yakni sebesar 96,65% (12.927 dari 13.375 kendaraan), dan yang tidak menyalakan lampu sebesar 3,35% (448 dari 13.375 kendaraan). Kecelakaan di Jalan Wonogiri-Ngadirojo Km +3 Bulusulur, Wonogiri antara tahun 2010-2013 menunjukan kenaikan dan penurunan namun, setelah tahun 2013 mengalami penurunan yang cukup signifikan dari 61 menjadi 27 pada tahun 2017. Hal tersebut bisa diakibatkan oleh tingkat kesadaran pengguna kendaraan bermotor utamanya menyalakan lampu untuk meningkatkan kewaspadaan. Meningkatnya kesadaran DRL (Daytime Running Light) dari tahun 2010 sebesar 46,96% menjadi 96,65% tahun 2017, di ikuti penurunan angka kecelakaan di Jalan Wonogiri-Ngadirojo Km +3 Bulusulur, Wonogiri dari 64 kejadian pada tahun 2013 menjadi 27 kejadian pada tahun 2017.
Analisis Pengaruh Revitalisasi Design Konstruksi Pasar Tradisional Terhadap Peningkatan Ekonomi Kerakyatan (Studi Kasus Pasar Kepuh Sukoharjo) Muhammad Agus Rianto
MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v2i1.1484

Abstract

Perkembangan kota-kota besar saat ini lebih bertumpu pada sektor industri, perdagangan dan jasa. Perkembangan kota tersebut investor berlomba-lomba untuk berinvestasi dalam hal bangunan komersial. Maraknya bangunan komersil modern yang sedang ramai peminatnya saat ini dan pandangan orang-orang terhadap pasar tradisional hanyalah sebuah tempat berjualan yang tidak jauh dari kekumuhan, membuat pasar tradisional semakin hari semakin berkurang peminatnya. Kondisi pasar kepuh sukoharjo yang masih kurang nyaman untuk berjualan dan berbelanja, dikarenakan area bagian dalam pasar mempunyai suasana sumpek diakibatkan oleh layout ruang pasar yang kurang tertata. Hal ini disebabkan masih banyaknya pedagang yang berjualan di luar area pasar.  Pintu utama yang kurang menarik, sirkulasi pasar yang kurang tertata dengan baik,  penghawaan dan pencahayaan yang belum berfungsi dengan optimal menjadi faktor dari ketidaknyamanan pada pasar. Untuk itu pasar kepuh sokoharjo direvitalisasi desain untuk bisa bersaing dengan pasar-pasar moderen lainya dan untuk peningkatan ekonomi kerakyatan. penerapan pada rancangan bangunan akan menata ulang layout ruang, sirkulasi dan penerapan cross ventilasi, juga penerapan skylight guna memasukan pencahayaan alami untuk ruang dalam pasar. Pelaksanaan program pengembangan pasar tradisional yang dilakukan Pemerintah Sukoharjo dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui revitalisasi pasar tradisional bertujuan meningkatkan daya saing pasar dan mengaktifkan kembali kegiatan pasar tradisional agar dapat bersaing dengan pasar modern sehingga bukan hanya meningkatkan pendapatan pedagang tapi juga meningkatkan daya saing untuk memperluas pangsa pasar, dan tujuan akhir dari program tersebut adalah mencapai kesejahteraan pedagang. Revitalisasi tersebut menghasilkan empat aspek diantaranya aspek sosial, aspek non fisik, aspek ekonomi dan aspek fisik. Berdasarkan hasil kuisioner yang telah dibagiakan kepada 50 responden pedagang, sebanyak 80% responden menyatakan paska revitalisaisi desain konstruksi di pasar kepuh sukoharjo pendapatan ekonomi mengalami peningkatan pendapatan ratta-rata 20%.
Analisis Struktur Gedung Beton Dengan Sistem Pracetak pada Gedung Rusun Joho Firzil Rohim Ghifari
MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v2i1.1485

Abstract

Rusun Joho merupakan bangunan yang menggunakan struktur beton pracetak, dimana struktur beton dicetak di pabrik khusus pembuatan beton pracetak terlebih dahulu sebelum dipasang di lokasi pembangunan. Untuk mengetahui kuat tahan struktur beton pracetak terhadap gempa digunakan metode ragam spektrum respons. Perhitungan analisis struktur menggunakan software SAP 2000 V14. Hasil analisis tersebut berupa simpangan antar tingkat (displacement) dan base shear. Hasil analisis tersebut digunakan untuk mengontrol kinerja batas layan dan ultimate struktur.  Untuk analisis hubungan balok kolom menggunakan SNI 03-2847-2002. Dalam menganalisis hubungan balok kolom pada struktur gedung pracetak tersebut digunakan balok  yang menerima momen terbesar dimana data momen tersebut didapat dari hasil output SAP 2000 V14, dan sebagai sample yang mewakili seluruh hubungan balok kolom gedung Rusun Joho dihasilkan hubungan balok kolom  tengah bentang  фVc (2975,324)  > V (2954,119) (sambungan aman) dan hubungan balok kolom ujung bentang фVc (2975,324)  >  1559,99 (sambungan aman).
Analisis Daya Dukung Pondasi Dalam Proyek Pembangunan Gedung Jantung dan Paru-Paru Terpadu RSUD Kabupaten Sukoharjo Susilo Susilo
MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v2i1.1480

Abstract

Pondasi tiang atau disebut juga pondasi dalam dipergunakan untuk konstruksi beban berat ( high rise building ). Sebelum melaksanakan suatu pembangunan konstruksi yang pertama-tama dilaksanakan dan dikerjakan dilapangan adalah pekerjaan pondasi (struktur bawah). Pondasi merupakan suatu pekerjaan yang sangat penting dalam suatu pekerjaan teknik sipil, karena pondasi inilah yang memikul dan menahan suatu beban yang bekerja diatasnya yaitu beban konstruksi atas.  Tujuan dari studi ini untuk menghitung daya dukung tiang pancang dari hasil sondir, Standart Penetration Test (SPT), dan berdasarkan parameter kuat geser tanah, membandingkan hasil daya dukung tiang pancang dan menghitung penurunan yang terjadi pada tiang pancang. Metodologi pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, pengambilan data dari pihak proyek serta melakukan studi keperpustakaan. Pada perhitungan daya dukung tiang pancang dilakukan dengan metode Meyerhof dan berdasarkan parameter kuat geser tanah. Berdasarkan data sondir, SPT, parameter kuat geser tanah yang diperoleh dan dihitung . Dari analisis didapat berbagai Alternatif yakni diameter 0,8 m, 0,7 m, 0,6 m, diambil alternatif ke-2 diameter 0,7 m dengan metode Meyerhoff  Kapasitas daya dukung pondasi tiang ditentukan oleh kemampuan material tiang untuk menahan beban struktural. Berdasarkan hasil analisis diperoleh tegangan yang terjadi pada tiang sebesar 325,78 Ton > 310 Ton, sehingga pondasi aman digunakan. Analisis tiang kapasitas dukung penurunan tiang pancang metode  Meyerhoff diameter 0,8 m sebesar 0,00197 m, 0,7 m sebesar 0,00257 m, 0,6 m sebesar 0,00349 m.
Analisis Penyebab Kerusakan Jalan pada Ruas Jl. Ngadirojo – Giriwoyo Langgeng Satriawan
MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v2i1.1483

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab utama kerusakan pada jalan Ngadirojo – Giriwoyo Km. 44 +800 – Km. 46 + 800  dan seberapa parah kerusakan yang ditimbulkan akibat beban yang berlebih (Overload) pada ruas jalan Ngadirojo – Giriwoyo Km. 44 +800 – Km. 46 + 800. Penelitian ini menggunakan metode Observasi, yaitu dengan melaksanakan peninjauan langsung dilapangan, dan data yang bersifat sekunder kami analisis menggunakan program komputer, yaitu Microsoft Exel. Berdasarkan hasil survei kerusakan jalan, jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Ngadirojo – Giriwoyo Km. 44 +800 – Km. 46 + 800 adalah Lubang, Retak Refleksi, Sungkur, Stripping, Retak kulit buaya, Pengelupasan permukaan, Jumbul. Kerusakan yang dominan pada ruas jalan Ngdirojo – Giriwoyo Km. 44 +800 – 46 + 800 adalah Sungkur, Lubang, Retak Refleksi. Dari data LHR yang penulis peroleh, bisa dipastikan penyebab utama kerusakan jalan Ngdirojo – Giriwoyo Km. 44 +800 – 46 + 800 dikarenakan oleh kendaraan dengan muatan berlebih (Overload) yang didominasi kendaraan berat atau dalam artian jalan tersebut dipaksakan untuk menerima beban berlebih saat ini. Dari hasil perhitungan pertumbuhan lalulintas (i) dengan metode Eksponensial adalah 7,29 %. Untuk prediksi pertumbuhan lalu lintas ditahun mendatang didapatkan hasil 2019 = 18,47 dengan volume 2825,7 (smp/jam), 2024 = 54,93 % dengan volume 3580,6 (smp/jam) dan 2029 = 91,38 % dengan volume 4335,5 (smp/jam).

Page 1 of 1 | Total Record : 5