cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
Jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM)
ISSN : 27748022     EISSN : 27745791     DOI : -
Core Subject : Education,
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) terbit 4 (Empat) kali setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 225 Documents
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI, HASIL BELAJAR DAN RESPON SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA MATERI SUMPAH PEMUDA DI SMAN 4 TEBO ERNAWATI ERNAWATI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.617

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui peningkatan motivasi siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Tebo semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada pelajaran Sejarah materi sumpah pemuda, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar sejarah siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Tebo semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD), (3) mengetahui respon siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Tebo semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada pelajaran Sejarah materi sumpah pemuda. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Tahap-tahap yang dilakukan dalam penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu: (1) penentuan subjek penelitian, (2) membuat rencana tindakan, (3) melaksanakan tindakan, (4) melakukan observasi, (5) melakukan refleksi dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) persentase rata-rata motivasi siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Tebo pada siklus I adalah 25,45% dengan kategori tinggi, meningkat menjadi 26,33% pada siklus II dengan kategori tinggi; (2) rata-rata hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Tebo pada siklus I adalah 74,58 dengan kategori sedang, meningkat menjadi 83,54 pada siklus II dengan kategori tinggi; (3) respon siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Tebo terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) mencapai kategori positif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar Sejarah materi sumpah pemuda siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Tebo semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 serta memperoleh respon yang positif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SMAN 4 TEBO RUMIATI NINGSIH
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris di kelas XII IPA 1 SMA Negeri 4 kabupaten Tebo tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua tahapan siklus. Siklus I terdiri dari dua kali pertemuan dan Siklus II terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam Penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 4 kabupaten Tebo yang berjumlah 34 siswa. Indikator keberhasilan pada Penelitian ini adalah apabila 75% siswa dapat mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan oleh sekolah yaitu 75. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) di kelas XII IPA 1 dapat terjadi peningkatan ketuntasan prestasi belajar siswa meningkat pada siklus I dengan rata-rata sebesar 76 meningkat menjadi 80,58 pada siklus II. Presentase ketuntasan belajar juga meningkat dari siklus I sebesar 70,58% meningkat menjadi 82,35% pada siklus II.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XII MIA SMA NEGERI 21 BONE MELALUI PENDEKATAN PROBLEM POSSING BERPIKIR SECARA BERPASANGAN KASNAWATI KASNAWATI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.625

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SMA Negeri 21 Bone dan bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar fisika siswa dengan menggunakan pendekatan problem possing berpikir secara berpasangan. Penelitian ini menggunakan dua siklus dengan langkah-langkah untuk setiap siklus terdiri dari: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Hal ini dimaksudkan agar manakala peneliti menemukan permasalahan yang perlu perbaikannya, dapat dilaksanakan pada siklus berikutnya. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIA SMA Negeri 21 Bone pada tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 28 orang dengan tingkat kemampuan dan daya serap siswa yang sangat bervariasi. Materi yang disajikan pada Siklus I yaitu Dinamika Rotasi dan Siklus II yaitu materi Keseimbangan Benda Tegar. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk essay. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Di samping itu, untuk mengetahui keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dengan pendekatan problem possing berpikir secara berpasangan digunakan lembar observasi selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) setelah diberikan tindakan dengan pendekatan problem possing berpikir secara berpasangan terjadi peningkatan skor rata-rata hasil hasil belajar fisika siswa Kelas XII MIA SMA Negeri 21 Bone yang pada akhir Siklus I sebesar 70,50 menjadi 81,57 pada akhir Siklus II; (b) setelah diberikan tindakan dengan pendekatan problem possing berpikir secara berpasangan terjadi peningkatan ketuntasan belajar Kelas XII MIA SMA Negeri 21 Bone yang pada akhir Siklus I sebesar 57,14% menjadi 85,71 % pada akhir Siklus II; (c) terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran dari Siklus I ke Siklus II; dan (d) berdasarkan kategori standar, perolehan skor hasil belajar fisika dikategorikan tinggi. Dari hasil di atas dapat disimpulkan bahwa problem possing berpikir secara berpasangan dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa Kelas XII MIA SMA Negeri 21 Bone.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA MATERI LISTRIK STATIS DENGAN METODE INQUIRI DAN METODE EKSPOSITORI PADA MASA PANDEMI SISWA KELAS XII SMA NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 ATO SUHARTO
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.626

Abstract

Rendahnya hasil belajar fisika pada masa pandemi covid-19, dipengaruhi berbagai macam faktor, antara lain kurang tepatnya penggunaan metode dalam menyampaikan materi pelajaran. Hal ini menjadi perhatian khusus dan masalah umum dalam dunia pendidikan. Adapun tujuan diadakan penelitian ini adalah; (1). untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar fisika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode Inquiri dan metode Ekspositori pada materi listrik statis pada masa pandemi. (2). untuk mengetahui hasil belajar yang lebih tinggi antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode inquiri atau metode ekspositori materi listrik statis pada masa pandemi. Hipotesis dalam penelitian ini adalah, rata-rata hasil belajar fisika dengan menggunakan metode inquiri lebih tinggi jika dibandingkan dengan menggunakan metode ekspositori. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bandar Lampung tahun pelajaran 2021/2022 yang terdiri dari sembilan kelas, percontoh dalam penelitian ini adalah dua kelas. Pembelajaran dilakukan secara Blended Learning. Data primer diperoleh dari penilain harian setelah siswa mengikuti proses belajar mengajar pada materi listrik statis. Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji kesamaan dua varians, uji kesamaan dua rata-rata dan uji perbedaan dua rata-rata. Berdasarkan hasil perhitungan data ternyata rata-rata hasil belajar fisika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode inquiri sebesar 84,26 dan rata-rata hasil belajar fisika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode ekspositori sebesar 75,21. Dengan uji t didapatkan perbedaan antara pembelajaran menggunakan metode inquiri dan ekspositori sebesar 9,02 atau 12,03%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar fisika materi listrik statis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode inquiri lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan metode ekspositori.
EFEKTIVITAS VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI DIMENSI TIGA DENGAN MENGGUNAKAN PEN TABLET EVI MAFIDAH
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.627

Abstract

Kebijakan pemerintah yang mengubah pembelajaran tatap muka menjadi daring menuntut kreatifitas dan inovasi guru sehingga hak peserta didik dapat terpenuhi selama proses belajar. Sementara hasil observasi selama pandemi sebagian besar guru menggunakan bahan ajar berupa PPT MS.Word maupun PDF sederhana,sehingga membuat peserta didik merasa bosan karena belum mampu memahami meteri dengan benar tanpa adanya penjelasan dari guru. Fenoma tersebut yang menjadikan motivasi untuk mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk Video berbasis Pen Tablet. Best practise ini disusun dengan tujuan untuk mendeskripsikan praktek baik dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh meggunakan video pembelajaran berbasis Pen tablet pada materi dimensi tiga di MAN 1 Tuban. Praktek terbaik dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 yaitu bulan Juli sampai Agustus 2021. Karya ilmiah ini mengggambarkan tentang peningkatan kehadiran siswa, nilai rata rata ulangan harian dan respon siswa terhadap video. Adapun subyek penelitian yaitu peserta didik kelas XII IPS dan XII IPA di MAN 1 Tuban Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban sebanyak 112 siswa dengan membawa perubahan yang signifikan yaitu kehadiran siswa sebelum menggunakan video mencapai 61.61 %,setelah mengggunakan video berbasis Pen Tablet sebesar 83.92%, sedangkan rata rata nilai ulangan yang dicapai rata rata di atas KKM yaitu 77 dan respon terhadap video sebanyak 138 kali ditonton.
PENGGUNAAN METODE RESITASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VIII SMP PEMBANGUNAN UNP PADANG TAHUN PELAJARAN 2005/2006 DERITA HELFI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.628

Abstract

Belajar adalah proses yang aktif, proses yang diarahkan kepada tujuan dan proses berbuat melalui pengalaman. Jadi, agar siswa benar-benar tertarik dan merespon setiap pembelajaran matematika mereka harus diberi pengalaman-pengalaman berupa tugas-tugas atau latihan yang bersifat merangsang keingintahuannya terhadap materi matematika. Sejauh ini pembelajaran dengan memberikan tugas-tugas atau latihan telah dilakukan oleh guru matematika di SMP Pembangunan UNP Padang, tapi belum terlaksana dengan baik. Guru belum efektif dalam memberikan tugas, guru tidak selalu memeriksa dan memberikan nilai. Akibatnya hanya sebagian siswa yang benar-benar mengerjakan tugasnya dengan baik sehingga tujuan dari pemberian tugas tidak tercapai, yaitu untuk meningkatkan hasil belajar matematika serta meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar. Salah satu langkah yang dapat ditempuh oleh guru adalah dengan menggunakan metode resitasi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak penggunaan métode resitasi terhadap hasil belajar matematika siswa di kelas VIII SMP Pembangunan UNP Padang tahun pelajaran 2005/2006. Hipotesis yang dikemukakan adalah hasil belajar matematika siswa yang diberi metode resitasi lebih baik daripada hasil belajar matematika siswa tanpa menggunakan metode resitasi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan model rancangan Randomized Control Group Only Design (RCGOD). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Pembangunan UNP Padang Tahun Pelajaran 2005/2006. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-A sebagai kelas kontrol. Rata-rata tes akhir siswa kelas eksperimen adalah 61,76 sedangkan rata rata hasil tes akhir siswa kelas kontrol adalah 53,66. Pengolahan data hasil tes akhir dilakukan melalui uji hipotesis yang menggunakan uji-t. Setelah dianalisis diperoleh thitung = 2,33, sedangkan pada ? = 0,05 dan dk-77, diperoleh harga ttabel = 1.67. Karena thitung > ttabel maka hipotesis diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika yang diberi metode resitasi lebih baik daripada hasil belajar matematika siswa tanpa menggunakan metode resitasi.
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK MENGGUNAKAN POINT SYSTEM BAGI SISWA KELAS X SMAN 16 TEBO PUWERMAN PUWERMAN
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi belajar bahasa Indonesia melalui metode diskusi kelompok menggunakan point system bagi siswa kelas X di SMA Negeri 16 Kabupaten Tebo Provinsi Jambi tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 16 Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo Provinsi Jambi tahun pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 30 siswa. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Teggart, terdiri dari II siklus yang setiap siklusnya terdiri dari perencanaan (Plan), tindakan (action), pengamatan (observation), dan kontemplasi (reflection). Pelaksanaan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dengan rincian dua pertemuan untuk melaksanakan proses pembelajaran satu sesi (2 x 45 menit) untuk ulangan harian. Hal ini dibuktikan pada pertemuan I persentase yang mengajukan pertanyaan hanya 10,2%, yang mengeluarkan pendapat 5,25%, mencatat sebanyak 15,78%, dan yang mengikuti pembelajaran sebesar 14,42% dengan total jumlah persentase sejumlah 45,65%. Kemudian selanjutnya meningkat pada Siklus II yakni persentase yang mengajukan pertanyaan hanya 21,05%, yang mengeluarkan pendapat 23,86%, mencatat sebanyak 34,21%, dan yang mengikuti pembelajaran sebesar 18,45% dengan total jumlah persentase sejumlah 97,39%. Maka setelah melihat hasil pertemuan I dan II peneliti menerapkan point system pada pertemuan selanjutnya, maka terdapat hasil yang signifikan, terdapat hasil pengamatan yang meningkat dari siklus I ke siklus II. Peningkatan terjadi di siklus II karena telah diterapkannya point system.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MAKNA TEMBANG PANGKUR DENGAN PENERAPAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG LINA WAHYU SETYA UTAMI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai penerapan video pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap makna Tembang Pangkur. Fitur yang di teliti fokusnya adalah hasil belajar peserta didik dalam menerapkan bahan ajar berupa video sebagai media pembelajaran Tembang Macapat Pangkur. Dalam pembelajaran diperlukan evaluasi untuk mengukur tingkat keberhasilan seorang pengajar dalam menyampaikan materi khususnya tembang macapat, yang semula pembelajaran KD. Menelaah Teks Tembang Pangkur dilakukan tidak menggunakan media ajar berupa video, maka untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dalam memaknai Tembang Pangkur dilakukan dengan menerapkan bahan ajar berupa video pembelajaran. Peningkatan pemahaman terhadap makna Tembang Pangkur, dapat dilihat dari hasil belajar peserta didik setelah menerapkan video pembelajaran. Dari 38 peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Candiroto Kabupaten Temanggung Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 yang menjadi obyek penelitian dengan uji tes soal , mengalami peningkatan hasil belajar peserta didik yang semula presentase ketuntasan 52,63% sebelum menerapkan video pembelajaran, berdasarkan penelitian observer setelah menerapkan video pembelajaran mencapai ketuntasan 84,21 %.
BEST PRACTICE PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI MUSIK KELAS X DI SMAN 1 CANDIROTO ACHMAD SOLICHUL HADI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.643

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menjelaskan pengaruh penggunaan google classroom terhadap kualitas pembelajaran siswa pada mata pelajaran seni musik kelas X di SMAN 1 Candiroto. (2) menjelaskan pengaruh penggunaan google classroom terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni musik kelas X di SMAN 1 Candiroto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Candiroto. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu siswa kelas X 3 SMAN 1 Candiroto. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes objektif, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif signifikan penggunaan google classroom, terhadap kualitas pembelajaran siswa pada mata pelajaran seni musik kelas X di SMAN 1 Candiroto dengan nilai t hitung> t tabel (2.357 > 2.045) dan nilai signifikansi 0.025. Artinya penggunaan google classroom dapat meningkatkan kualitas pembelajaran siswa pada mata pelajaran seni musik kelas X di SMAN 1 Candiroto. (2) terdapat pengaruh positif signifikan penggunaan google classroom terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni musik kelas X di SMAN 1 Candiroto sebesar 2.44 kali dengan signifikansi 0.016. Artinya penggunaan google classroom berpengaruh signifikan sebesar 2.44 kali terhadap hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN KETRAMPILAN PASING BAWAH SEPAKBOLA SISWA KELAS VIIIA SMP NEGERI 10 MALANG DENGAN MODIFIKASI PERMAINAN KURDHO HANDOKO
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v2i1.826

Abstract

The real conditions at SMP Negeri 10 Malang, especially for grade VIIIA semester 2 in KD 4.1, were developed material for specific motion variations in various simple and or traditional big ball games. One of the materials presented is football with a discussion of under-passing. Several techniques for variations of the lower passing exercise have been given but at the time of the evaluation the results were not satisfactory.Based on the results of observations made on Wednesday, January 10, 2018 on the learning process with the subject matter of the game of football, especially underpassing at SMP Negeri 10 Malang, researchers found several problems in learning to pass under football including the foot not beside the ball, the swing leg not rotating. 90º, the touch of the foot on the ball is not on the back of the ball, the result of the passing is not on the target.With this research, it is hoped that this research will improve the mastery of the football underhand passing technique, so that it can support maximum results on the football underpassing material at SMP Negeri 10 Malang. ABSTRAKKondisi riil di SMP Negeri 10 Malang khususnya kelas VIIIA semester 2 pada KD 4.1 dikembangkan materi variasi gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau tradisional. Salah satu materi yang disajikan adalah sepakbola dengan pembahasan passing bawah. Beberapa teknik variasi latihan passing bawah telah diberikan namun pada saat dilakukan evaluasi hasilnya belum memuaskan.Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada hari Rabu, tanggal 10 Januari 2018 terhadap proses pembelajaran dengan materi pokok permainan sepakbola khususnya passing bawah di SMP Negeri 10 Malang, peneliti menemukan beberapa masalah pada pembelajaran passing bawah sepakbola diantaranya: kaki tumpu tidak disamping bola, kaki ayun tidak diputar 90º, sentuhan kaki pada bola tidak pada bagian belakang bola, hasil passing tidak pada sasaran. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan penguasaan teknik passing bawah sepakbola, sehingga dapat mendukung hasil yang maksimal terhadap materi passing bawah sepakbola di SMP Negri 10 Malang

Page 6 of 23 | Total Record : 225