cover
Contact Name
Bakdal Ginanjar
Contact Email
nuansaindonesia1103@gmail.com
Phone
+6285728052474
Journal Mail Official
nuansaindonesia1103@gmail.com
Editorial Address
Program Studi S-1 Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Jalan Ir. Sutami 36 A, Kentingan, Surakarta, Jawa Tengah 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Nuansa Indonesia
ISSN : 08536075     EISSN : 27763498     DOI : 10.20961/ni
Nuansa Indonesia adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia. Jurnal ilmiah ini menerbitkan hasil penelitian bahasa, linguistik, sastra, dan filologi, Nuansa Indonesia diterbitkan dua kali setahun, pada bulan Mei dan November. Semua artikel yang diterbitkan telah melalui proses peninjauan oleh peer reviewer.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 24, No 2 (2022)" : 10 Documents clear
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM UNGGAHAN GRUP FACEBOOK INFO CEGATAN SOLO DAN SEKITARNYA: SUATU TINJAUAN PRAGMATIK Yunita Dewi Nur Rohmah
Nuansa Indonesia Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i2.71394

Abstract

Penelitian ini membahas tentang jenis tindak tutur direktif dalam grup Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya (ICSDS). Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan jenis dan mendeskripsikan realisasi tindak tutur direktif yang terdapat dalam unggahan grup Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Data pada penelitian ini berupa tuturan yang mengandung jenis tindak tutur direktif. Tuturan-tuturan tersebut berasal dari unggahan grup Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak, teknik simak libat bebas cakap (SLBC), dan teknik catat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode analisis kontekstual, cara-tujuan, dan heuristik. Hasil analisis data disajikan dengan metode penyajian informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam unggahan grup Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya terdapat tuturantuturan yang mengandung 10 jenis tindak tutur direktif, yaitu memperingatkan, memohon, meminta, mempertanyakan, menyuruh, mendoakan, menasihati, melarang, mengajak, dan menyarankan. Jenis tindak tutur direktif yang paling banyak ditemukan adalah tindak tutur direktif berjenis memperingatkan.Kata kunci: pragmatik, tindak tutur, direktif, Info Cegatan Solo dan Sekitarnya
LIRIK LAGU FIGURA RENATA DALAM ALBUM SELF TITLED: KAJIAN SEMIOTIKA RIFFATERRE Rico Rahman
Nuansa Indonesia Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i2.71401

Abstract

Penelitian ini membatasi masalah pada kekuatan tanda yang meliputi ketidaklangsungan ekspresi, pembacaan heuristik dan hermeneutik, kemudian diikuti matriks, model, varian, serta hipogram yang terdapat pada album Self Titled karya Figura Renata. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan ketidaklangsungan ekspresi pada lirik lagu Figura Renata, (2) mendeskripsikan pembacaan heuristik dan hermeneutik pada lirik lagu Figura Renata, (3) mendeskripsikan matriks, model, dan varian pada lirik lagu Figura Renata, serta (4) mendeskripsikan hipogram pada lirik lagu Figura Renata. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan semiotika Michael Riffaterre. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah larik dan bait yang mengandung tanda-tanda pada lirik lagu dalam album Self Titled karya Figura Renata. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik reduksi data. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan dua konsep memproduksi makna milik Riffaterre yaitu, (1) pembacaan heuristik dan hermeneutik, (2) mencari hipogram dari teks tersebut. Teknik penarikan simpulan menggunakan teknik induktif, yaitu melihat masalah dari data bersifat khusus untuk memperoleh data bersifat umum. Simpulan dalam penelitian ini adalah (1) pada ketidaklangsungan ekspresi ditemukan metafora, personifikasi, simbolik, ambiguitas, kontradiksi, rima, enjambemen, dan homolog, (2) pada pembacaan heuristik, lirik lagu karya Figura Renata cenderung bercerita pada satu permasalahan, pada pembacaan hermeneutik ditemukan penggambaran suasana kekecewaan, keputusasaan, dan keresahan, (3) tema pada lirik lagu Figura Renata didominasi oleh perasaan kekecewaan dan kritik sosial terhadap seseorang, (4) hipogram dapat ditemukan berupa kejadian nyata yang terjadi di Indonesia.Kata kunci: lirik lagu, Figura Renata, Self Titled, Michael Riffaterre, semiotika
METAFORA KONSEPTUAL DALAM LIRIK LAGU ALBUM SINESTESIA KARYA EFEK RUMAH KACA Catri Budi Susanti
Nuansa Indonesia Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i2.71395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk metafora konseptual dalam lirik lagu album Sinestesia karya Efek Rumah Kaca. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan semantik. Data dalam penelitian ini yaitu kata, frasa, klausa dan kalimat dalam lirik lagu album Sinestesia. Sumber data dalam penelitian ini adalah album Sinestesia karya Efek Rumah Kaca yang telah dirilis pada tanggal 18 Desember 2015. Metode penyediaan data menggunakan metode simak dengan teknik catat. Analisis data menggunakan padan. Pada metode padan, teknik dasar yang digunakan adalah teknik pilah unsur penentu (PUP), teknik lanjutannya yaitu teknik hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP) dengan bantuan metode analisis domain sumber dan target. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat 9 domain sumber yaitu tubuh manusia, kesehatan dan penyakit, binatang, tumbuhan, memasak dan makanan, panas dan dingin, cahaya dan kegelapan, gaya, dan perpindahan dan arah, serta 10 domain target yang ditemukan yaitu emosi, keinginan, pemikiran, masyarakat dan negara, politik, komunikasi, waktu, kehidupan dan kematian, kepercayaan, dan peristiwa dan tindakan.Kata kunci: konseptual, metafora, lirik lagu, album sinestesia, semantik
REFLEKSI KEHIDUPAN MASYARAKAT MINANGKABAU PADA TAHUN 1920-AN DALAM NOVEL SALAH ASUHAN (1928) KARYA ABDOEL MOEIS: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA IAN WATT Juhan Suraya
Nuansa Indonesia Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i2.71396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merefleksikan kehidupan masyarakat Minangkabau tahun 1920-an yang terdapat dalam novel Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis. Penelitian ini menggunakan teori Sosiologi Sastra Ian Watt sastra sebagai cermin masyarakat. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui isi teks dalam novel dan biografi pengarang. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi (1) bagaimana latar sosiologis Abdoel Moeis?, (2) bagaimana situasi sosial saat Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis terbit?, (3) bagaimana isu tematik dalam Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis?, (4) bagaimana cermin masyarakat pada Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis? Hasil dari penelitian ini adalah Abdoel Moeis merupakan perwakilan masyarakat terdidik atau Indonesia modern. Abdoel Moeis mengkritik adanya Politik Asosiasi yang ingin diterapkan Belanda. Abdoel Moeis merasa budaya Barat dan Timur tidak bisa disatukan dan Indonesia wajib menggunakan budaya Timur karena telah menjadi identitas sejak lama. Kecocokan antara latar sosiologis pengarang, kondisi sosial saat karya terbit, dan isu tematik dalam karya menunjukkan bahwa novel Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis merupakan refleksi kehidupan masyarakat Minangkabau pada tahun 1920-an.Kata kunci: Abdoel Moeis, Minangkabau, Politik Asosiasi, cermin masyarakat
KAJIAN ESTETIKA MELAYU KLASIK DALAM SYAIR IBADAT Fadly Kus Ardhiyasa; Asep Yudha Wirajaya
Nuansa Indonesia Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i2.71391

Abstract

Objek penelitian yang digunakan pada filologi adalah sebuah naskah, sedangkan yang menjadi objek kajiannya sering disebut dengan teks. Tujuan dari penelitian filologi itu sendiri agar dapat mengungkapkan kandungan isi yang terdapat dari naskah tersebut. Terdapat banyak naskah Melayu ditemukan yang membahas ajaran Islam. Salah satu naskah yang membahas tentang kepercayaan Islam adalah naskah Melayu yang berjudul Syair Ibadat (SI). Pembahasan yang ada dalam teks Syair Ibadat banyak mengandung pedoman hidup manusia agar dalam kehidupannya di dunia lebih mengenal Allah dan melaksanakan ibadah serta menjauhi maksiat. Hal ini sejalan dengan konsep khazanah sastra Melayu klasik yang diungkapkan oleh Braginsky, yaitu indah, berfaedah atau kamal, dan kesempurnaan jiwa. Penelitian terhadap Syair Ibadat memakai metode deskriptif kualitatif, yaitu dengan cara menganalisis estetika Melayu Klasik yang terdapat pada Syair Ibadat. Berdasarkan analisis estetika Melayu klasik, penelitian ini menghasilkan 3 aspek fungsi, yaitu keindahan, faedah, dan juga kesempurnaan jiwa. Teks Syair Ibadat juga menjelaskan tentang 20 sifat Allah, yakni tanda-tanda kebesaran Allah Swt. Selain itu, dalam teks Syair Ibadat juga menjelaskan nasihat pengajaran tentang tata cara bertobat dan beramal baik dalam kehidupan sehari-hari. Pengajaran yang lainnya adalah menjelaskan tuntutan kepada semua umat manusia agar selalu menuntut ilmu dan juga patuh kepada guru yang merupakan pengganti orangtua pada saat sedang menuntut ilmu.Kata kunci: estetika Melayu Klasik, Syair Ibadat, 20 sifat Allah, nasihat pengajaran
BENTUK DAN TIPE MAKIAN DALAM KOLOM KOMENTAR PERMAINAN MOBILE LEGENDS: BANG BANG PADA APP STORE Mikola Muhammad Akbar
Nuansa Indonesia Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i2.71398

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena makian yang terjadi dalam kolom komentar permainan Mobile Legends: Bang Bang pada App Store. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk satuan gramatika dan tipe makian yang digunakan. Penelitian ini berbasis semantik dan berjenis penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa kalimat yang di dalamnya mengandung makian berupa kata, frase, dan klausa. Data diambil setiap hari mulai dari 01 Januari 2021 s.d. 31 Maret 2021. Metode penyediaan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik dasar simak bebas libat cakap dengan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik bagi unsur langsung, teknik lesap, dan teknik ganti. Hasil analisis data menujukan bahwa penggunaan makian dalam kolom komentar permainan Mobile Legends: Bang Bang pada App Store dapat dibagi menjadi tiga bentuk satuan gramatika, yaitu berupa kata, frasa, dan klausa. Berdasarkan hasil analisis terdapat 190 makian berbentuk satuan gramatika, dengan perincian: (i) 124 kata; (ii) 38 frasa; dan (iii) 28 klausa. Selain itu, tipe makian dalam kolom komentar permainan Mobile Mobile Legends: Bang Bang pada App Store berupa 1) perbandingan manusia dengan hewan yang secara konvensional dianggap memiliki perilaku tertentu, 2) istilah atau julukan yang berasal dari organ tubuh yang ditabukan, efluvia tubuh (bau atau sekresi), dan perilaku seksual, 3) julukan atau sapaan disfemistik yang diambil dari karakter fisik yang terlihat sehingga dianggap seolah menjadi orang yang abnormal, 4) kutukan dan julukan yang menggunakan istilah dari abnormalitas mental atau penyakit jiwa, dan 5) istilah penghinaan atau tidak hormat yang menyerukan penghinaan pada karakter yang dituju.Kata kunci: makian, semantik, bentuk makian, tipe makian, mobile legends
REFLEKSI PERMASALAHAN SOSIAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG PROYEK KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Dhiha Juliana Marwantina
Nuansa Indonesia Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i2.71392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gagasan Ahmad Tohari sebagai wakil kelompok sosial dan mendeskripsikan permasalahan sosial dalam novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini adalah gagasan dalam novel berupa kalimat dan dialog, serta fakta-fakta sejarah. Sumber data berupa novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari, serta buku, jurnal penelitian, dan artikel yang memuat fakta sejarah pada masa Orde Baru. Penyediaan data dilakukan dengan metode mimesis, serta menggunakan teknik baca dan pustaka. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan menggunakan teori sosiologi sastra Alan Swingewood, dengan salah satu pendekatan adalah sastra sebagai refleksi masyarakat. Hasil analisis data mengungkapkan bahwa Ahmad Tohari merupakan wakil dari suatu kelompok sosial, yaitu ‘wong desa’ dan ‘wong cilik’ yang diperlakukan secara tidak adil, terpinggirkan, dan korban dari keserakahan penguasa. Selain itu, ditemukan juga permasalahan-permasalahan yang terjadi pada masa Orde Baru yang tecermin dalam novel Orang-Orang Proyek. Permasalahan tersebut di antaranya adalah permasalahan moral, permasalahan ekonomi, dan permasalahan politik. Permasalahan moral mencakup legalitas korupsi yang terjadi di masyarakat, permasalahan ekonomi mencakup masalah pendidikan, pengangguran, dan kemiskinan, serta permasalahan politik mencakup masalah korupsi, kegagalan demokrasi dan sikap otoriter penguasa.Kata kunci: sosiologi sastra, gagasan Ahmad Tohari, cermin permasalahan sosial
AJARAN RUKUN IMAN DALAM SYAIR NASIHAT AGAMA Galih Aji Wibowo
Nuansa Indonesia Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i2.71399

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengungkap ajaran rukun iman yang terkandung pada teks Syair Nasihat Agama. Penelitian ini menggunakan naskah yang berjudul “Syair Nasihat Agama” (selanjutnya disingkat SNA). Naskah SNA tersebut merupakan naskah tunggal yang tersimpan di dalam koleksi Staatblibliothek zu Berlin dengan nomor identifikasi Schoemann V 4 /PPN: 839014600. Naskah SNA berisi tentang ajaran-ajaran dan nasihat tentang implementasi agama Islam yang dapat dijadikan pedoman hidup manusia. Dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah, manusia akan dapat menemukan kebahagiaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Kemudian, teks SNA dianalisis aspek estetika Melayu klasiknya. Berdasarkan hasil analisis tersebut, ditemukan tentang ajaran dan manfaat rukun iman. Dengan mempelajari dan menjalankan rukun iman, manusia akan menemukan kebahagiaan dalam kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat.Kata kunci: teks SNA, syair, rukun iman, Islam, dan agama
KETIDAKSADARAN ENDAH NISRINASARI DALAM NOVEL MALAIKAT KEBIJAKSANAAN (2020): TINJAUAN PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD Razita Dewinta Anggraeni
Nuansa Indonesia Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i2.71393

Abstract

Penelitian ini mengkaji ketidaksadaran Endah Nisrinasari dalam novel Malaikat Kebijaksanaan (2020) dengan memakai tinjauan psikoanalisis Sigmund Freud dan membatasi permasalahannya pada bahasa. Ada tiga tujuan dalam penelitian ini, yaitu (1) menjelaskan psikobiografi Endah Nisrinasari, (2) menyajikan wujud-wujud kondensasi, simbolisasi, dan pengalihan yang terdapat dalam novel Malaikat Kebijaksanaan (2020) karya Endah Nisrinasari, dan (3) menyimpulkan ketidaksadaran Endah Nisrinasari dalam novel Malaikat Kebijaksanaan (2020). Jenis metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif-deskriptif. Data primer yang digunakan di dalam penelitian ini ialah kutipan dalam novel Malaikat Kebijaksanaan (2020) karya Endah Nisrinasari. Data sekunder yang dipakai adalah segala informasi lain terkait kondisi psikologis dan proses menulis serta hasil wawancara dengan pengarang tersebut. Teknik pengumpulan data yang dilakukan, yaitu membaca, menyimak, mencatat, observasi, dan wawancara. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini ialah ditemukannya keinginan terpendam Endah Nisrinasari. Dia ingin orang-orang menjadi lebih bijaksana ketika menghadapi suatu permasalahan dan memahami serta menghargai orang lain di kehidupan sehari-hari. Kemunculan keinginan tersebut dilatarbelakangi oleh kenangan masa lalunya, baik ketika masih kecil maupun remaja.Kata kunci: psikologi abnormal, psikoanalisis, Sigmund Freud
REPRESENTASI PERTOBATAN EKOLOGI PADA LAGU-LAGU RAHASIA BAND: SUATU TINJAUAN EKOKRITIK Mahmud Zulfikar Rachman
Nuansa Indonesia Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i2.71400

Abstract

Ekokritik merupakan telaah atas relasi antara sastra dan lingkungan hidup yang mempertanyakan sebab kerusakan alam akibat pembangunan yang dilakukan oleh manusia demi kepentingan ekonomi dan politik. Telaah tersebut sekaligus meninjau perspektif keterlibatan dan komitmen sastra dalam mencegah perusakan alam lebih lanjut oleh manusia. Penelitian ini bertujuan membuktikan bagaimana sastra mampu menjadi cermin pertobatan ekologi dalam arus besar produksi kebudayaan. Pembuktian tersebut ditempuh melalui penelusuran bentuk kritik ekologi yang menjadi manifesto artistik lagu-lagu Rahasia Band. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dalam bentuk deskripsi interpretasi data. Pemilihan lagu-lagu Rahasia Band diseleksi berdasarkan purposive sampling. Setelah diseleksi berdasarkan purposive sampling yang berkaitan erat dengan permasalahan ekologi dan sikap nyata sastra sebagai media kritik atas perusakan lingkungan hidup, terpilihlah tiga lagu Rahasia Band yang dijadikan objek penelitian. Pertama adalah lagu yang berjudul Nalar Elite Negeri Ini (2015), kedua Panggilan Tanah Air (2017), dan ketiga Pengusiran Pribumi secara Halus (2018). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa lagu-lagu Rahasia Band telah merepresentasikan dengan baik fakta-fakta objektif kerusakan lingkungan hidup yang pelik. Pembangunan yang bercorak kapitalistik bukan hanya melahirkan praktik manipulatif pembangunan, tetapi turut pula melanggengkan kemiskinan sistemik yang menimpa masyarakat.Kata kunci: Ekokritik, lingkungan hidup, produksi kebudayaan, representasi, krisis ekologi

Page 1 of 1 | Total Record : 10