Indonesian Journal of Natural Science Education
Indonesian Journal of Natural Science Education is a science and science education journal. The scope of articles published in the Indonesian Journal of Natural Science Education is a study in articles in the fields of Science Education, Biology Education, Physics Education, Chemistry Education, Science Learning Technology, Environmental Sciences, Biology, Physics, and Chemistry.
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2019): JUNI"
:
9 Documents
clear
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN MURDER (MOOD, UNDERSTAND, RECALL, DETECT, ELABORATE, REVIEW) MELALUI TEKNIK KIE UNTUK MENINGKATKAN ASPEK SEBAB AKIBAT KEMAMPUAN GENERIK SAINS SISWA
Firdiana Sanjaya
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 2, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v2i1.451
Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan penerapan model pembelajaran MURDER dengan teknik KIE dalam kemampuan generiksains siswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil lembar diskusi siswa dan nilai pretest-posttest. Metode penelitian menggunakan one group pretest-posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji n-gain dan ketuntasan klasikal siswa. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran MURDER dengan teknik KIE efektif untuk meningkatkan kemampuan generik sains siswa. Peningkatan yang paling signifikan terjadi pada aspek sebab akibat.
PRAKTIKUM KIMIA ANALISIS INSTRUMENTASI BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR
Agung Tri Prasetya
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 2, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v2i1.449
Telah dilakukan uji coba perangkat pembelajaran dan instrumen untuk mengukur tingkat kompetensi mahasiswa. Kompetensi yang diukur meliputi penguasaan konsep dan motivasi belajar analisis instrumentasi. Penguasaan konsep analisis instrumentasi dinilai melalui tes, dan motivasi belajar diukur melalui koesioner motivasi belajar (KMB). Hasil validasi perangkat pembelajaran dinyatakan valid dan layak untuk digunakan. Hasil uji coba soal tes penguasaan konsep terhadap 135 responden diperoleh informasi dari 30 soal tes penguasaan konsep analisis instrumentasi hanya ada 25 soal yang valid dan instrumen pengukuran penguasaan konsep secara keseluruhan reliabel dengan reliabilitas 0,845. Instrumen KMB yang telah diuji cobakan terhadap 312 responden diperoleh hasil dari 25 pernyataan hanya ada 21 item yang valid dengan reliabilitas komposit sebesar 0,9329. Penerapan model pembelajaran praktikum Kimia Analisis Instrumen berbasis proyek diperoleh hasil 21 mahasiswa memiliki peningkatan penguasaan konsep kategori rendah dan 15 mahasiswa kategori sedang. Adapun tingkat motivasi belajar diperoleh 21 mahasiswa kategori sedang dan 15 kategori tinggi. Mahasiswa perlu dibiasakan melakukan praktikum berbasis proyek agar kompetensinya meningkat.
UPAYA MENINGKATKAN LITERASI SAINS MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOSAINS
Utami Dian Pertiwi;
Umni Yatti Rusyda Firdausi
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 2, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v2i1.476
Artikel ini ditulis dengan maksud membangun kesadaran akan pentingnya pembelajaran berbasis etnosains dalam pembelajaran IPA sebagai upaya untuk meningkatkan literasi sains terutama pada pembelajaran IPA abad 21. Artikel ini disusun berdasarkan penilaian PISA dimana Indonesia berada pada peringkat yang rendah dalam pencapaian peserta didik untuk bidang sains, membaca, dan matematika. Sehingga hal ini melatarbelakangi pentingnya pembelajaran berbasis etnosains sebagai upaya meningkatkan literasi sains dalam mengembangkan Pendidikan IPA abad 21. Metodologi penulisan yang digunakan adalah kajian pustaka yang berisikan tinjauan mengenai pentingnya pembelajaran etnosains dari berbagai sumber pustaka. Artikel ini membahas mengenai pembelajaran sains berbasis etnosains sebagai upaya meningkatkan literasi sains dalam pembelajaran IPA SMP pada abad 21 dengan paradigma pembelajaran yang berpusat pada peserta didik serta dapat mengaplikasikannya dalam menyelesaikan berbagai masalah dikehidupan sehari-hari. Etnosains mendukung peserta didik untuk senantiasa menambah ilmu-ilmu pengetahuan melalui budaya yang berkembang disekitarnya. Pengetahuan berbasis etnosains bukan hanya tentang kearifan lokal saja, namun pengetahuan abstrak yang terkandung dalam budaya itu sendiri. Keberhasilan pembelajaran literasi sains ditunjukkan apabila peserta didik memahami apa yang telah dipelajari serta dapat mengaplikasikannya dalam menyelesaikan berbagai masalah dikehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis etnosains penting untuk membantu meningkatkan literasi sains sehingga pembelajaran berbasis etnosains dinilai cocok dan penting sebagai upaya meningkatkan literasi sains dalam mengembangkan Pendidikan IPA SMP abad 21.
JASA DESAIN GRAFIS “WALANG KERIK” SEBAGAI TERAPAN UNSUR SAINS DAN MEDIA PELESTARIAN KEBUDAYAAN
Muhammad Yusrul Falah;
Nur Ardiansyah;
Zulkifli Sulistiyono;
Jihat Bimananta;
Eli Trisnowati
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 2, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v2i1.497
Usaha yang kami jalankan adalah sebuah jasa desain grafis yang kami beri nama “Walang Kerik” diamana hasil desain yang kami produksi mengangkat tema kebudayaan Indonesia. Dengan mengangkat tema kebudayaan ini kami bertekad untuk terus memperkenalkan budaya yang dimiliki Indonesia supaya tidak tergerus oleh zaman. Kegiatan usaha ini dilakukan selama lima bulan. Dana yang diberikan sudah kami gunakan sepenuhnya sehingga pada aspek alat dan bahan yang diperlukan semua sudah terpenuhi. Pada aspek promosi pun kami sudah melaksanakan promosi secara online dan offline, pada lima bulan perjalanan usaha ini, pendapatan yang diperoleh dari usaha ini sudah melebihi target yang ditentukan. Usaha ini memiliki peluang pasar yang baik karena di daerah Magelang jasa desain yang mencantumkan unsur budaya belum ada, meskipun ada hanya sebagian kecil dan itupun mungkin hanya karena permintaan dari konsumennya bukan karena inisiatif desainernya. Respon dari para konsumenpun menunjukkan bahwa mereka mengalami kepuasan terhadap hasil desain yang kami buat. Mereka puas karena pengerjaan dari desain yang dipesan tergolong cepat dan mereka juga terkesan karena ternyata budaya yang dimiliki Indonesia sangat menarik jika dituangkan dalam sebuah desain. Dengan semakin banyak desain yang kami buat dan semakin banyak jenis budaya yang kami tuangkan membantu budaya yang dimiliki Indonesia tetap dikenal disetiap generasinya.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan STML untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik
zuhair abdullah
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 2, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v2i1.432
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan STML yang layak 2) menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan STML yang efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi sains. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan pendekatan Borg and Gall. Perangkat yang dikembangkan meliputi silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, handout, lembar kegiatan peserta didik dan instrumen penilaian berupa tes untuk mengukur kemampuan literasi sains peserta didik, lembar angket untuk mengukur kelayakan produk, dan respon peserta didik terhadap pembelajaran, dan lembar observasi untuk memperoleh informasi kebutuhan pada studi pendahuluan dan mengukur keterlaksanaan RPP. Prosedur penelitian ini meliputi: (1) studi pendahuluan; (2) perencanaan; (3) penyusunan draf produk; (4) validasi produk; (5) revisi I; (6) uji coba terbatas; (7) revisi II; (8) uji coba luas; (9) revisi III; (10) produk. Hasil penelitian menunjukkan : 1) perangkat pembelajaran yang dihasilkan layak. Kelayakan dibuktikan dengan rerata skor 4,2 yang masuk ke dalam kriteria sangat baik berdasarkan penilaian oleh dosen ahli, guru, dan teman sejawat. 2) perangkat pembelajaran yang dihasilkan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi sains. Keefektifan dibuktikan dengan perbedaan gain yang signifikan (p<0,05) antara kelas kontrol dan kelas eksperimen pada uji t dengan nilai p=0,001. 3).
KOMBINASI MODEL GUIDED INQUIRY DAN STRATEGI JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA VIIIF MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA
Afifah Anggraeni;
Siswanto Siswanto
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 2, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v2i1.453
Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar kognitif siswa SMP yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Guided Inquiry yang dikombinasikan dengan strategi Jigzaw. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas dengan empat tahapan, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes pilihan berganda untuk mengukur hasil belajar kogniti dan angket motivasi belajar siswa menggunakan instrumen SMTSL. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar siswa pada Siklus II dibandingkan Siklus I, dan berkategori tinggi di kedua Siklus. Selain itu, juga terjadi peningkatan hasil belajar kognitif siswa di Siklus I dibandingkan Pra Siklus dan juga peningkatan di Siklus II dibandingkan Siklus I. Berdasarkan temuan, indikator keberhasilan penelitian telah tercapai di Siklus I dan Siklus II.
IDENTIFIKASI PERAN ALAT PERAGA IPA SD/MI DI KABUPATEN WONOSOBO
Firdaus Firdaus;
Pamugkas Stiya Mulyani
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 2, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v2i1.493
Penelitian ini membahas tentang identifikasi peran alat peraga IPA SD/MI di wilayah Wonosobo. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui ketersediaan alat peraga IPA di SD/MI di kabupaten Wonosobo, (2) Mengetahui peran alat peraga IPA dalam pembelajaran di SD/MI di kabupaten Wonosobo , (3) Menganalisis pelaksanaan pembelajaran terhadap penggunaan alat peraga IPA di SD/MI di kabupaten Wonosobo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa di SD/MI di kabupaten Wonosobo. Adapun jumlah guru sebagai responden sebanyak 16 guru dan jumlah siswanya adalah sebanyak 320 siswa. Adapun proses analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu tabulasi data, analisis data kualitatif dan intepretasi data. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Alat peraga di sekolah sangat minim, banyak guru yang belum dapat membuat alat peraga sendiri dikarenakan waktu yang sangat terbatas dan keterampilan kurang. (2) Alat peraga memberikan dampak baik kepada siswa di antaranya siswa lebih mudah memahami materi, bersemangat, senang, tidak bosan/ betah dan aktif dalam pembelajaran. (3) Guru sudah baik dalam menggunakan alat peraga IPA serta dalam penyampaian materinya, tetapi variasi penggunaan alat peraga IPA kurang dikarenakan ketersediaan alat peraga IPA yang terbatas.
HUBUNGAN TINGKAT PENGUASAAN NAMA ILMIAH DENGAN KEMAMPUAN MENENTUKAN GENUS TUMBUHAN OLEH MAHASISWA PENDIDIKAN IPA UNTIDAR
Tutik Arifah;
Muhammad Nabil;
Eko Juliyanto
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 2, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v2i1.475
Penggunaan nama ilmiah tumbuhan maupun hewan dalam kehidupan sehari-hari,baik di lingkungan masyarakat maupun dunia pendidikan sangat jarang sehingga sangat sedikit penguasaan mahasiswa terhadap nama ilmiah tumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat penguasaan nama ilmiah tumbuhan yang dimiliki oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Universitas Tidar Magelang tahun akademik 2017/2018 terhadap kemampuan menentukan genusnya. Penelitian ini menggunakan tes dan diperdalam dengan wawancara. Analisis data penelitian dengan menggunakan analisis statistik korelasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa presentase rata-rata kemampuan mahasiswa dalam penguasaan nama ilmiah yaitu 18,78% , sedangkan rata-rata kemampuan mahasiswa dalam menentukan genusnya sebesar 86,36%. Dari data tersebut diperoleh korelasi sebesar 0,2343537 yang menunjukkan angka korelasi rendah antara tingkat penguasaan nama ilmiah tumbuhan dengan kemampuan menentukan genusnya. Simpulan mengungkapkan bahwa tidak ada hubungan antara penguasaan nama ilmiah dengan kemampuan menentukan genusnya. Mahasiswa dapat mengelompokkan tumbuhan ke dalam genus yang sama dengan melihat kata pertama pada nama ilmiah tumbuhan.
REAL VERSUS VIRTUAL EXPERIMENT DALAM PEMBELAJARAN INKUIRI: UJI BEDA TERHADAP PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMA
Wartini Wartini;
Dwi Aryanti;
Siswanto Siswanto;
Eko Juliyanto;
M Murni;
F Fajarudin
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 2, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v2i1.492
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran perbedaan peningkatan penguasaan konsep siswa yang proses pembelajarannya menggunakan pembelajaran inkuiri berbasis real experiment dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran inkuiri berbasis virtual experiment. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment, dengan desain penelitian nonequivalent control group pretest-posttest. Populasinya adalah seluruh siswa kelas X pada salah satu SMA negeri di kabupaten Magelang. Sampel sebanyak dua kelas, dipilih secara purposive sampling. Satu kelas sebagai kelas eksperimen yang proses pembelajaran menggunakan pembelajaran inkuiri berbasis virtual eksperimen, dan satu kelas sebagai kelas kontrol yang proses pembelajarannya menggunakan pembelajaran inkuiri berbasis real eksperimen. Instrumen dalam penelitian ini adalah instrumen tes esaay untuk mengukur penguasaan konsep. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan penguasaan konsep siswa baik yang menerapkan pembelajaran inkuiri berbasis real experiment maupun virtual experiment. Keduanya memiliki kategori peningkatan sedang.