cover
Contact Name
Gatut Setiadi
Contact Email
iaiskjmalang.jurnal@gmail.com
Phone
+6281232252015
Journal Mail Official
iaiskjmalang.jurnal@gmail.com
Editorial Address
INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG Jl. Keramat Desa Sukolilo Kec. Jabung Kab. Malang Kode Pos 65155 Website : www.iaiskjmalang.ac.id, Email : iaiskjmalang@gmail.com » Tel / fax : (0341) 792669 /
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah
ISSN : 27157725     EISSN : 27219496     DOI : https://doi.org/10.51339/iqtis
Core Subject : Economy,
Jurnal aL-IQTISHOD terbit tahun 2018, setiap enam bulan sekali bulan Desember dan Juni, merupakan jurnal Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah yang menyajikan artikel hasil penelitian (empiris) serta isu-isu yang mencakup ekonomi syariah, keuangan syariah dan perbankan syariah, bahkan isu-isu ekonomi global yang berlandaskan Islam, yang meliputi hasil penelitian dan non-penelitian (kajian teoritis, aplikasi teori dan ulasan) tentang masalah-masalah keilmuan yang tergabung dalam rumpun ekonomi syariah sebagai berikut: 1. Ekonomi Islam 2. Keuangan Publik Islam 3. Keuangan islam 4. Akuntansi Syariah 5. Etika Bisnis Islam 6. Asuransi Syariah 7. Perencanaan Keuangan Islam 8. Sumber Daya Insani 9. Pasar Modal Syariah 10. Keuangan Mikro Syariah
Articles 113 Documents
Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta Dewi Lusiana; Anis Sulistiyani
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 7 No. 2 (2025): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v7i2.4384

Abstract

Permasalahan kemiskinan masih menjadi isu strategis yang dihadapi oleh berbagai negara berkembang di dunia. Kondisi ini dapat menghambat pembangunan ekonomi serta menurunkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (2023), angka kemiskinan di Indonesia menunjukkan tren fluktuatif dari tahun ke tahun. Pada 2020, Pulau Jawa menjadi wilayah dengan jumlah penduduk miskin terbesar, di mana Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat persentase tertinggi. Faktor-faktor seperti IPM, upah minimum, jumlah penduduk, tingkat pengangguran, serta zakat turut memengaruhi tingkat kemiskinan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), upah minimum, jumlah penduduk, tingkat pengangguran, dan zakat terhadap kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta selama periode 2017–2024. Analisis dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan model regresi linier berganda melalui perangkat lunak EViews 10. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa IPM dan zakat berkontribusi menurunkan tingkat kemiskinan, sedangkan upah minimum tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Sementara itu, peningkatan jumlah penduduk dan pengangguran terbukti memperburuk tingkat kemiskinan di wilayah tersebut.
Strategi Pengembangan Pariwisata Syariah Dalam Tinjauan Etika Bisinis Islam Achmad Hasan; Mohammad Yusuf Wijaya
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 7 No. 2 (2025): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v7i2.4496

Abstract

Penelitian ini menganalisis determinasi faktor-faktor makroekonomi terhadap suku bunga Bank Indonesia periode 2003-2024 dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode Vector Error Correction Model (VECM) dengan variabel cadangan devisa, nilai tukar, dan pertumbuhan ekonomi sebagai determinan suku bunga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap suku bunga (t-statistik 4,13 > 2,10). Sebaliknya, cadangan devisa (t-statistik 0,90 < 2,10) dan nilai tukar (t-statistik 1,83 < 2,10) tidak berpengaruh signifikan terhadap suku bunga dalam jangka panjang. Dari perspektif ekonomi Islam, penelitian ini juga menganalisis bahwa suku bunga merupakan manifestasi praktik riba yang dilarang dalam syariah. Sistem keuangan Islam menawarkan alternatif melalui prinsip bagi hasil (mudharabah), jual beli (murabahah), dan sewa (ijarah) yang menekankan keadilan distributif, berbagi risiko proporsional, dan keberkahan, bukan hanya keuntungan materi yang pasti seperti dalam sistem suku bunga konvensional.
Eksplorasi Perilaku Mahasiswa dalam Memanfaatkan Bisnis Syariah Meyla Nur Vita Sari
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 7 No. 2 (2025): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v7i2.4584

Abstract

Transformasi digital telah mengubah cara mahasiswa, khususnya di Prodi Ekonomi Syariah IAI Sunan Kalijogo Malang, memandang peluang bisnis berbasis syariah. Platform digital seperti e-commerce halal dan fintech syariah mempermudah transaksi sehari-hari sekaligus membuka kesempatan berwirausaha. Mahasiswa kini tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku usaha yang aktif memanfaatkan media digital untuk memasarkan produk halal, melakukan riset pasar, serta mengelola transaksi sesuai prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif untuk memahami pengalaman mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital. Data analisis dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD), observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi pada 50 mahasiswa program studi ekonomi syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa menggunakan Shopee, Tik Tok, Lazada dan Facebook bukan hanya untuk belanja, tetapi juga untuk memulai bisnis kecil seperti dropshipping, promosi produk halal, dan penjualan online produk lokal. Faktor pendorong utama meliputi literasi keuangan syariah, dukungan kampus melalui pelatihan kewirausahaan, serta kemudahan akses teknologi. Namun, hambatan utama mencakup keterbatasan modal, minimnya mentor bisnis, dan pengelolaan waktu antara studi dan wirausaha. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital syariah, program inkubasi bisnis kampus, serta kolaborasi dengan pelaku industri e-commerce untuk mendukung kemandirian ekonomi mahasiswa.
Analisis Peran Social Commerce Dalam Peningkatan Penjualan Usaha Mikro Di Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah Freti Anggriani; Ikhwatun Hasanah; Khabib Musthofa
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 7 No. 2 (2025): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v7i2.4263

Abstract

Perkembangan teknologi dan media sosial mendorong pelaku usaha mikro untuk memanfaatkan social commerce sebagai sarana pemasaran dan penjualan. Di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, pemanfaatan social commerce oleh usaha mikro sektor makanan belum berjalan optimal karena adanya keterbatasan jaringan internet, kemampuan digital marketing, serta kendala pengemasan dan distribusi produk. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peran social commerce dalam meningkatkan penjualan usaha mikro di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran social commerce dalam meningkatkan penjualan usaha mikro di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Social commerce, yang merupakan kombinasi antara e-commerce dan media sosial, menjadi alternatif strategis bagi pelaku usaha mikro dalam memasarkan produknya secara luas dengan biaya yang lebih efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 pelaku usaha mikro sektor makanan yang memanfaatkan platform seperti WhatsApp, Facebook, Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan social commerce memberikan dampak terhadap peningkatan penjualan, perluasan jangkauan pasar hingga ke luar daerah, dan kemudahan dalam menjalin komunikasi dengan pelanggan. Namun, beberapa kendala juga ditemukan seperti keterbatasan sinyal internet, kurangnya tenaga kerja terampil di bidang digital marketing, serta kendala dalam pengemasan dan distribusi produk. Meskipun demikian, penggunaan social commerce terbukti mampu meningkatkan penjualan usaha mikro di Puruk Cahu.
Pengaruh Pembiayaan Investasi Perbankan Syariah Terhadap Ekspansi Usaha UMKM di Kota Banjarmasin Alfina Damayanty; Elman Nafidzi; Ikhwatun Hasanah
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v8i1.4755

Abstract

Sektor UMKM menghadapi keterbatasan modal yang menjadi hambatan utama dalam memperluas skala usaha. Pembiayaan investasi berbasis syariah hadir sebagai alternatif yang tidak hanya menyediakan akses permodalan, tetapi juga mengedepankan prinsip keadilan dan kemitraan antara bank dan pelaku usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur peran pembiayaan investasi perbankan syariah dalam pertumbuhan UMKM di Kota Banjarmasin. Metodologi yang digunakan adalah studi penjelasan dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) digunakan untuk memilih total 100 UMKM sebagai unit analisis. Kuesioner skala Likert tertutup digunakan untuk mengumpulkan data, dan analisis regresi linier dasar digunakan untuk menilai hipotesis. Untuk menjamin keaslian data, instrumen tersebut terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum analisis. Nilai t yang diestimasi sebesar 19,971, yang lebih tinggi dari nilai t tabel sebesar 1,679 dengan tingkat signifikansi 0,000, menunjukkan hubungan positif dan substansial antara pendanaan investasi perbankan syariah dan perkembangan usaha UMKM. Besarnya pengaruh yang ditemukan, yaitu 89,6% dan diklasifikasikan sebagai sangat kuat, menunjukkan bahwa pertumbuhan dan ekspansi usaha UMKM di Kota Banjarmasin secara signifikan dipengaruhi oleh akses terhadap pembiayaan syariah.
Pengaruh Automatisasi Alur Kerja Terhadap Kinerja Organisasi Dimoderasi Tinjauan Kerja Berdasarkan Etika Bisnis Islam Miftahul Huda; Ridwansyah; Okta Supriyaningsih
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v8i1.4822

Abstract

Penelitiani ini bertujuani untuki menganalisiis piengaruh automatisasi alur kerja terhadiap kinerjia organisasi dengan tinjauan kerja sebagai variabel moderasi berdasarkan perspektif etika bisnis Islam. Penelitian meinggunakan ipendekatan kuantitatiif dengani metode dieskriptif iasosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PKBI Daerah Lampung sebanyak 79 orang, dengan teknik sampel jenuh isehingga seliuruh populasii diijadikan isampel. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner skala Likert menggunakan Google Form dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4 melalui uji validitas, reliabilitas, uji hipotesis, dan koefisieni determinasi. Hasili penelitiani menunjukkan bahwa automatisasi alur kerja berpengaruhi positifi dan signifikan terhadap kinerjai organisasi dengan nilai T-statistik 3,599 dan P-value 0,000. Sementara itu, tinjauan kerja tidak mampu memoderasi hubungan antara automatisasi alur kerja dan kinerja organisasi dengan nilai T-statistik 0,745 dan P-value 0,456. Nilai R-square sebesar 0,935 menunjukkan bahwa variabel penelitian mampu menjelaskan kinerja organisasi sebesar 93,5%. Secara perspektif etika bisnis Islam, automatisasi mencerminkan nilai amanah dan ihsan, sedangkan tinjauan kerja merepresentasikan nilai keadilan dan akuntabilitas dalam organisasi.
Kajian Fiqih Muamalah Terhadap Praktik Tengkulak dalam Rantai Pasok Karet: Perspektif Syariah dalam Distribusi dan Keadilan Ekonomi di Desa Rotan Mulya Umi Fazirotul Ummah; Rino Purnomo; Dewi Lusiana
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v8i1.4830

Abstract

Tengkulak berperan menghubungkan petani dengan pabrik pengolahan atau pedagang besar diluar desa. Keberadaan tengkulak pada satu sisi sangat membantu petani, mengingat keterbatasan akses transportasi, informasi harga pasar, serta kebutuhan modal tunai yang mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi praktik tengkulak dalam rantai pasok karet serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip keadilan ekonomi dalam perspektif fiqh muamalah. Penelitian ini berjenis lapangan (field reseach) dengan pendekatan kualitatif. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk memahami secara langsung bagaimana praktik tengkulak berlangsung dalam rantai pasok karet di Desa Rotan Mulya, terutama yang berkaitan dengan sistem distribusi serta aspek keadilan ekonomi berdasarkan kajian fiqh muamalah. Wawancara digunakan untuk menggali informasi lebih mendalam mengenai mekanisme distribusi yang diterapkan oleh para tengkulak, sekaligus menilai apakah praktik tersebut telah sejalan dengan prinsip keadilan ekonomi dalam perspektif fiqh muamalah. Sementara itu, dokumentasi dimanfaatkan sebagai pelengkap untuk memperkuat data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Dokumentasi dilakukan dengan menganalisis dokumen yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari perspektif Fiqh muamalah, praktik ini telah memenuhi prinsip dasar jual beli yaitu kejelasan barang, kesepakatan harga, dan kerelaan kedua belah pihak. Kesesuaian praktik tengkulak dengan keadilan ekonomi dalam kajian fiqh muamalah sebagian besar petani menilai transaksi yang berlangsung sudah adil karena prosesnya transparan, harga diinformasikan terlebih dahulu dan penimbangan dilakukan di depan petani. Meski begitu praktik ini, masih dianggap wajar karena dilakukan secara sukarela dan kedua belahpihak tetap mendapat manfaat.
Pengaruh Non Performing (NPF) Terhadap Financing to Deposito Ratio (FDR) Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Firli Zulfa Aulia; Sintia; Yani Aguspriani
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v8i1.4955

Abstract

Akselerasi sektor perbankan syariah di Indonesia menuntut industri Bank Umum Syariah (BUS) secara agregat untuk konsisten memperkuat ketahanan likuiditas. Tata kelola penyaluran dana menjadi instrumen krusial. Guna mengevaluasi posisi likuiditas bank syariah, indikator Financing to Deposit Ratio (FDR) diterapkan sebagai parameter ukur utama. Sementara itu, kualitas portofolio modal dimonitor menggunakan rasio Non Performing Financing (NPF). Riset ini bertujuan menginvestigasi dampak empiris NPF terhadap FDR pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021–2025. Pendekatan kuantitatif diimplementasikan. Desain penelitian menggunakan spesifikasi deskriptif kausalitas dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan triwulanan yang dirilis resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Prosedur analisis data mengandalkan regresi linear sederhana melalui perangkat lunak STATA. Pengolahan data diawali. Tahapan pengujian dimulai dengan statistik deskriptif dan uji asumsi klasik—meliputi normalitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas—sebelum verifikasi hipotesis. Hasil pengujian membuktikan bahwa Non-Performing Financing (NPF) memberikan pengaruh negatif signifikan terhadap Financing to Deposit Ratio (FDR). Kausalitas terbalik ditemukan. Output model mencatatkan nilai koefisien regresi sebesar -5,559317 dengan signifikansi 0,024 (0,024 < 0,05). Fakta empiris memperjelas. Realitas ini menegaskan bahwa peningkatan rasio pembiayaan macet secara langsung menggerus kapabilitas bank syariah dalam menjaga keseimbangan likuiditas sekaligus menghambat penyaluran dana produktif kepada masyarakat.
Pengaruh Kemudahan Financial Technology Terhadap Minat Investasi Generasi Z Pada Aplikasi Ajaib Rezki Ananda Putra; Asma; Indah Aprisa; Susi Agustina; Muhammad Fakhri Amir; Kamiruddin
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v8i1.4962

Abstract

Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan asosiatif untuk menelaah seberapa besar pengaruh teknologi finansial yang mudah digunakan terhadap minat investasi dari Generasi Z pada aplikasi Ajaib. Subjek penelitian terdiri dari 30 orang anggota Generasi Z yang sudah pernah memakai aplikasi Ajaib, dipilih secara acak dengan pertimbangan proporsi yang tepat. Data dihimpun melalui penyebaran kuesioner yang menggunakan skala Likert. Untuk menganalisis data yang terkumpul, dilakukan serangkaian pengujian, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, regresi linier sederhana, uji t, dan uji koefisien determinasi (R2). Seluruh analisis ini dibantu dengan pemanfaatan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa teknologi finansial yang mudah dijangkau memberikan pengaruh positif yang berarti terhadap minat investasi Generasi Z pada aplikasi Ajaib. Hal ini terbukti dari nilai signifikansi yang diperoleh di bawah 0,05 serta temuan regresi yang memperlihatkan adanya korelasi positif antara kedua variabel. Semakin praktis teknologi finansial dalam penggunaannya, semakin tinggi pula kemungkinan Generasi Z untuk tertarik berinvestasi.
Pengaruh Pengalaman Layanan terhadap Reliabilitas Layanan dan Reputasi Merek melalui Kepercayaan Merek pada UMKM Jasa Berbasis Magang Sholihun; Mochamad Sirodjudin
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v8i1.5060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi pengalaman layanan terhadap reliabilitas layanan dan reputasi merek melalui peran mediasi kepercayaan merek pada UMKM jasa berbasis magang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap pelanggan yang memiliki pengalaman layanan pada UMKM yang melibatkan peserta magang. Data dikumpulkan dari 457 responden dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi interpersonal merupakan determinan paling dominan dalam membentuk kepercayaan merek, diikuti oleh kompetensi layanan dengan pengaruh yang relatif lebih kecil. Sebaliknya, prediktabilitas layanan menunjukkan pengaruh negatif terhadap kepercayaan merek dalam konteks layanan berbasis pembelajaran. Kepercayaan merek terbukti berperan signifikan dalam meningkatkan persepsi reliabilitas layanan dan reputasi merek. Selain itu, kepercayaan merek berfungsi sebagai variabel mediasi yang menjembatani hubungan antara pengalaman layanan dan outcome layanan. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam konteks UMKM jasa berbasis magang, pelanggan lebih menekankan kualitas interaksi interpersonal dibandingkan konsistensi prosedural dalam mengevaluasi layanan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menempatkan kepercayaan sebagai mekanisme mediasi dalam hubungan antara pengalaman layanan dan outcome layanan, serta menunjukkan bahwa peran dimensi pengalaman layanan bersifat kontekstual. Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelola UMKM untuk memprioritaskan pengembangan kemampuan interpersonal selain kompetensi teknis serta menyeimbangkan antara standardisasi dan fleksibilitas layanan dalam proses penyampaian layanan berbasis magang.

Page 11 of 12 | Total Record : 113