cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Editorial Address
Jalan KH Ahmad Razak 2 No 7
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Singkerru
ISSN : -     EISSN : 27767477     DOI : -
Abdimas Singkerru adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "vol. 3 no. 2 (2023)" : 9 Documents clear
Sosialisasi Pentingnya Desain Kemasan terhadap Peningkatan Nilai Jual Produk Pangan A. Hermina Julyaningsih; Irmayani Irmayani; Ibnu Mansyur Hamdani
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.189

Abstract

Kemasan bagi produk utamanya produk pangan bukan hanya berperan sebagai pelindung produk yang dikemasnya namun juga berperan sebagai sarana promosi dan pencantuman informasi mengenai identitas produk. Salah satu cara sederhana dalam meningkatkan nilai tambah atau nilai jual suatu produk adalah dengan memiliki desain kemasan yang tidak hanya aman bagi produknya namun juga menarik minat konsumennya. Seorang pendesain kemasan pangan tidak hanya menguasai nilai seni, tata letak dan komposisi layaknya seorang designer pada umumnya namun paham menganai filosofi warna, bentuk dan simbol yang digunakan serta karakteristik fisik, biologi dan kimia dari produk ataupun kemasannya. Ilmu dasar ini sebaiknya dipahami dan dikuasai oleh para pengusaha muda yang ingin merintis bisninya utamanya di bidang bisnis kuliner. Mengingat pentingnya peran desain kemasan bagi nilai jual suatu produk utamanya produk pangan, kami mengadakan sosialisasi mengenai pentingnya desain kemasan terhadap peningkatan nilai jual produk pangan sehingga kelak baik calon pebisnis ataupun yang telah menjadi pebisnis dapat memanfaatkan informasi ini dan menerapkannya dalam pengembangan bisnis mereka.
Sosialisasi dan Identifikasi Bahaya Pestisida dan Cara Penggunaan Yang Aman Bagi Petani Dalam Budidaya Tanaman Pangan di Moyo Utara Rafi'ah Rafi'ah; Iga Maliga; Ana Lestari; Herni Hasifah
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.200

Abstract

Pesticides are chemical substances used in agriculture to combat pests and diseases in plants. Improper use of pesticides can pose hazards to human health and the environment. The purpose of this community service is to identify pesticide hazards and provide education to farmers in North Moyo on the safe use of pesticides in crop cultivation. The methods to be employed in this community service include conducting surveys and identification of pesticide use practices in North Moyo, as well as raising awareness about the dangers of pesticides and safe usage methods. The expected outcome of this community service is that farmers in North Moyo will have a better understanding of the hazards of pesticides and safe usage practices, thereby minimizing health and environmental risks in crop cultivation.
Penerapan Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Perguruan Tinggi Vokasi Ika Triwati; Irhamni Nuhardin
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.204

Abstract

K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan kebijakan pemerintah dalam menjamin keselamatan dan kesehatan bagi pekerja. Berdasarkan undang-undang No. 1 tahun 1970 tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja, perlu adanya pengetahuan dan ketentuan tentang K3 untuk menghindari kemungkinan terjadinya risiko kecelakaan kerja. Penerapan K3 ini juga diperlukan agar dapat menggunakan alat, sarana, dan prasarana dengan aman dan efisien. ATI Dewantara Palopo merupakan Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam berbagai rumpun Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi yang harapannya lulusan dapat menerapkan, mengembangkan, budaya profesional dalam bekerja. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman Mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo tentang pengenalan potensi bahaya dan pengendalian bahaya sebagai bekal dan pengetahuan dasar bagi mahasiswa (i) sebelum melaksanakan magang demi menjamin keselamatan dan kesehatan kerja, dan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kampus. Sasaran dari kegiatan ini yaitu Mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo. Kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi berupa ceramah atau persentasi dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi dan evaluasi yaitu adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan mahasiswa tentang penerapan K3 di tempat kerja. Berdasarkan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo mendapatkan edukasi terkait pengenalan potensi bahaya, pengendalian bahaya dan adanya peningkatan pemahaman terhadap penerapan K3 di tempat kerja. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa (i) akan pentingnya melakukan penerapan K3.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Kooperatif Tipe Number Head Together (NHT) Rachmat Fajar Halim; Fathurrakhman Ansar
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.232

Abstract

Tujuan dalam pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui Model Kooperatif Tipe Number Heads Together. Setiap siklus meliputi empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes dan non tes, dimana tes berupa tes hasil belajar dan non tes berupa lembar observasi keterlaksanaan dan aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa pada siklus I diperoleh rata-rata dua pertemuan yakni 63,77% dengan kategori cukup aktif dan pada siklus II diperoleh rata-rata aktivitas siswa pada dua pertemuan yakni 86,13% berada pada kategori sangat aktif. Selanjutnya tingkat hasil belajar siswa pada pra penelitian yakni rata-ratanya adalah 33, berada pada kategori sangat rendah yakni jumlah persentase siswa yang tuntas hanya sebesar 20,83%, pada siklus I skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 67,11 dengan jumlah siswa yang tuntas sebesar 33,33% kategori sedang dan pada siklus II skor rata-rata hasil belajar siswa setelah diajar dengan menggunakan Model Kooperatif Tipe Number Heads Together sebesar 84,14 yakni berada pada kategori tinggi dengan jumlah persentase siswa yang tuntas sebesar 95,83%. Ditinjau dari hasil penelitian tersebut, terlihat bahwa rata-rata hasil belajar pada aktivitas siswa siklus I ke siklus II meningkat yadan rata-rata hasil belajar IPA siswa dari pra penelitian sampai siklus II meningkat. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Kooperatif Tipe Number Heads Together dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa.
Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan "Bakso Ikan Tuna" di Kelurahan Ponjalae, Kota Palopo A. Hermina Julyaningsih; Thitin Binalopa; Ibnu Mansyur Hamdani
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.225

Abstract

Salah satu komuditas yang sangat melimpah di wilayah Indonesia adalah produk hasil perikanan. Menyandang julukan Negara Maritim dan Nusantara membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di bidang hasil laut dengan luas wilayah perairan mencapai 70% dari total luas wilayah negara Indonesia. Besarnya wilayah perairan ini tentu saja berbanding lurus dengan banyaknya jumlah hasil laut dari berbagai komuditas, salah satunya ikan air laut yaitu ikan tenggiri. Ikan tenggiri sudah sangat dikenali oleh masyarakat Indonesia. Selain dijual secara luas di pasar-pasar tradisional, umumnya ikan laut ini diolah menjadi beberapa bentuk olahan pangan salah satunya adalah bakso ikan tuna. Bakso Ikan memiliki daya jual yang tinggi karena selain rasanya yang enak, kandungan gizinya yang melimpah membuat produk olahan ini disukai oleh berbagai kalangan. Oleh karena itu, bakso ikan tuna memiliki potensi yang besar untuk diproduksi dalam jumlah besar sebagai produk bisnis olahan pangan. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan informasi dan meningkatkan skill peserta menganai cara mengolah ikan tuna menjadi bakso ikan yang berdaya jual tinggi.
Pelatihan dan Pendampingan Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Guru-Guru Sekolah Penggerak Jenjang SMP Kota Palopo Suardi
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.339

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah menengah pertama menuntut guru untuk mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan belajar peserta didik melalui pendekatan pembelajaran yang adaptif. Namun, masih ditemukan kesenjangan antara pemahaman konsep dan praktik pembelajaran berdiferensiasi di kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi melalui pelatihan dan pendampingan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pembelajaran partisipatif yang dilaksanakan selama dua bulan melalui tahapan pelatihan konsep, lokakarya penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di kelas, serta refleksi berbasis kelompok belajar. Kegiatan melibatkan guru sekolah menengah pertama yang tergabung dalam kelompok belajar Sekolah Penggerak di Kota Palopo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pada tahap edukasi konsep, seluruh peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap prinsip pembelajaran berdiferensiasi. Pada tahap lokakarya, guru mampu menyusun perangkat pembelajaran yang lebih sistematis dan kontekstual, termasuk penggunaan asesmen diagnostik. Pada tahap implementasi, guru mulai menerapkan strategi pembelajaran yang bervariasi sesuai kebutuhan siswa, yang berdampak pada meningkatnya keaktifan dan keterlibatan siswa di kelas. Pada tahap refleksi, guru mampu mengidentifikasi kendala serta merumuskan perbaikan pembelajaran secara kolaboratif. Manfaat kegiatan ini terlihat dari meningkatnya kompetensi profesional guru serta terciptanya pembelajaran yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi pelatihan, pendampingan, dan refleksi kolaboratif merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran berdiferensiasi. Keterlibatan aktif guru dalam seluruh tahapan kegiatan menjadi faktor kunci keberhasilan dalam mendorong perubahan praktik pembelajaran secara berkelanjutan.
Pendampingan Karyawan Magang dalam Kegiatan Tune Up dan Overhaul Engine di Bengkel Andra Jaya Motor Carles Rusdin; Muslim Andi Yusuf; Ehlisa Rahmat; Ilham Sentosa; Agustrianto
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.346

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor menuntut kesiapan bengkel otomotif dalam menyediakan tenaga kerja yang kompeten, khususnya dalam perawatan dan perbaikan mesin kendaraan. Bengkel Andra Jaya Motor sebagai mitra memiliki aktivitas servis yang tinggi, namun masih menghadapi kendala pada keterampilan praktis karyawan magang dalam menangani pekerjaan teknis seperti tune up, overhaul engine, serta penggantian komponen kendaraan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis karyawan magang melalui pendampingan langsung pada pekerjaan servis dan perbaikan kendaraan di lingkungan bengkel. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan berbasis praktik langsung yang terintegrasi dengan aktivitas kerja bengkel. Kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan bentuk pendampingan pada tiga aspek utama, yaitu tune up dan perawatan performa mesin, overhaul engine dan perakitan kembali komponen mesin, serta penggantian komponen sistem bahan bakar dan suspensi. Peserta dilibatkan secara aktif dalam setiap proses pekerjaan melalui demonstrasi, praktik terbimbing, dan praktik mandiri dengan pengawasan mekanik senior. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan teknis karyawan magang dalam melakukan tune up secara mandiri, memahami proses overhaul engine secara menyeluruh, serta melakukan penggantian komponen kendaraan dengan lebih tepat dan aman. Peserta juga mengalami peningkatan dalam hal ketelitian kerja, efisiensi waktu, serta kemampuan analisis kerusakan kendaraan. Manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga oleh pihak bengkel melalui peningkatan kualitas layanan dan efektivitas kerja. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung di lingkungan kerja mampu menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapan kerja karyawan magang, sekaligus memperkuat peran keterlibatan masyarakat dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang otomotif.
Peningkatan Kompetensi Penataan Barang dalam Kontainer pada Karyawan Magang Industri HCT Logistics Taiwan Alpadit Amir; Siti Khaeratul Mukarramah; Ahmad Ashari; Ilham Sentosa
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.348

Abstract

Kegiatan logistik modern menuntut tenaga kerja yang memiliki keterampilan teknis dalam penanganan dan penataan barang secara efektif agar proses distribusi dapat berjalan dengan aman dan efisien. Pada praktiknya, karyawan magang industri sering kali belum memiliki pengalaman kerja yang memadai dalam proses penataan barang dalam kontainer sehingga diperlukan kegiatan pendampingan berbasis praktik untuk meningkatkan kompetensi kerja mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi penataan barang dalam kontainer pada karyawan magang industri melalui pendampingan praktik operasional di lingkungan perusahaan logistik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pendampingan langsung dalam aktivitas kerja yang meliputi penerimaan dan pengecekan barang, pengelompokan barang berdasarkan karakteristiknya, perencanaan tata letak muatan dalam kontainer, serta penguatan koordinasi kerja dan dokumentasi operasional. Kegiatan ini melibatkan karyawan magang industri yang terlibat dalam aktivitas distribusi barang pada perusahaan logistik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam proses pengecekan barang, pengelompokan barang, serta penataan barang dalam kontainer dengan memperhatikan distribusi berat muatan dan efisiensi pemanfaatan ruang kontainer. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam melakukan koordinasi kerja dan memahami pentingnya dokumentasi operasional dalam sistem distribusi barang. Manfaat kegiatan ini terlihat dari meningkatnya keterampilan teknis peserta magang dalam menjalankan proses operasional logistik serta meningkatnya pemahaman terhadap prosedur kerja industri yang aman dan efisien. Kegiatan pendampingan berbasis praktik dalam lingkungan industri terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang dalam penataan barang dalam kontainer serta memperkuat kesiapan kerja mereka pada sektor logistik. Pendekatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan langsung peserta dalam aktivitas operasional industri dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam pengembangan kompetensi tenaga kerja pada bidang logistik.
Peningkatan Keterampilan Operasional Wheel Loader dan P2H Unit pada Area Persiapan Material bagi Karyawan Magang PT Bumi Mineral Sulawesi Muhammad Gading Rianto; Wardiman AP
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.351

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan keterampilan operasional alat berat dan pemahaman keselamatan kerja bagi karyawan magang di PT Bumi Mineral Sulawesi, khususnya pada area persiapan material yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran proses produksi smelter. Karyawan magang umumnya belum memiliki pengalaman praktis yang memadai dalam pengoperasian wheel loader, pemeriksaan harian alat, serta penerapan keselamatan kerja di lingkungan industri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi teknis, kemampuan perawatan alat, dan kesadaran keselamatan kerja melalui pendampingan langsung di lapangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan praktik langsung yang terintegrasi dalam tiga aspek utama, yaitu pendampingan pengoperasian wheel loader, pendampingan pemeriksaan harian dan perawatan ringan unit, serta penguatan keselamatan kerja dan adaptasi operasional lapangan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi berkelanjutan dengan melibatkan pembimbing lapangan dan operator berpengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kompetensi yang signifikan. Pada aspek pengoperasian wheel loader, peserta mampu meningkatkan keterampilan dalam melangsir material, melakukan loading, serta memahami alur distribusi material secara lebih efektif. Pada aspek pemeriksaan harian dan perawatan ringan unit, peserta mampu melakukan pengecekan kondisi alat secara sistematis serta melaksanakan perawatan dasar seperti pelumasan dan pembersihan unit. Pada aspek keselamatan kerja, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran dalam penggunaan alat pelindung diri, kepatuhan terhadap prosedur kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi lapangan. Manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh peserta dalam bentuk peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja, tetapi juga oleh perusahaan melalui peningkatan efektivitas operasional dan penurunan potensi risiko kerja. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan langsung yang terintegrasi mampu menjadi model efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang di lingkungan industri. Integrasi antara keterampilan teknis, perawatan alat, dan keselamatan kerja menjadi aspek penting dalam membentuk tenaga kerja yang siap dan adaptif terhadap kebutuhan industri.

Page 1 of 1 | Total Record : 9