cover
Contact Name
Hasan Basri
Contact Email
hasanbasri7491@gmail.com
Phone
+6285258895167
Journal Mail Official
slamet.mardiyantorahayu84@gmail.com
Editorial Address
Jl. Unizar No. 20, Turida, Sandubaya, Mataram, Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lombok Journal of Science
ISSN : -     EISSN : 27213250     DOI : -
Lombok Journal of Science (LJS) published a scientific paper on the results of the study and review of the literature in: Biology, Pharmacy, Chemistry, Physics, Mathematics, Food and Agriculture, Sustainable Development, Environmental Science, Tourism and Hospitality, Fisheries Science, Education, Medical Science, Animal Science, Animal Husbandary, Veterinary, Forestry, Oceanography, and other related areas.
Articles 57 Documents
Identifikasi Bahan Tambahan Pangan Berbahaya Pada Pangan Jajanan Anak Sekolah Yang Beredar di Kota Mataram Lalu Ahmad Saikhu; Syuhriatin Syuhriatin; Hasan Basri
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 3 No 3 (2021): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis makanan yang mengandung bahan berbahaya yang terdapat di dalam Pangan Jajanan Sekolah (PJAS) yang beredar di Kota Mataram. Dan khusus Mengetahui kandungan bahan berbahaya yang terdapat di dalam Pangan Jajanan Sekolah (PJAS) yang beredar di Kota Mataram. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik yaitu untuk membuat gambaran atau mendeskrifsikan suatu keadaan secara obyekif. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Pangan dan Bahan Berbahaya Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 02 Oktober 2020 sampai dengan tanggal 30 Desember 2020. Hasil ini menunjukkan kualitas makanan yang dijual di Kantin Sekolah Dasar Negeri Kota Mataram belum aman dari Bahan Tambahan Pangan Berbahaya (BTP). Natrium Siklamat adalah pemanis buatan yang di perbolehkan oleh pemerintah. Pemanis buatan ini memiliki batas maksimum yang boleh berada dalam tubuh manusia yaitu 3 g/kg berat bahan. Biasanya Natrium Siklamat di salah gunakan dalam jenis-jenis jajanan minuman diantaranya es mambo, es campur, es krim, es sirup, jeli, dan lain-lain. Berdasarkan hasil uji pemanis Natrium Siklamat terhadap 19 sampel pangan jajanan anak sekolah (PJAS), yang di ambil dari 5 kantin sekolah dasar yang berbeda beda terdapat 4 sampel yang positif mengandung pemanis Natrium Siklamat yaitu kode: 1). 002 KM. Jely warna orange Sumarni, 2). 011 KM. Es Mambo Kuning 3). 013.KM.Es Campur Maspuah, 4). 015 KM. Minuman Berwarna Masnah. Dari 5 kanrin sekolah dasar 26 sampel pangan jajanan yang di sotir untuk di ambil untuk selanjutnya di uji, tidak mengandung formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow. Kata Kunci: Bahan Kimia, Bahan Tambahan Pangan Berbahaya, Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS)
Analisis Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Menggunakan Berbagai Komposisi Media Tumbuh Putu Rizki Ade Perdana; Syuhriatin Syuhriatin; Arista Suci Andini
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 3 No 3 (2021): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jamur pangan yang banyak dibudidayakan karena selain rasanya enak juga mengandung protein dan karbohidrat yang lebih tinggi dibandingkan buah dan sayur. Lombok Barat merupakan salah satu wilayah budidaya jamur. Bahan dasar untuk media budidaya jamur tiram putih tersedia cukup banyak seperti serbuk geregaji, serabut kelapa dan lain lain yang masih bisa ditemukan di tempat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai komposisi media tanam dengan menggunakan serbuk gergaji kayu dan serbuk sabut kelapa (cocopeat) untuk melihat produktivitas (ganti dengan pertumbuhan) jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Perlakuan media dengan perbandingan serbuk gergaji kayu: serbuk sabut kelapa (cocopeat) yang digunakan adalah (80 %: 0 %), (70 %: 10 %), (60 %: 20 %), (50 %: 30 %), dan (40 %: 40 %). Hasil penelitian ini diolah menggunakan metode analisis data oneway ANOVA selanjutnya dilakukan uji posthoct. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam serbuk gergaji kayu dan serbuk sabut kelapa (cocopeat) pada berbagai komposisi berpengaruh nyata yang bermakna pada lebar tudung, panjang tangkai, dan berat jamur pada hari pemanenan ketiga dan ketujuh (p value = 0,000). Perlakuan (T3) memiliki komposisi paling efektif saat pemanenan ke 1 dengan lebar tudung (14.80 cm), panjang tangkai (6.24 cm), dan berat basah tubuh buah (35.46 gr) jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Sedangkan (T3) efektif saat pemanenan ke 2 lebar tudung (15.07 cm), panjang tangkai (6.24 cm), dan berat basah tubuh buah (35.78 gr) jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Kata Kunci: Cocopeat, Pleurotus ostreatus, Serbuk gergaji kayu.
Pengaruh Penambahan Dedak Padi Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Nur Halimatussa'diah Apriliani; Syuhriatin Syuhriatin; Baiq Diah Fitasari; Rosalina Edy Swandayani
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 3 No 3 (2021): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang memiliki potensi cukup besar untuk mengembangkan produk pertanian, khususnya holtikultura. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jenis holtikultura yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Sebagian penduduk Indonesia hidup dari usahatani yaitu bercocok tanam padi, maka sebagai hasil dalam memperoleh beras dihasilkan dedak padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan jamur tiram (Pleurotus ostreatus) dengan penambahan dedak. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan tujuan untuk mengetahui sesuatu gejala atau pengaruh yang timbul sebagai akibat dari adanya perlakuan yang terjadi pada perlakuan tertentu. Penelitian dilaksanakan di Tempat Budidaya Jamur tiram Dusun Merembu Barat Mekar, Desa Merembu, Labuapi, Lombok Barat. Data dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) Ganda dengan RAL. Hasil analisis ANOVA berat jamur pada panen pertama nilai Fhitung = 10,45 dan panen kedua memiliki nilai Fhitung = 1,84. Kemudian nilai Ftabel dari berat jamur adalah 0,86. Maka kesimpulannya Fhitung berat jamur lebih besar dari Ftabel dan menunjukkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Kemudian hasil analisis anova diameter tudung jamur pada panen pertama nilai Fhitung = 3,10 dan panen kedua memiliki nilai Fhitung = 3,48. Kemudian nilai Ftabel dari diameter panjang jamur adalah 0,86. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat diketahui bahwa pengaruh dari penambahan dedak padi terhadap 2 unsur dari jamur tiram, yaitu berat jamur dan diameter jamur tiram sangat berpengaruh.Kata Kunci: Dedak Padi, Media Jamur, Jamur Tiram, Pleurotus ostreatus.
Analisa Cara Menggosok Gigi Terhadap Timbulnya Karies Gigi Heny Kurniati
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 4 No 1 (2022): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan secara komprehensif karena dampaknya sangat luas sehingga perlu penanganan segera sebelum terlambat, kebiasaan menggosok gigi merupakan hal yang terpenting, berdasarkan data waktu menyikat gigi menunjukkan bahwa perilaku pelihara diri masyarakat Indonesia dalam kesehatan mulut masih sangat rendah. Berdasarkan rumusan masalah bagaimana pengaruh menggosok gigi terhadap timbulnya karies gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan menggosok gigi dengan timbulnya karies gigi pada anak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yakni melakukan penelitian pada waktu yang bersamaan untuk menghubungkan antara variabel independen (bebas) dengan variabel dependen (terikat) yang diteliti terhadap sampel dalam populasi yang ditentukan, penelitian ini menggunakan total sampel. Setelah dilakukan penelitian, maka diperoleh hasil penelitian bahwa, berdasarkan tingkat pengetahuan tentang cara menggosok gigi kriteria kurang yaitu 10 responden laki-laki dan 5 responden perempuan dengan persentase 29%, adapun untuk kiteria cukup sebanyak 12 responden laki-laki dan 6 responden perempuan dengan persentase 35%, sedangkan untuk kriteria baik sebanyak 4 responden laki-laki dan 15 responden perempuan dengan persentase 36%. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik terdapat 39 orang yang memiliki karies gigi dengan persentase 75%. Berdasarkan hasil dan analisa data penelitian : ada hubungan yang kuat antara pengetahuan siswa terhadap cara menggosok gigi terhadap timbulnya karies dengan nilai korelasi r=0,77 dan koefesien determinasi r²=0,59
Pembuatan Pupuk Kompos Limbah Rumah Tangga Dengan Metode Resapan Biopori Dini Maulida; Rosalina Edy Swandayani
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 4 No 1 (2022): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap hari masyarakat menghasilkan sampah, terutama sampah organic. Apabila tidak ada pengolahan sampah dengan baik, dapat menimbulkan masalah lingkungan. Pengolahan sampah yang mudah dan sederhana, yaitu pengomposan. Penelitian ini dilakukan dengan frekuensi penyiraman air limbah cucian beras sebagai activator pada proses pembuatan pupuk kompos dari hasil limbah rumah tangga dengan metode resapan biopori. Jenis penelitian yaitu eksperimental dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan perlakuan sebagai berikut : P0 = Limbah Rumah Tangga 2 kg tidak disiram, P1 = Limbah Rumah Tangga 2 kg + MOL (200 ml) dan P2 = Limbah Rumah Tngga 200gr (dimasukkan secara bertahap setiap hari) + MOL (200 ml) (Penyiraman dilakukan setiap hari) Alat yang digunakan yaitu Paralon Biopori, Tutup Paralon Biopori, Linggis atau Bor, Gelas Ukur, Timbangan, Alat Ukur (PH, Suhu, Kelembapan dan Intensitas Cahaya Matahari), Sarung Tangan Plastik, Wadah, Pisau , Botol Besar, Peniti. Bahan yang digunakan yaitu Limbah Rumah Tangga, Gula Merah dan Limbah Cucian Beras (Air cucian pertama). Penelitian menunjukkan PH netral. Suhu komps berkisar 33-34,20C. kelembapan berkisar 42,4-49,1%. Warna kompos hitam, bau kompos seperti bau tanah, tekstur kompos remah dan lama waktu pengomposan max 33 hari. Terdapat perbedaan kecepatan pengomposan terhadap fariasi perlakuan (P0, P1 dan P2) yang di pengaruhi oleh variabel suhu, kelembapan dan PH.
Bagaimana Kesetaraan Gender Dalam Meraih Kesempatan Kerja Di Jakarta? Pardomuan Robinson Sihombing; Busminoloan Busminoloan; Sri Murdaningrum
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 4 No 1 (2022): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana kesetarahan gender dalam meraih kesempatan bekerja di Jakarta. Data yang digunakan bersumber dari Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) Badan Pusat Statistik tahun 2020. Model yang digunakan adalah regresi binomial logistik. Selain itu dalam pemodelan ditambahkan efek teknik Blinder-Oaxaca Decomposition untuk melihat kesenjangan gender. Hasil yang didapat bahwa tidak terjadi ketimpangan yang terlalu besar antara laki-laki dan perempuan dalam kesempatan bekerja dengan nilai ketimpangan 1.03 persen. Umur, pendidikan, status perkawinan berpengaruh terhadap kesempatan kerja baik pada laki-laki maupun perempuan. Jumlah anak dan pelatihan tidak berpengaruh terhadap kesempatan kerja pada laki-laki. Kesetarahan gender perlu dipertahankan bahkan ditingkat agar baik laki-laki dan perempuan memiliki hak akses yang sama baik dalam bidang pekerjaan, pendidikan maupun ekonomi. Keywords: bekerja, gender, kesetaraan, oaxaca
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Metode Jigsaw Rio Satriyantara; Zarkasi Zarkasi; Rismayatun Ainun
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 4 No 2 (2022): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini dibahas tentang Metode Jigsaw yang mampu meningkatkan hasil belajar.Hasil belajar yang selalu di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) Kelas XI MIA 4 selamatiga tahun ke belakang menjadi latar belakang penulisan ini. Metode Jigsaw adalah suatumetode pembelajaran yang menekankan siswa atau mahasiswa untuk aktif dalam memahamimateri. Metode Jigsaw ini didesain berkelompok yang terdiri atas Kelompok Asal dan KelompokAhli. Kelompok Ahli adalah beberapa siswa dengan kemampuan lebih. Mereka diberikan materiterlebih dahulu kemudian kembali ke Kelompok Asal untuk mendiskusikan materi tersebut.Dalam penelitian ini, Metode Jigsaw (yang dilakukan dalam tiga tahap) mampu meningkatkanhasil belajar siswa. Tahap 1, diperoleh nilai ketuntasan belajar sebesar 80,5% dimana rata-ratakelas sebesar 82,8. Beberapa siswa masih berada dalam tahap adaptasi dengan metode baruini. Tahap 2 dihasilkan ketuntasan belajar 86,5% dengan rata-rata kelas 86,6. Siswa sudahmulai memahami metode baru. Penelitian dapat dikatakan berhasil. Tahap 3 dihasilkanketuntasan belajar sebesar 93,3% dan rata-rata kelas senilai 90,2. Berdasarkan hasil penelitiandan indikator keberhasilan, penelitian ini dikatakan terbukti dan sukses. Metode Jigsaw mampumeningkatkan hasil belajar siswa Kelas XI MIA 4 pada Mata Pelajaran Matematika MateriMatriks.
Pemeriksaan Kadar Hemoglobin dan Jumlah Leukosit pada Penderita TB Paru dalam Masa Pengobatan di Wilayah Kerja Puskesmas Babakan Ni Made Diantari; Arista Suci Andini
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 4 No 2 (2022): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengobatan tuberkulosis menjalani waktu yang cukup lama yaitu berkisar 2-6 bulan pengobatan. Obat-obatan yang digunakan adalah obat anti tuberkulosis (OAT) yang diberikan beberapa tahap. Pada fase pengobatan yaitu selama fase intensif selama 2 bulan dan fase lanjutan selama 6 bulan pasien tuberkulosis tidak jarang mengalami keluhan saat pengobatan. Hal ini memungkinkan terjadinya kelainan hematologis perubahan kadar hemoglobin dan leukosit. Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar hemoglobin dan jumlah leukosit pada penderita TB paru dalam masa pengobatan di wilayah kerja Puskesmas Babakan. Metode penelitian ini yaitu rancangan Observasional Analitik menggunakan 21 sampel pemeriksaan kadar Hb dan jumlah leukosit menggunakan alat Hematology Analyzer di Puskesmas Babakan. Hasil pemeriksaan didapatkan hasil rata-rata pemeriksaan kadar hemoglobin pada TB pengobatan 13,34 mg/dl dan rata-rata hasil jumlah leukosit pada TB pengobatan 9,67 x 103 /uL. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi peningkatan terhadap jumlah leukosit dan kadar Hb pada TB pengobatan.
Aktivitas Antibakteri Air Nabeez terhadap E. coli dan Staphylococcus aureus Evy Ramdanty; Syuhriatin Syuhriatin; Arista Suci Andini
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 4 No 3 (2022): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air nabeez merupakan minuman dari campuran air putih dan buah kurma yang telah direndam semalaman. Selain kurma, minuman ini juga bisa dibuat dari buah-buahan atau dicampur dengan buah-buahan dan kurma. Air nabeez sudah dikonsumsi sejak lama dan diklaim memiliki beragam khasiat bagi kesehatan. Air nabeez adalah tonik alkali, yang memiliki kecenderungan untuk menghilangkan keasaman dari perut dan sistem pencernaan, serta membantu menghilangkan limbah metabolisme lainnya dari tubuh. Minuman ini juga berguna meningkatkan pencernaan karena tinggi serat larut dan memperkuat memori. Dalam dunia kesehatan Islam, infused water telah lama dikenal. Nabi Muhammad SAW biasa merendam buah kurma dan meminum air rendamannya yang disebut dengan air “nabeez” (Naheeda, 2013; Omar dan Omar, 2018). Data saintifik yang membahas tentang air nabeez belum banyak dikaji. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari air nabeez. Pe nelitian ini menggunakan metode eksperimental. Air nabeez dengan formulasi 2 (kurma ajwa) memiliki aktivitas antibakteri yang ditunjukkan dengan terbentuknya zona hambat sebesar 9 mm terhadap bakteri E.coli dan 11,5 mm terhadap bakteri staphylococcus aureus. Formula rendaman air nabeez yang memiliki aktivitas antibakteri terbaik ditunjukkan pada formula T2 dengan formulasi 5 buah kurma kurma ajwa (berat 39 gram), perasan jeruk lemon (2 sendok makan) 6 ml, 5 lembar daun mint dengan ukuran masing-masing 2-3 cm dan 250 ml air mineral. Berdasarkan uraian diatas menunjukan bahwa efektivitas optimal antibakteri air nabeez dipengaruhi oleh jenis kurma..
Model Predator-Prey Orde-Fraksional Diskret Rio Satriyantara; Irma Risvana Dewi
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 4 No 3 (2022): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model diskret predator-prey dalam bentuk orde fraksional dibahas di penelitian ini. Pendekatan model fraksional kontinu menjadi persamaan integral nonlinier Volterra akan menghasilkan bentuk diskret yang dituju. Titik kesetimbangan populasi menjadi pokok pembahasan. Dihasilkan tiga titik kesetimbangan dengan dua di antaranya adalah titik kesetimbangan E0 = (0,0) dan titik kesetimbangan E1 = (????, 0). Titik kesetimbangan E0 = (0,0) merepresentasikan titik kepunahan, baik pada populasi prey maupun pada populasi predator. Ini disebabkan karena populasi prey yang terus menerus dimangsa oleh predator. Punahnya populasi prey menyebabkan predator kehabisan sumber makanan dan pada suatu masa akan berujung pada kepunahan populasi predator. Titik kesetimbangan ????1= (????, 0) memberikan gambaran dimana terjadi kepunahan pada populasi predator akibat dari adanya perlindungan pada populasi prey sehingga memungkinkan adanya interaksi dalam jumlah sedikit antara predator dengan prey.