cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2017): September 2017" : 14 Documents clear
KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS TERHADAP PENATAAN RUANG DI KAWASAN STRATEGIS PROVINSI (KSP) SENGGIGI TIGA GILI Teddy Hartawan; Eliza Ruwaidah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 3 No. 3 (2017): September 2017
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Senggigi Tiga Gili terdiri dari 2 (dua) wilayah Kabupaten yaitu Kabupaten Lombok Barat ,Kabupaten Lombok Utara. Kawasan Senggigi Tiga Gili dengan sektor unggulan pariwisata, industri dan perikanan diharapkan dapat menunjang pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB secara menyeluruh sehingga dibutuhkan regulasi dari aspek perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian ruang untuk menunjang berbagai kegiatan infrastruktur serta kegiatan sektoral lainnya dalam rangka perwujudan ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan. Sebagai sebuah dokumen perencanaan yang menyangkut aspek keruangan, maka diperlukan pertimbangan lingkungan hidup yang berkelanjutan agar proses danmanfaat dapat terlaksana secara optimal dan lestari. KLHS atau Strategic Environmental Assessement (SEA) merupakan suatu rangkaian analisis yang sistematis, menyeluruh dan partisipatif serta pendekatan strategis jangka panjang pengelolaan lingkungan menujupembangunan berkelanjutan. KLHS wajib dilaksanakan untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah serta Kebijakan, Rencana dan/atau Program (KRP). KLHS wajib diintegrasikan kedalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) beserta rencana rincinya baik di tingkat Nasional, Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Dalam hal ini termasuk memaduserasikan KRP yang berpotensi menimbulkan dampak atau resiko lingkungan hidup, fungsi daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup di suatu wilayah. Berdasarkan hasil kajian pengawasan mutu pelaksanaan kegiatan KLHS, disimpulkan: 1)Sebanyak 8 sub-kegiatan (31%dari total kegiatan) telah tercakup sepenuhnya, terutama pada kegiatan yang sifatnya pengindetifikasian dan inventarisir. 2) Sebanyak 14 sub-kegiatan (54% dari total kegiatan) telah tercakup sebagian besar, terutama pada kajiankajian mengenai isu-isu pembangunan. Meskipun demikian, diperlukan penyempurnaan dengan memperkaya referensi kajian dan analisis mengenai efek-efek KRP terhadap lingkungan. 3)Hanya 2 subkegiatan (8% dari total kegiatan) yang tercakup sebagian kecil, yaitu pada sub-kegiatan mengonsultasikan dan menyepakati substansi rekomendasi bersama SKPD dan mengintegrasikan kesepakatan substansi rekomendasi ke RTR KSP bersama Tim Penyusun RTR KSP. Nilai ini diberikan mengingat proses penyusunan RTR KSP telah rampung dan telah diperdakan. 4)Hanya 2 sub-kegiatan (8% dari total kegiatan) yang tidak tercakup sama sekali, yaitu pada sub-kegiatan yang berkaitan dengan penyampaian rancangan RTR KSP kepada Gubernur dan Bupati serta dokumentasinya. Hal ini disebabkan karena proses ini telah berakhir dan pada saat itu proses KLHS belum dilaksanakan.
PENGUKURAN TAHANAN JENIS (RESISTIVITY) UNTUK PEMETAAN POTENSI AIR TANAH DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PRAYA Sukandi
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 3 No. 3 (2017): September 2017
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah Praya merupakan Rumah Sakit milik pemerintah yang memiliki fungsi untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sehingga perlu fasilitas penunjang yang lengkap terutama dalam hal penyediaan air baku. Pemenuhan pasokan air baku dari PDAM terasa kurang, maka akan dimanfaatkan potensi air tanah. Untuk mengetahui potensi air tanah, dilakukan survey permukaan dan bawah permukaan. Salah satu metode survey yang akan dilakukan adalah pendugaan geolistrik. Dengan survey geolistrik dapat diketahui kedalaman lapisanaquifersehingga dapat ditafsirkan potensi air tanah. Penelitian ini menggunakan metode investigasi langsung di lapangan berupa pengukuran geolistrik dengan menerapkan konsep konfigurasi elektroda Schlumberger vertical electrical sounding untuk memperoleh nilai arus dan potensial. Pengolahan hasil pengukuran di lapangan dengan menggunakan programsoftware IP2WINyang di kombinasikan dengansoftware Progres 2D.Berdasarkan penyelidikan dengan menggunakan metode geolistrik didapatkan nilai resistivitydan ketebalan lapisan yang berbedabeda setiap titik walaupun masih dalam formasi yang sama. Lapisan ke-1 berupa lanau pasiran dengan tahanan jenis 1.24–94.77Ohm-m.Lapisan ke-2 berupa breksi tufaan dengan nilai tahanan jenis 7.68– 80.02Ohm-m. Lapisan ke-3 berupa tuf pasiran dengan nilai tahanan jenis 3.39–9.37Ohm-m. Lapisan ke4 berupa tuf pasiran dengan nilai tahanan jenis 2.92–6.19 Ohm-m.Dari hasil interpretasi menunjukkan bahwa lapisan muka air tanah (akuifer) berada pada kedalaman 25.0 meter dengan nilai tahanan jenis antara 3.39–9.37Ohm-m yang berada pada lapisan tuf pasiran. Lapisanakuiferyang ada pada daerah ini termasuk sebagaiakuiferbebas karena berada dalam daerah cekungan air tanah (CAT).
GAMBARAN STATUS KESEHATAN GINGIVA PASIEN ORTODONTIDI KLINIK RSGM FKG UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR TAHUN 2017 Wiwekowati; I D G Budijanana; IGN Rizky Prayudi
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 3 No. 3 (2017): September 2017
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan perawatan ortodonsi ditentukan oleh kesehatan gingival. Perawatan ortodonti bisa dilakukan secara cekat maupun lepasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran kesehatan ginggiva pada pasien yang memakai alat ortodonti lepasan di Klinik RSGM FKG Universitas Mahasaraswati Denpasar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pasien ortodonti sebanyak 25 orang diambil dengan menggunakan metode total sampling, pada kunjungan bulan Mei 2017. Kriteria pasien adalah telah dilakukan perawatan minimal selama 6 bulan dan bersedia mengikuti penelitian ini. Instrumen pengukuran kesehatan gingiva yang digunakan adalah Index Gingival dari Loe & Silness. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat 32% kasus jenis gingivitis ringan, tidak terdapat kasus gingivitis jenis sedang maupun gingivitis berat.
INTERACTION OF FUSARIUM SP. WITH GYRINOPS VERSTEEGII SEEDLING BY MORPHOLOGICAL, ANATOMICAL, AND CHEMICAL OBSERVATION I Gde Adi Suryawan Wangiyana
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 3 No. 3 (2017): September 2017
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi of interaction between Gyrinops versteegii and Fusarium Sp. could lead advance understanding in agarwood cultivation. The aim of this research is to observe interaction between Fusarium Sp. and Gyrinops versteegii based on morphological, anatomical and chemical observation. Gyrinops versteegii seedling from Lingsar was inoculated by Fusarium sp using grafting method. Morphological observation conducted by observation of chlorosis in leaf and dark colorization in stem. Anatomical observation conducted by observation of seedling stem tissue. Chemical observation conducted by thin layer chromatography. Based on morphological observation, chlorosis of leaf occurred after 14 days inoculation followed by necrosis of leaf at 21 days after inoculation. Penetration of fungal mycelia, fungal conidia and formation of dark coloration on seedling tissue were observed from anatomical observation. Similar spot with similar Rf (0.22) value were observe from seedling sample at 14 days inoculation, 21 days inoculation and also sample of Gyrinops versteegii 6 month after inoculation. All of those spots have similar Rf with standard agarwood oil (Rf = 0.23). Organoleptic test confirmed aromatic odor from seedling at 14 days and 21 day inoculation even though the aromatic odor is not as strong as aromatic odor of Gyrinops versteegii tree at 6 month inoculation. It could be concluded that the inoculation of Fusarium sp. on Gyrinops versteegii resulting: chlorosis and necrosis of leaf, dark colorization of stem, aromatic odor and identical Rf spot of Thin Layer Chromatography.

Page 2 of 2 | Total Record : 14