cover
Contact Name
Yulius Tiranda
Contact Email
yuliustiranda@ikestmp.ac.id
Phone
+6281994854458
Journal Mail Official
penelitianikestmp@gmail.com
Editorial Address
Jl. A. Yani 13 Ulu, Plaju, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Masker Medika
ISSN : 23018631     EISSN : 26548658     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Inovatif (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang ini berfokus pada kajian keperawatan (Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Kritis, Keperawatan Komunitas dan Manajemen Keperawatan) , Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Bayi dan Anak, Kesehatan Reproduksi), Kesehatan Lingkungan, fisioterapi dan Tekhnik Laboratorium Medik. Jurnal Masker Medika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan bulan desember yang dipublikasikan dalam terbitan cetak dan elektronik.
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2016): Masker Medika" : 28 Documents clear
PENGARUH LATIHAN YOGA TERHADAP KUALITAS TIDUR PESERTA YOGA DI JETSET FITNESS CENTER PALEMBANG TAHUN 2016 Majid, Yudi Abdul
Masker Medika Vol 4 No 1 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan dasar yang penting bagi kehidupan, sepertiga dari kehidupanmanusia dijalankan dengan tidur. Penelitian menunjukkan bahwa kesehatan secara menyeluruhsangat terkait dengan tingkat pemenuhan kebutuhan tidur. Kekhawatiran hidup dan rutinitaskehidupan modern yang berlebihan bisa menyebabkan seseorang sulit tidur atau disebut jugamenderita insomnia. Insomnia dapat menyebabkan berkurangnya waktu meregenerasi sel-seltubuh, mengakibatkan daya tahan tubuh menurun, mudah tersinggung, menurunkankemampuan berkonsentrasi yang berdampak pada penurunan produktivitas dan mudahterserang penyakit. Salah satu terapi non farmakologi adalah olahraga secara rutin, olahragayang dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan tidur diantaranya adalah dengan senamyoga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan rata-rata skor kualitas tidur pesertayoga sebelum dan sesudah latihan yoga di Jetset Fitness Center Palembang Tahun 2016.Rancangan penelitian adalah quasi experimen dengan pendekatan pre and post test withoutcontrol group. Pemilihan sampel dengan teknik total populasi yang terdiri dari 13 responden.Kelompok perlakuan di intervensi yoga sebanyak 3 kali dalam seminggu. Hasil penelitianmenunjukan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna skor kualitas tidur responden antarasebelum dan sesudah latihan yoga (p value 0,002). Perbedaan tersebut terlihat dari rata-rataskor kualitas tidur responden sebelum dan sesudah latihan yoga. Latihan yoga yang dilakukanmengombinasikan pergerakan fisik, pernapasan, serta meditasi dapat membantu pikiran dantubuh menjadi rileks, melancarkan peredaran darah, mencegah depresi, mengurangi stressehingga dapat meningkatkan kualitas tidur. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa adapengaruh latihan yoga terhadap kualitas tidur peserta senam yoga di Jetset Fitness CenterPalembang Tahun 2016 Sleep is basic needs that is essential for life, a third of human life executed with sleep.Research shows that overall health are strongly associated with the level of fulfillment of need.Concerns life and routine modern life excessive can cause someone sleeplessness or alsocalled suffer insomnia. Insomnia can cause the shortage of time regenerate the cells of thebody, resulting in endurance decline, easily irritated, incapacitates concentrate which haveresulted in a decrease in productivity and easily suffered from a disease. One therapy nonpharmacology is sports routinely, sports which can increase meeting the needs of sleep amongthe preparations are gymnastic yoga. The purpose of this research to knowing the differencethe average score the quality of having participants yoga before and after the practice of yoga inJetset Fitness Center Palembang 2016. Design research is quasi experimen with the approachpre and post test without control group. Sampling technique with the total number of consistingof 13 respondents. The treatment group in the intervention yoga about three times a week. Theresults showed that there are differences meaningful score the quality of sleep respondentsbetween before and after practice of yoga (p value 0,002 ). The difference is evident from theaverage a score the quality of sleep respondents before and after practice of yoga. Practice ofyoga done combine the movement of physical, breathing, and meditation can help mind andbody be relaxed, launched circulatory, prevent depression, reduce stress so that will increase
PENGARUH PEMBERIAN JUS SEMANGKA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI PANTI TRESNA WERDHA TERATAI PALEMBANG fadlilah, Maya
Masker Medika Vol 4 No 1 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan kesejahteraan terutama di bidang kesehatan menjadi sorotanpenting untuk pemerintah dan masyarakat pada umumnya. Timbulnya berbagai penyakit dimasyarakat membawa dampak yang besar bagi kesejahteraan hidup mereka. Salah satu jenispenyakit yang terus berkembang dan mengalami peningkatan adalah penyakit hipertensi atauyang lebih dikenal dengan sebutan penyakit darah tinggi. Tujuan Penelitian : PengaruhPemberian Jus Semangka Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi di PantiTresna Werdha Teratai Palembang tahun 2016. Metode Penelitian : Bentuk penelitian inimerupakan penelitian Pre Eksperimen dengan One – group pretest dan postest, yaitu kelompoksubjek di observasi sebelum intervensi kemudian di observasi lagi setelah intervensi. Tekniksampling adalah sebagian dari Total Sampling yaitu 32 sampel pasien penderita hipertensi diPanti Tresna Werdha Teratai Palembang 2016. Metode sampling yang digunakan dalampenelitian ini adalah dengan menggunakan Pre-Eksperiment pengambilan sampling dengancara Total Sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darahsistolik pre test 158±13,3mmHg dan diastolik 93,4±7,45mmHg, dan tekanan darah sistolikposttest 136±8,4mmHg dan diastolik 82,81±5,8mmHg. Dari hasil uji statistik didapatkan nilaisignifikan untuk penurunan tekanan darah baik sistol maupun diastole p value = 0,000 artinyaada Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia PenderitaHipertensi di Panti Tresna Werdha Palembang tahun 2016. Kesimpulan: semangka dapatdijadikan menu minuman kesehatan alternatif bagi lansia yang menderita Hipertensi di PantiTresna Werdha Teratai Palembang Background: Increased prosperity especially in the health sector into the spotlight important forthe government and society in general . The emergence of various diseases in the communityhave a significant impact for their welfare . One type of disease that continues to grow and toincrease disease is hypertension or more commonly known as high blood pressure. Purpose:To identify Watermelon Juice Effect Of Blood Pressure In Elderly Patients with Hypertension inthe Elderly Lotus Panti Tresna Palembang in 2016. Methods: This study is a research Form PreExperiment with One - group pretest and posttest , are subject in the observation group beforethe intervention and then in observation again after the intervention . Sampling techniques arepart of the total sampling 32 samples of patients with hypertension in Panti Tresna WerdhaLotus Palembang 2016. The sampling method used in this research is to use Pre - Experimentsampling by means Total Sampling. Methods: This research is a research Form PreExperiment with One - group pretest and posttest, are subject in the observation group beforethe intervention and then observed again after the intervention . Sampling techniques are part ofthe total sampling 32 samples of patients with hypertension in Panti Tresna Werdha LotusPalembang 2016. The sampling method used in this research is to use Pre - Experimentsampling by means Total Sampling. Results: The results showed that the average systolicblood pressure of 158±13,3mmHg and a pre -test 93,4±7,45mmHg diastolic and systolic blood pressure of 136±8,4mmHg and diastolic 82,81±5,8mmHg posttest . From the test resultsobtained statistically significant values for blood pressure reduction in both systolic and diastolicp value = 0.000 means there Watermelon Juice Effect Of Blood Pressure In Elderly Patientswith Hypertension in the Elderly Panti Tresna Palembang 2016. Conclusion: Watermelon canbe used as an alternative for the health drink menu the elderly who suffer from hypertension inPanti Tresna Werdha Lotus Palembang
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN SIBLING RIVALRY PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAMI PALEMBANG Tiurma, Tiurma
Masker Medika Vol 4 No 1 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sibling rivalry adalah persaingan antara saudara kandung dalam memperebutkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Pengetahuan dan Sikap merupakan faktor utama yang sangat mempengaruhi sibling rivalry pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu, gambaran sikap ibu, gambaran sibling rivalry, dan hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan sibling rivalry di Puskesmas Sukarami Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel berdasarkan teknik Purposive Sampling dari ibu-ibu yang mempunyai anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Sukarami Palembang. Sampel dalam penelitian ini sebesar 57 responden. Uji statistic yang digunakan adalah Chi Square dan Kolmogorov Smirnov. Hasil analisa bivariat menggunakan uji statstic Kolmogorov Smirnov (α < 0,05) menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan sibling rivalry pada anak usia 3-5 tahun (p value = 0.995), dan tidak ada hubungan yang bermakna antara sikap ibu dengan sibling rivalry pada anak usia 3-5 tahun (p value = 0.159). kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan sibling rivalry pada anak usia 3-5 tahun, Peneliti menyarankan untuk Puskesmas Sukarami untuk dilakukan kegiatan penyuluhan tentang sibling rivalry kepada ibu-ibu yang mempunyai anak lebih dari satu, ibu yang akan menikah, dan ibu yang merencanakan untuk mempunyai anak lagi
ANALISIS PERENCANAAN SUMBER DAYA KEPERAWATAN DI RS X DEPOK DENGAN PENDEKATAN RESEARCH FRAMEWORK Yulia, Sri
Masker Medika Vol 4 No 1 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman dan kemampuan pengelolaan sumber daya keperawatan perlu dimiliki oleh perawat manajer agar sumber daya keperawatan yang dimiliki rumah sakit dapat lebih baik dan berpengaruh positif terhadap peningkatan mutu pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan berdasarkan kajian situasi dan merumuskan alternatif solusi dengan pendekatan research framework SDM Keperawatan di RS X Depok. Hasil kajian menemukan 3 permasalahan perencanaan SDM Keperawatan di RS X Depok yaitu: kuantitas/kualifikasi tenaga keperawatan, sistem pendidikan berkelanjutan perawat serta sistem pengelolaan dan pengembangan jenjang karir perawat di Instalasi Rawat Inap RS X yang belum optimal. Diharapkan RS merumuskan kebijakan dan pola rekrutmen seleksi hingga pola jenjang karir dan sistem penghargaan yang tepat agar perencanaan SDM Keperawatan di RS X semakin berkualitas The comprehension and ability of nursing resource management need to be owned by nurse manager in order to nursing resource of hospital can be better and positive influence on improving the quality of nursing services. The purpose of this research to identify problem base on situation study and state the alternative solution with research framework approach of nursing human resource at X hospital Depok. The result of study finds three problems in nursing human resource at X hospital Depok, namely: the quality/qualification of nursing staff, the sustainable nursing education system and the management and development of nurse’s level career system in inpatient ward have been optimal yet. To be expected for hospital to formulate the policy and selection recruitment pattern toward the level career and proper achievement system for improving the quality of nursing human resource planning at X hospital.
EVALUASI PENURUNAN FUNDUS UTERI POST PARTUM DENGAN INJEKSI SYNTOCINON DAN TIDAK INJEKSI SYNTOCINON DI RS RK. CHARITAS PALEMBANG TAHUN 2014 Romlah, Romlah
Masker Medika Vol 4 No 1 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa post partum merupakan masa trejadinya proses involusi uteri. Involusi uteri adalah suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil dengan bobot 60 gram. Involusi uteri ini dapat diamati dengan memeriksa penurunan tinggi fundus uteri, penurunan tinggi fundus uteri berlangsung setiap hari ≥ 1 cm. Pemberian injeksi syntocinon dapat menimbulkan kontraksi uterus tetapi tidak mempercepat involusi uteri. Pada ibu post partum dengan persalinan normal di Rumah Sakit RK Charitas Palembang masih dilakukan injeksi syntocinon 10 UI 1 kali setiap hari dari hari I dan hari Iipost partum. Hal ini merupakan latar belakang penulis mengambil judul Evaluasi penurunan fundus uteri post partum hari I dan II dengan injeksi syntocinon dan tidak injeksi syntocinon. Kegiatan ini bertujuan agar dapat memberikan pelayanan yang cost efektif dan bagi ibu post partum mendapatkan pelayanan asuhan kebidanan secara alami dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penurunan fundus uteri injeksi syntocinon dan tidak injeksi syntocinon, jenis penelitian Quasi eksperimental dengan pendekatan observasional. Subyek penelitian ini adalah ibu post partum yang dirawat di ruang nifas Paviliun Maria Rumah Sakit RK Charitas Palembang yang memenuhi kriteria inklusi. Metode pengumpulan data dengan pengukuran penurunan fundus uteri menggunakan lembar observasi. Proses pengolahan data terdiri dari tabulasi, kemudian dilakukan editing terhadap hasil pengukuran, dan analisa data. Analisis disajikan dalam bentuk tabel yang kemudian di hitung dengan menggunakan rumus Mann- Whitney U-Test dan analisis faktor risiko.Menurut hasil uji Mann- Whitney U-Test, ternyata dari kelompok injeksi syntocinon dan kelompok tidak injeksi syntocinon menunjukkan perbedaan penurunan fundus uteri post partum hari 0 – 1 tidak bermakna yaitu dengan nilai p = 0,48, penurunan fundus uteri hari post partum I – II tidak bermakna yaitu dengan nilai p = 0,26 dan penurunan fundus uteri post partum hari 0 – II juga tidak bermakna dengan nilai p = 0,27. Hal ini menunjukkan tidak ada perbedaan penurunan fundus uteri post partum antara kelompok injeksi syntocinon dan kelompok tidak injeksi syntocinon The post partum time is a time for forming involusion uteri process. An involusion uterus is process where uterus backs on to a condition before pregnant that have weight 60 gram. This involution uteri could watched by checking the decreasing level fundus uteri, the decreasing fundus uteri was happen every day ≥ 1 cm. the giving of injection Syntocinon could raise uterus contraction but not fasting involution uteri. For the mother, post partum is normal utter process in RK Charitas Palembang Hospital, still done by injection syntocinon of 10 UI every each day second day post partum. This is the background for autors to take titlle “The Evaluation Decresing Of Fundus Uteri Post Partum At First Day By Sintocinon Injection And Non Syntocinon Injection”. This activity is aimed in order to giving cost effective service and for post partum mother could have nurse care servis as naturally and comfort. The research aimed to know the different of decreasing fundus uteri injection syntocinon non injection syntocinon, the research is quasi experimental through observasional approach. The subject for this research is all post partum mother that nursing at parturition room Paviliun Maria RK Charitas Palembang. Hospital that fully criteria inclution. The method data collecting by measurement fundus uteri use onservation process. The data processing include tabulation, then editing to measurement result, and data analysis risk factor. According to Mann-Whitney U-Test, in fact, from injection syntocinon group and non injection syntocinon group showing different of decreasing fundus uteri day 0-1 is not significant by p value = 0,48, decreasing fundus uteri days 1-2 is not significant by p value=0,27. This is showing that there is no significant in decreasing fundus uteri between injection syntocinon and non syntocinon group.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP IBU POSTPARTUM DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG Murbiah, Murbiah
Masker Medika Vol 4 No 1 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: postpartum adalah masa sesudah persalinan dan kelahiran bayi, plasenta, serta selaput yang diperlukan untuk memulihkan kembali lorgan kandung seperti sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 minggu. Masalah ibu postpartum sering terjadi, akan tetapi dianggap oleh masyarakat sebagai hal yang biasa, padahal gangguan atau masalah tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi ibu postportum sehingga menyebabkan kualitas hidup pada ibu tersebut dapat terganggu. Kualitas hidup ibu postpartum dengan cara melakukan aktivitas fisik. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kulaitas hidup ibu postpartum di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2016. Metode Penelitian: Penelitian kuantitaif dengan metode crossectional. Tekhnik sampling Non Probability Sampling, pengambilan sampling dengan cara purpossive sampling. Sample yang digunakan adalah semua pasien postpartum normal dan sectio caecarea di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang yang berjumlah 97 orang. Hasil: hasil penelitian menunjukan bahwa dari 97 responden didapatkan responden yang mempunyai kualitas hidup baik (58,8%), Didapatkan adanya Sig antara umur , pendidikan dan pekerjaan (p = 0,019 p = 0,033 p = 0,034, =0,05, paritas dengan p =0,0257, dukungan social p 0,000, aktifitas fisik dengan p 0,000 Kesimpulan: Ada hubungan antara umur, pendidikan, pekerjaan, dukungan social, dan aktivitas fisik dengan kualitas hidup ibu postpartum di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang The background : Postpartum is a period after delivery and birth, placenta and membrane which is needed to recover the uterus organ like before pregnancy in 6 weeks. There are some problem in postpartum mother, but in society it’s considered as a common thing, even though the problem makes the postpartum mother became uncomfortable so it caused the life quality of mother can be annoyed. The life quality of postpartum mother can be improved by preventing the problem by doing physic activity. The objective of research is : to know the relationship between the physic activity and the life quality of postpartum mother in Muhammadiyah hospital Palembang in 2016. The method of research is quantitative with cross sectional method. The sampling technique is non probability sampling with purposive sampling way. The samples are all patients in normal postpartum and section caecarea in Muhammadiyah hospital, the total number of patients are 97.The result : The result showed that 97 respondents with a good quality of life (58,8 %) There was sig among age, education and job (p = 0,019 p = 0,0033 p = 0,034 = 0,05) parity = 0,0257, social support p 0,000, the physic activity p 0,000 The conclusion : There was relationship between age, education, job, social support and the physic activity and the life quality of postpartum mother in Muhammadiyah hospital Palembang.
PERBEDAAN PENGARUH MICROWAVEDIATHERMY DAN THERABANDEXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT QUADRICEPSFEMORIS PADA KONDISI OSTEOARTHRITISGENUBILATERAL Haryoko, Imam; Juliastuti, Juliastuti
Masker Medika Vol 4 No 1 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi intervensi pengaruh p microwave diathermy dengan latihan Theraband terhadap kekuatan otot quadriceps ditingkatkan femoris dalam kondisi osteoartritis genu bilateral. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang yang selama 1 bulan di Juli-Agustus 2015. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi eksperimental dengan kelompok pre dan post test. Sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling sebanyak 16 sampel dibagi menjadi dua kelompok perlakuan masing-masing kelompok berisi dengan 8 sampel. Penelitian mendapat hasil ada perbedaan antara MWD dengan latihan Theraband terhadap kekuatan otot quadriceps ditingkatkan femoris dalam kondisi osteoartritis genu bilateral. The purpose of this study was to detect intervention gift influence difference microwave diathermy with theraband exercise towards muscle strength enhanced quadriceps femoris in condition osteoarthritis genu bilateral. This research is done at Muhammadiyah Hospital Palembang that during 1 month in Juli-Agustus 2015. This research used quasi experimental research design with pre and post test group design. With purposive sampling methode 16 samples were divided into two treatment groups each group contains with 8 samples. Research gets result there is a difference between MWD with theraband exercise towards muscle strength enhanced quadriceps femoris in condition osteoarthritis genu bilateral.
PENGARUH PROGRAM PELATIHAN PRISAI (PERILAKU IBU SAYANG BAYI) TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM MENSTIMULASI TUMBUH KEMBANG BAYI 0−6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAJADI KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2015 Ardianty, Septi
Masker Medika Vol 4 No 1 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu merupakan seseorang yang memiliki peran penting dalam sejarah tumbuh kembang seorang bayi. Pengetahuan dan sikap seorang ibu terhadap stimulasi tumbuh kembang bayi merupakan salah satu upaya agar tumbuh kembang bayi berjalan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sebelum dan setelah Program Pelatihan PRISAI (Prilaku Ibu Sayang Bayi) dalam menstimulasi tumbuh kembang bayi usia 0−6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajadi Kabupaten Banyuasin. Metode penelitian quasi experiment pre-test and post-test with control group design. Sebanyak 44 kelompok intervensi dan 44 kelompok kontrol populasi ibu yang memiliki bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajadi Kabupaten Banyuasin. Pengelompokkan dilakukan berdasarkan pengocokan koin. Kelompok intervensi mendapatkan Program Pelatihan PRISAI (Perilaku Ibu Sayang Bayi) di Puskesmas Sukajadi, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan paired t-test dan independen t-test. Hasil penelitian ini adalah Program Pelatihan PRISAI (Perilaku Ibu Sayang Bayi) secara signifikan tidak meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu pada kelompok kontrol (p=0,09), dan secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu pada kelompok Intervensi (p= 0,001). Terdapatnya perbedaan bermakna pada pengetahuan (p= 0,001) dan sikap ibu (p=0,001) sesudah Program Pelatihan PRISAI (Perilaku Ibu Sayang Bayi) dalam menstimulasi tumbuh kembang bayi 0-6 bulan pada kelompok intervensi dan kontrol. Perawat komunitas dapat mengintegrasikan Program pelatihan PRISAI (Perilaku Ibu Sayang Bayi) ke Program Puskesmas sebagai upaya promotif dan preventif tumbuh kembang bayi. Mother is a person who has a role in the golden age period of a healthy baby. Knowledge and attitude of a mother towards infant growth stimulation are one way that infant growth running optimally. The purpose of this study was to determine the effect before and after the training of PRISAI program (Perilaku Ibu Sayang Bayi) on knowledge and attitude of mothers in stimulating the growth and development of infants 0-6 months in Puskesmas Sukajadi district area Kabupaten Banyuasin. Research method used quasi-experiment study with a pre-test and post-test control group design. Forty four subject of the intervention group and forty four subject of the control group were puposive selected from population of infants not exclusively breastfed in the Puskesmas Sukajadi Kabupaten Banyuasin.The grouping done by shaking the coin. The intervention group received training of PRISAI programs at Puskesmas Sukajadi, then the data were analyzed using paired t-test and independent t-test. Results of this study revealed the training of PRISAI program (Perilaku Ibu Sayang Bayi) did not significantly increase the knowledge and attitude of mothers in the control group (p = 0.09), and significantly improve the knowledge and attitudes of mothers in the intervention group (p = 0.001 ). presence of significant differences in knowledge (p = 0.001) and maternal attitude (p = 0.001) after the training of PRISAI program in stimulating the growth and development of infants 0-6 months in the intervention groups and control groups. Community nurses could integrate training programs PRISAI into community health center program as a promotive and preventive infant growth and development
HUBUNGAN PERILAKU PERAWAT TERHADAP PELAKSANAAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DALAM PEMASANGAN IVFD DIRUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PELABUHAN PALEMBANG TAHUN 2014 Amalia, Amalia
Masker Medika Vol 4 No 1 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terapi intravena merupakan suatu tindakan untuk memenuhi kebutuhan cairan pada klien yang tidak mampu mengkonsumsi cairan oral secara adekuat, untuk menjaga keseimbangan elektrolit, glukosa dalam proses metabolisme serta menjadi media untuk pemberian obat melalui pembuluh darah vena. Salah satu akibat dari pemasangan infus yaitu flebitis.DiIndonesia 9,8 %pasienrawatinapmendapatinfeksiyangbaruselamadirawat. Rumah Sakit Pelabuhan Palembang pada tahun 2014 didapatkan angka 1587 kali pemasangan infus, apabila pemasangan IVFD tidak dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur maka dikhawatirkan akan terjadi infeksi nosokomial (flebitis).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku perawat terhadap pelaksanaan Standar Operasional Prosedur dalam pemasangan IVFD. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional.Sampel penelitian ini adalah Perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Pelabuhan Palembang tahun 2014, Sampel penelitian sebanyak 38 perawat yang ditentukan dengan menggunakan porposive sampling. Sumber data diperoleh dengan menggunakan kuisioner dan wawancara. Penelitian ini dilakukan pada 24 November-1 Desember 2014.Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan variabel pengetahuan p value(0,011), sikapp value (0,002), tindakanp value (0,003), simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara variabel pengetahuan, sikap dan tindakanterhadap pelaksanaan Standar Operasional Prosedur pemasangan IVFD di ruang rawat inap Rumah Sakit Pelabuhan Palembang. Berdasarkan hasil peneltian di harapkan kepada pihak Rumah Sakit Pelabuhan Palembang hendaknya dapat dijadikan bahan evaluasi sehingga dapat mengatasi masalah yang ada dengan mengadakan review ulang atau pelatihan-pelatihan tentang Standar Operasional Prosedur sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. The intravenous therapy is an action of giving fluid to meet the needs of the are unable to consume adequate oral fluid, to maintain the balance of electrolytes, the balance of glucose during metabolic processes, as well to be the medium of drug delivery through the veins. One of the infusion consequences is phlebitis. In Indonesia, there are 9.8% of inpatients got new infections during their care. In Pelabuhan General Hospital Palembang in 2014, there were 1587 infusion given. If the IVFD installation is not conducted in accordance with the Standard Operaing Procedure, nosocomial infection (phlebitis) might happen.The purpose of this study was to find out the correlation between the nurse’s behavior and the implementation of IVFD Standard Operating Procedures. This study used “Cross Sectional” quantitaive method. The samples were nurses in inpatient room at Pelabuhan General Hospital Palembang in2014. The samples were 38 nurses who were obtained through purposive sampling method. Data were taken questionnaire and interview. This study was conducted from November 24 – December 1,2014.The data were analyzed by using univariate and bivariate analysis through chi square test. The result showed that p value of each variable, namely p value for knowledge < α (0.011 < 0.05); p value for attitude < α (0.002 < 0.05); p value for nurse care < α (0.003 < 0.05). Therefore, it could be concluded that there was a significant correlation between knowledge, attitude and nurse care with the implementation of IVFD installation Standard Operating Procedures in inpatient room at Pelabuhan General Hospital Palembang.Based on these results, it is expected that the Pelabuhan General Hospital Palembang use this study as an evaluation material, so as to overcome the existing problems or to conduct re-review or trainings on the standard operating procedures in order improve to improve the quality of hospital services.
EFEKTIFITAS LARUTAN ASAM CUKA DALAM MENURUNKAN KANDUNGAN LOGAM BERAT CADMIUM (Cd) DALAM DAGING KERANG Zairinayati, Zairinayati
Masker Medika Vol 4 No 1 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pembangunan, terutama di sektor industri yang pada prinsipnya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, juga dapat menurunkan derajat kesehatan masyarakat. Keberadaan industri yang bergerak dalam bidang electro plating dapat mempengaruhi perairan sehingga terjadi pencemaran air sungai dan laut. Peningkatan kadar logam berat dalam air tersebut akan diikuti peningkatan logam kadar logam berat dalam biota air khususnya golongan kerang-kerangan dan udang-udangan, yang memiliki sifat menyaring air, lebih banyak menetap dan mengakumulasi bahan-bahan kedalam jaringan tubuh. Konsentrasi tinggi kandungan logam berat Cadmium (Cd) dalam kerangakan mempengaruhi kesehatan melalui rantai makanan, seperti keracunan akut dan kronis, hingga efek karsinogenik. Untuk mengurangi kandungan logam berat Cd dalam daging kerang salah satu metode yang digunakan adalah dengan perendaman menggunakan larutan asam cuka. Tujuan dari penelitian in iadalah untuk mengukur efektivitas larutan asam cuka terhadap penurunan kandungan logam berat Cd dalam daging kerang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan menentukan nilai kontrol dan nilai intervensi dengan 10 perlakuan. Sampel diambil 5 gram dalam 25 cc air dengan persentase 25%, 22,5, 20, 17,5, 15, 12,5,10, 7,5, 5, 2,5 di rendam selama 1 jam. Hasil penelitian menunjukkan kandungan logam berat Cadmium (Cd) dalam daging kerang sebelum diberi perlakuan adalah 0,0142 ppm dan setelah diberi perlakuan terjadi penurunan yang paling tinggi 0,0003 ppm (79,9%) terdapat pada dosis 20% dan terendah adalah 0,0130 (8,4%) pada dosis 5%. Kesimpulan dari penelitian adalah dosis larutan asam cuka yang efektif dalam menurunkan kandungan logam berat Cadmium (Cd) dalam daging kerang terjadi pada perlakuan 20%. Development activities , particularly in the industrial sector in principle is to improve the quality of human life but it could also degrade level of public health. The existence of an industry of electroplating could affect waters and become pollution of a river and sea. The enhancement of heavy metals in the water will be followed by the increasing metal levels of heavy metals in aquatic particular class of shellfish and crustaceans, which has the property of filtering water, reraly moving sedentary and accumulating materials into body tissues . A high concentration of heavy metals Cadmium (Cd) in shellfish will affect health from the food chain, such as acute and chronic poisoning, until a carcinogenic effect. To reduce the content of heavy metal cadmium in shellfish flesh used immersion of vinegar. The purpose of this study was to measure the effectiveness of a solution of acetic acid to degradethe number of heavy metals cadmium in shellfish flesh. This study was an experimental study was conducted to determined and intervention values with 10 treatments. 5 grams samples were taken in 25 cc of water with a percentage of 25 % , 22.5 , 20 , 17.5 , 15 , 12.5 , 10 , 7.5 , 5 , 2.5 in soaking for 1 hour . The result showed that the heavy metal content of Cadmium (Cd) in the shellfish flesh before treatment 0.0142 ppm and after treatment decreasefor 20% and also decrease 0.0003 ppm ( 79.9 % ) was at 20 % and the lowest is 0 , 0130 ( 8.4 % ) at a dose of 5 % . The conclusion of the study is a dose of vinegar acid solution that is effective for this immersion af vinegar reducing the heavy metal content of Cadmium ( Cd ) in the mussel meat occurred in the treatment of 20% .Overall, 20% of vinegar acid solution was very effective to reduce cadmium and improvment of awarness of consumtion should help improving the situation shellfish.

Page 1 of 3 | Total Record : 28