Cybernetics: Journal of Research and Educational Studies
Cybernetics is Journal of Research and Educational Studies diperuntukkan sebagai sarana publikasi bagi para pendidik seperti Guru, Dosen, Pengawas, Konsultan, mahasiswa, dan peneliti untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Articles
245 Documents
Tafsir Ayat-Ayat Tentang Manajemen Sumber Daya Manusia
Azwardi;
Mutiara Ritonga;
M. Khairul Nasri
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah “potensi manusia yang menjadi motor penggerak suatu perusahaan, lembaga atau bank yang mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mencapai tujuan organisasi dan memberikan kepuasan terhadap individu itu sendiri”. Pada tema kali ini kita membicarakan bagaimana seharusnya penerapan sumber daya manusia yang syariah secara profesional yang sesuai dengan tuntutan al Qur’an dan Sunnah Rasulullah. Adapun acuan yang di sarankan al quran untuk MSDM adalah seperti Tujuan manusia dalam melakukan pekerjaan adalah beribadah kepada Allah dan memakmurkan kehidupan dengan mengelola bumi beserta isinya. Kerja adalah usaha untuk mewujudkan keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan jiwa dan jasmani. Bekerja keras untuk mendapatkan rezeki disertai dengan tawakal dan takwa kepada Allah. Usaha yang halal dan menghindari usaha yang haram. Keimanan bahwa seluruh materi di dunia ini hanya milik Allah, sedang manusia bertugas sebagai khalifah. Menjaga kepemilikan materi.
Tafsir Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Kepemimpinan Dalam Manajemen Pendidikan Islam
Riduan;
Rizki Rahayu;
Zuhud Suriono
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Manusia diciptakan oleh Allah SWT kemuka bumi ini, sebagai khalifah (pemimpin), oleh sebab itu maka manusia tidak terlepas dari perannya sebagai pemimpin, dimensi kepemimpinan merupakan peran sentral dalam setiap upaya pembinaan.. Untuk mewujudkan harapan masyarakat akan munculnya seorang tokoh muslim yang mampu dan bisa diterima oleh semua lapisan dalam mewujudkan Negara yang terhormat, kuat dan sejahtera nampaknya masih harus melalui jalan yang panjang. Untuk itulah pentingnya mengetahui bagaimana kriteria kepemimpinan dalam Alqur’an. kemudian ayat-ayat yang menjadi rujukan ialah Q.S.Al-Baqarah 30,Q.S Al-Ahjab 72, Q.S An-Nisa 58, Q.S Al-Imran 159, dan Q.S An-Nur 55. Ayat-ayat tersebut terdiri dari ayat makkiyah yang artinyaditurunkan di kota mekkah dan ayat madaniah yang artinya diturunkan dikota madinah. Untuk mengetahui isi kandungan ayat tersebut maka dicari asbabun nuzul dan tafsiran ayat melalui kitab tafsir serta mencari kesamaan dan keterkaitan antar ayat. Maka dari hasil analisis ayat maka didapat diketahui isi kandungan ayat yaitu karakter pemimpin. Dari ayat-ayat tersebut didapat karakter pemimpin yaitu beriman, beramanah, adil, dan berkepribadian seperti Rasul dengan syarat-syarat yang ketat
Tafsir Ayat-Ayat Al Qur’an Tentang Manajemen Konflik
Salman Alfarisi, Uswatun Hasanah Unsu Atikah Ahraini Nasution
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Conflict is something that cannot be avoided in human life. Even as long as human life struggles with conflicts as well as in the life of an organization, members of the organization are faced with conflicts, changes or new innovations are very vulnerable to causing conflict (destructive) especially not accompanied by knowledge and understanding of religion, humans have special abilities and occupy the highest position among creatures. other. In the Al-Qur'an, much is described about the nature of conflict; conflict processes, sources of conflict and conflict resolution. The concept of conflict used in Management Science is basically the work of sociologists. Based on sociological research that studies human interaction, Management Science applies it to organizational management. Management practitioners realize that conflict is a conflict of interest caused by many factors within the organization. If conflict in the organization is not managed properly, it will have a negative impact on organizational performance. However, conflict management in the contemporary era is not to avoid conflict, because basically conflict is something that must exist in every community or organization. So managers are required to master the science and art of conflict management, so that conflict becomes functional for the organization.
The Interpretation Of The Verses Of The Qur’an On Public Relation
Anda Kelana, Muslim, Muhammad Ramadhansyah
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study explains the verses of the Al-qur'an which explain the existence of public relations from a religious perspective. In establishing a good relationship, we must pay attention to the ethics that have been stated in the Al-qur'an. The school's relationship with the community aims to: a) Promote the quality of learning that grows children. b) Strengthen goals and improve the quality of life and livelihoods of the community. c) Exciting people to establish relationships with schools. To realize these goals, there are many ways that schools can do in attracting public sympathy for schools and for establishing harmonious relationships between schools and communities.
The Verse Of Verses On The Management Of The Islamic Education Curriculum
Rahmad Rinaldi, M. Syahputra BB
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Posts This aims to understand the extent of the verses of the Koran regarding the management of the Islamic education curriculum. The verses that are understood are then interpreted by various opinions of the commentators in order to reveal the meaning and purpose of these verses. These verses are an approach in understanding the purpose of curriculum management, components of the Islamic education curriculum, the basic framework for curriculum preparation, the content of the Islamic education curriculum, and the development of the curriculum itself.
Membangun Komunikasi Organisasi untuk Mengembangkan Kinerja Guru di MTsS TPI Sawit Seberang
Muhammad Rizki, Muhammad Fauzi
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian yang digunakan untuk mengetahui cara membangun komunikasi organisasi untuk mengembangkan kinerja guru adalah jenis kualitatif. Penelitian jenis kualitatif dengan pendekatan fenomenologi adalah dikarenakan peneliti ingin mendalami secara langsung fenomena kinerja guru yang diteliti secara alamiyah tentang hal yang berkaitan dengan komunikasi organisasi pendidikan.Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi organisasi sangat diperlukan untuk mengembangan kinerja guru dan untuk menjalankan organisasi lembaga pendidikan.keberhasilan lembaga pendidikan dan meningkatnya kinerja guru sangat ditentukan oleh faktor manajemen organisasi serta kemampuan komuniasi yang dimiliki masing-masing stake holders dalam mengemban tugasnya. Komunikasi yang efektif dapat dilihat dari pelayanan terbaik dan hasil yang bisa dilihat melalui kinerja guru dan akhirnya bisa menciptakan kualitas dan sekolah unggulan dan menciptakan lulusan yang sebagaimana diharapkan.Maka keterampilan komunikasi para personil sekolah dan terutama guru-guru memang menjadi tugas pemimpin sekolah dan harus selalu ditingkatkan agar semakin jelas manfaat dan kontribusinya dalam mewujudkan kinerja guru yang maksinal dan mencapai tujuan di lembaga pendidikan tersebut.
Peranan Komunikasi Interpersonal Kepala Sekolah Dalam Mewujudkan Iklim Kompetitif Di SMP N 3 Binjai
Mesiono, Yenni Fitri
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 3 Juli 2021
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Education is essentially an interaction of essential components in an effort to achieve educational goals. The existence of school principals and teachers as one of the components in the education system is basically inseparable and considered as two separate things. It is necessary to establish communication between school principals. Teachers and students in order to create a learning situation that is conducive and beneficial to all parties This research method is applied to see and understand the subject and object of research which includes people and institutions based on the facts that appear as they are. Through this research method will reveal a picture of actualization, reality, social, and perceptions of research objectives. The results of the study are Circular communication patterns, circular communication patterns, wheel communication patterns, diagonal communication patterns.
Profesionalisme Guru Pasca Sertifikasi di MTs Darussaadah Kec. Pangkalan Susu Kab. Langkat
Ahmad Zaki, Nuraini
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 3 Juli 2021
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/cjerss.v2i3.153
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profesionalisme guru pasca sertifikasi di mts darussaadah kec. pangkalan susu kab. Langkat. Tujuan pendidikan Nasional yang tercantum dalam UUD 1945 adalah untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dari salah satu tujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, maka faktor pendidikan merupakan faktor yang sangat menentukan. hasil penelitian diatas penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut : 1) Kinerja guru pendidikan agama islam MTs Darussaadah Kab. Langkat dilihat dari hasil asian instrumen penilaian kinerja guru rata-rata mempunyai hasil nilai yang baik, 2) Dalam pelaksanaan peningkatan kinerja guru di MTs Darussaadah terdapat faktor-faktor pendukung antara lain : a) Adanya kemauan untuk maju sehingga mendorong para guru berbuat lebih baik, b) Kerjasama yang baik antara kepala madrasah/sekolah, guru dan para staf-staf pembantu. Dan Adanya supervisi yang dilakukan baik oleh kepala maupun pengawas.
Jenis Jenis Komunikasi
Desi Damayani Pohan;
Ulfi Sayyidatul Fitria
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 3 Juli 2021
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pentingnya seorang pemimpin dan bawahan untuk dapat membuka komunikasi secara efektif dan efisien sehingga roda organisasi dapat berjalan dengan lancar dalam mencapai tujuan ( goal ) yang telah ditentukan. Kemudian seluruh individu yang tergabung dalam sistem organisasi hendaknya menyadari perlunya ketanggapsegeraan untuk meminimalisir hambatan komunikasi yang terjadi dengan melakukan beberapa pendekatan / solusi yang ditawarkan yaitu menciptakan hubungan yang lebih baik. Maka itu dikatakan bahwa inti dari kepemimpinan adalah adanya komunikasi yang berjalan dengan baik. Komunikasi merupakan aktifitas manusia yang sangat penting. Bukan hanya dalam kehidupan organisasi, namun dalam kehidupan manusia secara umum. Komunikasi merupakan hal yang esensial dalam kehidupan kita. Kita semua berinteraksi dengan sesama dengan cara melakukan komunikasi. Komunikasi dapat dilakukan dengan cara yang sederhana sampai yang kompleks, dan teknologi kini telah merubah cara manusia berkomunikasi secara drastis.
Upaya Meningkatkan Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Dengan Metode Mind Map di Kelas X IPS-2 SMA Negeri 1 Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Tahun Ajaran 2019/2020
Arni Flora Tambunan
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah peneliti ingin menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik, agar dalam keterbatasan situasi dan kondisi pembelajaran PAK disekolah negeri siswa tetap antusias dan penuh ketekunan. Model Pembelajaran Mind Map telah dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran PAK di Kelas X IPS-2 semester 1 SMA Negeri 1 Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Tahun Pelajaran 2019/2020, hal ini terbukti bahwa: (a) Telah terjadi peningkatan frekwensi aktivitas belajar siswa pada kategori Sangat Aktif dari 4 orang (11,76 %) pada siklus I, meningkat menjadi 12 orang (35.29 %) pada siklus ke II . (b) Telah terjadi peningkatan frekwensi aktivitas belajar siswa pada kategori Aktif dari 8 orang (23.53 %) pada siklus I, meningkat menjadi 10 orang (47.06 %) pada siklus ke II. (c) Telah terjadi pengurangan frekwensi aktivitas belajar siswa pada kategori Kurang Aktif dari 12 orang (35.29 %) pada siklus I berkurang menjadi 6 orang (17.65 %) pada siklus ke II. (d) Telah terjadi pengurangan frekwensi aktivitas belajar siswa pada kategori Tidak Aktif dari 10 orang (29.41 %) pada siklus I berkurang menjadi 0 orang (0 %) pada siklus ke II. (2) Model Pembelajaran Mind Maptelah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PAK di Kelas X IPS-2semester 1 SMA Negeri 1 Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Tahun Pelajaran 2019/2020, hal ini terbukti bahwa: (a) Telah terjadi perubahan nilai hasil belajar siswa pada kualifikasi nilai Sangat Baik dari 6 orang (17.65 %) pada siklus I ; menjadi 17 orang ( 50 %) pada siklus ke II. (b) Telah terjadi peningkatan nilai hasil belajar siswa pada kualifikasi nilai Baik dari 7 orang (20.59 %) pada siklus I, meningkat menjadi 13 orang (38.24 %) pada siklus ke II . (c) Telah terjadi penurunan nilai hasil belajar siswa pada kualifikasi nilai Cukup dari 8 orang (23.53 %) pada siklus I, menjadi 3 orang (8.82 %) pada siklus ke II. (d) Telah terjadi pengurangan nilai hasil belajar siswa pada kualifikasi nilai Kurang dari 7 orang (20.59 %) pada siklus I, berkurang menjadi 1 orang (2.94 %) pada siklus ke II. (e) Telah terjadi pengurangan nilai hasil belajar siswa pada kualifikasi nilai Sangat Kurang dari 6 orang (17.65 %) pada siklus I, berkurang menjadi 0 orang (0 %) pada siklus ke II.