cover
Contact Name
Yuni Arfiani
Contact Email
yuniarfiani@upstegal.ac.id
Phone
+628562584220
Journal Mail Official
jpmp.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pancasakti Tegal Jln. Halmahera Km. 1 Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, Kode Pos 52121
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti)
ISSN : 25977024     EISSN : 25979582     DOI : https://doi.org/10.24905
Core Subject : Science, Education,
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) aspire to become a journal which contributes to math and science teaching improvement by spreading knowledge that all stakeholder engaged in mathematics and science teaching can be able to benefit from. In addition to original articles, the journal features the following special sections: Learning, Issues and Trends , Science Learning in Everyday Life, Mathematic and Science Teacher Education, Mathematic and Science Education Policy, Science Studies and Science Education.
Articles 87 Documents
Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar dengan Menerapkan Metode Tutor Sebaya pada Materi Listrik Dinamis bagi Siswa Kelas IX di SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal Semester Gasal Tahun Pelajaran 2017/2018 Ali Komsakum
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar materi listrik dinamis bagi siswa kelas IX C SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal semester gasal tahun pelajaran 2017/2018 Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas belajar materi listrik dinamis bagi siswa  kelas IX C SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal semester gasal tahun pelajaran 2017/2018 dari kondisi awal banyak siswa yang pasif ke kondisi akhir banyak siswa yang aktif dan hasil belajar siswa meningkat dari kondisi awal prosentase jumlah siswa yang tuntas (telah memenuhi KKM) sebesar 58,82 % meningkat pada Siklus I yang tuntas belajar 79,41 % dan pada kondisi akhir siklus II menjadi 85,29%.
Pengaruh Group Investigation Berbantuan Science Chain Card Tema Gerak terhadap Kemampuan Berpikir Logis dan Keterampilan Berkomunikasi Siswa Ulil Albab; Novi Ratna Dewi; Indah Urwatin Wusqo
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model group investigation berbantuan science chain card tema gerak terhadap kemampuan berpikir logis dan keterampilan berkomunikasi siswa beserta besar pengaruhnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan posttest only group design. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dari populasi siswa kelas VIII SMP 1 Kudus tahun 2016, diperoleh kelas VIII G sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII H sebagai kelas kontrol. Data penelitian ini didapatkan dari nilai posttest hasil belajar kognitif siswa yang disusun berdasarkan lima indikator kemampuan berpikir logis serta nilai keterampilan berkomunikasi yang diperoleh melalui tiga kali observasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi berdasarkan posttest kemampuan berpikir logis siswa adalah r = 0,13. Hasil analisis uji t terhadap nilai koefisien korelasi kemampuan berpikir logis memperlihatkan t hitung = 3,00 yang berarti bahwa ada pengaruh signifikan. Besarnya pengaruh ditunjukkan oleh  nilai koefisien determinasi (KD) yang diperoleh sebesar 1,00 %. Hasil analisis observasi keterampilan berkomunikasi siswa menunjukkan nilai koefisien korelasi yang diperoleh adalah r = 0,75. Hasil analisis uji t terhadap nilai koefisien korelasi keterampilan berkomunikasi memperlihatkan t hitung = 10,8 yang berarti bahwa ada pengaruh signifikan. Besarnya pengaruh ditunjukkan oleh  nilai koefisien determinasi (KD) yang diperoleh sebesar 58,00 %. Hasil analisis penelitian juga menunjukkan besarnya pengaruh keterampilan berkomunikasi siswa terhadap kemampuan berpikir logis selama pembelajaran group investigation berbantuan science chain card adalah sebesar 1,00 %. Dapat disimpulan bahwa group investigation berbantuan science chain card tema gerak berpengaruh terhadap kemampuan berpikir logis dan keterampilan berkomunikasi siswa.
Keefektifan Model Pembelajaran Student Team Achivement Division Berbantu Media Pembelajaran terhadap Keaktifan dan Prestasi Belajar Matematika Muhammad Agung Dwi Prasetyo; Isnani Isnani
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1)prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran telah mencapai target (2)model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan belajar peserta didik. (3)model STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvesional terhadap prestasi belajar matematika peserta didik. (4)ada perbedaan keaktifan dan prestasi belajar matematika antara peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran dengan peserta didik yang diajar menggunakan model  pembelajaran konvensional. (5)model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan dan prestasi belajar matematika peserta didik. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan uji proporsi, uji t, uji manova, danujiτ2-Hotelling. Hasil penelitian   menyatakan bahwa bahwa: (1)prestasi belajar  matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaranmencapai target; (2)model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan belajar peserta didik; (3)model STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvesional terhadap prestasi  belajar matematika peserta didik; (4)ada perbedaan keaktifan dan prestasi belajar matematika antara peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran dengan pesertadidik yang diajar menggunakan model  pembelajaran konvensional; dan (5)model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan dan  prestasi belajar matematika peserta didik.
Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kedungbanteng Kabupaten Tegal Ali Mahmudi
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1055

Abstract

Rumusan masalah  yang  akan dibahas dalam penelitian ini adalah: Apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII E semester genap SMP Negeri 1 Kedungbanteng tahun pelajaran 2015-2016  pada pokok bahasan panjang garis singgung lingkaran. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII E semester genap SMP Negeri 1 Kedungbanteng tahun pelajaran 2015-2016  pada pokok bahasan panjang garis singgung lingkaran. Hasil penelitian tindakan kelas ini sebagai berikut: (1) Rata-rata skor aktivitas belajar  siswa pada siklus I yaitu 13,76 dengan predikat cukup aktif dan meningkat pada siklus II mempunyai rata-rata skor aktivitas siswa 17,08  dengan predikat aktif meningkat sebesar 24,13%. 2) Hasil tes kemampuan pemecahan masalah diperoleh rata-rata  pada siklus I yaitu 78 dan meningkat pada siklus II yaitu mempunyai rata-rata 83,19 meningkat sebesar 6,65%. 3) Hasil tes kemampuan pemecahan masalah diperoleh persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I yaitu 83,3% dan meningkat pada siklus II yaitu 91,7% meningkat sebesar 10,08%. 4) Keempat indikator kemampuan pemecahan masalah yaitu  (a) Persentase kemampuan memahami masalah pada siklus I adalah 99,8% (Sangat baik) tetap pada siklus II adalah 99,8% (sangat baik), (b) Persentase kemampuan merencanakan strategi pemecahan masalah pada siklus I adalah 77,5% (Baik ) dan meningkat pada siklus II adalah 84,7% (baik), (c) Persentase kemampuan menyelesaikan masalah pada siklus I adalah 69,8% (Cukup Baik) dan meningkat pada siklus II adalah  75,3% (baik), (d) Persentase kemampuan mengevaluasi penyelesaian pada siklus I adalah 97,9% (Sangat Baik) dan meningkat pada siklus II adalah  99,7% (sangat baik).
Pengaruh Harmonisasi Keluarga dan Umpan Balik terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Indonesia Berdasarkan Survey PISA Tahun 2015 Fitri Afitiyani; Purwo Susongko; Rizqi Amaliyakh Solikhah
JPMP Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v3i1.1297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh harmonisasi keluarga terhadap prestasi belajar matematika siswa Indonesia berdasarkan Survey PISA tahun 2015 dan (2) mengetahui pengaruh umpan balik terhadap prestasi belajar matematika siswa Indonesia berdasarkan Survey PISA tahun 2015. (3) Untuk mengetahui Pengaruh Harmonisasi Keluarga dan umpan balik terhadap  prestasi belajar matematika siswa Indonesia berdasarkan Survey PISA tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Indonesia yang mengikuti survey PISA sebanyak 6513. Jenis penelitian ini menggunakan sampel jenuh yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi yaitu mengambil data yang sudah ada. Analisis yang digunakan adalah regresi sederhana, regresi berganda, dengan asumsi klasik dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Ada pengaruh harmonisasi keluarga terhadap prestasi belajar matematika siswa Indonesia berdasarkan survey PISA tahun 2015. (2) Tidak ada pengaruh suasana belajar disekolah terhadap prestasi belajar matematika siswa Indonesia berdasarkan survey PISA tahun 2015. (3) Ada pengaruh harmonisasi keluarga dan suasana belajar disekolah terhadap prestasi belajar matematika siswa Indonesia berdasarkan survey PISA tahun 2015.
Pengaruh Indeks Sosial Ekonomi Budaya (ESCS) dan Dukungan Guru terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Indonesia Berdasarkan Survey PISA Tahun 2015 Maulina Rakhmawati; Purwo Susongko; M Shaefur Rohman
JPMP Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v3i1.1298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pengaruh atau tidaknya indeks sosial ekonomi budaya terhadap prestasi belajar matematika pada siswa Indonesia survey PISA tahun 2015, (2) pengaruh atau tidaknya dukungan guru terhadap prestasi belajar matematika pada siswa Indonesia survey PISA tahun 2015, (3) pengaruh atau tidaknya indeks sosial ekonomi budaya dan dukungan guru terhadap prestasi belajar matematika pada siswa Indonesia survey PISA tahun 2015.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa Indonesia yang mengikuti survey PISA tahun 2015 sebanyak 6513 data siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji regresi sederhana, uji regresi berganda dan uji asumsi klasik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh indeks sosial ekonomi budaya terhadap prestasi belajar matematika siswa indonesia berdasarkan survey PISA tahun 2015. (2) ada pengaruh dukungan guru terhadap prestasi belajar matematika siswa indonesia berdasarkan survey PISA tahun 2015. (3) ada pengaruh indeks sosial ekonomi budaya dan dukungan guru terhadap prestasi belajar matematika siswa indonesia berdasarkan survey PISA tahun 2015.
Keefektifan Model Pembelajaran SFE terhadap Motivasi, Keterampilan Proses dan Prestasi Belajar Matematika Novia Rizqi; Isnani Isnani; Ibnu Sina
JPMP Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v3i1.1299

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran SFE yang nilainya lebih dari atau sama dengan 70 melampaui 37%, 2) motivasi, keterampilan proses kemudian prestasi belajar matematika peserta didik lebih baik yang diajar menggunakan model pembelajaran SFE daripada model pembelajaran konvensional, 3) adanya perbedaan motivasi, keterampilan proses dan prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran SFE dengan model pembelajaran konvensional, 4) model pembelajaran SFE lebih baik daripada model pembelajaran konvensional terhadap motivasi, keterampilan proses dan prestasi belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan: 1) prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran SFE yang nilainya lebih dari atau sama dengan 70 melampaui 37%, 2) motivasi, keterampilan proses kemudian prestasi belajar matematika peserta didik lebih baik yang diajar menggunakan model pembelajaran SFE daripada model pembelajaran konvensional, 3) ada perbedaan motivasi, keterampilan proses dan prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran SFE daripada yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 4) model pembelajaran SFE lebih baik daripada model pembelajaran konvensional terhadap motivasi, keterampilan proses dan prestasi belajar matematika.
Penggunaan Media Ka-Gem-Aris untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Materi Barisan dan Deret Bilangan pada Siswa Winaryo Winaryo
JPMP Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v3i1.1300

Abstract

Tujuan umum penelitian ini meningkatkan hasil belajar matematika. Upaya peningkatan hasil belajar matematika pada penelitian ini menggunakan   pembelajaran kooperatif media Ka-Gem-Aris.  Manfaat bagi siswa untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika. Bagi guru bermanfaat untuk mendorong kreativitas dalam mendesain inovasi pembelajaran. Kegiatan penelitian ini menggunakan metode PTK yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari Planning, Acting, Observing, dan Reflecting. Pada siklus I, hasil diskusi kelompok tidak dipresentasikan. Pada siklus II hasil diskusi kelompok dipresentasikan di depan kelas dan ditanggapi oleh kelompok yang lain. Sebelum diberi tindakan hasil belajar matematika rata-ratanya  64. siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 70, dan pada siklus II menjadi 77. Peran aktif siswa pada siklus II meningkat secara signifikan . Hal ini ditandai dengan semakin hidup pelaksanaan diskusi karena antar kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan ditanggapi kelompok lain.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Bangun Ruang Sisi Datar dengan Metode Berjamu Suharto Suharto
JPMP Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v3i1.1301

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar matematika materi pokok Bangun Ruang Sisi Datar siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Talang semester genap Tahun Pelajaran 2017/2018 melalui penggunaan metode Berjamu. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Talang pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018 dengan subyek penelitian adalah siswa kelas VIII B yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada siklus I  dan  siklus  II  pembelajaran dilakukan dengan penggunaan metode Berjamu tiap kelompok terdiri 4 siswa. Pada masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan deskriptif   komparatif   yang   dilanjutkan   refleksi.   Deskriptif   komparatif dilakukan dengan membandingkan data kondisi awal, siklus I dan siklus II, baik untuk aktivitas belajar dan hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Pertama, penggunaan metode Berjamu dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika materi pokok bangun ruang sisi datar bagi siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Talang pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Terbukti persentase jumlah siswa dalam kategori aktivitas belajar baik meningkat dari kondisi awal 3% menjadi 18,75% pada siklus I dan menjadi 87,5% pada siklus II atau pada kondisi akhir mengalami peningkatan sebesar 84,5% dari kondisi awal. Kedua, penggunaan penggunaan metode Berjamu dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi pokok bangun ruang sisi datar bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Talang pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Terbukti persentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari kondisi awal 21,88% menjadi 31,3% pada siklus I dan menjadi 87,5% pada siklus II atau pada kondisi akhir mengalami peningkatan sebesar 65,62% dari kondisi awal.
Penggunaan Metode Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Materi Pokok Himpunan M Bahrun
JPMP Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v3i1.1302

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika pada peserta didik kelas VII H SMP Negeri 2 Tarub tahun pelajaran 2017/2018 melalui penggunaan metode tutor sebaya. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, obeservasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII H SMP Negeri 2 Tarub Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 31 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase aktivitas belajar peserta didik yang termasuk kategori aktif dan sangat aktif mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 71,0%, setelah dilakukan tindakan pada siklus II meningkat menjadi 83,9%. Hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan, pada siklus I sebesar 64,5%, setelah dilakukan tindakan menjadi 77,4% pada siklus II. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat diambil simpulan bahwa metode tutor sebaya terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.