cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
Jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM)
ISSN : 27748022     EISSN : 27745791     DOI : -
Core Subject : Education,
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) terbit 4 (Empat) kali setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 225 Documents
BEST PRACTICE IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENINGKATAN PROFESIONAL GURU DI MTs KECAMATAN KAJORAN MELALUI BIMBINGAN DAN LATIHAN SYAIFUL FAIZIN
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i3.319

Abstract

Guru profesional adalah SDM yang memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Guru profesional merupakan SDM unggul berkompeten pada aspek : (1) memiliki keahlian mendidik dalam bidangnya, (2) memiliki rasa tanggung jawab yang berkomitmen dan peduli terhadap tugasnya, dan (3) memiliki rasa kesejawatan, menghayati tugasnya sebagai guru serta mampu menjaga kode etik profesinya. Fakta di lapangan, banyak guru yang belum berkompeten dalam bidangnya, belum memiliki tanggung jawab, komitemen dan kepedulian terhadap peserta didik serta belum memiliki rasa kesejawatan, penghayatan terhadap profesi dan mampu menjaga kode etik profesinya. Oleh karena itu perlu dilakukan supervisi akademik melalui metode bimbingan dan latihan profesional guru. Tujuan penyusunan best practice untuk menentukan langkah-langkah implementasi supervisi akademik untuk peningkatan sumber daya manusia di MTs Kecamatan Kajoran Melalui Bimlat. Pelaksanaan supervisi akademik melalui Bimlat adalah (1) penyusunan administrasi pembelajaran lengkap dari 49 %, menjadi 83 % guru telah melengkapi administrasi pembelajaran; (2) pemanfataan teknologi informasi dan komunikasi dari 32 % menjadi 73 %; (3) pemanfaatan media pembelajaran dari 33 % menjadi 79 %; (4) penggunaan model pembelajaran kontekstual dari 34 % menjadi 80 %; (5) pemanfaatan internet pada proses pembelajaran dari 30 % menjadi 78 %; (6) ketepatan menaati jadwal pembelajaran dari 61 % menjadi 93 % serta (7) kesadaran melakukan inovasi pembelajaran dari 49 % menjadi 83 %. Implementasi supervisi akademik melalui bimbingan dan latihan profesional guru dapat meningkatkan profesional guru pada aspek yang menjadi permasalahan di MTs Se Kecamatan Kajoran.
PENGARUH PENGGUNAAN DISCOVERY LEARNING DENGAN SCRAMBLE TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA N 1 KLEGO KABUPATEN BOYOLALI SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2020 / 2021 DESIE NARMIA SARI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i3.320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan discovery learning dengan scramble terhadap keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA N 1 Klego Kabupaten Boyolali Semester II Tahun Pelajaran 2020/2021. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA N 1 Klego Kabupaten Boyolali yang berjumlah 203 siswa yang terbagi dalam 6 kelas. Teknik pengambilan sampel dengan cluster random sampling dan diperoleh kelas X IPS 1 sebagai kelas eksperimen (36 siswa) dan kelas X IPS 2 sebagai kelas kontrol (33 siswa). Desain penelitian ini adalah the randomized kontrol group pretest posttest design. Uji keseimbangan kondisi awal untuk keaktifan belajar dan hasil belajar berturut-turut menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,070 dan 0,978, keduanya lebih dari 0,05. Artinya kedua kelompok sampel dalam kondisi seimbang baik untuk keaktifan belajar maupun hasil belajar. Adapun hasil uji hipotesis keaktifan belajar menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,01 dengan rata-rata keaktifan belajar kelas eksperimen 80,11 lebih baik dari kelas kontrol 76,03. Sedangkan hasil uji hipotesis hasil belajar menghasilkan nilai signifikansi 0,023 dengan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 69,72 lebih baik daripada kelas kontrol 65,39. Masing-masing nilai signifikansi kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan discovery learning dengan scramble baik terhadap keaktifan belajar ataupun hasil belajar matematika siswa kelas X SMA N 1 Klego Kabupaten Boyolali.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS DARING TERHADAP PARTISIPASI BELAJAR MASA PANDEMI COVID 19 MOCHAMMAD RONALDY AJI SAPUTRA
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i3.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas pembelajaran sejarah berbasis daring, tingkat partisipasi belajar dan pengaruhnya pada masa pandemi covid-19. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan mengajukan angket kepada 8 guru sejarah dan 222 siswa secara random. Teknik analisis data untuk mengukur tingkat efektivitas dan partisipasi belajar dilakukan secara deskriptif. Kemudian untuk mengukur pengaruh efektivitas dan partisipasi menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat efektivitas pembelajaran sejarah berbasis daring cukup efektif. Hal ini dapat disimpulkan dengan hasil rata-rata 71,3% dari keseluruhan setiap komponen yang dinilai yaitu (1) kualitas pembelajaran 71%, (2) kesesuaian tingkat pembelajaran 79%, (3) insentif 69%, (4) waktu 78%, (5) ketercapaian ketuntasan 69% dan (6) kemampuan guru mengelola pembelajaran 62%. Sementara itu tingkat partisipasi belajar menunjukan 61,5% dari rata-rata keseluruhan setiap komponen yaitu keaktifan siswa sebesar 60,5%, kepatuhan siswa sebesar 63,5%, dan kehadiran siswa sebesar 60,5%. Kemudian tidak ada pengaruh dari efektivitas pembelajaran sejarah berbasis daring terhadap partisipasi belajar. Hal ini dapat diketahui dari hasil signifikasi lebih besar yang dari probabilitas (0,05) yaitu sebesar 0,118. Sementara itu tingkat pengaruh antara efektivitas pembelajaran dengan partisipasi belajar sejarah secara daring sebesar 11% sedangkan 89% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
PERSEPSI PESERTA DIDIK TENTANG KOMPETENSI GURU TERHADAP HASIL BELAJAR FERRY HANDS UMBU TAMU
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i3.323

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena diketahui dan ditemukan sejumlah peserta didik memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran kelompok peminatan ilmu-ilmu sosial. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi peserta didik tentang kompetensi guru terhadap hasil belajar peserta didik Kelas XI IIS SMA Negeri 2 Takari Tahun Pelajaran 2019/2020. Langkah atau tahapan dalam penelitian adalah dengan melakukan studi dokumentasi dan pengisian instrumen/kuesioner/angket penelitian. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 36 orang, dengan sampel jenuh. Data hasil rekapan pengisian instrumen/kuesioner/angket penelitian yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil analisis statistik deskriptif ditemukan, bahwa persepsi peserta didik tentang kompetensi guru berada pada kategori ‘cukup baik’ (66%) dan persepsi perseta didik terhadap hasil belajar pada kategori ‘baik’ (71%). Fenomena sebenarnya menunjukkan bahwa lebih dari setengah bagian atau sebesar 80,55% peserta didik memberikan persepsi ‘baik’ tentang kompetensi guru. Berdasarkan hasil penelitian disarankan, agar kompetensi guru ditingkatkan dengan cara lebih giat mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri karena persepsi tentang kompetensi guru berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik.
UPAYA MENINGKATAN PRESTASI BELAJAR TOLAK PELURU DENGAN LATIHAN PUSH UP SISWA KELAS 7 C SEMESTER 2 SMP NEGERI 1 KESUGIHAN TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011 HARDANA HARDANA
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i3.324

Abstract

Atletik adalah olahraga terukur yang mempunyai objektifitas tinggi, dan banyak sekali medaliyang diperebutkan. Sayang banyak atlet atau pelatih juga pembina olahraga kurang minat untuk berprestasi dalam cabang ini, maka penulis sudah sejak lama mulai tertarik ingin mengembangkan olahraga yang ada di Amerika disebut “Track and Field”. Penelitian  ini menggunakan metode diskriptif dengan study korelasionar. Populasi penelitian adalah siswa dan siswi SMP Negeri 1 Kesugihan Cilacap tahun 2010/ 2011, sambil mengajar materi penjaskes penulis menyisipkan (Push Up) sebagai latihan wajib yang masuk dalam pemanasan bagi putra 15 kali dan putri 10 kali. Pengamatan bersama selama 3 bulan atau 12 kali, tujuannya meningkatkan ketrampilan  prestasi tolak peluru pada siswa. Penulisan ini  diharapkan berrmanfaat bagi siswa dan guru agar ketrampilan melakukan tolak peluru meningkat serta dalam merancang,   melaksanakan, mengevaluasi proses belajar mengajar hasilnya optimal. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus tiap siklus terdiri dari, perencanaan, pelaksanaan, tindakan observasi dan refleksi. Setelah dilaksanakan penambahan model latihan PUSH UP ketrampilan siswa meningkat, ini menunjukkan bahwa  PUSH UP dapat meningkatkan kompetensi ketrampilan Tolak Peluru siswa kelas 7 C semester 2 SMP Negeri 1 Kesugihan Tahun Pelajaran  2010/ 2011.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA BANGUN RUANG SISI LENGKUNG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX.2 SMP NEGERI 4 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2018/2019 YOCE FEBRIANUS ABIDANO
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i3.325

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan tujuan umum pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematik siswa, peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah matematika, respon siswa dan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah matematika. Penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah kelas IX.2 SMP Negeri 4 Mataram sebanyak 32 orang. Penelitian dilaksanakan dengan 3 siklus pembelajaran. Data dikumpulkan dengan pelaksanaan tes setiap siklus, ulangan harian, observasi, dan angket. Berdasarkan analisis terhadap data yang terkumpul didapat kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada materi pokok bangun ruang sisi lengkung diperoleh rata-rata aspek memahami masalah 93,65 %, aspek merencanakan penyelesaian 67,25%, aspek melaksanakan penyelesaian 87,69% dan aspek memeriksa hasil 63,94 %. Pembelajaran dengan pendekatan pemecahan masalah matematika dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematik siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan penguasaan rata-rata dari setiap siklus dan ulangan harian. Dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 14,63% dan dari siklus II ke siklus III meningkat sebesar 12,67%.
HUBUNGAN KREATIVITAS DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SMP NEGERI KECAMATAN PERBAUNGAN DUSLI SINABUTAR
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i3.326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kreativitas dengan kompetens pedagogik guru di SMP Negeri Kecamatan Perbaungan selanjutnya untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi dengan kompetensi pedagogik guru di SMP Negeri Kecamatan Perbaungan dan untuk mengetahui hubungan antara kreativitas dan motivasi berprestasi secara bersama-sama dengan kompetensi pedagogik guru di SMP Negeri Kecamatan Perbaungan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 136 orang dan sampel berjumlah 51 orang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kreativitas dengan kompetensi pedagogik guru di SMP Negeri Kecamatan Perbaungan, terdapat hubungan signifikan antara motivasi berprestasi dengan kompetensi pedagogik guru di SMP Negeri Kecamatan Perbaungan, dan terdapat hubungan positif dan signifikan antara kreativitas dan motivasi berprestasi secara bersama-sama dengan kompetensi pedagogik guru di SMP Negeri Kecamatan Perbaungan. Kesimpulan hasil penelitian adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara kreativitas dan motivasi berprestasi secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama dengan kompetensi pedagogik guru SMP Negeri Kecamatan Perbaungan.Kata Kunci : Kreativitas, Motivasi Berprestasi, Kompetensi Pedagogik Guru
PEMANFAATAN APLIKASI GOOGLE FORM UNTUK MENINGKATKAN ANTUSIASME SISWA DALAM MENGERJAKAN ULANGAN PADA MATA PELAJARAN FIQIH HARYANI HARYANI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i3.327

Abstract

Tujuan Penelitian best practice ini adalah untuk meningkatkan antusiasme siswa dalam mengikuti ulangan harian mata pelajaran Fiqih melalui google form pada pembelajaran jarak jauh. Di MTs Negeri 5 Klaten. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas 7C MTs Negeri 5 Klaten pada semester genap tahun pelajaran 2020 / 2021. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif dengan tehnik analisis dikriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data melalui dokumen hasil belajar dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa cenderung tertarik dengan penggunaan google form yang dirasakan lebih sederhana dan mudah dalam penggunaannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa google form dapat membangkitkan antusiasme siswa dalam mengikuti penilaian hasil belajar dan sekaligus dapat meningkatkanhasil belajarnya.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KIMIA DI SMA NEGERI 2 KOTA JAMBI AFRIANITA SIMATUPANG
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i3.346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan dan menjelaskan hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar kimia siswa. (2) mengetahui dan menjelaskan besarnya koefisien korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar kimia siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 2 Kota Jambi tahun pelajaran 2019/2020 dan sampel penelitian berjumlah 72 orang dengan menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner motivasi belajar yang terdiri dari 20 pernyataan positif dan 15 pernyataan negatif dan data hasil belajar siswa menggunakan nilai Ujian Akhir Semester (UAS) siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar siswa pada pembelajaran kimia dengan hasil belajar kimia siswa. (2) Besarnya koefisien korelasi yang diperoleh yaitu sebesar 0,391, yang berarti r hitung yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan r tabel yang telah ditentukan pada taraf signifikansi 5% yaitu 0,229, sehingga Hipotesis Nol (H0) dalam penelitian ini dapat ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar pada mata pelajaran kimia dengan hasil belajar kimia siswa.
MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA MELALUI GERAKAN MAJALAH DINDING KELAS WIDAYAT UMAR
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i3.394

Abstract

Best practice ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pelaksanaan peningkatan minat baca siswa melalui gerakan majalah dinding (mading) kelas di SMP Negeri 2 Yogyakarta; (2) mengetahui dampak positif dari kegiatan gerakan mading kelas terhadap peningkatan minat baca siswa di SMP Negeri 2 Yogyakarta. Best practice ini merupakan pengalaman penulis dalam upaya meningkatkan minat baca siswa melalui gerakan mading kelas. Data diperoleh dengan pengamatan dan pengisian angket. Data dianalisis secara deskreptif komparatif dari hasil pengamatan dan pengisian angket selama tiga kali. Hasil best practice menunjukkan bahwa gerakan mading kelas dengan tahapan: menentukan tema mading, membagi tema mading, membuat mading, memajang mading, mengunjungi, melihat dan membaca mading, serta lomba mading yang dilaksanakan dengan sistem berkala telah dapat meningkatkan minat baca siswa. Hasil analisis data dari angket yang telah diisi siswa menunjukkan bahwa dilihat dari tiga aspek yaitu aspek pemusatan perhatian, motivasi membaca, dan usaha membaca, melalui 3 kali pembuatan mading kelas, menunjukkan adanya peningkatan minat baca. Pada pelaksanaan gerakan mading kelas pertama, hasil penilaian minat baca siswa cukup baik, pada pelaksanaan kedua hasilnya baik, dan pelaksanaan ketiga hasilnya amat baik. Dengan demikian program ini akan terus dilanjutkan dengan harapan minat baca para siswa terus dapat ditingkatkan.

Page 4 of 23 | Total Record : 225