cover
Contact Name
siswanto
Contact Email
siswanto@untidar.ac.id
Phone
+6281219744107
Journal Mail Official
ijnse@untidar.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapten Suparman No. 39, Potrobangsan, Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56116
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Natural Science Education
Published by Universitas Tidar
ISSN : 26218747     EISSN : 26218755     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Indonesian Journal of Natural Science Education is a science and science education journal. The scope of articles published in the Indonesian Journal of Natural Science Education is a study in articles in the fields of Science Education, Biology Education, Physics Education, Chemistry Education, Science Learning Technology, Environmental Sciences, Biology, Physics, and Chemistry.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020): Juni" : 9 Documents clear
IDENTIFIKASI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP NEGERI DI KABUPATEN TABALONG PADA MATA PELAJARAN IPA Iin Nila Sari
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i1.876

Abstract

Keterampilan berpikir kritis adalah kemampuan yang semestinya dimiliki oleh peserta didik. Agar dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik perlu adanya mengetahui bagaimana keterampilan berpikir kritis peserta didik. Tujuannya mengidentifikasi keterampilan berpikir kritis peserta didik SMP Negeri di Kabupaten Tabalong pada mata pelajaran IPA. Dengan mnenggunaan deskriptif kuantitatif dan populasinya peserta didik SMP Negeri di Kabupaten Tabalong yaitu sebanyak 2.264 peserta didik dan sampel sebanyak 340 peserta didik. Sampel penelitian kelas IX yang ditetapkan dengan porposive sampling. Penelitian dilaksanakan di enam SMP Negeri di Kabupaten Tabalong. Pengambilan data yang digunakan yaitu soal berpikir kritis yang berjumlah 40 soal dengan acuan 12 indiktor Ennis. Hasil menunjukkan bahwa (1) indikator memfokuskan pertanyaan 32%, (2) indikator menganalisis argumen 39%, (3) indikator bertanya dan menjawab pertanyaan 20%, (4) indikator memprtimbangkan apakah sumber dapat dipercaya atau tidak 42%, (5) indikator mengobservasi dan mempertimbangkan laporan observasi 49%, (6) indikator mendeduksi dan mempertimbangkan haasil deduksi 43%, (7) indikator menginduksi dan mempertimbangkan hasil deduksi 35%, (8) indikator membuat dan menentukan haasil pertimbangan 38%, (9) indikator mendefiinisikan istilah dan mempertimbangkan suatu devinisi  37%, (10) indikator mengidentifikasi asumsi-asumsi 19%, (11) menentukan suatu tindakan 44%, dan (12) indikator berinteraksi degan orang lain 53%. Hasil penelitian tingkat berpikir kritis di Kabupaten Tabalong pada mata pelajaran IPA dinyatakan masih tergolong rendah.
KUALITAS MATA AIR SEMBIR UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH Riva Ismawati, M.Si.
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i1.875

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian yang telah dilakukan yaitu untuk mengetahui kualitas air bersih yang berasal dari mata air Sembir ditinjau dari parameter fisik, parameter biologi, dan parameter kimia berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017. Sampel merupakan air bersih yang bersumber dari mata air Sembir yang terletak di Dusun Kandren, Desa Banjarsari, Kecamatan Windusari, KAbupaten Magelang. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode pengambilan sampel sesaat yang menunjukkan karakteristik air pada saat itu (grab sampling). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel air bersih memenuhi standar baku mutu air berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017. Dengan demikian, air bersih yang bersumber dari mata air Sembir dapat dimanfaatkan untuk keperluan higiene sanitasi.
STEM DALAM PEMBELAJARAN IPA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4. 0 Suwito Singgih
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i1.873

Abstract

The era of the industrial revolution 4.0 has an impact on science education to be able to prepare individuals who have competent competence in facing various challenges in the future, by applying technological advances in learning science. The STEM approach provides alternatives in science learning in an integrated manner with technology, engineering and mathematics. This study provides an overview of the role of STEM in learning science in the era of the industrial revolution 4.0. Based on the results of the research that was studied showed that STEM can direct the study of science closely related to technology, so that science has an important role in preparing superior human resources, both soft kill and hard skill. Science has a role in encouraging students to be able to apply their understanding of science in producing a work of technology that can be meaningful in everyday life. Through science learning, students can practice in developing their ability to think systematically, logically, and critically, so that it can be used to make discoveries and engineering by applying scientific steps. 
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN CRITICAL THINKING MURID KELAS 9 SMP NEGERI PADA MATERI IPA DI KABUPATEN KOTABARU Rakhmawati Ulfah
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i1.880

Abstract

Kemampuan critical thinking adalah hal yang diperlukan untuk memahami suatu materi pelajaran maupun di kehidupan sehari – hari. Pada mata pelajaran IPA, keterampilan berpikir kritis akan membantu memahami tentang suatu objek dan fenomena alam. Karena rasa ingin tahu yang tinggi dalam suatu hal yang baru atau rasa kepekaan terhadap suatu permasalahan yang muncul. Riset ini untuk mengetahui keterampilan critical thinking murid SMP Negeri di Kabupaten Kotabaru. Penelitian ini menerapkan metode survei, subjek riset yaitu murid SMPN kelas 9 berjumlah 254 murid. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling dan ditetapkan enam sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data secara deskriptif dari hasil tes dan wawancara. Hasil penelitian yang di ukur dengan menggunakan 12 indikator berpikir kritis Ennis meliputi (1) fokus pada pertanyaan, (2) menganalisa alasan, (3) tanyakan dan pertanyakan, (4) nilai kredibilitas sumber kriteria utama, (5) mengamati dan menilai pengamatan informasi, (6) deduksi, (7) membuat kesimpulan material, (8) menilai penilaian nilai faktor-faktor penting, (9) menentukan dan menilai arti, (10) atribut anggapan yang tidak sesuai, (11) mempertimbangkan dan bernalar, terakhir (12) intergrasi dan telah dianalisis menunjukkan bahwa dari 12 indikator Ennis nilai rata-rata sebesar 39,05% dalam kategori sangat rendah, tingkat berpikir kritis paling tinggi terdapat pada indikator 12 tentang intergrasi, yaitu sebesar 52,36% dan tingkat berpikir kritis paling rendah terdapat pada indikator 10 tentang atribut anggapan yang tidak sesuai, yaitu sebesar 23,03%.[A1]  [A1]Panjang abstrak antara 150-200 kata disesuaikan dengan template IJNSE
PERSEPSI GENERASI MILENIAL TERHADAP SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DI LINGKUNGAN SEKITAR TEMPAT TINGGAL Arum Maharsi Fadilah
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i1.872

Abstract

Sampah merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Semua orang pasti akan menghasilkan sampah. Oleh karena itu, sampah menjadi sumber utama permasalahan yang berdampak langsung bagi lingkungan. Selain itu, pengelolaan sampah di Indonesia dapat dibilang kurang baik. Sebagian besar sampah hanya dibuang begitu saja, tanpa memisahkan sesuai dengan kategorinya. Hal ini juga yang akhirnya menambah permasalahan sampah menjadi rumit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi generasi milenial terhadap sistem pengelolaan sampah di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka. Metode penelitian yang digunakan menggunakan kuesioner secara daring dan diisi oleh 100 orang dan berasal dari 10 provinsi berbeda. Provinsi tersebut yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten, DKI Jakarta, Bali, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian yang didapatkan adalah pengelolaan sampah di Indonesia sebagian besar kurang baik karena pengetahuan masyarakat sangat kurang dalam memahami pengelolaan sampah. Selain itu, pemerintah juga kurang mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sesuai dengan kategorinya dan juga kurang menyosialisasikan gerakan peduli tentang sampah.
Evaluation of Implementation of Semester Credit System through Independent Learning Activity Unit in State Senior High Schools in Malang City husnul chotimah
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i1.891

Abstract

Evaluation of implementation of semester credit system (SKS) through Independent Learning Activity Unit (UKBM) was aimed to generate an illustration which could be used as reference to make further policy for the implementation in State Senior High Schools in Malang City. The evaluation of SKS program through UKBM was based on the CIPP method and generated several results: 1) guide and illustrations of UKBM arrangement should be implemented in learning, 2) workshop on arranging UKBM should be organized by involving teachers from all subjects so that they could arrange and implement UKBM based learning, (3) existing UKBM should be revised, (4) sustained monitoring and evaluation on implementation process of learning through UKBM should be carried out by policy makers, (5) teachers should be approached so that learning through UKBM in SKS program would be carried out well and sustainably and (6) more attention should be given to students so that they could adjust themselves in learning through UKBM in SKS program.It is recommended that: (1) learning activities in the SKS program through the UKBM learning in State Senior High Schools in Malang City should be improved or reviewed, (2) students and teachers are not ready to carry out learning through UKBM in SKS program and (3) the improvement mentioned in the first suggestion could be carried out by rearranging and revising existing UKBM.
TANGGAPAN SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS TERHADAP PEMBELAJARAN STEM Ahmad Syarkowi
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i1.879

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan pembelajaran STEM yang tak lepas dari masalah dan kendala. Salah satu cara untuk meminimalisir masalah dalam penerapan ini adalah dengan menelaah bagaimana tanggapan siswa ketika proses implementasi sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran dengan pendekatan STEM serta hal yang melatarbelakangi tanggapan tersebut. Kegiatan ini dilakukan di dua sekolah di kota Jambi. Desain Pembelajaran yang diajarkan di adopsi dari artikel penelitian dan juga dari buku yang sudah diimplementasikan sebelumnya. Hasil analsis angket menunjukan bahwa secara umum ada tanggapan yang baik dari peserta didik terhadap pendekatan STEM yang di lakukan. Sedangkan dari hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa tanggapa baik muncul karena siswa merasa pembelajaran ini mudah dilakukan serta sesuai dengan keinginan mereka yaitu pembelajaran yang tidak membosankan serta mennarik[A1]  [A1]Panjang abstrak antara 150-200 kata disesuaikan dengan template IJNSE
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU BERWAWASAN LAHAN BASAH PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP Raudya Tuzzahra
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i1.878

Abstract

Penelitian ini berasal dari kebutuhan guru  ketersediaan bahan ajar IPA terpadu berwwawasan lahan basah kelas VII  mengacu pada Kurikulum 2013. Bahasan IPA yang mempunyai keterkaitan dengan lahan basah yaitu  meteri klasifikasi makhluk hidup. Oleh karena itu, dilakukan penelitian pengembangan bahan ajar IPA  berwawasan lahan basah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) validitas bahan ajar, 2) keefektivan bahan ajar,  3) kepraktisan bahan ajar. Metode yang digunakan adalah metode pengembangan 3D. Data yang didapat melalui lembar validasi bahan ajar, tes hasil belajar, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian bahan ajar dianggap valid dengan rata-rata skor 91,6% (valid tanpa revisi), praktis dengan skor  3,35 (sangat baik), dan efektif dengan skor rata-rata n-gain sebesar 0,68 (sedang). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar berwawasan lahan basah layak digunakan dalam pembelajaran
PENGEMBANGAN MODUL IPA MATERI SISTEM GERAK PADA MAKHLUK HIDUP BERBASIS KEARIFAN LOKAL Riska Nita
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i1.877

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena dilatar belakangi oleh belum adanya modul IPA yang yang digunakan sebagai perantara antara materi pelajaran IPA dengan kearifan lokal Kalimantan Selatan. Modul yang dikembangkan dibatasi  untuk poko bahasan sistem gerak pada makhluk hidup berbasis kearifan lokal Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) validitas modul, (2) kepraktisan modul, dan (3) keefektivan modul. Metode yang digunakan adalah metode 3D. Data didapatkan melalui lembar validasi modul, tes hasil belajar dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian modul bisa dikatakan valid dengan skor rata-rata 82,84% (valid dengan revisi kecil), praktis dengan skor 3,81 (praktis) dan efektif dengan rata-rata skor N-gain 0,76 (tinggi). Dari hasil yang didapat maka bisa disimpulkan  bahwa modul IPA materi sistem gerak pada makhluk hidup berbasis kearifan lokal layak digunakan pada pembelajaran

Page 1 of 1 | Total Record : 9