cover
Contact Name
Dwi Sukma Donoriyanto
Contact Email
sukmadewi2004@gmail.com
Phone
+6289360133423
Journal Mail Official
juminten@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Rungkut Madya Gunung Anyar, Rungkut, Surabaya, (60294) Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Juminten : Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 27214079     DOI : https://doi.org/10.33005/juminten.v2i2
Journal of Management Industry and Technology , National University of Veterans Development, East Java is a journal that effectively bridges the gap between academics, policy makers, and practitioners and connects various Industrial Engineering and Management communities. While the focus of the publication of this journal on Industrial Engineering and Management research includes: · Reverse Logistics Management · Global Supply Chain Management · Human Factors Engineering/Industrial Ergonomics · Risk Management · Operation Research/Optimization/Metaheuristics · Production Planning and Scheduling · Sustainable Manufacturing Systems · Management of Technology and Innovation · Quality Control and Management · Product Design and Development · Service Design and Management · Healt and Safety management · Cost Analysis Management/Financial Engineering · Business Process Engineering · Facility Design and Layout · Transportation Management · Information Management and Technology · Warehouse Management · Customer Relation Management
Articles 437 Documents
Analisis Kualitas Pelayanan dengan Menggunakan Metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA) di PT. XYZ Muhammad Jazuli; Didi Samanhudi; Handoyo
JUMINTEN Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i1.16

Abstract

Saat ini perkembangan jasa pengiriman barang mengalami kemajuan dengan pesat. Banyaknya perusahaan jasa pengiriman barang mengakibatkan persaingan yang semakin ketat sehingga menuntut perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sebaik mungkin. Salah satu perusahaan jasa pengiriman barang yaitu PT. XYZ yang telah memiliki cabang di berbagai daerah di Indonesia. Pada proses pelayanannya, masih menerima komplain sebanyak 4%-7% dari total rata-rata pengiriman per bulan sebesar 9000-9500 paket. Metode yang digunakan untuk mengetahui kualitas pelayanan adalah service quality, sedangkan untuk menentukan atribut pelayanan yang perlu ditingkatkan menggunakan metode importance performance analysis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 atribut yang menjadi masalah yaitu terjadi kesenjangan antara persepsi dan harapan konsumen yang ditunjukkan dengan nilai gap atribut negatif. Kualitas pelayanan yang diberikan PT. XYZ berdasarkan kelima dimensi service quality diperoleh nilai persepsi sebesar 4,50 dan nilai harapan sebesar 3,91 dengan nilai gap positif (0,59). Dari nilai tersebut dapat dilihat bahwa nilai persepsi melampaui nilai harapan sehingga pelayanan yang diberikan sebagai kualitas ideal.Adapun atribut layanan yang dapat diusulkan menjadi prioritas untuk ditingkatkan yaitu pada atribut Ketersediaan brosur tentang spesifikasi layanan, Karyawan selalu menindak lanjuti setiap gangguan dengan cepat, tepat, dan cermat dan Keamanan barang dari kerusakan yang dikirim saat sampai ke tangan konsumen.
Penggukuran Kinerja Rantai Pasok Berbasis Lean dan Green dengan Perspektif Balance Scorecard di PT. XYZ Rianda Cakasana; Sunardi
JUMINTEN Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i1.17

Abstract

PT. XYZ merupakan salah satu produsen rokok terkemuka di Indonesia. PT. XYZ memproduksi sejumlah merek rokok kretek yang dikenali luas, seperti sampoerna kretek, serta “Raja kretek” yang legendaris Dji Sam Soe. Belum ada tindakan yang mengevaluasi kinerja rantai pasok selama ini maka akan dilaksanakan pengukuran kinerja rantai pasok. Konsep Lean dan Green pada sistem rantai pasok kompetitif bagi PT. XYZ guna menciptakan strategi rantai pasok yang efektif dan efisien dari segi biaya dan dampak lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di PT XYZ. Penelitian menghasilkan Key Performance Indicator (KPI) yang diperoleh dari integrasi konsep Lean and Green pada aktivitas kinerja rantai pasok dengan perspektif Balance Scorecard. Penentuan prioritas KPI secara keseluruhan dilakukan dengan mengurutkan KPI mulai yang memiliki bobot yang paling tinggi hingga KPI bobot paling terendah. KPI yang memiliki prioritas tertinggi itu artinya KPI ini merupakan KPI yang memiliki pengaruh paling besar terhadap kinerja rantai pasok perusahaan. Pada penelitian ini, perspektif Customer merupakan prioritas yang paling membuktikan dari 3 KPI tertinggi bobotnya pada model penilaian kinerja rantai pasok yang dirancang. Yaitu, Key Performance Indicator (KPI) Market Share dengan bobot (0,161), Key Performance indicator (KPI) Tingakat Kepuasan Pelanggan dengan bobot (0,112), Dan yang terakhir Key Performance Indicator (KPI) Jumlah Pelanggan dengan bobot (0,081).
Analisis Keseimbangan Lintasan Menggunakan Metode Largest Candidate Rule, Killbridge and Western Method, Ranked Positional Weights Helmi Syaiful Haq; Farida Pulansari; Akmal Suryadi
JUMINTEN Vol. 1 No. 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i3.18

Abstract

UD. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi spare part otomotif, aksesoris sepeda motor dan juga alat bantu pertanian. UD. XYZ memiliki lini proses yang memproduksi standar paddock untuk sepeda motor tipe sport. Pada lini produksi paddock sering terjadi bottleneck pada proses pengerolan pipa dan proses pengecatan sehingga mengaki-batkan ada beberapa work station yang mengalami idle time yang signifikan dalam setiap proses produksi yang dilakukan. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan masalah ini adalah Larg-est Candidate Rule, Killbridge and Western Method, dan Ranked Positional Weights sebagai metode pembanding. Dengan menghasilkan metode yang paling optimal adalah metode Largest Candidate Rule yang menghasilkan line efficiency 85,04%, balance delay sebesar 19,94%, dan smoothnes index 1,8239 dengan jumlah operator sebanyak 6 orang.
Perencanaan Interval Perawatan Mesin HD 102 dengan Metode Realibility Centered Maintenance (RCM ) II di PT. XYZ Rizky Hari Sandi; Iriani
JUMINTEN Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i1.19

Abstract

PT. XYZ merupakan bagian dari Jawa Pos Group yang bergerak di bidang jasa percetakan dan packaging . Saat ini PT. XYZ memproduksi packaging seperti packaging kebab, packaging deka choconut , packaging coco roll dan packaging better merupakan hasil dari mesin HD 102. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah adanya Breakdown mesin dan belum adanya interval waktu perawatan mesin sehingga hal tersebut menyebabkan adanya kegiatan corrective maintenance yang dapat menimbulkan downtime, berhentinya proses produksi dan biaya untuk perbaikan yang tinggi.Metode penelitian yang digunakan adalah Reliability Centered Maintenance II dengan memadukan analisis kualitatif yang meliputi FMEA ( Failure Mode and Effect Analyze ). Dari hasil analisis interval perawatan mesin di PT. XYZ maka dapat diketahui bahwa interval perawatan mesin HD 102 di PT. XYZ pada bulan Januari 2018 sampai Desember 2018 diperoleh untuk interval waktu perawatan yang tepat Unit 2 selama 820,22 jam, Unit 4 selama 208,66 jam, Coating selama 117,66 jam, Console and Panel selama 254,17 jam, Delivery selama 188,41 jam ,dan Chiller & Dampening selama 76,17 jam..
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Woven Bag dengan Metode Material Requirement Planning (MRP) Untuk Mengurangi Biaya Produksi pada PT. XYZ Fahmi Ali; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i1.25

Abstract

Persediaan merupakan kekayaan perusahaan yang memiliki peranan penting dalam operasi bisnis, sehingga perusahaan perlu melakukan manajemen persediaan proaktif, artinya perusahaan harus mampu mengantisipasi keadaan maupun tantangan yang ada dalam tata kelola persediaan untuk meminimalisasi total biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Permasalahan yang timbul di PT. XYZ adalah perusahaan mengabaikan masalah pemesanan bahan baku. Tidak adanya sebuah metode yang sudah baku dalam hal pemesanan bahan baku. Dalam pemesanan bahan baku, perusahaan hanya berdasarkan pada pengalaman sebelumnya. Material Requirement Planning (MRP) adalah suatu metode yang digunakan untuk mengendalikan persediaan bahan baku pada perusahaan. Hasil penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa perencanaan kebutuhan bahan bakudengan metode perusahaan didapatkan total cost sebesar Rp 3.556.258.241,-, sedangkan metode MRP didapatkan total cost sebesar Rp 3.003.026.414,-. Maka dapat disimpulkan telah terjadi penurunan total cost seluruh bahan baku sebesar 15,5%. Hal ini membuktikan bahwa metode MRP lebih efisien daripada metode PT Kerta Rajasa Raya. Oleh karena itu untuk mendapatkan total cost yang minimum, metode MRP diterapkan pada tahun 2019/2020 sehingga didapatkan total cost sebesar Rp 2.050.494.949,-.
Analisis Pengendalian Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma dan Perbaikan dengan Kaizen Khusnun Nabila; Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i1.27

Abstract

Pengendalian kualitas produk dapat meningkatkan produktivitas perusahaan yang berdampak pada kepuasan pelanggan. Permasalahan di PT. XYZ terkait kualitas produk yang diakibatkan oleh defect dengan rata-rata defect sebesar 8,77% pada bulan Januari 2019 sampai Juli 2019. Sedangkan perusahaan memiliki batas tolerir 5%. Six sigma diusulkan untuk diimplementasikan dalam upaya mengatasi defect yang ada. CTQ yang teridentifikasi di PT. XYZ adalah permukaan tidak rata, bentuk tidak sempurna, bintik,, dekok dan tidak glossi. Setelah dilakukan analisis, defect tertinggi terjadi pada defect jenis permukaan tidak rata dengan persentasi defect sebesar 36,170%. Pada bulan Januari 2019 sampai Juli 2019 diketahui defect tertinggi terjadi pada bulan Maret sebesar 1.198 batang dengan jumlah produksi sebesar 14.099 batang. Sehingga diperoleh DPMO rata-rata sebesar 17.531,93 dengan nilai sigma sebesar 3,61. Dari hasil DPMO dan nilai sigma tersebut dapat diketahui ada lima jenis factor yang mempengaruhi kecacatan, yaitu faktor man, milleu, machine, method, dan materials. Berdasarkan pemasalahn di tiap factor maka dlakukan continues improvement dengan metode Kaizen Five MChecklist dan Five Step Plan atau 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) yang digunakan rekomendasi perbaikan untuk menyelesaikan kelima faktor penyebab defect tersebut.
Analisis Waste Pada Aktivitas Produksi BTA SK 32 dengan Menggunakan Lean Manufacturing di PT XYZ Mochamad Ismail Zakaria; Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 1 No. 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i2.29

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan di bidang manufaktur dengan hasil produk batu tahan api (BTA). Dalam memproduksi BTA SK 32, PT. XYZ pada proses produksinya masih terdapat pemborosan (waste) di area lantai produksi, seperti defect, waiting, excess processing, overproduction, transportation, excess inventory, dan unnecessary motion. Penelitihan ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan dalam menangani terjadinya waste tersebut dengan menggunakan metode Lean Manufacturing. Berdasarkan skor rata-rata pemborosan yang terjadi pada proses produksi BTA SK 32 adalah Defect dengan skor sebesar 3,5, Waiting dengan skor sebesar 3,2, Excess Processing dengan skor sebesar 3, Inventory dengan skor sebesar 2,5, Overproduction dengan skor sebesar 2,4, Unnecessary Motion dengan skor sebesar 1,3, dan Transportation dengan skor sebesar 1. Rekomendasi usulan yang kritis diketahui dengan jumlah Risk Priority Number tertinggi. Rekomendasi yang diusulkan antara lain perlu adanya pengawasan serta petunjuk Standard Operation Procedure tentang pencampuran air di proses mixing, perlu adanya evaluasi di proses mixing, melihat kondisi mesin secara menyeluruh, pengecekkan yang lebih ketat pada bahan baku.
Analisis Kualitas Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dengan Metode Servqual dan Kano (Studi Kasus Wajib Pajak PKB di Kantor Bersama Samsat Gresik) Najam Burhanudin Akbar; Handoyo
JUMINTEN Vol. 1 No. 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i2.30

Abstract

Kualitas layanan merupakan perbandingan antara kenyataan yang dirasakan konsumen dengan kualitas layanan yang diharapkan konsumen. Kantor Bersama XYZ merupakan sebuah instansi yang bergerak di bidang jasa. Kantor Bersama XYZ melayani pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor. Permasalahn yang terjadi dalam instansi yaitu antrian panjang dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor yang disebabkan oleh kurang cepatnya karyawan dalam melakukan pelayanan. Berdasarkan permasalahan di atas, maka dilakukan peningkatan kualitas pelayanan menggunakan metode Servqual dan Kano. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan meningkatkan kualitas pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Bersama XYZ. Hasil dari penelitian dan pembahasan tentang kualitas pelayanan yang diberikan Kantor Bersama XYZ terhadap pembayar Pajak Kendaraan Bermotor yaitu menunjukkan nilai Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) sebesar 0,86 yang berarti dapat dinyatakan baik akan tetapi masih ada yang harus ditingkatkan agar memperoleh nilai yang maksimal. Lalu terdapat 3 atribut yang memiliki nilai kepuasan negatif yaitu atribut kenyamanan ruang tunggu, fasilitas pendukung seperti kurangnya jumlah kursi tunggu dan area parkir yang kurang luas sebesar -2,2, atribut karyawan menyelesaikan masalah dengan cepat, tepat, dan cermat sebesar - 2,06/-1,03 dan atribut Keamanan Konsumen dari pelanggaran peraturan perpajakan sebesar - 0,23, yang berarti pelayanan tersebut harus ditingkatkan agar dapat memuaskan pelanggan.
Penentuan Rute Distribusi Produk Sparepart Menggunakan Metode Tabu Search di PT Murni Berlian Motors Ya Fachrul Rasyid; Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 1 No. 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i3.32

Abstract

Bagi perusahaan, transportasi merupakan komponen yang sangat penting terutama untuk hal pendistribusian barang. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah terlalu panjangnya rute distribusi dengan keterbatasan kapasitas kendaraan yang tersedia. Produk yang didistribusikan, yaitu pelumas dan sparepart yang dimana setiap minggunya mempunyai permintaan yang tinggi. Untuk mengatasi masalah tersebut, perusahaan membutuhkan solusi permasalahan dengan menggunakan metode Tabu Search. Tujuan penelitian ini adalah menentukan rute terpendek dan pengalokasian kendaraan tanpa memakan waktu. Sehingga diharapkan akan mendapatkan keuntungan dimana tidak hanya dari segi optimalnya sistem distribusi, tetapi juga tingkat kualitas pelayanan yang ikut meningkat. Hasil penelitian ini adalah didapatkan rute usulan menggunakan metode tabu search yaitu kendaraan 1 sebesar 240,6 km dengan pemakaian kapasitas kendaraan sebesar 1949,5 kg dan 220,76 km dengan pemakaian kapasitas kendaraan sebesar 2227,5 kg. Selisih jarak untuk kendaraan 1 sebanyak 51,46 km dengan persentase penghematan sebesar 17,61% dan kendaraan 2 sebanyak 69,94 km dengan persentase penghematan sebesar 24,05%.
Perancangan Sistem Informasi Persewaan Alat Berat Berbasis Website Online Guna Meningkatkan Pelayanan Konsumen pada CV. Utomo Tehnik Sidoarjo Akbar Ketinggi Nugraha; Farida Pulansari
JUMINTEN Vol. 1 No. 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i2.50

Abstract

Ilmu pengetahuan serta teknologi informasi saat ini telah mengubah paradigma masyarakat dalam mencari dan mendapatkan informasi, yang salah satunya melalui jaringan internet. Kemudahan dalam mencari dan mendapatkan informasi inilah yang menjadikan pemanfaatan teknologi hampir diterapkan hampir di berbagai bidang. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa yang menawarkan persewaan berbagai jenis alat berat. Permasalahan yang terjadi pada yaitu pada proses persewaan yang masih kurang efektif, dimana para customer yang akan melakukan persewaan harus datang langsung ke kantor dan bertemu admin. Selain itu, penyimpanan data pada perusahaan masih menggunakan catatan manual sehingga menyulitkan admin dalam proses perekapan data dan menimbulkan resiko data-data tersebut hilang. Penelitian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan keefektifan proses persewaan alat berat baik dari segi penyewa maupun admin dengan cara merancang sistem infromasi persewaan online berbasis website yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya perancangan sistem informasi berbasis website yang dirancang dengan menggunakan XAMPP dan Bootstrap ini dapat mempermudah penyewa dalam melakukan penyewaan alat berat dan admin dapat dengan mudah merekap data informasi penyewaan karena data tersebut telah tercatat pada server, serta admin dapat dengan mudah mempromosikan spesifikasi alat berat yang dimiliki karena sistem informasi yang dibangun telah tersedia secara daring/online.

Filter by Year

2020 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 2 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 4 No 1 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 3 No 3 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 3 No 2 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 3 No 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 6 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 5 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 2 (2020): JUMINTEN Vol 1 No 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi More Issue