cover
Contact Name
Adityo Nugroho
Contact Email
25adityonugrohosunnah@gmail.com
Phone
+6285606880522
Journal Mail Official
admin@ejournal.stidkiarrahmah.ac.id
Editorial Address
Jalan Teluk Buli no 3-5-7 Surabaya Jawa Timur Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah
Published by STIDKI Ar-Rahmah
ISSN : 26210436     EISSN : 26219964     DOI : -
Focus and Scope Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah mempublikasikan hasil penelitian orisinal tentang manajemen dakwah. Jurnal ini mengembangkan konsep, teori, perspektif, paradigma, dan metodologi dalam ruang lingkup Ilmu Dakwah meliputi kajian manajemen masjid, manajemen dakwah, organisasi dakwah.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2020): Juni" : 5 Documents clear
Model Pengelolaan Pemanfaatan Ruang di Kompleks Yayasan Perguruan Al-Irsyad Saleh, Isa
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 3 No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v3i1.58

Abstract

ABSTRACTThis study aims to identify the management of the use of space, identify infrastructure and planning, and determine the maintenance of assets in the Al-Irsyad Institute of Education in Surabaya. The research method used is a qualitative descriptive case study approach. This is done to obtain an authentic understanding of the planning and implementation process in the use of space on the parties concerned. The object of research in this study is the Al-Irsyad Institute of Education in Surabaya. The informant of this research was the deputy chairman of takmir, the infrastructure section at all levels of the school, and the board of the al-Irsyad Suarabaya foundation. The process of collecting data uses observation, interviews, and documentation. Analysis of the data used is a qualitative descriptive analysis that seeks to describe the phenomenon being investigated by describing and classifying the facts or characteristics factually and accurately to provide a clear or accurate picture of the phenomenon being investigated. The findings in the field that the process of spatial use is in accordance with needs. Procurement of infrastructure is adjusted to the needs of each level. Maintenance of infrastructure assets has been carried out when there is damage or complaints from the school.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manajemen pemanfaatan ruangan, mengidentifikasi sarana prasarana dan perencanaannya, dan mengetahui perawatan aset di kompleks Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Hal ini dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang otentik mengenai perencanaan dan proses pelaksanaan dalam pemanfaatan ruang pada pihak yang bersangkutan. Objek penelitian dalam penelitian ini ialah Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya. Informan penelitian ini merupakan wakil ketua takmir, bagian sarana prasarana di semua jenjang sekolah, dan pengurus yayasan al-Irsyad Suarabaya. Proses pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang berusaha mendeskripsikan fenomena yang diselidiki dengan melukiskan dan mengklasifikasi fakta atau karakteristik tersebut secara faktual dan cermat untuk memberikan gambaran yang jelas atau akurat tentang fenomena yang diselidiki. Hasil temuan di lapangan bahwa proses pemanfaatan ruang sudah sesuai dengan kebutuhan. Pengadaan sarana prasarana disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenjang. Pemeliharaan pada aset sarana prasarana telah di lakukan ketika ada kerusakan atau keluhan dari pihak sekolah. 
Strategi Komuikasi Dakwah Ustadz Muhammad Sholeh Drehem Nugroho, Adityo
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 3 No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v3i1.59

Abstract

ABSTRACTIn dakwah communication, as a communicator a preacher should have methods or ways so that the message could be delivered to the Jamaah. Ustadz Muhammad Sholeh Drehem delivers his speech through  radios and  medias, he has more than other speakers who deliver their preach daily at Ar Rahmah Perak Surabaya, his strategy draws attention to researcher to conduct the research about what kind of strategy or ways implemented by Ustadz Muhammad Sholeh Drehem  to deliver his preach and how he overcomes the problems he faces.The purpose of this reseach is to find out what  communication strategy implemented by Ustadz Muhammad Sholeh Drehem at Ar Rahmah mosque, how Ustadz faced his problems. This reseach is a qualitive descriptive kind of reseach which uses three techniques of data collection, through observation, interview, and documentation. The conclusion of the reseach are that Ustadz’s strategy target determination, the determinstion of ways in communication, identification of the jamaahs, source credibility, the Jamaah’s history and feelings, also the media election are quite well. Yet there are problems still, psychology problem, anthropological problem, semantic problem, mechanical problem, and ecological problem.ABSTRAKDalam komunikasi dakwah, seorang da’i adalah sebagai komunikator dakwah diharuskan mempunyai metode atau cara supaya pesan dakwahnya dapat diterima dengan baik oleh jama’ah atau mad’unya. Ustadz Muhammad Sholeh Drehem berdakwah dengan menyampaikan pesan dakwahnya melalui kajian di dalam dan diluar masjid, beliau juga menyampaikan pesan dakwahnya melalui radio, dan media lainnya. Ustadz memiliki jama’ah yang lebih banyak dibandingkan dengan pengisi kajian rutin lainnya di Masjid Ar Rahmah Perak Surabaya. Hal inilah yang menarik perhatian peneliti untuk menelusuri tentang bagaimana strategi komunikasi dakwah Ustadz Muhammad Sholeh Drehem dan apa hambatan hambatannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja strategi komunikasi yang di lakukan oleh Ustadz Muhammad Sholeh Drehem di masjid Ar Rahmah dan bagaimana Ustadz Muhammad Sholeh Drehem dalam menghadapi hambatan hambatan dakwahnya. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif dengan menggunkan tiga teknik pengumpulan data, melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian memperoleh kesimpulan bahwa strategi Ustadz Muhammad Sholeh Drehem penentuan sasaran, penentuan cara berkomunikasi, kredebilitas sumber, mengidentifikasi jama’ah, latar belakang jama’ah, perasaan jama’ah, pemilihan media. Adapun hambatannya yaitu hambatan psikologis, hambatan antropologis, hambatan simantik, hambatan mikanis, hambatan ekologis
Strategi Pelayanan Pada Penyelenggaraan Sholat Jum'at Thoha, Ahmad Faiz Khudlari; Teyebu, Epik; Hakim, Ahmad Khoirul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 3 No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v3i1.60

Abstract

Friday Prayers are prayers for 2 rokaat which are held on Friday congregation after Friday sermons after entering the Dhuhur time. To be able to perform Friday prayers in the Jamaah, the number of attendees must be at least 40 people and carried out in a mosque that can accommodate many people. The holding of Friday prayers the Al-Akbar Mosque has a large capacity of 30,000 people. In organizing Friday Prayers the Al-Akbar mosque has a program in service to jama'ah, which is to provide services in the form of preparing quite well in its implementation. One of them is by preparing khotbah, khotib and muadzin and so on. So by conducting this research, it is intended to find out the Efforts of Al-Akbar Mosque in Improving Services on Friday Prayers. The objectives achieved in this study were to find out how the Al-Akbar Mosque’s efforts in improving services at Friday Prayers and finding the inhibiting factors and solution. This research was conducted at the Al-Akbar Mosque in Surabaya. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. This study used data collection techniques in the form of interviews, observation and documentation. The number of informants were 1  from director of imarah, 2 heads and representatives of the Emirate (worship and dakwah) and 1 section of public relationship, 1 part of administration and 2 congregations of Al-Akbar Mosque. In general, it can be concluded that the Efforts of Al-Akbar Mosque in Building Service Differentiation in the Implementation of Friday Prayers is service to jama’ah. Service is something that is very needed by jama’ah. In the history of the Mosque it was mentioned that the Mosque had a role to serve the ummah. The services carried out by the Al-Akbar Mosque are in 3 regions, spriritual, social and economic. In this Mosque, in addition to the takmir services, the Al-Akbar Mosque created a dialogue program after Friday Prayer.             Sholat Jumat adalah sholat 2 rokaat yang dilakukan di hari Jumat secara berjamaah setelah khutbah Jumat setelah masuk waktu Dhuhur. Untuk dapat melakukan sholat Jum’at berjamaah, jumlah yang hadir harus minimal 40 orang dan dilakukan di masjid yang dapat menampung banyak jamaah. Penyelenggaraan sholat jum’at di Masjid Al-Akbar memiliki  kapasitas yang besar memiliki 30.000 jama’ah. Dalam penyelenggaraan sholat jum’at Masjid Al-Akbar memiliki program dalam pelayanan kepada jama’ah yaitu meberikan pelayanan dalam bentuk mempersiapkan kematangan dalam penyelenggaraanya. Salah satunya dengan mempersiapkan, khotib, imam, dan muadzin, dan bagian-bagian yang lainnya. Maka dengan penelitian ini di maksud untuk mengetahui Upaya Masjid Al-Akbar Dalam Meningkatkan Pelayanan Pada Sholat Jum’at. Tujuan yang di capai dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaiamana upaya Masjid Al-Akbar Dalam Meningkatkan Pelayanan Pada Sholat Jum’at dan mengetahui faktor penghambat dan solusinya. Penelitian ini dilaksanakan di Masjid Al-Akbar Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Jumlah informan 1 dari direktur imarah, 2 ketua dan wakil imarah (ibadah dan dakwah), dan 1 bagian humas, 1 bagian tata usaha dan 2 jama’ah tetap Masjid Al-Akbar. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa Upaya Masjid Al-Akbar Dalam Membangun Pelayanan Pada Penyelenggaraan Sholat Jum’at adalah Pelayanan kepada jama’ah. Pelayanan merupakan sesuatu yang hal sangat dibutuhkan oleh jama’ah. Dalam sejarah masjid disebutkan bahwa masjid berperan untuk melayani ummat. Pelayanan yang dilakukan oleh Masjid Al-Akbar adalah dengan 3 wilayah, spritual, sosial dan ekonomi. Di masjid ini juga selain pelayanan takmir Masjid Al-Akbar membuat program dialog setelah jum’at dan pengiqraran non muslim.
Pengelolaan Fasilitas Di Ruang Utama Masjid Al Falah Surabaya Wibowo, Hari Santoso; Ramandana, Bima; Bramayudha, Airlangga
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 3 No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v3i1.62

Abstract

ABSTRACTThe formulation of the problem is: 1. How is the management of utilization of facilities in the main room of Al-Falah Mosque Jl. Raya Darmo Surabaya? 2. How is the management of facility maintenance in the main room of Al-Falah Mosque Jl. Raya Darmo Surabaya? The research method used in this research that the authors take is a descriptive qualitative method. Research management of the main room facilities of Al-Falah Mosque Jl. Raya Darmo Surabaya is located on Jl. Raya Darmo No. 137A, Darmo, Wonokromo, Surabaya City, East Java 60264 Surabaya.The research approach used is descriptive quantitative research, because descriptive quantitative research is very appropriate to know and examine the management of the main room facilities of Al-Falah Mosque in Surabaya. And data sources taken using primary data sources and secondary data sources. The results of this study are: 1. Al-Falah Mosque Surabaya prioritizes management in maintaining the stability of worship by utilizing the facilities in the main room of the mosque, 2. Overall, the conclusion is that the management of utilization and maintenance of facilities in the main room of Al-Falah Mosque in Surabaya is very concerned and maximally utilized with a variety of religious and social activities and hospitality from the administrators and the mosque's facilities and infrastructure to become the mosque which is very crowded and visited by worshipers.Adapun rumusan masalahnya: 1. Bagaimana manajemen pemanfaatan fasilitas di ruang utama Masjid Al-Falah jl. Raya Darmo Surabaya? 2. Bagaimana manajemen pemeliharaan fasilitas di ruang utama Masjid Al-Falah jl. Raya Darmo Surabaya?. Adapun Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian ini metode yang penulis ambil adalah metode kualitatif deskriptif. Penelitian Manajemen Fasilitas di Ruang Utama Masjid Al Falah jl. Raya Darmo Surabaya berlokasi di Jl. Raya Darmo no.137A, Darmo, Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur 60264 Surabaya. Pendekatan Penelitian yang digunakan adalah menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, karena peneltian kualitatif deskriptif sangat tepat untuk mengetahui dan meneliti Manajemen Fasilitas di Ruang Utama Masjid Al Falah Surabaya. Dan sumber data yang diambil menggunakan sumber data primer dan sumber data skunder. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1. Masjid Al-Falah Surabaya sangat mengutamakan manajemen dalam menjaga kestabilan ibadah dengan memanfaatkan fasilitas di ruang utama masjid tersebut, 2. Secara keseluruhan kesimpulannya ialah bahwa manajemen pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas di ruang utama Masjid Al-Falah Surabaya sangat diperhatikan dan dimanfaatkan secara maksimal dengan berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial serta keramahan dari para pengurus dan bagian sarana dan prasarana masjid menjadikan masjid tersebut sangat ramai dikunjungi dan didatangi oleh jama’ah.
Proses Perencanaan, Pengadaan dan Perawatan di Masjid Roudhotul Musyaawaroh Kemayoran Surabaya Qisom, Shobikhul; Azhari, Azhari; Muiz, Ahmad Habibul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 3 No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v3i1.63

Abstract

The ideal mosque in modern times is one of which is the mosque has sufficient facilities, each mosque certainly has different facilities according to the strata of the mosque. National mosques certainly have more complete facilities compared to other types of mosques. Mosque facilities can generally be classified into the main facilities and supporting facilities. One of the facilities that can be created in a mosque is the existence of a park, the existence of a park in the mosque environment will provide beauty and has a special attraction for a mosque. The Kemayoran Indrapura Surabaya Mosque is a mosque that has a very unique garden, the uniqueness of the park in Kemayoran Surabaya Mosque is because the park is inside the mosque. So with this study it is intended to find out how the garden management process in Surabaya Kemayoran mosque, the purpose to be achieved in this study is to know how garden management in the Kemayoran Surabaya mosque is related to how to plan the Kemayoran Mosque Surabaya, how to provide garden facilities at Kemayoran Mosque Surabaya and how about gardening at the Kemayoran Mosque in Surabaya. To understand the problem, this research uses descriptive qualitative methods to determine garden management in Surabaya Kemayoran mosque, using data collection techniques, namely interviews, observation and documentation. Then the data is analyzed by describing or describing which compares the theory with the data obtained in the field. In general, it can be concluded that garden management in the Surabaya Kemayoran mosque runs in accordance with the landscape management theory.Masjid ideal di zaman modern saat ini ialah masjid yang memiliki fasilitas, masing-masing masjid tentunya memilki fasilitas yang berbeda sesuai dengan strata masjid. Masjid Negara atau masjid Nasional tentunya mempuyai fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan dengan jenis masjid yang lainnya. Fasilitas masjid pada umumnya dapat digolongkan dengan fasilitas utama dan fasilitas pendukung.Salah satu fasilitas yang dapat diciptakan di lingkungan masjid ialah dengan adanya taman, keberadaan taman dilingkungan masjid akan memberikan keindahan dan memiliki daya tarik tersendiri bagi sebuah masjid.Masjid Kemayoran Indrapura Surabaya merupakan masjid yang memiliki taman yang sangat unik, keunikan taman yang ada di Masjid Kemayoran Surabaya ialah dikarenakan taman ini berada di dalam masjid. Maka dengan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana proses manajemen pertamanan di masjid kemayoran Surabaya, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaimanan manajemen pertamanan di masjid kemayoran Surabaya yaitu yang berkaitan dengan bagaimana perencanaan pertamanan Masjid Kemayoran Surabaya, bagaimana pengadaan fasilitas pertamanan di Masjid Kemayoran Surabaya dan bagaimana perawatan pertamanan di Masjid Kemayoran Surabaya. Untuk mengukap maslah tersebut penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui manajemen pertamanan di masjid kemayoran Surabaya, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data-data tersebut dianalisis dengan cara menggambarkan atau mendeskripsikan yang membandingkan teori dengan data yang diperoleh di lapangan. Secara umum dapat disimpulkan bahwa manajemen pertamanan di masjid kemayoran Surabaya berjalan sesuai dengan teori manajemen pertamanan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5