cover
Contact Name
-
Contact Email
redaksi.biomed@gmail.com
Phone
+6287859850400
Journal Mail Official
redaksi.biomed@gmail.com
Editorial Address
UNITRI PRESS UPT. Penerbitan & Jurnal Ilmiah Jl. Telaga Warna, Tlogomas Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Biomed Science
ISSN : 23385189     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Biomed Science : ISSN 2338-5189 (media cetak) , adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang kesehatan dan kebidanan. Scope jurnal terdiri dari kebidanan,kesehatan,kesehatan masyarakat Setiap naskah yang diserahkan akan ditinjau oleh satu peer-reviewer menggunakan metode double blind review. Biomed Science diterbitkan oleh UNITRI PRESS Jurnal Biomed Science merupakan Jurnal Ilmiah Obstetri Gynekologi dan ilmu kesehatan yang memuat tulisan perancangan, pengumpulan, pengolahan dan analisis data, baik merupakan pemikiran konseptual maupun penerapannya. jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Juli dan Desember.
Articles 123 Documents
STUDI TENTANG PENGARUH MINUM JAHE, TEH MANIS, DAN MAKAN ROTI TERHADAP KELUHAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I PRIMIPARA DI WILAYAH PUSKESMAS DAU KABUPATEN MALANG Novianti, Ahisa; Purwaningtyas, dr. Fina
Biomed Science Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan adalah suatu keadaan fisiologis atau suatu keadaan yang normal. Emesis gravidarum adalah merupakan suatu keluhan umum yang terjadi pada kehamilan muda (I Gede Manuaba, 2008). Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat terjadinya emesis gravidarum pada ibu hamil trimester di Puskesmas Dau Kabupaten Malang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I sejumlah 30 responden dan dianalisadengan menggunakan analisa dengan analisis varian. Hasil penelitian didapatkan bahwa fhitung> ftabel 21,196> 3,35 yang artinya minum jahe,makan roti, minum teh manis sangat berpengaruh terhadap terjadinya emesis gravidarum
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, MOTIVASI IBU DAN KONDISI LINGKUNGAN DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA 5 TAHUN DI TK. IMMACULATA KEPANJEN, MALANG drh. Awang Teja Satria; Siti Nurjanah
Biomed Science Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toilet training merupakan latihan yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak karena dengan toilet training anak mulai dilatih untuk mengontrol kemampuan fisiknya, yaitu melatih mengontrol spingter anus dan uretra yang kadang-kadang tercapai setelah ± 18-24 bulan. Di TK. Immaculata, masih ditemukan anak usia 5 tahun yang BAB dan BAK di celana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, motivasi ibu, dan kondisi lingkungan terhadap keberhasilan toilet training pada anak usia 5 tahun di TK. Immaculata, Kepanjen, Malang. Penelitian ini dilakukan di TK. Immaculata, Kepanjen. Metode yang digunakan adalah dengan metode kuisioner. Jumlah populasinya sebanyak 30 dan sample yang digunakan sebanyak 30 responden. Dalam penelitian ini dilakukan teknik analisis regresi linier berganda. Berdasarkan penelitian tersebut, didapat bahwa variabel X1 berpengaruh signifikan terhadap variabel Y dengan nilai t hitung > t 0,05 yaitu 8,936 > 2,052. Variabel X2 berpengaruh signifikan terhadap variabel Y dengan nilai t hitung > t 0,05 yaitu 11,977 > 2,052. Variabel X3 berpengaruh signifikan terhadap variabel Y dengan nilai t hitung > t 0,05 yaitu 8,913 > 2,052. Variabel X1, X2 dan X3 berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hal ini dibuktikan oleh nilai Fhitung yang lebih besar dari nilai F0,05 yaitu 137,995 > 3,35. Jadi dapat diambil suatu kesimpulan bahwa dari hasil pengujian dengan menggunakan analisis regresi linier berganda tentang hubungan pengetahuan, motivasi ibu dan kondisi lingkungan di TKK. Immaculata, Kepanjen, Malang, bahwa ketiga variable tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan toilet training pada anak usia 5 tahun
HUBUNGAN STRATEGI BELAJAR EFEKTIF MENGGUNAKAN METODE SQR4 DAN TINGKAT KESIAPAN DI KELAS DENGAN NILAI MATA KULIAH OBGYN MAHASISWA SEMESTER IV AKBID WIRA HUSADA NUSANTARA Retno Rahayu; Roni Subrata
Biomed Science Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan seseorang dalam menempuh pendidikannya. Dengan belajar secara efektif dan teratur maka seseorang dapat memperoleh hasil yang maksimal sesuai yang diharapkannya. Begitu pula dengan kesiapan, seseorang yang siap dalam belajar tentunya akan mempunyai perhatian dalam belajar, motivasi dan perkembangan sehingga dalam setiap proses belajar seorang mahasiswa dituntut untuk selalu belajar dan siap untuk memperoleh hasil (nilai) yang baik sesuai harapan. Metode pengambilan sampel ialah random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak sampai jumlah sampel terpenuhi. Jumlah sampel yang diteliti dalam penelitin ini adalah 41 orang. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan pendekatan analisis regresi linear berganda yaitu dengan melakukan uji T, uji F dan menghitung besarnya koefisien regresi masing-masing variabel yang diteliti. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai thitung masing-masing variabel. Variabel Strategi belajar efektif menggunakan metode SQR4 nilai thitung=2,218 > t0,05=2,021. Dan variabel tingkat kesiapan di kelas nilai thitung=3,684 > t0,05=2,021. Selain itu dapat dilihat juga dari nilai Fhitung = 20,758 > F0,05 = 3,23. Besar pengaruh strategi belajar efektif menggunakan metode SQR4 dilihat dari koefisien regresinya sebesar 21,8% dan tingkat kesiapan di kelas dilihat dari koefisien regresinya adalah 30,4% sehingga total pengaruh kedua variabel tersebut terhadap nilai Obgyn adalah 52,2%. Dari hasil analisis tersebut didapatkan bahwa kedua variabel yang diteliti yaitu strategi belajar efektif menggunakan metode SQR4 dan tingkat kesiapan di kelas, diidentifikasi berpengaruh signifikan terhadap nilai mata kuliah Obgyn
PENGARUH PENYULUHAN LINGKUNGAN SEHAT TERHADAP PERUBAHAN POLA HIDUP DAN KONDISI LINGKUNGAN RUMAH DI DESA SAMBIGEDE RT. 18 RW. 06 KEC. SUMBERPUCUNG MALANG Titin Sutriyani; drh. Awang Teja Satria
Biomed Science Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan Nasional Promosi Kesehatan dalam mendukung upaya peningkatan perilaku sehat ditetapkan pada Visi Nasional Promosi Kesehatan sesuai Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1193/MENKES/SK/X/2004 yaitu “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat 2010” (PHBS 2010). Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengetahui pengaruh penyuluhan lingkungan sehat terhadap perubahan pola hidup dan kondisi lingkungan rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah pengaruh signifikan dari pemberian penyuluhan lingkungan sehat terhadap perubahan pola hidup dan kondisi lingkungan rumah. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara serta pengamatan yang dilakukan secara langsung ke masing-masing responden. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 30 responden. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji statistic two tail tes. Hasil penelitian data menggunakan t-test, penyajian data dengan table. Dari hasil penelitian yang signifikan ( =0,05) didapat thitung > ttabel maka H0 ditolak. Semua variable berpengaruh, artinya ada pengaruh yang signifikan antara masyarakat yang diberi penyuluhan dan masyarakat yang tidak diberi penyuluhan. dengan variable yang paling berpengaruh adalah masyarakat yang diberi penyuluhan thiting > ttabel 0,05, yaitu 5.657 > 2.048
PENGARUH PEMBERIAN JUS SEMANGKA (Citrullus lanatus) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Handriana Vivilia Renga; Fina Purwaningtyas; Tutik Inderawati
Biomed Science Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal. Umumnya hipertensi dialami oleh lansia. Dalam menurunkan tekanandarah tidak hanya menggunakan obat-obatan anti hipertensi tetapi dapat juga menggunakan buah-buahan yang telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah seperti jus semangka.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus semangka terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Desa Sukodadi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan rumus uji t berpasangan. Variabel Indepependent (X) adalah pemberian jus semangka (Citrullus lanatus), variabel dependent (Y) adalah penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Populasi dari penelitian ini sebanyak 50 orang lansia sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang lansia yang diambil dengan cara metode purposive sampling.            Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai t hitung (8,495 t tabel 2,04) untuk kelompok perlakuan 300 g yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan untuk dosis 300 g selama 7 hari pemberian, sedangkan nilai t hitung untuk kelompok perlakuan 150 g didapatkan t hitung (1,003 t tabel 2,04) sehingga tidak didapatkan pengaruh yang signifikan untuk dosis 150 g selama 7 hari pemberian. 
STUDI TENTANG PERILAKU SUAMI DAN KELUARGA DENGAN KETERATURAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI WILAYAH MALANG Retno Rahayu; Fina Purwaningtyas
Biomed Science Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang utuh, bukan Angka Kematian Ibu (AKI) sebagai indikator kesehatan ibu, dewasa ini masih tinggi di Indonesia dan jauh berada di atas AKI negara ASEAN lainnya. Menurut demografi dan kesehatan Indonesia nampak AKI yang paling tinggi jumlah 307 per 100.000 kelahiran hidup (SDKI, 2003). Tingginya AKI tersebut, maka Departemen Kesehatan Indonesia menempatkan upaya penurunan AKI sebagai program prioritas. Salah satu terobosan yang cukup mencolok untuk penurunan AKI adalah mengacu kepada intervensi strategis “Empat Pilar Safe Motherhood”, antara lain Program KB, asuhan Antenatal Care, persalinan bersih dan aman serta pelayanan obstetri esensial (Abdul Bari, 2001). Antenatal care (ANC) merupakan pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalisasi kesehatan mental dan fisik ibu hamil, sehingga mampu menghadapi persalinan kala nifas, persiapan memberikan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 2008). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran suami dengan keteraturan antenatal care di Bidan Praktek Swasta Sri Sutiasih wilayah Malang. Pada penelitian ini populasi ini adalah seluruh klien antenatal care di BPS Sri Sutiasih Malang, sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa Fhitung> Ftabel yaitu 8,829 > 2,29 hal ini menyatakan bahwa variabel dukungan fisik, dukungan moral, dukungan materi mempunyai hubungan yang signifikan dengan keteraturan ANC
HUBUNGAN NUTRISI, USIA IBU WAKTU HAMIL DAN ASAP ROKOK DENGAN TERJADINYA BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT BAPTIS BATU Defi Kristina Sari; Donny Yunamawan
Biomed Science Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi dengan berat lahir kurang dari 2500 gram yang ditimbang dalam 1 (satu) jam setelah lahir. Salah satu faktor penyebab berat badan lahir rendah yaitu Nutrisi ibu kurang saat kehamilan, usia ibu terlalu muda < 20 tahun atau > 35 tahun dan terkena paparan asap rokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk hubungan Nutrisi, usia ibu dan paparan asap rokok dengan terjadinya berat badan lahir rendah di Rumah Sakit Baptis Batu. Desain penelitian mengunakan desain kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 25 orang. Teknik pengumpulan data dengan memberikan kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu deskriptif dan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Nilai thitung (3,661) > ttabel (2,060) dan nilai signifikasi sebesar (0,004) < (0,050) artinya ada hubungan yang signifikan antara Nutrisi dengan terjadinya berat badan lahir rendah. Nilai thitung (4,084) > ttabel (2,060) dan nilai signifikasi sebesar (0,001) < (0,050) artinya ada hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan terjadinya berat badan lahir rendah. Nilai thitung (4,241) > ttabel (2,060) dan nilai signifikasi sebesar (0,000) < (0,050) artinya ada hubungan yang signifikan antara paparan asap rokok dengan terjadinya berat badan lahir rendah. Nilai F hitung (4,473) > Ftabel (3,380) dan nilai signifikasi sebesar (0,003) < (0,050) artinya terdapat nutrisi (X1), usia ibu (X2) dan paparan asap rokok (X3) dengan terjadinya berat badan lahir rendah (Y). Nilai R Square (R2) membuktikan ada hubungan antara Nutrisi sedang, usia ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun dan terkena paparan asap rokok cukup tinggi dengan terjadinya berat badan lahir rendah di Rumah Sakit Baptis Batu sebesar 74,9%, sedangkan 25,1% selebihnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
HUBUNGAN INFEKSI KEPUTIHAN DAN KECEMASAN DALAM KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI Helena Osinita Sale; Titin Sutriyani; Defi Kristina Sari
Biomed Science Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu merupakan salah satu indikator untuk menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat disuatu Negara. Ketuban Pecah Dini merupakan masalah yang banyak terjadi dalam kebidanan. Banyak faktor yang dapat menyebabkan ketuban pecah dini antara lain infeksi korionis, sungsang, preeklamsia, anemia, kecemasan, gemeli dan hidramnio (Kemenkes RI, 2015).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara infeksi keputihan dan kecemasan dalam kehamilan dengan kejadian ketuban pecah dini. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectioanal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 55 ibu sedangkan sampelnya 30 ibu. Cara pemilihan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini di lakukan dari bulan maret sampai april. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara, kuisioner dan dokumentasi. Analisa data dengan menggunakan spss dengan regresi linear berganda.Hasil analisis menunjukan bahwa nilai thitung variabel Infeksi Keputihan (X1) lebi besar dari t0,05 dengan nilai 5,6992,052 yang berarti bahwa Infeksi Keputihan mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini sedangkan variabel Kecemasan dalam kehamilan (X2) di dapatkan hasil thitung lebih besar dari ttabel dengan nilai 3,7622,052 yang berarti bahwa Kecemasan dalam kehamilan mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini. Nilai Fhitung 74,592 3,354 F0,05 dapat diartikan bahwa Infeksi Keputihan (X1), Kecemasan dalam kehamilan (X2) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini. Nilai koefesien determinasi atau Rsquare sebesar 0,847 yang membuktikan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini sebesar 84,7% sedangkan 15,3 dipengaruhi faktor lain.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DIARE PADA BALITA USIA 0-59 BULAN DI PUSKESMAS GEDANGAN KECAMATAN GEDANGAN KABUPATEN MALANG Ratna Handayani; Ni Made Jati Arsiani
Biomed Science Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Global Burden of Diseases (DALYs)menjelaskan bahwa diare merupakan penyebab kematian ketiga setelah kondisi perinatal dan diare.Kematian balita akibat diare ini berhubungan dengan kesehatan lingkungan pada suatu daerah.Kondisi lingkungan berhubungan dengan perilaku dan pola kebiasaan yang ada pada suatu tempat, oleh karena itu kesehatan lingkungan dan perilaku tidak dapat dipisahkan (Unep et al, 2002). Penyakit diare merupakan penyebab utama kematiansekitar 2,2 juta balita setiap tahunnya di dunia, dimana 90% yang meninggal merupakan balita dari negara berkembang (WHO, 2006). Samlee Plianbangchang (Direktur WHO Regional Asia Tenggara) juga menegaskan bahwa diareharus mendapat perhatian khusus dalam program kesehatan nasional, karena hingga saat ini diare masih menjadi penyebab utama kematian anak berusia di bawah lima tahun (balita) di Asia Tenggara Lokasi dan Waktu Penelitian Wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Malang membawahi 39 Puskesmas termasuk UPTD Puskesmas Gedangan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, yaitu suatu penelitian survei analitik Berdasarkan hasil uji yang telah di lakukan didapatkan hasil bahwa x2hitung= 7,232 dan x2tabel= 3,84 sehingga x2hitung > x2tabel sehingga artinya adalah terdapat hubungan yang signifikan antara ASI ekslusif dengan kejadian diare
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN IBU HAMIL MENGKONSUMSI TABLET FE DI UPTD PUSKESMAS BANTUR Sri Hartatik; Titik Agustini
Biomed Science Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan ibu hamil untuk mengkonsumsi FE dapat mendukung program pemerintah Republik Indonesia yang bertujuan untuk mengurangi angka kematian ibu. Angka kematian ibu tertinggi disebabkan oleh perdarahan yang salah satu penyebabnya adalah karena anemia pada ibu hamil. Anemia terjadi sebagai akibat konsumsi FE yang kurang oleh ibu hamil. UPTD Puskesmas Bantur selaku salah satu ujung tombak penyelenggara kesehatan dibawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mempunyai cakupan yang belum memenuhi target nasional yaitu sebesar 78,5% pada tahun 2011. Konsumsi FE merupakan kunci penting untuk mengurangi kejadian anemia yang dapat mengakibatkan dampak kematian pada ibu, dimana kematian terbesar masih dipegang oleh perdarahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia, pendidikan dan pekerjaan terhadap kepatuhan ibu mengkonsumsi FE di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bantur, Propinsi Jawa Timur Tahun 2012. Desain penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang tinggal di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bantur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa FHitung (20,803) dan koefisien determinasi 70,6%, hal tersebut menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara Usia (X1) pendidikan (X2) dan pekerjaan (X3) dengan kepatuhan ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bantur, Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur Tahun 2012. Faktor yang diprediksi sebagai faktor yang paling dominan mempengaruhi kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi FE adalah pekerjaan ibu

Page 4 of 13 | Total Record : 123