cover
Contact Name
Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh
Contact Email
krisyuan@unwaha.ac.id
Phone
+6285851233341
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No. 9 Tambakberas Jombang, Jawa Timur
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : =     EISSN : 27746755     DOI : -
JUMAT EKONOMI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT adalah Jurnal ilmiah yang mewadahi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat bidang ekonomi yang diterbitkan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Jurnal ini akan mempublikasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat terbaru dan orisinil dari hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang Ekonomi dan Manajemen
Articles 210 Documents
Pengembangan Home Industry Melalui Inovasi Kemasan Kunyit Bubuk di Desa Menang Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo Agustina, Dila; Nurhidayati, Maulida
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimas_ekon.v3i2.2764

Abstract

ABSTRACT The Online Community Service Lecture from Home (KPM-DDR) is a service lecture activity in the form of learning and working with the community during the Covid-19 pandemic. Each region must have assets or potential that can be developed, including Winning Village, Jambon District, Ponorogo Regency. One of the assets owned by the community of Winning Village is the turmeric powder home industry, but the production and marketing activities have not been maximized so that the selling value is very low and the marketing is not yet widespread. The activities carried out in this community service are packaging innovations from the turmeric powder home industry. This KPM was carried out in Menang Village, Jambon District, Ponorogo Regency, starting on July 5 to August 13, 2021. The approach used was the ABCD (Asset Based Community-Driven Development) approach by using assets owned by the Winning Village community. The activity begins with identifying assets in the Winning Village that can be used as community empowerment. Then continued production activities carried out in a sustainable manner to the packaging of turmeric powder home industry products. This service activity in terms of packaging innovation is carried out with the hope that it can increase sales value and expand marketing to get greater profits so that it can improve the family economy. ABSTRAK Kuliah Pengabdian Masyarakat Daring Dari Rumah (KPM-DDR) merupakan kegiatan perkuliahan pengabdian dalam bentuk belajar dan bekerja bersama masyarakat di masa pandemic Covid-19. Setiap daerah pasti memiliki asset atau potensial yang dapat dikembangkan, termasuk Desa Menang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Salah satu asset yang dimiliki oleh masyarakat Desa Menang adalah home industry kunyit bubuk, namun kegiatan produksi serta pemasarannya belum maksimal sehingga nilai jual sangat tendah dan pemasarannya belum meluas. Program kerja yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah inovasi kemasan dari home industry kunyit bubuk. KPM ini dilaksanakan di Desa Menang Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo yang dimulai pada tanggal 5 Juli sampai dengan 13 Agustus 2021. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan ABCD (Asset Based Community-Driven Development) dengan menggunakan asset yang dimiliki masyarakat Desa Menang. Kegiatan dimulai dengan mengidentifikasi asset yang ada di Desa Menang untuk dapat dimanfaatkan sebagai pemberdayaan masyarakat. Kemudian dilanjutkan kegiatan produksi yang dilakukan secara berkelanjutan sampai pada pengemasan produk home industry kunyit bubuk. Kegiatan pengabdian dalam hal inovasi kemasan ini dilakukan dengan harapan agar dapat meningkatkan nilai jual dan memperluas pemasaran untuk mendapatkan laba yang lebih besar sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.
Strategi Pengembangan Potensi Desa Wisata dalam Rangka Peningkatan Ekonomi di Kelurahan Bringin, Surabaya Sundari, Eva Titi; Muchtolifah, Muchtolifah; Utami, Anisa Fitria
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimas_ekon.v3i2.2841

Abstract

ABSTRACT Tourism is one of the supporters of national economic growth, so it is very important for villages or sub-districts to be able to develop tourism potential in their area. The potential of a good tourist village will be the attraction of a tour in encouraging tourists to visit the tour. The development of tourism potential certainly requires the participation of all elements, both from the community and also from the government. In research in Bringin Village, Sambikerep District, Surabaya City, Bringin Lake is the only tourism potential that exists, but there is still no initiation from the community or government in developing this tourism potential. Therefore, community service in Bingin Village aims to develop strategic steps in the context of developing the potential of Bringin Lake by utilizing community and government participation. This study uses a qualitative method with a participatory approach. Data was collected by direct observation, interviews and Focus Group Discussion (FGD). In this technical service using descriptive analysis techniques. In the preparation of this service, several strategies are used to develop the potential of existing tourism potential, namely increasing tourism awareness, community participation through Tourism Awareness Groups, implementing urban farming with hydroponic and verticulture methods, making photo spots and making signboards and promotions. Keywords: Strategy, Development, Tourism Village Potential, Community-Based Tourism ABSTRAK Pariwisata merupakan salah satu penyokong pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga sangat penting bagi desa atau kelurahan untuk bisa mengembangkan potensi wisata yang ada didaerahnya. Potensi desa wisata yang baik akan menjadi daya tarik sebuah wisata dalam mendorong wisatawan untuk mengunjungi wisata tersebut. Dalam pengembangan potensi wisata tentunya membutuhkan partisipasi dari semua elemen, baik dari masyarakat dan juga dari pihak pemerintahan. Dalam penelitian di Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya Telaga Bringin merupakan satu-satunya potensi wisata yang ada, namun masih belum adanya inisiasi dari masyarakat ataupun pemerintahan dalam mengembangkan potensi wisata tersebut. Oleh karena itu pengabdian kepada masyarakat Kelurahan Bingin bertujuan untuk menyusun langkah strategis dalam rangka pengembangan potensi Telaga Bringin dengan memanfaatkan pastisipasi masyakat dan pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifdengan pendekatan partisipatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi secara langsung, wawancara serta Focuss Grub Disscution (FGD). Dalam teknis pengabdian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Dalam penyusunan pengabdian ini menghasilkan beberapa strategi yang digunakan dalam mengembangkan potensi potensi wisata yang ada, yaitu yaitu peningkatan kesadaran wisata, partisipasi masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata, penerapan urban farming dengan metode hidroponik dan vertikultur, pembuatan spot foto dan pembuatan papan nama serta promosi. Kata Kunci: Strategi, Pengembangan, Potensi Desa Wisata, Wisata Berbasis Masyarakat
Peningkatan Pendapatan Keluarga Melalui Pelatihan Wirausaha Produk Olahan Makanan Fadhli, Khotim; Rahmawati, Ita; Widyaningsih, Bekti; Nazila, Laila Rohmatun; Dhiyaaulhaq, Naufal; Islam, Ahmad Baihaqiyullah Asazilli
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v5i1.3135

Abstract

Family income is one of the important things that needs to be increased as an effort to improve welfare. This community service is carried out through three stages, namely design, implementation of activities, and evaluation. Community service activities with PKK partners in Dukuharum village, Megaluh sub-district, Jombang district, East Java, in the form of entrepreneurial training for processed food products for housewives attended by 30 people, had a positive effect on efforts to increase family income. After implementing entrepreneurial training for processed food products for housewives as an effort to improve the family economy in Dukuharum village, Megaluh sub-district, Jombang district, East Java, it has increased the knowledge of housewives about entrepreneurship and culinary business opportunities and has helped increase the income of housewives through business. home or culinary business. Keywords: Training, Entrepreneurship, Products, Income
Pengembangan Mitra UMKM Kue Lemper Pak Sabar di Desa Gadung, Driyorejo - Gresik Zalili, Ardiansyah Abdul; Trianto, Muhammad Ifan; Muzakky, Moh. Rijal; Khasanah , Uswatun; Patiwi, Reghita; Liwun, Yosep Sanga; Mahardiko, Fahmi; Handayani, Galih; Lutfiana, Dwi; Perdana, Dony
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.3254

Abstract

Kegiatan pengabdian mendedukasi mahasiswa untuk membantu para pelaku usaha UMKM dalam meningkatkan penjualan produk kekonsumen. Pada tahap akhir dalam upaya memacu pertumbuhan ekonomi pasar dan usaha artistik yang kuat khususnya di bidang pembuatan barang untuk interior rumah. Salah satu unsur strategi media pemasaran-terpadu adalah menjual bisnis kepada pembeli. Pentingnya UMKM di Indonesia semakin terasa seiring dengan keinginan negara untuk mengembangkan pembangunan ekonominya. Pada awalnya, pembentukan UMKM dianggap sebagai faktor sosial dalam perumusan lapangan kerja dan penggerak utama pengembangan perdagangan regional dalam kebutuhan masyarakat. UMKM memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengurangi pengangguran. Kata Kunci: Pengembangan, digital marketing, umkm
Pelatihan Ecoprint Menggunakan Teknik Pounding Pada Ibu-Ibu PKK di Desa Petungsewu Indriawati, Lusiana; Kuswoyo, Amelia Syahrani; Khasanah, Miftakhul Fauziyah; Amaliyyah, Shovi; Falah, Ramadani Nurul; Ningrum, Dian Eka Aprilia Fitria
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.3424

Abstract

Kuliah Kerja Mahasiswa Rehguler kelompok 08 Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang yang bertempat di Desa Petungsewu Kecamatan Dau mengadakan pelatihan ecoprint dengan tujuan untuk mendorong ekonomi kreatif melalui pemanfaatan potensi alam. Dengan menggunakan metode ceramah melalui bentuk sosialisasi, pendampingan serta pelatihan. Pelatihan ecoprint yang telah kami laksankan ialah dengan menggunakan Teknik pounding. Pelatihan ecoprint ini dengan memanfaatkan sumber daya alam yang telah ada, seperti dengan menggunakan daun-daun serta bunga-bunga yang ada di sekitar masyarakat desa. Hasil dari pelatihan ecoprint menggunakan Teknik pounding ini ialah tas totebag ecoprint, serta diharapakan dapat memeberikan referensi kepada masyarakat dalam peluang mata pencarian yang ekonomis dan kreatif melalui pemanfaatan sumber daya alam yang ada dengan semaksimal mungkin. Selain memberikan tambahan wawasan, pengetahuan serta keterampilan masyarakat Desa Petungsewu juga bertujuan untuk memajukan kesejahteraan desa.
Upgrading Produk Label Kemasan Sebagai Upaya Pengembangan Daya Tarik Pemasaran Pada Umkm Rengginang di Desa Perpat, Belitung Putri, Alfira; Wulansari, Desty; Novitasari, Dini; Suhendri, Donny; Erika Pratama, Fathanah; Setiawan, Iqbal; Oktavianti Putri, Riza; Ma'mun, Syukron; Kulsum, Umi; Viola, Viola; Priyansah, Sujadi
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.3521

Abstract

Pandemi covid-19 memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat, hal itu menyebabkan masyarakat memanfaatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Diantaranya UMKM yang dikelola oleh Ibu Rahayu yaitu pembuatan Rengginang. Metode yang digunakan dalam hal ini adalah dengan memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM terkait pembuatan label kemasan pada produk Rengginang, plastik packaging yang mnearik, dan teknik pemasaran dengan menggunakan Media Sosial. Kegiatan KKN yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung di Desa Perpat, Belitung dalam pemberdayaan UMKM Rengginang terkait dengan mendesain logo dan membuat label kemasan pada produk rengginang Ibu Suryani yang digunakan sebagai upgrading produk. Upgrading produk tersebut diharapkan bisa menjadi pembeda dengan produk kemasan yang lain dan menambah daya saing dalam usaha UMKM Rengginang Ibu Rahayu, dan dapat dikenali masyarakat luas, selain itu program kerja ini diharapkan bisa meningkatkan konsumen baru agar penjualan semakin meningkat serta bias menstabilkan perekonomian yang ada.
Promosi Makanan Tradisional Lokal Untuk Meningkatkan Pariwisata Kuliner Pada Pasar Bojong Pekalongan Nafiyah, Ilma; Yulianti, Misel; Styaningsih, Ayu Tyas; Abadi, Muhammad Taufiq
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.3741

Abstract

Indonesia is a developing country with many potential tourist destinations, natural tourism and cultural tourism in each region because Indonesia has different tribes, customs, cultures and geographical location. Indonesia is a tropical country that produces. Indonesia also has many traditional snacks in each region, Indonesian traditional snacks are one of the legacies of our ancestors that must be preserved and preserved so that they are not forgotten by future generations. However, currently Indonesian people prefer snacks such as pizza, hamburgers and other snacks as they develop. In western culture, it is not uncommon for children to be asked if they don't know the traditional food of their area. Therefore, let's preserve traditional snacks by buying traditional snacks, learning how to make them, practicing recipes, and also helping to market and introduce traditional snacks to the general public. Communication is one of the most important aspects in marketing the tourism industry in an area, according to Soemanagara (2008), this service activity provides various benefits, knowledge and skills to Bojong Pekalongan market traders to increase culinary tourism in the Bojong Pekalongan market. Promotion of local traditional food Bojong Pekalongan market traders are trained to promote local traditional food on social media using mobile media such as Traditional food is apem cake, ball baling and others.
Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal bagi UMKM di Desa Wangkelang, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang Asrofi, Sidik; Masruroh, Masruroh; Isnaini, Tamimatul; Yuswiayanti, Evi; Adinugraha, Hendri Hermawan
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.3871

Abstract

Currently, the issue of halal has become an important economic issue, where halal products are considered as high quality products and therefore have a higher value than other economic sectors. The purpose of this community service activity is to provide socialization and understanding related to the halal label to MSME actors in Wangkelang Village, Moga District, Pemalang Regency. This community service program was carried out in Wangkelang Village, Moga District, Pemalang Regency by visiting MSME actors in the local area. The process of activities carried out in this community service starts from the initial preparation stage, implementation of training, and reporting of the results of community service in the community service journal regarding the socialization and assistance of halal certification to MSMEs. The results of the service show that there is a real increase in understanding after MSME actors are given training and assistance regarding halal product certification.
Sosialisasi Digital Marketing Dalam Upaya Mengoptimalkan Nilai Jual Produk UMKM Desa Kalisat Febriani, Dina; Faizin, Moh; Enjelita, Clarinda Sevians
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v5i1.3890

Abstract

Digital marketing also known as online marketing or internet marketing, refers to the promotional activities or campaingns undertaken to promote a brand or product through digital or online media with the aim of attracting consumers quickly. Digital marketing facilitates businesses in monitoring and catering to the needs and desires of potential consumers. On the other hand, potential consumers can also search for and obtain product information by simply browsing the virtual worls, thus streamlining the search process. In the endeavor, the asset baed community development approach is employed, emphasizing the development of existing assets and potentials with in a particular area. Specifically, in the vilage of Kalisat. Bungkal sub-district, Ponorogo regency, the local community possesses several micro, small, anad medium-sized enterprises owned by individuals or groups. Through the dissemination of digital marketing strategies, it is expected that the value and marketability of these products can be enhanced or optimized.
Pendampingan Sertifikasi Halal dan NIB Bagi Pedagang Keliling dan UMKM di Desa Gambuhan Pulosari Pemalang Safitri, Vina; Sa'adah, Khusna Fauziyah; Oktafiani, Ayu; Milariskiana, Milariskiana; Fitriyani, Qodri Nada
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v5i1.3896

Abstract

Desa Gambuhan merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Pulosari, Kota Pemalang, yang memiliki beragam jenis usaha baik itu keliling, rumahan, maupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Desa Gambuhan memiliki sejumlah usaha dan UMKM yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Kelurahan Desa Gambuhan. Dalam perkembangannya, UMKM ini mengalami kendala dalam perizinan, seperti belum adanya Nomor Induk Berusaha (NIB), dan Sertifikasi Halal bagi pedagang keliling dan UMKM kategori pangan. Dalam hal ini, kelompok mahasiswa KKN kelompok 96 UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang berjumlah 15 orang melakukan pendampingan NIB dan sertifikasi halal kepada para pedagang keliling dan pelaku UMKM. Program mentoring ini disambut antusias oleh pemilik usaha, terutama pemilik yang berniat untuk lebih mengembangkan usahanya, karena sertifikasi, dan NIB sangat membantu dalam melakukan promosi, dan mendapatkan kepercayaan dari calon pelanggan yang dimilikinya. Dalam proses pendampingan tidak semua pengusaha, pedagang keliling dan UMKM bisa dibantu mendapatkan sertifikasi halal, karena ini pendampingan yang dilakukan secara cuma-cuma tidak dapat membantu pemilik usaha yang memiliki produk olahan mengandung daging, usaha ayam potong, dan lainnya, solusi bagi para pemilik usaha ini adalah dengan mendaftarkan sertifikasinya melalui jalur sertifikasi halal lain seperti JULEHA (Juru Sembelih Halal). Selebihnya Pedagang keliling, pengusaha, dan UMKM lainnya bisa mendapatkan bantuan tanpa kendala sama sekali.