cover
Contact Name
Ekasatya Aldila Afriansyah
Contact Email
ekafrian@gmail.com
Phone
+628979550972
Journal Mail Official
mosharafajournal@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Lantai 2, Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut Jalan Pahlawan No. 32 Sukagalih, Garut, Jawa Barat
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 20864280     EISSN : 25278827     DOI : https://doi.org/10.31980/mosharafa
Core Subject : Education,
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2086-4280 & e-ISSN: 2527-8827) mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Penulis dapat berasal dari berbagai level, seperti mahasiswa (S1, S2, S3), guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati pendidikan matematika. Mosharafa terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Penerbit Mosharafa adalah Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2020)" : 15 Documents clear
Eksplorasi Etnomatematik Batik Sukapura Eva Mulyani; Ike Natalliasari
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1812.115 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i1.609

Abstract

AbstrakMelihat potensi batik Sukapura yang memiliki jenis batik dan motif khas yang keberadaannya diwariskan dari generasi ke generasi, hingga generasi sekarang, ditambah dengan kajian etnomatematika yang mengeksplorasi konsep geometri sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan konsep matematika yang terdapat pada aktivitas membatik dan konsep matematika yang terdapat pada motif batik tulis Sukapura. Metode yang digunakan adalah penelitian etnografi dan bersifat eksploratif. Teknik pengumpulan data dilakukan yaitu dengan observasi partisipasi pasif, wawancara tak terstruktur, dokumen, dan keabsahan data berdasarkan triangulasi data. Instrumen penelitiannya adalah peneliti sendiri. Pemilihan sumber data dilakukan secara purposive bertempat di Desa Sukapura. Teknik analisis data melewati tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konsep matematika  pada aktivitas membatik dan selain konsep geometri bidang datar ternyata terdapat konsep transformasi geometri, yaitu: 1) Diagram pada tahapan-tahapan proses membatik  berisi model matematika; 2) pada batik tulis Sukapura motif Daun Picis memiliki simetri refleksi, dan dua simetri putar/rotasi pada sumbu yang berpotongan; 3) pada batik tulis Sukapura motif Kolentang memiliki simetri translasi, tidak memiliki simetri refleksi dan tidak memiliki simetri rotasi. The Exploration of the Batik Sukapura Ethnomathematics AbstractSeeing the potential of Sukapura batik, which has unique types of batik and motifs whose existence has been passed down from generation to generation, to the present generation, coupled with ethnomatematics studies exploring previous geometry concepts. This study aims to reveal the mathematical concepts contained in the batik activity and mathematical concepts contained in the Sukapura written batik motif. The method used is ethnographic research and is exploratory in nature. Data collection techniques were carried out by passive participation observation, unstructured interviews, documents, and data validity based on data triangulation. The research instrument is the researcher himself. The selection of data sources was done purposively at Sukapura Village. Data analysis techniques pass the stages of data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. The results showed that there are mathematical concepts in batik activity and in addition to the concept of flat plane geometry there are the concepts of geometry transformation, namely: 1) Diagrams at the stages of the batik process containing mathematical models; 2) on Sukapura batik, the Picis Leaf motif has a reflection symmetry, and two rotating/rotational symmetries on the intersecting axis; 3) in Sukapura batik, the Kolentang motif has translational symmetry, no reflection symmetry, and no rotational symmetry.
Meningkatkan Kemampuan Siswa SDIT Miftahul Ulum Pada Operasi Bilangan Bulat Melalui CAI-Contextual Nanang Nanang; Awan Sukandar
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1644.824 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i1.627

Abstract

AbstrakLatar belakang penelitian ini yaitu pembelajaran guru-guru SD di Cisurupan Garut yang pada umumnya lepas dengan masalah kehidupan sehari-hari dan tidak menggunakan komputer sebagai media pembelajaran. Dikhawatirkan pembelajaran menjadi kurang bermakna. Solusinya, dilakukan penerapan hasil pelatihan berupa perangkat CAI-Contextual yang merupakan wujud dari pengabdian masyarakat pada guru-guru anggota PGRI Cabang Cisurupan Garut yang didanai oleh DRPM Dirjend Ristek Dikti. Penelitian bertujuan mengetahui peningkatan kemampuan operasi bilangan bulat siswa antara sebelum dengan sesudah penerapan CAI-Contextual. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), terdiri dari tiga siklus. Subjek penelitiannya adalah 34 siswa Kelas V SDIT Miftahul Ulum Cisurupan Kabupaten Garut Tahun Pelajaran 2019/2020. Dari hasil pengujian gain ternormalisasi, diketahui bahwa kualitas peningkatan kemampuan Operasi Bilangan Bulat siswa dari sebelum dengan setelah memperoleh CAI-Contextual dari Siklus I ke Siklus II tergolong sedang dan dari Siklus I ke Siklus III tergolong tinggi, sedangkan dari Siklus II ke Siklus III tergolong rendah. Improving Students‘ Capability In Miftahul Ulum SDIT On Round Number Operations Through CAI-ContextualAbstractThe background of this research is the learning of elementary school teachers in Cisurupan Garut who are generally free from problems of daily life and do not use computers as learning media. It is feared learning will become less meaningful. The solution is to implement the results of the training in the form of a CAI-Contextual tool which is a form of community service to the teachers of the PGRI Cisurupan Branch in Garut, which is funded by the Directorate General of Research and Technology DRPM. The study aims to determine the increase in students' integer operating skills between before and after the application of CAI-Contextual. The study is a classroom action research (CAR), consisting of three cycles. The research subjects were 34 students of Class V SDIT Miftahul Ulum Cisurupan, Garut Regency in the Academic Year 2019/2020. From the normalized gain test results, it is known that the quality of the improvement of students' Round Number Operations ability from before to after obtaining CAI-Contextual from Cycle I to Cycle II is classified as moderate and from Cycle I to Cycle III is high, while from Cycle II to Cycle III is low.
Eksplorasi Penalaran Logis Calon Guru Matematika Melalui Pengintegrasian Pendekatan STEM dalam Menyelesaikan Soal Edy Setiyo Utomo; Fatchiyah Rahman; Ama Noor Fikrati
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1721.607 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i1.574

Abstract

AbstrakRendahnya kemampuan penalaran menjadi penyebab rendahnya prestasi matematika. Diperlukan solusi, diantaranya STEM. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penalaran logis calon guru matematika melalui pengintegrasian pendekatan STEM dalam menyelesaikan soal matematika. Jenis penelitian yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah seorang mahasiswa calon guru matematika yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi utama dan pendukung yaitu TPL dan pedoman wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, interpretasi data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan subjek melakukan eksplorasi software Geogebra untuk mengidentifikasi informasi yang diperlukan sesuai pengetahuan yang dimiliki. Subjek juga melakukan beberapa teknik mengoperasikan aplikasi Geogebra, seperti dilatasi dan refleksi. Selanjutnya subjek menekankan beberapa titik-titik koordinat selama membuat grafik fungsi yang ditunjukkan software Geogebra untuk membuktikan jawabannya melalui subtistusi setiap titik-titiknya. Subjek meyakini kebenaran hasil yang ditunjukkan pada Geogebra. Pengintegrasian teknologi dalam setiap matakuliah diperlukan agar mahasiswa dapat mengembangkan penalaran logis dalam menyelesaikan masalah matematika. Logical Reasoning Exploration for Mathematics’ Candidate Teacher through Integration of STEM Approach in Solving Problem AbstractThe low reasoning ability is the reason for low mathematical achievement. A solution is needed, including STEM. This research has aimed to explore the logical reasoning of mathematics teacher candidate through integrating the STEM approach in solving a math problem in a task. This research uses descriptive qualitative. The subject of this research is the students of the mathematics education program of STKIP PGRI Jombang. These research instruments involve main and supportive that consist of TPL and interview. In analyzing data, it consists of reduction data, presentation data, interpretation data, and conclusion. The result of this research shows that the subject does exploration through "Geogebra" to identify the information which is appropriate with its knowledge. The subject also does several techniques in operating "Geogebra", such as; dilated and reflection. Moreover, the subject emphasizes several coordinate points while making a graphic of function which is shown in "Geogebra", because it is suitable for things that have already done in a worksheet. Integrating technology in each course is needed so that students can develop logical reasoning in solving mathematical problems.
Jenis Proses Berpikir Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Literasi Matematis Lestariningsih Lestariningsih; Eni Nurhayati; Cicinidia Cicinidia
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.568 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i1.601

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis proses berpikir peserta didik dalam menyelesaikan soal literasi matematis berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X. Subjek penelitian ini adalah 2 peserta didik terdiri dari 1 peserta didik laki-laki dan 1 peserta didik perempuan yang berusia 15 tahun. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah soal literasi matematis dan pedoman wawancara untuk mendukung kegiatan think aloud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis proses berpikir kedua subjek penelitian termasuk proses berpikir konseptual. Subjek penelitian menyatakan aspek dalam soal menggunakan bahasa mereka sendiri atau mengubah ke dalam bentuk kalimat matematika, menyatakan aspek yang ditanya di dalam soal menggunakan bahasa sendiri atau mengubah ke dalam kalimat matematika, menyusun rencana penyelesaian, menuliskan langkah dalam menyelesaikan soal, dan mampu memperbaiki kekeliruan jawaban. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa tidak ditemukan perbedaan yang besar antara laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan soal literasi matematis. Types of Students' Thinking Processes in Solving Mathematical Literacy Questions  AbstractThis study aims to describe the types of students' thought processes in solving mathematical literacy problems based on gender. This research was conducted in class X. The subjects of this study were 2 students consisting of 1 male student and 1 female student who was 15 years old. The study was conducted using descriptive qualitative methods. The instrument used was a matter of mathematical literacy and interview guidelines to support think-aloud activities. The results showed that the types of thought processes of the two research subjects included conceptual thinking processes. Research subjects stated aspects of the problem using their language or changing it into mathematical sentences, stated aspects that were asked in the problem using their language or changed it into mathematical sentences, compiled a plan of completion, wrote the steps in solving the problem, and were able to correct the wrong answers. From the results of the study, it was found that there were no significant differences between men and women in solving mathematical literacy problems.
Interaksi Gaya Mengajar dan Konten Matematika sebagai Faktor Penentu Kecemasan Matematika Imam Kusmaryono; Nuhyal Ulia
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1609.47 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i1.634

Abstract

AbstrakMatematika merupakan pelajaran yang tidak banyak disukai orang, yang memancing sikap negatif dan menyebabkan pengalaman kegagalan. Salah satu faktor kegagalan adalah adanya kecemasan. Tujuan utama penelitian ini adalah menyelidiki seberapa besar dampak gaya mengajar guru terhadap kecemasan matematika pada siswa jurusan IPA dan IPS serta menyelidiki adanya interaksi antara konten matematika dan gaya mengajar guru dalam menentukan tingkat kecemasan matematika siswa. Desain penelitian ini menggunakan Ex Post Facto Design. Melalui teknik random sampling diperoleh sampel 30 siswa kelas X-IPA dan 30 siswa kelas X-IPS. Pengumpulan data melalui angket survey yang berisi 30 item kecemasan matematika dimana siswa merespons dengan skala Likert 1-5. Data dianalisis melalui uji statistic Anova dua arah dengan interaksi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Gaya mengajar guru dengan Problem Based Learning memiliki dampak yang besar terhadap penurunan kecemasan matematika pada siswa di semua jurusan IPA dan IPS, secara statistik signifikan (p < 0,05) dan secara praktis signifikan dengan dampak (efek) masing-masing d = 0,84 dan d = 0,55, dan (2) Terdapat interaksi yang berarti antara konten matematika dan gaya mengajar guru dalam menentukan tingkat kecemasan matematika dengan signifikasi (p < 0,05). The Interaction of Teaching Style and Mathematical Content as Determinants of Mathematical AnxietyAbstractMathematics is a lesson that is not much liked by people, which provokes a negative attitude and causes the experience of failure. One of the failure factors is anxiety. The main objective of this study is to investigate how much the impact of teacher teaching style on mathematics anxiety in students majoring in Natural Sciences and Social Sciences and investigate the interaction between mathematics content and teacher teaching style in determining the level of student mathematics anxiety. This research design uses Ex Post Facto Design. Through random sampling techniques obtained a sample of 30 students of X-IPA class and 30 students of X-IPS class. Data collection through a survey questionnaire containing 30 items of mathematical anxiety to which students responded with a Likert scale of 1-5. Data were analyzed through two-way Anova statistical tests with interactions. The results showed (1) The teaching style of teachers with Problem Based Learning had a large impact on the reduction of mathematics anxiety in students in all majors of Natural Sciences and Social Sciences, statistically significant (p <0.05) and practically significant with their respective effects (effects) - d = 0.84 and d = 0.55, and (2) There is a significant interaction between mathematics content and teacher teaching style in determining the level of mathematics anxiety with significance (p <0.05).

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): January Vol. 14 No. 4 (2025): October Vol. 14 No. 1 (2025): January Vol. 13 No. 4 (2024): October Vol. 13 No. 3 (2024): July Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol. 13 No. 1 (2024): January Vol. 12 No. 4 (2023): October Vol. 12 No. 3 (2023): July Vol 12, No 3 (2023) Vol 12, No 2 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol. 12 No. 1 (2023): January Vol 12, No 1 (2023) Vol. 11 No. 3 (2022): September Vol 11, No 3 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022): Mei Vol 11, No 2 (2022) Vol. 11 No. 1 (2022): Januari Vol 11, No 1 (2022) Vol. 10 No. 3 (2021): September Vol 10, No 3 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): Mei Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Januari Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020): September Vol 9, No 2 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): Mei Vol 9, No 1 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020): Januari Vol. 8 No. 3 (2019): September Vol 8, No 3 (2019) Vol. 8 No. 2 (2019): Mei Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019): Januari Vol. 7 No. 3 (2018): September Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018): Mei Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018): Januari Vol. 6 No. 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017): Mei Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017): Januari Vol 5, No 3 (2016) Vol. 5 No. 3 (2016): September Vol 5, No 2 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016): Mei Vol. 5 No. 1 (2016): Januari Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 3 (2015) Vol. 4 No. 3 (2015): September Vol 4, No 2 (2015) Vol. 4 No. 2 (2015): Mei Vol. 4 No. 1 (2015): Januari Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 3 (2014) Vol. 3 No. 3 (2014): September Vol. 3 No. 2 (2014): Mei Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014): Januari Vol 2, No 3 (2013) Vol. 2 No. 3 (2013): September Vol. 2 No. 2 (2013): Mei Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013): Januari Vol 1, No 2 (2012) Vol. 1 No. 2 (2012): September Vol 1, No 1 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012): Mei More Issue