cover
Contact Name
Muhammad Zaeni
Contact Email
Muhammadzaeni1@gmail.com
Phone
+62331-412351
Journal Mail Official
stikes.bhaktialqodiri.jember@gmail.com
Editorial Address
Jl. Manggar 139 A. kel. Gebang kec. Patrang kab. Jember Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Medical Journal of Al-Qodiri : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan
Core Subject : Health,
Medical Journal Of Al-Qodiri adalah jurnal yang di kelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan diterbitkan oleh STIKES Bhakti Al-Qodiri. Jurnal ini memuat tulisan bersifat ilmiah dalam bentuk hasil penelitian maupun pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh dosen yang mencakup semua bidang keilmuan.
Articles 164 Documents
DUKUNGAN KELUARGA DAN KECEMASAN PADA PENDERITA ASMA DI KABUPATEN JEMBER ACHMAD AFIFIL AFTON
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 6 No. 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v6i1.71

Abstract

Background: Asma merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan responsivitas pada trakea dan rangsangan multipel bronkus dengan manifestasi penyumbatan jalan nafas yang luas dan pangkat dapat berubah secara spontan atau sebagai akibat pengobatan. Method: Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan cross sectional. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket. Result: Hasil penelitian menggunakan uji chi square (α = 0,05) menunjukkan bahwa p = 0,000 p <0,05 sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kecemasan. Conclusion: Seseorang yang menderita asma tentunya tidak bisa lepas dari rasa cemas tentang penyakit yang dideritanya, oleh karena itu dukungan keluarga yang baik akan menurunkan kecemasan pada penderita asma tersebut.
TABLE OF CONTENTS VOL 6 NO 1 FEBRUARI 2021 STIKES BHAKTI AL-QODIRI
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol 6 No 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

1. Stress Kerja dan Kinerja Perawat dalam Memberikan Asuhan Keperawatan di Jember (Abdul Aziz Azari, Mohammad Ilham Zururi) 2. Persepsi dan Perilaku Ibu Hamil tentang Kunjungan ANC di Kabupaten Jember (Dwi Anggun Lestari, Rosyda Agustina)3. Dukungan Keluarga dan Perilaku Membuang Dahak pada Penderita TB Paru di Kabupaten Jember (Ishana Balaputra) 4. Konseling Lifestyle Modification pada Individu dengan Hipertensi di Bondowoso (Suharta, Devita Mala Anggrianti) 5. Dukungan dan Peran Suami dalam Kunjungan ANC Ibu Hamil di Kabupaten Jember (Putri Rizkiyah Salam, Endah Sri Utami) 6. Stres dan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Mahasiswa Keperawatan Stikes Bhakti Al-Qodiri (Yuly Abdi Zainurridha) 7. Pijat Bayi sebagai Alternatif Intervensi Untuk Meningkatkan Berat Badan (Aldi Febrian Wieminaty)8. Dukungan Keluarga dan Kecemasan pada Penderita Asma di Kabupaten Jember (Achmad Afifil Afton)
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI WILAYAH PUTRA PONDOK PESANTREN ALQODIRI JEMBER Eka Suryaningtyas; Ide Rocky
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v4i1.79

Abstract

Latar belakang: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) is a set of behaviors practiced on the basis of awareness and can help itself in the field of health and realize public health. The purpose of this research is to know, identify and analyze Relation Education Level With Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) in the Boys English Camp area of Al-Qodiri Boarding School in Jember. Metode: This research design using Corelative design, approach Cross Sectional. In this study is done only once. By observing the education level and measurement of Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). The respondents are all residents of English Camp area of Al-Qodiri Boarding School in Jember as much as 61 Santri. With Total Sampling. The study was conducted on April 07, in the Boys English Camp area of Al-Qodiri Boarding School in Jember Hasil: Based on the result of the research, most of education level is SMA equal to 35 students (57,4%) and most of Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) as much as 49 santri (80,3%). After analyzing the data using Kendall's Tau, the result of p value: 0.000 <0.05 concluded H1 accepted, it means there is Relation of Education Level With Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ) in the Boys English Camp area of Al-Qodiri Boarding School in Jember Kesimpulan: Based on the results of research, the higher the education level of santri, so better its Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA GONDORUSO KECAMATAN PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG Eka Suryaningtyas; ISHANA BALAPUTRA; ALI MASHUDA
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v4i1.81

Abstract

Latar belakang: Health problems and economic is the main problems the elderly, because relating to a setback physical man occurring in natural and related to meeting the needs of life.Throughout the world today, the number of elderly it is estimated that more than 629 million people, and in the end of 2025 projected the number of elderly will reach 1.2 billion.Research objectives know relations family encouragement on the level of a recurrence hypertension in elderly. Metode: The kind of research use is deskritip correlative using design cross sectional. The number of respondents is 40 respondents meet the criteria inclusion by using the method proposive sampling Hasil: Having undergone a data using spearment rank got that sig value. By 0,000 & it; 0,05 because the value of sig (2-tailed) of 0,000 smaller than 0,05 so it can be concluded that the significant (p) the relationship between a family with a recurrence hypertension on elderly. Kesimpulan: It is expected to the more vulnerable to elderly who live with them that elderly experienced diseases such as hypertension.Support will be koping strategy that is essential for by the while he was stress.The existence of support adekuat proved associated with declining mortalitas, easier convalescents, and among the old, cognitive function, physical and emotional health.
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN PRE-EKLAMPSIA DI RSIA SRIKANDI JEMBER Dita Ike Fitria Kuswarini; Aldi Febrian Wieminaty
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v4i1.83

Abstract

Latar belakang: Kematian Ibu dan Angka Kematian Perinatal di Indonesia masih sangat tinggi dan terus meningkat, eklampsia merupakan sebab utama kematian ibu, dan sebab kematian perinatal yang tinggi. Ibu yang mengalami pre-eklamsi tidak dapat dicegah sepenuhnya, namun frekuensinya dapat dikurangi dengan pemberian KIE secukupnya ,perlu adanya pengontrolan gizi seperti diet protein, rendah lemak, karbohidrat dan garam. Metode: Penelitian ini bersifat analitik, populasi yang digunakan yaitu semua ibu bersalin di RSIA Srikandi berjumlah 504 oranng, sample yang digunakan simple random sampling didapatkan 30 responden. Hasil: Hitung > ftabel yaitu 5,709 > 3,35. Dapat dikatakan bahwa status gizi mempunyai hubungan yang signifikan terhadap pre eklampsi. dilihat dari koefisien determinan, pola makan, status gizi berpengaruh terhadap pre eklampsi sebesar 54,5%. Persamaan regresi linier berganda dari hasil analisis didapat Y = 3,511 + 3,292X1 – 0,994X2. Didapatkan bahwa pola makan, dan status gizi berpengaruh positif terhadap kondisi bayi baru lahir. Kesimpulan: Pada ibu yang memiliki pola makan buruk mengalami preeklamsi yang berat. Secara simultan Bersama-sama pola makan, status gizi akan mempunyai hubungan yang erat terhadap kejadian pre eklamsi.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELURGA DENGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 9 TAHUN DI SD ALQODIRI JEMBER Dita Ike Fitria Kuswarini; Aldi Febrian Wieminaty
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 4 No. 2 (2019): Edisi September
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v4i2.88

Abstract

Latar belakang: Ketidak mandirian anak merupakan salah satu contoh kasus yang mempunyai masalah perkembangan kemandirian. Efek ketidak mandirian pada anak dapat menimbulkan kerugian pada anak yaitu anak kepribadian, kemampuan sosialisasi dan keadaan emosionalnya akan terhambat . Oleh karena itu dalam kasus ini peran dan dukungan keluarga sangatlah penting untuk meningkatkan kemandirian ada anak, agar anak bisa mandiri. Metode: penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik korelasi, populasi pada penelitian ini adalah anak yang berusia 9 tahun, tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling, didapatkan sebanyak 45 anak. Hasil: hasil Uji Wilcoxon, pada correlation menunjukkan nilai signifikansi ρvalue : 0,000 < 0,05 didapatkan H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kemandirian Anak Usia 9 Tahun Di SDN Tisnogambar 01 Bangsalsari Jember. Kesimpulan: dukungan keluarga sangatlah berhubungan terhadap kemandirian anak, keluarga mempunyai pengaruh yang besar untuk memupuk kemadirian anak sejak usia dini, dan dukungan keluarga berkaitan erat dengan kemandirian anak terutama pada usia 9 tahun.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI PAKUSARI JEMBER Achmad Afifl Afton
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 4 No. 2 (2019): Edisi September
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v4i2.90

Abstract

Background: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk yang mana dapat menyebabkan berbagai macam gelaja klinis. Penyebab terjadinya DBD sebagian besar adalah pola hidup masyarakat yang kurang baik sehingga menjadi sarang nyamuk yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit DBD. Method: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 15 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket. Result: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan kejadian DBD, terdapat hubungan antara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan juga terdapat hubungan frekuensi menguras bak mandi dengan kejadian DBD. Conclusion: Pola hidup yang baik mencerminkan kesehatan seseorang. Individu yang menjaga pola hidupnya dengan baik akan terhindar dari DBD karena DBD terjadi pada individu yang kurang bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan baik sehingga dapat menjadi sarang nyamuk penyebab terjadinya DBD.
PERSEPSI DAN PERILAKU IBU HAMIL TENTANG KUNJUNGAN ANC DI KABUPATEN JEMBER DWI ANGGUN LESTARI; ROSYDA AGUSTINA
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 6 No. 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v6i1.93

Abstract

Background: Perawatan antenatal adalah suatu kegiatan yang dilakukan dalam rangka mendeteksi gangguan selama masa kehamilan yang mungkin ada atau akan ada dan mengatasi gangguan tersebut sebelum gangguan tersebut merugikan kehamilan, oleh karena itu perilaku dan persepsi yang baik sangat diperlukan agar kunjungan ANC bisa berjalan dengan baik. Method: Penelitian ini menggunakan jenis korelasional dengan pedeketan secara Cros-Sectional untuk mengetahui hubungan antara persepsi dan perilaku ibu hamil tentang kunjungan ANC di Jember. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 88 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Result: Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sebagian besar persepsi klien baik sebesar 70,5%. Selain itu, perilaku klien juga baik sebesar 51.1%. Conclusion: Hasil penelitian menggunakan uji Spearman Rank / Rho (α = 0,05) menunjukkan bahwa p = 0,946 dimana p> 0,05 sehingga tidak terdapat hubungan antara persepsi persepsi dan perilaku ibu hamil tentang kunjungan ANC di Jember.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DEPRESI PADA LANSIA ABDUL AZIZ AZARI, MOHAMMAD ILHAM ZURURI
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 6 No. 2 (2021): Edisi September
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v6i2.94

Abstract

Background: Lanjut usia merupakan sebuah masa dimana terjadinya penurunan fungsi kesehatan mental. Ketidakmampuan lansia dalam melakukan mekanisme koping yang baik dalam permasalahannya dapat menyebabkan terjadinya berbagai masalah psikososial dalam kehidupan sehari-hari lansia, salah satunya adalah depresi. Method: Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kuantitatif dengan pendekatan cros-sectional dimana responden yang diambil sebanyak 100 responden dengan tehnik purposive sampling. Result: Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan depresi pada lansia sebesar 0,00, terdapat hubungan antara tingkat kemandirian dengan depresi pada lansia sebesar 0,00, dan terdapat hubungan kualitas tidur dan depresi pada lansia sebesar 0,00. Conclusion: Banyak sekali factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian depresi pada lansia, sehingga perlu dilakukan intervensi kepada lansia untuk mengurangi kejadian depresi, dimana dalam hal tersebut membutuhkan peran dari keluarga maupun tenaga kesehatan.
STUDI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA DI PONDOK PESANTREN AL-QODIRI JEMBER ISHANA BALAPUTRA; SUHARTA
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 6 No. 2 (2021): Edisi September
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v6i2.95

Abstract

Latar belakang: Perilaku hidup bersih dan sehat anak pondok pesantren sulit diubah. Penyebabnya karena kurangnya pengetahuan, keterbatasan sumber daya, dan minimnya pelaksanaan pendidikan kesehatan. Dampaknya, banyak masalah kesehatan yang muncul seperti cacingan, diare, sakit gigi, penyakit kulit, kekurangan gizi, dan sebagainya. Padahal pondok pesantren dipandang tempat yang strategis untuk mempromosikan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan siswa tentang delapan indikator PHBS dan kaitannya dengan pendidikan kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cros-sectional study dengan melibatkan 86 siswa sebagai responden yang dipilih menggunakan multistage random sampling. Instrumen yang digunakan yakni kuesioner untuk mengetahui karakteristik demografi dan kuesioner untuk mengukur pengetahuan siswa tentang PHBS yang berisi 8 indikator PHBS. Teknik analisis menggunakan chi-square dengan nilai signifikansi (p < 0,05). Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tidak merokok di sekolah dengan pendidikan kesehatan (p < 0,05). Siswa yang mendapatkan pendidikan kesehatan (82,5%) memiliki pengetahuan yang tinggi tentang peraturan tidak merokok di sekolah. Kesimpulan: Sekolah berbasis pondok pesantren perlu lebih meningkatkan program pendidikan kesehatan terkait personal hygiene dan sanitasi lingkungan untuk meningkatkan kemandirian siswa tentang praktik kesehatan.

Page 4 of 17 | Total Record : 164