cover
Contact Name
-
Contact Email
emphatycons@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
emphatycons@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pawiyatan Luhur IV No. 17 Bendan Dhuwur Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50233
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Emphaty Cons : Journal of Guidance and Counseling
Published by Universitas IVET
ISSN : -     EISSN : 26569655     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal empathy cons adalah jurnal yang menerbitkan karya ilmiah di bidang bimbingan dan konseling yang terkait dengan bidang pendidikan dan non pendidikan. Jurnal ini menyediakan kesempatan bagi para peneliti untuk mempublikasikan karya ilmiahnya, bidang konseling dan psikologi yang akan dipublikasikan secara online dan offline. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, didokumentasikan dengan baik dalam bentuk jurnal. Artikel yang akan dipublikasikan melalui proses review dari mitra bestari.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2020): Agustus 2020" : 6 Documents clear
Efektivitas Bimbingan Klasikal Menggunakan Media Audio-Visual untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa SMP Teuku Umar Andriyana, Eva -
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 2 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v2i2.1481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bimbingan klasikal menggunakan media audio-visual untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa dan mengetahui perbedaan kecerdasan emosional siswa antara menggunakan bimbingan klasikal dengan media audio visual dengan bimbingan klasikal tanpa media audio visual. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen yaitu dengan menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi merupakan seluruh siswa dengan jumlah 584. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling kuota yaitu kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol (28 siswa) dan VIII 4 sebagai kelas eksperimen (28 siswa). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket tertutup) dengan jumlah 41 item. Hasil penelitian ini menunjukkan bimbingan klasikal efektif dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa SMP Teuku Umar, terbukti nilai mean pada post-test kelas eksperimen (176,61) > nilai pre-test (124,75). Sedangkan nilai mean pada post-test kelas kontrol (167,89) lebih besar dari nilai pretest (124,61). Bimbingan klasikal menggunakan media audio visual lebih efektif dibanding bimbingan klasikal tanpa media audio visual, terbukti pada pengujian t-test jumlah mean post-test kelas eksperimen (176,61) > post-test kelas kontrol (167,86). Jadi dapat disimpulkan bahwa bimbingan klasikal efektif/berpengaruh untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa SMP Teuku Umar dan terdapat perbedaan kecerdasan emosional siswa antara bimbingan klasikal menggunakan media audio visual dengan bimbingan klasikal tanpa media audio visual.
Membentuk Karakter Anak Berkonsep Nilai-Nilai Moral dan Agama -, Muhamad Sukiram
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 2 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v2i2.1487

Abstract

Pembentukan nilai-nilai karakter pada anak usia dini merupakan hal yang paling utama dalam membentuk kepribadian anak sejak usia dini. Pembentukan karakter mempunyai makna yang sejalan dengan pendidikan moral. Pendidikan karakter anak denga konsep nilai-nilai moral bukan sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah tetapi membantu anak membentuk nilai-nilai yang baik, sehingga anak dapat mengolah emosi dengan matang. Penelitian ini bertujuan mengetahui pembentukan karakter anak dengan konsep nilai-nilai moral. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, yang menghasilkan data bahwa pembentukan karakter anak sejak usia dini tidak hanya melahirkan anak-anak yang cerdas secara intlektual saja, tetapi juga memiliki moral yang baik serta taat dalam beragama
Tingkat Kecanduan Media Sosial Pada Siswa Kelas X SMK Teuku Umar Semarang Diyanto, Pebri Wahyu
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 2 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v2i2.1482

Abstract

Teknologi komunikasi saat ini berkembang sangat pesat ditandai dengan mudahnya seseorang berkomunikasi dimanapun dan kapanpun. Teknologi komunikasi membawa dampak besar dalam kehidupan. Salah satunya penggunaan media sosial yang semakin menjamur dikalangan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Karena tidak dapat mengontrol dalam mengakses media sosial siswa menjadi kecanduan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kecanduan media sosial siswa kelas X di SMK Teuku Umar Semarang dengan menggunakan teknik analisis deskriptif presentase dengan metode studi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X-RPL berjumlah 34 siswa. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan Bahwa, tingkat kecanduan media sosial siswa kelas X SMK Teuku Umar Semarang ada 13 responden termasuk dalam kategori tinggi dengan presentase (38.2%). Dengan hasil indikator 1 (Penggunaan berlebih) adalah 57,98 % termasuk dalam kriteria rendah. Indikator 2 (Mengabaikan Waktu untuk Belajar) adalah 59,35 % termasuk dalam kriteria rendah. Indikator 3 (Ketidakmampuan Mengontrol Diri dan Pemborosan) adalah 75,61% termasuk dalam kriteria tinggi. Indikator 4 (Mengabaikan Kehidupan Sosial) adalah 63,87% termasuk dalam kriteria sedang. Hal ini berarti siswa kelas X SMK Teuku Umar Semarang memiliki tingkat kecanduan media sosial tinggi yang berarti siswa harus mampu mengontrol dalam penggunaan media sosial.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siswa Membolos (Survey kelas X TKR di SMK PALAPA Semarang) Puaraka, Putisami Pianda
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 2 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v2i2.1483

Abstract

Salah satu bentuk pelanggaran di sekolah adalah pelanggaran siswa membolos sekolah.Faktor-faktor penyebab yang mempengaruhi siswa membolos sangat perlu di ketahui oleh berbagai pihak sekolah baik dan guru di dalamnya. Peran sekolah dan guru sangat berperan penting dalam upaya penanggulangan siswa membolos. Hal ini diperlukan perhatian penuh untuk mengatasi masalah membolos di SMK Palapa Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mendorong perilaku siswa membolos.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode survey. Teknik pengumpulan data menggunakan angket,wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik random sampling dimana pengambilan sampel dari populasi dilakukan secara acak. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa faktor-faktor yang mendorong siswa membolos yang paling dominan yaitu; Faktor Internal; ketidakmampuan siswa mengatur waktu dan faktor eksternal;perngaruh teman sebaya.Sehingga diperlukan perhatian dari orang tua,sekolah dan layanan bimbingan dan konseling untuk mengkondisikan anak agar bisa mengurangi perilaku membolos
Penerapan Konseling Kelompok dengan Teknik Self Management Untuk Mengurangi Kacanduan Gadget Pada Siswa SMP Islam Yasna Karangrayung Grobogan -, Romadhoni -
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 2 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v2i2.1485

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi kecanduan gadget pada siswa SMP Islam Yasna Karangrayung Grobogan melalui layanan konseling kelompok dengan teknik manajemen mandiri . Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK), dengan mengunakan 2 Siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan gadget siswa dari kondisi awal sebelum mendapatkan layanan konseling kelompok dengan teknik manajemen sendiri , sebesar 79,97% kategori tinggi. Setelah diberi layanan konseling kelompok dengan teknik self management pada sikus I, menjadi kategori rendah sebesar 44,23%. Sedangkan pada siklus II kegiatan layanan konseling kelompok dengan teknik self managementmeningkat menjadi kategori tinggi dengan perolehan sebesar 86,53%. Hal ini menunjukkan siswa sangat antusias mengikuti layanan konseling kelompok dengan teknik manajemen mandiri . Setelah siswa mendapatkan layanan konseling kelompok dengan teknik manajemen diri pada siklus I dan siklus II, kemudian siswa yang mengisi skala kecanduan gadget untuk melihat hasil kondisi akhir, yaitu 30,11% kategori rendah. Sehingga dapat disangkal bahwa kecanduan gadget siswa dari kondisi awal sebelum mendapatkan konseling kelompok dengan teknik manajemen sendiri , sebesar 79,97% kategori tinggi dan kondisi akhir sesudah mendapatkan layanan konseling kelompok dengan teknik manajemen mandiri, sebesar 30,11% kategori rendah, yang menunjukkan mengalami penurunan sebesar 49,86%.
Komunikasi Interpersonal Siswa SMP Negeri 1 Teras Boyolali Laras Marsiwi, Dwi Tantri
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 2 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v2i2.1486

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari individu memerlukan tidak terlepas dari aktifitas komunikasi dikarenakan individu memerlukan orang lain dala memenuhi kebutuhan. Hal itulah yang menjadikan individu memaksakan diri untuk berkomunikasi. Komunikasi memiliki peran penting dalam upaya mencapai tujuan pendidikan yaitu sebagai jembatan penghubung dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Maka siswa sebagai penerus bangsa harus dapat melakukan komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan subjek siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali. Dalam penelitian ini jumlah populasinya adalah 219 siswa sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu sebanyak 135 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket komunikasi interpersonal. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif prosentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali mendapatkan nilai 82,2% yaitu termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini didukung oleh 5 sikap yang mendukung komunikasi interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali yaitu : keterbukaan mencapai nilai 80,5% termasuk dalam kategori tinggi, empati mencapai nilai 86,6% termasuk dalam kategori sangat tinggi, sikap mendukung mencapai nilai 77,9% termasuk dalam kategori tinggi, sikap positif mencapai nilai 84,5% termasuk dalam kategori tinggi, dan kesetaraan mencapai nilai 81,3% termasuk dalam kategori tinggi

Page 1 of 1 | Total Record : 6