cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 2775717X     EISSN : 27757188     DOI : 10.51878
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2024)" : 13 Documents clear
MENGIMPLEMENTASIKAN KONSEP DASAR GERWANI DALAM MEWUJUDKAN GEDSI DI BIDANG PENDIDIKAN HIDAYAH, KAMILATUL; SYAFITRI, BELLA; WULANDARI, NURSINTA; NOFITA, DINA; AROFAH, ZAKIYATUL
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.4368

Abstract

This study is a literature study that aims to analyze women's empowerment strategies through a paradigm that focuses on vulnerable groups, such as women, children, and the elderly. This study uses the approach of the development of underdevelopment theory by Samir Amin and the concept of putting the last first by Robert Chambers to understand how women's empowerment can improve their social and political positions. The findings show that this paradigm provides a privileged position for women in various empowerment efforts aimed at achieving social justice. Through historical review, the Indonesian women's movement, especially Gerwani, is identified as one of the organizations that plays a significant role in educating, raising awareness, and fighting for women's rights. During the Old Order, Gerwani was considered a revolutionary organization that not only provided access for women to participate in certain professions but also contributed to socio-political transformation through affiliation with political parties. Thus, women's empowerment is not only relevant in fighting for individual rights but also becomes an important element in overcoming broader social inequality. This study emphasizes the importance of women's empowerment strategies based on collective support and strengthening individual capacity in society, in line with a paradigm that prioritizes vulnerable groups. This conclusion is expected to be the basis for women's empowerment policies and programs in the future. ABSTRAKPenelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan perempuan melalui paradigma yang berfokus pada kelompok rentan, seperti perempuan, anak-anak, dan lansia. Studi ini menggunakan pendekatan teori development of underdevelopment oleh Samir Amin dan konsep putting the last first oleh Robert Chambers untuk memahami bagaimana pemberdayaan perempuan dapat meningkatkan posisi sosial dan politik mereka. Temuan menunjukkan bahwa paradigma ini memberikan posisi istimewa bagi perempuan dalam berbagai upaya pemberdayaan yang bertujuan mencapai keadilan sosial. Melalui telaah sejarah, gerakan wanita Indonesia, khususnya Gerwani, diidentifikasi sebagai salah satu organisasi yang berperan signifikan dalam mendidik, meningkatkan kesadaran, dan memperjuangkan hak perempuan. Pada masa Orde Lama, Gerwani dianggap sebagai organisasi revolusioner yang tidak hanya memberikan akses bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam profesi tertentu, tetapi juga berkontribusi dalam transformasi sosial-politik melalui afiliasi dengan partai politik. Dengan demikian, pemberdayaan perempuan tidak hanya relevan dalam memperjuangkan hak-hak individu tetapi juga menjadi elemen penting dalam mengatasi ketimpangan sosial yang lebih luas. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pemberdayaan perempuan yang berbasis pada dukungan kolektif dan penguatan kapasitas individu dalam masyarakat, sejalan dengan paradigma yang mengutamakan kelompok rentan. Kesimpulan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi kebijakan dan program pemberdayaan perempuan di masa depan.
PEMANFAATAN CHROMEBOOK DALAM PROSES PEMBELAJARAN PAI BERBASIS KURIKULUM MERDEKA HASANAH, ZUNIATUL; MARYAM, QORRIE AINA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.4476

Abstract

ABSTRACT This study aims to explore the use of technology in learning, especially in the context of Islamic Religious Education (PAI) and Character Education in accordance with the Merdeka Curriculum. The purpose of this paper is to analyze the impact of Chromebook use on learning, including increasing collaboration, creativity, and student understanding of the material. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study model. The results and discussion of this study found that the use of Chromebooks in learning Islamic Religious Education (PAI) and Character Education according to the Merdeka Curriculum showed a significant positive impact. Chromebooks facilitate access to digital learning resources such as the Qur'an and Google Workspace and Quizizz applications, which enhance student collaboration and creativity.The use of Google Docs and Slides supports group work, while applications like Quizizz reinforce students' understanding through interactive learning. Additionally, Chromebooks contribute to the development of Pancasila Student Profile values through research and collaboration related to religion and culture.Project-based learning and personalization of learning are increasingly facilitated by these devices, supporting students to learn at their own pace. Despite technical challenges, the right strategies can overcome these problems, making Chromebooks an effective tool for learning under the Merdeka Curriculum. The study concludes that the integration of Chromebooks in Islamic Religious Education (PAI) and Character Education learning supports the implementation of the Merdeka Curriculum by enriching teaching materials and enhancing student collaboration. Although challenges such as technical constraints and human resource readiness exist, Chromebook usage can increase students' active participation, deepen material comprehension, and develop digital skills and character traits relevant to modern demands. To maximize its benefits, improvements in infrastructure and further teacher training are necessary. Future research can explore the long-term impact of Chromebook usage on student competency development. ABSTRAK Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, khususnya dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis dampak penggunaan Chromebook terhadap pembelajaran, termasuk peningkatan kolaborasi, kreativitas, dan pemahaman materi siswa. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model studi kasus. Hasil dan pembahasan kajian ini menemukan bahwa Pemanfaatan Chromebook dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti sesuai Kurikulum Merdeka menunjukkan dampak positif yang signifikan. Chromebook memfasilitasi akses ke sumber belajar digital seperti Al-Qur'an serta aplikasi Google Workspace dan Quizizz, yang meningkatkan kolaborasi dan kreativitas siswa. Penggunaan Google Docs dan Slides mendukung kerja kelompok, sementara aplikasi seperti Quizizz memperkuat pemahaman siswa melalui pembelajaran interaktif. Chromebook juga membantu pengembangan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila melalui riset dan kolaborasi terkait agama dan budaya. Pembelajaran berbasis proyek dan personalisasi pembelajaran semakin difasilitasi dengan perangkat ini, mendukung siswa untuk belajar sesuai kecepatan mereka. Meskipun ada tantangan teknis, strategi yang tepat dapat mengatasi masalah ini, menjadikan Chromebook alat efektif untuk pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Chromebook dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti mendukung penerapan Kurikulum Merdeka dengan memperkaya materi ajar dan meningkatkan kolaborasi antar siswa. Meskipun menghadapi kendala teknis dan kesiapan sumber daya manusia, penggunaan Chromebook dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperdalam pemahaman materi, dan mengembangkan keterampilan digital serta karakter yang relevan dengan tuntutan zaman. Untuk memaksimalkan manfaatnya, perlu perbaikan infrastruktur dan pelatihan lanjutan bagi guru. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan Chromebook terhadap perkembangan kompetensi siswa.
PERAN OBSERVASIONAL LEARNING TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK MELALUI PERMAINAN ESTAFET HOLA HOP DI ERA MERDEKA BERMAIN MADO, ARIFIN; PARYONTRI, RAMON ANANDA; WARDANA, MAHARDIKA DARMAWAN KUSUMA; SALSABILA, AURA RAFIQA; NISA`, GITSA ZAHROTUN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.4533

Abstract

ABSTRACT Early childhood motor development is an important aspect of their growth and learning. However, in the modern era, children have fewer opportunities for free play due to various factors, such as increased use of technology and changes in parenting patterns. Therefore, effective strategies are needed to support children's motor development, one of which is through observational learning in the relay game “Hola Hop.” This study aims to examine the role of observational learning on children's motor development through the relay game “Hola Hop” in the context of the Era of Free Play. The research method used is a pre-test and post-test control group design. This study involved two groups of children aged between 4-6 years. The experimental group underwent the “Hola Hop” relay game with an observational learning approach, while the control group did not receive a similar intervention. Data was collected through motor tests before and after the treatment. The results showed that the experimental group that implemented observational learning experienced significant improvements in motor development compared to the control group. This finding confirms the importance of implementing Observational Learning in children's motor learning through play. The implications of this study indicate that an observation-based learning approach can be an effective strategy in improving children's motor skills, especially in the Era of Merdeka Bermain which emphasizes freedom and exploration in children's activities. ABSTRAK Perkembangan motorik anak usia dini merupakan aspek penting dalam pertumbuhan dan pembelajaran mereka. Namun, di era modern, kesempatan anak untuk bermain secara bebas semakin berkurang akibat berbagai faktor, seperti peningkatan penggunaan teknologi dan perubahan pola pengasuhan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang efektif untuk mendukung perkembangan motorik anak, salah satunya melalui pembelajaran observasional dalam permainan estafet "Hola Hop." Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pembelajaran observasional terhadap perkembangan motorik anak-anak melalui permainan estafet "Hola Hop" dalam konteks Era Merdeka Bermain. Metode penelitian yang digunakan adalah desain pre-test dan post-test control group. Penelitian ini melibatkan dua kelompok anak berusia antara 4-6 tahun. Kelompok eksperimen menjalani permainan estafet "Hola Hop" dengan pendekatan pembelajaran observasional, sementara kelompok kontrol tidak menerima intervensi serupa. Data dikumpulkan melalui tes motorik sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menerapkan pembelajaran observasional mengalami peningkatan yang signifikan dalam perkembangan motorik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan Observasional Learning dalam pembelajaran motorik anak melalui permainan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis pengamatan dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik anak, terutama dalam Era Merdeka Bermain yang menekankan kebebasan dan eksplorasi dalam aktivitas anak.

Page 2 of 2 | Total Record : 13