cover
Contact Name
-
Contact Email
didin@untag-sby.ac.id
Phone
+6281249846916
Journal Mail Official
prajajurnal@gmail.com
Editorial Address
Nginden Intan Timur XV No.11 Surabaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik
ISSN : -     EISSN : 27970469     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, e- ISSN: 2797-0469 ini diterbitkan oleh Departemen Aksiologi, Community of Research Laboratory Surabaya, Indonesia sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Administrasi Publik; Manajemen Publik; Pelayanan Publik; Kebijakan Publik; Governance; Local Government; Lembaga Internasional; dan Pembangunan. Redaksi PRAJA observer sangat terbuka menerima artikel dan resensi buku terkait ruang lingkup kami di bidang administrasi publik.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 03 (2023): PUBLIC ADMINISTRATION" : 5 Documents clear
KUALITAS PELAYANAN DALAM PENGURUSAN CETAK AKTE KELAHIRAN PADA PROGRAM KLAMPID NEW GENERATION Febrianto Febrianto; Rachmawati Novaria; Indah Murti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 03 (2023): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari dilakukanya penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan dalam pengurusan akta kelahiran pada program klampid new generation di kelurahan krembangan selatan, pada dasarnya masalah pembuatan akta catatan sipil sudah merupakan perhatian yang sangat mendasar bagi publik khusunya di Kota Surabaya, karena masyarakat belum merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan, yang berdampak masih ada sebagaian masyarakat tidak memiliki akta kelahiran. dalam melaksanakan penelitian penulis melakukan Wawancara dengan masyarakat di wilayah krembangan selatan metode ini salah satu teknik yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa wawancara adalah suatu kejadian atau suatu proses interaksi antara pewawancara dan sumber informasi atau orang yang di wawancarai melalui komunikasi secara langsung, Metode wawancara juga merupakan proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara Tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan responden/ orang yang di wawancarai, dengan atau tanpa menggunakan pedoman wawancara. Dari hasil wawancara dengan masyarakat dapat diketahui masalah kesediaan petugas dalam melayani masyarakat sudah baik dengan banyaknya tanggapan masyarakat yang menyatakan cukup baik. Pemberian pelayanan kesediaan aparat dalam memberikan informasi merupakan hal yang perlu mendapat perhatian. Kesediaan pegawai dalam menberikan informasi terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan akan dapat memperbaiki cara pelayanan di mata masyarakat. Sehinngga dalam menciptakan pelayanan prima masyarakat perlu didukung dengan adanya pegawai yang berempati dalam membantu kebutuhan masyarakat yang butuh informasi
PERAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN WISATA DI KOTA MADIUN: (Studi Pada Objek Wisata Taman Sumber Umis) Rifanda Hermawan; Djoko Widodo; Adi Soesiantoro
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 03 (2023): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang peneliti sajikan merupakan peneitian kualitatif dengan pendekan deskriptif yang berlokus di Kota madiun dengan berfokus untuk menjelaskan peran dari Dinas pariwisata Kota Madiun dalam mengembangkan poensi pariwisata Taman Sumber Umis dengan 3 peran yakni peran pengaturan, peran pemberdayaan, dan peran pelayanan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Madiun dalam pengembangan wisata Taman Sumber Umis adalah (1)Dalam Peran Pengaturan, Dinas Kebudayaan menjalankan peran untuk mempromosikan, menyusun strategi pengembangan dan memberikan dukungan pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana Taman Sumber Umis. (2)Dalam Peran Pemberdayaan, Dinas Pariwisata Sudah melakukan peltihan dan pendampingan bagi masyarakat sekitar Tman Sumber Umis. (3)Dalam Peran Pelayanan, Dinas Pariwisata melakukan pengembangkan Taman Sumber Umis dengan fasilitas penunjang dan spot foto yang terus dikembangkan dengan trend kekinian dan berkolaborasi dengan Satpol PP dan Kepolisian Resort Madiun Kota demi menjaga stabilitas dan keamanan di area Taman Sumber Umis.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA PSC (PAHLAWAN STREET CENTER) SEBAGAI DESTINASI PARIWISATA BARU DAN IKON BARU DI KOTA MADIUN JAWA TIMUR Rifandi Hermawan; Djoko Widodo; Radjikan Radjikan
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 03 (2023): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang peneliti sajikan merupakan peneitian kualitatif dengan pendekan deskriptif yang berlokus di Kota madiun dan bertujuan untuk mengetahui dan menjabarkan strategi yang tepat dalam proses pengembangan wisata PSC (Pahlawan street center) sebagai destinasi wisata dan ikon baru di Kota Madiun. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa prioritas strategi yang dapat diimplementasikan dalam pengembangan Pahlawan Street Centre sebagai wisata dan ikon baru Kota Madiun adalah (1)Strategi S-O, yakni meningkatkan kualitas dan mempertahankan originalitas destinasi wisata, memasifkan promosi potensi wisata melalui media cetak maupun online dan website Pemkot Madiun. (2)Strategi W-O, yakni penambahan dan perluasan area parker, pengadaan transportasi terintegrasi dengan area wisata lain di Kota Madiun. (3)Strategi S-T, yakni melakukan pendampingan dan peningkatan kualitas SDM terkait kepariwisataan, menghadirkan dan menawarkan produk wisata local dan atraksi kearifan lokal yang unik dan menarik. (4)Strategi W-T, yakni mengandeng influencer local sebagai tourism ambassador untuk memperkenalkan dan branding wisata Kota Madiun, penambahan fasilitas wisata dengan tetap mempertahankan originalitas dari area Pahlawan Street Center.
PEMBERDAYAAN PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL OLEH UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) LIPONSOS KEPUTIH SURABAYA Laurensya Enjelita; Djoko Widodo; Adi Soesiantoro
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 03 (2023): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Surabaya menjadi pusat kegiatan perekonomian di Provinsi Jawa Timur dan memiliki jumlah penduduk terpadat, dengan padatnya jumlah penduduk yang ada di Kota Surabaya membuat masyarakat kurang mendapatkan perhatian sehingga menimbulkan masalah kesejahteraan sosial. Permasalahan kesejahteraan sosial yang terjadi di Kota Surabaya salah satunya yaitu maraknya jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial oleh sebab itu dengan hadirnya instansi pemerintah yaitu UPTD Lingkungan Pondok Sosial Keputih untuk melakukan pemberdayaan kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial agar dapat meningkatkan potensi. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan PMKS yang dilakukan oleh UPTD Liponsos Keputih Surabaya dan untuk mengetahui faktor pendukung serta faktor penghambat dalam pemberdayaan PMKS di UPTD Liponsos Keputih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif. Di UPTD Liponsos Keputih menunjukan bahwa pemberdayaan yang dilakukan dinilai belum maksimal karena dinilai dengan menggunakan 5 indikator menurut Suharto yaitu pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyongkongan, dan pemeliharaan. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pemberdayaan yang dilakukan belum berjalan maksimal karena terbatasnya pendamping yang membuat kurangnya pengawasan saat pelatihan, hasil karya yang dihasilkan belum maksimal meskipun sudah dipasarkan melalui E-Peken dan kurangnya pemenuhan dari segi papan untuk klien PMKS.
EFEKTIVITAS KINERJA PELAYANAN KELURAHAN WONOKUSUMO TERHADAP PROGRAM PADAT KARYA DISPENDUKCAPIL SURABAYA Camelle Aqila; Hasan Ismail; Eddy Wahyudi
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 03 (2023): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah multifaset karena terkait dengan kurangnya kemampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat dan mengakses bidang ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Pemerintah berupaya mendorong tumbuhnya ekonomi kecil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan khususnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satunya adalah pemberian dukungan dan perlindungan usaha kecil dan kelas ekonomi bawah agar lebih berkembang. Partisipasi dan kemandirian adalah dua prinsip yang membentuk inti dari stabilitas padat karya perkotaan. Padat Karya merupakan kegiatan penguatan masyarakat (termasuk pekerja miskin, pengangguran, dan masyarakat bersenjata). Penelitian kualitatif akan digunakan selama berlangsungnya penelitian ini sebagai strategi implementasi, dengan tujuan untuk mendeskripsikan suatu kejadian atau peristiwa yang telah terjadi di lapangan. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diambil langsung dari tempat praktek. Data sekunder berasal dari artikel jurnal dan referensi lainnya. Wilayah Kantor Kelurahan Wonokusumo di Surabaya menjadi lokasi pelaksanaan penelitian. Hasil penelitian ini yaitu pemerintah baru-baru ini menerapkan kebijakan upah untuk inisiatif padat karya. Ditetapkan bahwa pelaksanaan program padat karya yang disampaikan dengan manajemen yang baik akan menjadi cara yang efektif yang akan mengurangi tingkat pengangguran serta kemiskinan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5