cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021" : 28 Documents clear
ANALISIS DESAIN SOLAR TUBE DENGAN PANEL SURYA PADA RUMAH TINGGAL Farid . Baskoro; Wahyu Tri Handoko; Achmad Imam Agung; Mahendra . Widyartono; Unit Three Kartini
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p281-289

Abstract

Dalam mencari alternatif untuk mengurangi konsumsi energi listik, kemungkinan besar menggunakan cahaya matahari. Cahaya matahari ini digunakan di ruangan tempat ingin menghemat listrik dan menikmati manfaat cahaya matahari. Penelitian ini mengusulkan analisis desain pemandu cahaya dalam tabung dengan penggabungan panel surya sebagai sumber penghasil energi listrik yang akan digunakan pada saat gelap. Tabung menggunakan PVC yang dilapisi cermin reflektif pada bagian dalam dan dome tabung yang diberi lensa cembung sebagai pemfokus cahaya matahari masuk ke dalam tabung, menawarkan dengan biaya rendah. Dievaluasi untuk pengujian dapat memverifikasi output yang dihasilkan panel surya dengan solar tube tanpa beban lampu mendapatkan nilai rata-rata tegangan dan arus sebesar 4,81V dan 0,0013A sehingga didapat nilai maksimal pencahayaan sebesar 296 lux. Pada kondisi beban lampu hidup nilai rata-rata tegangan dan arus sebesar 4,69V dan 0,099A sehingga nilai maksimal pencahayaan yang didapat sebesar 324 lux. Sedangkan pada malam hari nilai maksimal pencahayaan ruangan sebesar 35 lux. Hasilnya membuktikan kelayakan teknis dari solar tube yang diusulkan untuk direalisasi sesuai penggunaan selama 2 jam per hari pada pukul 09:00 dan 15:00 WIB dengan kedua kondisi memenuhi standar penerangan dengan menawarkan penghematan listrik sebesar 0,79kWh/bulan. Kata Kunci : Iluminasi (lux),Solar Tube, Panel Surya.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS DARI SISTEM KONTROL MESIN PENCUCI PIRING DENGAN WATER SPRAY ARM Farid . Baskoro; Dicky . Kurniawan; Farid . Baskoro; Arif . Widodo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p291-298

Abstract

Perkembangan produk - produk mesin digital di Indonesia bukanlah menjadi suatu hal yang asing lagi dimata masyarakat Indonesia, salah satunya adalah di area peralatan rumah tangga, khususnya pada pengembangan mesin pencuci piring, yang tidak hanya efisien saaat digunakan tetapi juga dapat menghemat pemakaian air. Akhir - akhir ini sering menjadi sorotan untuk dikembangkan inovasi baru dalam menciptakan peralatan mencuci piring. Seiring dengan berkembangnya teknologi, manusia membutuhkan suatu alat mencuci piring yang dapat memangkas waktu menjadi lebih singkat untuk dapat menghasilkan tingkat kebersihan yang baik dan dapat mengurangi pemakaian air, sehingga pengguna dapat meningkatkan produktivitasnya. Salah satu solusi untuk mendapatkan hasil yang efisien adalah dengan menggunakan Water Spray Arm, yaitu merupakan mesin pembersih piring yang menyemprot secara berputar. Berdasarkan hasil studi literatur yang dilakukan, terdapat berbagai penelitian yang menggunakan Water Spray Arm dengan instrumen yang berbeda. Oleh karena itu, penulis ingin menganalisa perbandingan hasil penelitian dari berbagai macam instrumen yang digunakan untuk mendapatkan hasil efektivitas yang efisien bila digunakan ibu rumah tangga. Dalam menganalisa hasil dari berbagai penelitian tersebut, penulis mendapatkan hasil perhitungan Figure of Merit bahwa pada artikel yang berjudul Design Fabrication and Performance Evaluation of a Domestic Dishwashing Machine mendapatkal hasil yang paling tinggi dengan Efektivitas ditinjau dari kapasitas piring per detik Kata Kunci : Efektivitas Pencuci Piring, Pencuci Piring, Water Spray Arm
DINAMIKA KENDALI PID PADA SINGLE LINK FLEXIBLE JOINT MANIPULATOR ROBOT MENGGUNAKAN TUNING ZIEGLER NICHLOS DAN TYREUS – LUYBEN Farid . Baskoro; Achmad . Khoirudin; Muhammad Syariffuddien Zuhrie; Puput Wanarti Rusimamto; I Gusti Putu Asto Buditjahjanto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p299-305

Abstract

Pada sistem robot modern fleksibelitas ialah kemampuan yang kurang diharapkan pada robot manipulator. Karena hal ini menyebabkan terjadinya getaran serta lendutan atau yang biasa disebut defleksi statis. Getaran atau yang biasa disebut vibrasi ialah momen gerakan bolak-balik yang terdapat pada jangkauan waktu. Getaran sendiri memiliki hubungan dengan gerak naik-turun gelombang atau osilasi benda serta gaya yang mempengaruhi gerak benda tersebut. Getaran muncul dikarenakan salah satunya oleh pengaruh dari luar. Pengaruh dari vibrasi yakni membuat tingkat akurasi menurun. Tujuan dari penulisan artikel ini ialah untuk mengetahui dinamika kendali pid pada single link flexible joint manipulator robot menggunakan tuning Ziegler Nichlos dan Tyreus – Luyben.Hasil keluaran karakteristik Ts, Tr, serta Td pada 90o, 180o , serta 270o . dengan setting time PID sebesar 3,1 s, 3,07 s, serta 3,85 s maupun PID Tyreus –Luyben sebesar 1,748 s, 3,22 s, serta 4,5 s. Rise time PIDsebesar 1,375 s, 1,35 s, serta 1,25 s maupun PID Tyreus –Luyben sebesar 2,212 s, 4,0868 s, serta 6,0259 s. Delay time PID sebesar 0,43 s, 0,426 s, serta 0,39 s maupun PID Tyreus –Luyben sebesar 0,697 s, 1,2893 s, serta 1,9010 s. sehingga reaksi setting time(Ts) , rise time(Tr), serta delay time(Td) pada tuning Ziegler Nichlos terjadi lebih kecil dibandingkan dengan tuning Tyreus – Luyben. Kata kunci : Single Link Flexible Joint Manipulator Robot,Kendali PID, Ziegler Nichlos, Tyreus – Luyben. Abstrack In modern robot systems flexibility is a capability that is less expected in a robot manipulator. Because this causes vibration and deflection or commonly called static deflection. Vibration or commonly called vibration is a moment of alternating movements found in the range of time. Vibration itself has a relationship with wave up and down motion or oscillation of objects and forces that affect the motion of the object. Vibration arises because one of them by outside influences. The effect of vibration is to make the level of accuracy decrease. The purpose of writing this article is to determine the effect of PID control by the Tyreus-Luyben method on the vibration of a single link flexible joint manipulator robot.The output characteristics of Ts, Tr, and Td at 90o, 180o and 270o. with a PID time setting of 3.1 s, 3.07 s, and 3.85 s and PID Tyreus-Luben with 1,748 s, 3.22 s, and 4.5 s. PID Rise time of 1,375 s, 1.35 s, and 1.25 s and PID Tyreus-Luben with 2,212 s, 4.0868 s and 6.0259 s. Delay time of PID was 0.43 s, 0.426 s, and 0.39 s and PID Tyreus-Luben were 0.697 s, 1.2893 s and 1.9010 s. so the reaction setting time (Ts), rise time (Tr), and delay time (Td) on tuning Ziegler Nichlos low when compared with the tuning Tyreus - Luyben. Keywords: Single Link Flexible Joint Manipulator Robot, PID Control, Ziegler Nichlos, Tyreus – Luyben.
PERANCANGAN SISTEMs PENGENDALIAN pH AIR BERBASIS ARDUINO UNO PADA BUDIDAYA’IKAN AIR TAWAR Farid . Baskoro; Andi Muhammad Febrian Ramadhan Gazali; Endryansyah . .; Farid . Baskoro; Nur . Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p307-313

Abstract

Air sebagai media dalam pembudidayaan ikan, yang apa bila memiliki tingkat nilai asam di atas pH 7 dapat membuat kematian pada ikan . Besarya pengaruh keasaman air dengan kehidupan ikan membuat proses kimiawi dalam air mempunyai hubungan dengan yang sangat besar pada kehidupan ikan. Titik kematian ikan umumnya pada pH asam adalah 4 dan pada pH basa adalah 11, sedangkan untuk ikan air tawar sebagian besar akan hidup baik dengan kisaran pH sedikit asam hingga netral pada nilai pH 6,8 – 7,8. Sedangkan untuk perkembangbiakan tingkat keasaman yang baik ialah pada“pH 6,4 – 7,0” sesuai”dengan jenis ikannya, oleh karena itu, nilai pH pada kadar air tersebut sebaiknya dijaga. Oleh sebab itu, sangat memerlukan sebuah sistem otomatis untuk mengendalikan pH air pada budidaya. Penggunaan sensor pH air pada pengendalian pH air merupakan salah satu sistem sederhana yang dapat digunakan sebagai sebuah perangkat yang nantinya akan mengatur penambahan larutan asam – basa secara otomatis pada budidaya disaat terjadi kenaikan atau penurunan pH diluar idealnya pH air yang semestinya. Sehingga dapat diharapkan dari proses penambahan larutan asam atau basa secara otomat Kata kunci : Arduino Uno, Sensor pH, Pengendalian pH Air Abstract Water as a medium in fish farming, which if it has an acid value above pH 7, can cause fish mortality. The great influence of air acidity on fish life makes chemical processes in water have a very big relationship to fish life. The point of death for fish in general at acidic pH is 4 and at alkaline pH is 11, while most freshwater fish will live well with a slightly acidic to neutral pH range at a pH value of 6.8 - 7.8. As for breeding, the acidity level is divine at pH 6.4 - 7.0 according to the type of fish, therefore, the pH value at the water content should be maintained. Therefore, it is necessary to have an automatic system to control the pH of water in cultivation. The use of a water pH sensor in controlling water pH is one simple system that can be used as an acidic device that will be used to change the solution solution - automatically in cultivation where an increase or decrease in pH occurs outside of the ideal water pH. So it is expected that from the process of adding an acid or base solution automatically it can control the air pH conditions at ideal conditions. Key words: Arduino Uno, pH Sensor, Water pH Control
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PENGATUR KECEPATAN MOTOR AC SATU PHASE MENGGUNAKAN BIDIRECTIONAL TRIODE THYTISTOR (TRIAC) Farid . Baskoro; Muhammad Ilham Taufiqi; Endryansyah . .; Puput Wanarti Rusimamto; Fendi . Achmad
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p315-323

Abstract

Pengendali kecepatan motor dapat menggunakan metode dengan mengatur frekuensi, mengubah jumlah pasang kutub, pengatur tahanan luar, pengatur tegangan masuk jangkar, pengontrol vektor, pengubah tegangan, pengubah frekuensi jala-jala dan, penggunaan perangkat komponen elektronika (Sutriyono, 2017). Motor induksi sistem peroperasiannya tidak hanya bekerja pada beban penuh, akibatnya hanya menghambat sistem kerja. Teknik mengontrol putaran kecepatan motor, kemudian mengubah besaran tegangan masukan dengan mensinkronkan besaran beban dimana itu yang berpengaruh dalam besaran power factor untuk motornya, sehingga kelemahan tersebut dapat diambil manfaatnya. Sistem ini kemudian diterapkan dalam TRIAC sesuai kinerja motor yang diharapkan, dengan cara diberikan laju pada aliran putaran motor. Penggunaan thyristor pada sistem pengaturan ini bertujuan sengai pengontrol kecepatan motor secara komprehensif. Apabila semakin tinggi dalam pemberian tegangan, arus akan bertambah besar. Dengan prinsip tersebut dengan disertakan oleh kemajuan pada bidang power electronics maka tegangan masukan induction motor dikontrol besaran tegangannya menggunakan firing angel pada TRIAC dengan pengaturan variabel resistor maupun potensiometer, dengan demikian motor memperoleh tegangan yang dibutuhan pada putaran rotor serta bisa dikendalikan sesuai yang diharapkan. Kata kunci : Motor AC Satu Fasa, Bidirectional Triode Thyristor (TRIAC), Pengatur Kecepatan Motor Abstract Motor speed controllers can use methods by adjusting frequencies, changing the number of pole pairs, outer holding regulators, anchor entry voltage regulators, vector controllers, voltage modifiers, mesh frequency changers and, using electronic devices (components). The induction motor operating system not only works at full load, as a result it only inhibits the working system. The technique of controlling the speed rotation of the motor, then changing the voltage of input by synchronising the amount of load where it is influential in the amount of power factor for the motor, so that the weakness can be taken advantage of. The system is then applied in TRIAC according to the expected motor performance, by given the speed on the motor rotation flow. The use of thyristor in this regulatory system aims to comprehensively control the speed of the motor. If the voltage is higher, the current will increase in size, and the current will increase. With this principle included by the progress in the field of power electronics, the input voltage induction motor is controlled by the voltage using firing angel on TRIAC with variable resistor and potentiometer settings, thus the motor obtains the voltage needed in the rotor rotation and the load can be controlled as expected. Keywords: One Phase AC Motor, Bidirectional Triode Thyristor (TRIAC), Motor Speed Control
STUDI LITERATUR: PEMANFAATAN GELOMBANG ULTRASONIK SEBAGAI PERANGKAT PENGUSIR TIKUS Farid . Baskoro; Septia Wahyuni Surya Ningsih; Farid . Baskoro; Nur . Kholis; Arif . Widodo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p325-331

Abstract

Abstrak Pertanian merupakan salah satu mata pencaharian bagi rakyat Indonesia. Padi yang merupakan salah satu makanan pokok bagi rakyat Indonesia. Seperti mata pencaharian yang lainnya, pertanian juga memiliki gangguan tersendiri. Gangguan pada pertanian adalah cuaca dan hama yang menyebabkan pengurangan hasil panen. Seiring berkembangnya teknologi yang sangat pesat, teknologi dapat membantu para petani untuk mengusir hama seperti tikus. Tikus merupakan hewan pengerat yang menjadi salah satu musuh bagi para petani padi, karena tikus dapat menyebabkan padi roboh dan menjadikan padi sebagai makanannya. Tujuan dari literasi ini adalah untuk studi literatur pemanfaatan gelombang ultrasonik guna mengusir tikus. Hasil dari literasi ini adalah gelombang ultrasonik yang mampu mengusir tikus pada frekuensi 23 – 50 kHz, dari frekuensi yang bervariasi tersebut diambil frekuensi yang paling banyak mampu mengusir tikus adalah frekuensi 30 kHz. Tikus merespon gelombang ultrasonik yang dikeluarkan setelah 4 detik. Sensor mampu mendeteksi dari jarak 1 – 5 meter dari alat, gelombang ultrasonik mempengaruhi tikus pada jarak 1,4 m dari umpan. Dan diperoleh hasil bahwa tidak hanya modul NE555 saja yang mampu menghasilkan gelombang ultrasonik, namun PIC16F767 dan twetter juga mampu menghasilkan gelombang ultrasonik. Kata kunci : Modul NE555, PIC16F767, Gelombang Ultrasonik
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL INTENSITAS CAHAYA RUMAH KACA PADA BUDIDAYA BUNGA KRISAN MENGGUNAKAN METODE PID Muhammad Syariffuddien Zuhrie; Agus Mujahid Ahmad; Puput Wanarti Rusimamto; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p351-357

Abstract

Rumah kaca merupakan bangunan yang dibuat oleh manusia untuk membudidayakan tanaman. Penggunaan kaca bermaksud untuk mencegah energi naik ke atas dan mengalir keluar. Rumah kaca dapat menyimpan energi yang dihasilkan oleh sinar matahari dan memanaskan tumbuhan maupun tanah yang ada di dalamnya, sehingga dapat melindungi tanaman dari panas maupun dingin yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil dan mengetahui hasil uji sistem kontrol intensitas cahaya rumah kaca terhadap budidaya bunga krisan yang menggunakan kontroler PID, jadi respon intensitas cahaya plant miniatur rumah kaca dapat diperbaiki supaya tetap stabil sesuai dengan nilai level intensitas cahaya setpoint yang ditetapkan. Perancangan metode pengontrolan terhadap kontroler PID menggunakan karakteristik respon sistem orde kedua guna identifikasi plant supaya mendapatkan model matematis dan nilai logika guna kontroler PID sesuai dengan karakteristik respon sistem. Penggunaan Arduino Uno dalam merancang hardware untuk miniatur plant sebagai pusat kontroler dengan cara kontroler PID dimasukkan demi menjaga kestabilan intensitas cahaya plant yang berintegrasi dengan bohlam sebagai sumber cahaya serta sensor LDR sebagai pembaca kondisi intensitas cahaya pada plant. Respon hasil pengujian sistem kontrol intensitas cahaya rumah kaca pada budidaya bunga krisan menggunakan kontroler PID lebih baik dibandingkan sistem tanpa menggunakan kontroler PID di mana saat menggunakan kontroler PID, intensitas cahaya lebih mendekati setpoint (80 Lux) dibandingkan saat tidak menggunakan kontroler PID, dan error steady state saat menggunakan kontroler PID kecil (0,146 %) dibandingkan saat tidak menggunakan kontroler PID (0,985 %). Kata Kunci : Rumah Kaca, Kontrol Intensitas Cahaya, Kontroler PID, Arduino Uno, Sensor LDR
IMPLEMENTASI ATS AMF MENGGUNAKAN SISTEM HYBRID Adi Wahyu Setyono; Subuh Isnur Haryudo; Mahendra Widyartono; Aditya Chandra Hermawan
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p341-349

Abstract

Abstrak Pada masa sekarang ini kebutuhan energi listrik merupakan kebutuhan utama di kawasan perindustrian, perumahan, tempat pembelajaran, rumah sakit, dan lain-lain, namun yang menjadi halangan adalah energi listrik yang disalurkan PLN tidak selalu secara terus-menerus adakalanya pemadaman listrik secara tiba-tiba dikarenakan adanya gangguan maupun perawatan . Pemakaian daya listrik PLN dengan cara menggunakan generator set sebagai cadangan belum juga bisa memasok keseluruhan, untuk itu dibuat ATS (Automatic Tranfer Switch) dan AMF (Automatic Main Failure) dengan menggunakan sistem hybrid. Adapun sistem PLTH (Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid) yang akan dibangun yaitu :sumber energi yang akan menopang energi listrik terdiri atas Sumber PLN,PLTS dan Generator set. Tujuan dibuatnya ini yaitu : dapat mengetahui cara merancang dan mengetahui kinerja dari Implementasi ATS (Automatic Tranfer Switch) dan AMF (Automatic Main Failure) menggunakan sistem hybrid. Metode penelitian menggunakan penelitian kajian pustaka dengan menelaah beberapa macam jurnal, buku atau artikel ilmiah dari rentan tahun 2010 sampai 2020 yang berkaitan dengan ATS AMF menggunakan sistem hibrid. Pada sistem hibrid ini menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) . Energi terbarukan yang diperlukan berasal dari energi matahari yang dapat digabungkan dengan Diesel-Generator sehingga menjadi suatu pembangkit yang lebih efisien, efektif dan handal kemudian dengan gabungan dari sumber-sumber energi tersebut, nantinya dapat memenuhi catu daya listrik yang berlanjut dengan efisiensi yang diinginkan. Kata Kunci: ATS AMF , Hybrid , Listrik . Abstract Recently the electrical energy needs were the main actor in the sectors industry,housing,place of education,hospital and others. But the most common problem this sector had is the recurring downtimes of system that seldom happens usually because of power maintenance or outages caused the failures. Backing up electrical power needs using generator still not sufficient enough to supply the total power required by the loads, that is why we need ATS-AMF system which used hybris energy source.The system used PLTH ( Hybrid Sloar Plant ) : a source of energy that will generate electrical energy which is made up of a source of PLN ( Power Utility Company),PLTS(Solar Power Plant) and Generator Set. The purpose of the research is to design and implement an ATS (Automatic Transfer Switch) and AMF (Auto Main Failure) which coupled by a hybrid system. This research review by studying the several kinds of journals,books or scientific articles from the vulnerable years 2010 to 2020 are related with ATS AMF using a hybrid system.In this system hybrid using PLTS (Solar Power Plant), renewable resource is derived from solar energy that can be operated in tandem with generator sets so it becomes a power sources taht is efficient,effective and reliable. Combination of these energy sources,were expected to provide a continuous and reliable electric power supply with optimal effiency. Keywords : ATS (Auto Transfer Switch) AMF (Auto Main Failure) , Hybrid, Electrical
RANCANG BANGUN ALAT SMART LIQUEFIED PETROLEUM GAS LEAKAGE DETECTOR BERBASIS IOT DENGAN MODUL NODEMCU ESP8266 Nurul Rahma Fikha Sujarwo; Nur Kholis; Lilik Anifah; Farid Baskoro
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p333-340

Abstract

Abstrak Gas adalah molekul yang tidak terikat, tidak berbentuk, tidak terlihat dan dapat berubah ke cair maupun padat pada suhu tertentu. Gas LPG merupakan faktor yang sering terjadi penyebab kebakaran gas elpiji adalah regulator gas yang tidak terpasang dengan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja sistem Rancang Bangun Alat Smart Liquefied Petroleum Gas Leakage Detector Berbasis IoT dengan Modul NodeMCU ESP8266, serta mengetahui respon sensor Rancang Bangun Alat Smart Liquefied Petroleum Gas Leakage Detector Berbasis IoT dengan Modul NodeMCU ESP8266 pada jarak yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Alat ini dilengkapi dengan sensor MQ-6, IR flame sensor, solenoid valve, buzzer, dan Internet of Things. Sistem ini menggunakan aplikasi Blynk untuk mengetahui nilai PPM dari sensor gas MQ-6. Sistem ini telah dilakukan pengujian dengan jarak sensor 1 cm sampai 10 cm dan hasilnya jarak maksimum terdeteksi adalah 7 cm. Pada pengujian sistem yang telah dilakukan sistem yang dirancang pada penelitian ini telah dapat melakukan pengontrolan dan monitoring dengan baik. Nilai sensor gas LPG mendapat nilai rata-rata gas sebesar 5467 PPM pada jarak 1 cm, lalu nilai rata-rata gas 1052.6 PPM pada jarak 2 cm, nilai rata-rata gas 798 PPM pada jarak 3 cm, nilai rata-rata gas 557.4 PPM pada jarak 4 cm, nilai rata-rata gas 489 PPM pada jarak 5 cm. nilai rata-rata gas 387.2 PPM pada jarak 6 cm, nilai rata-rata gas 231.4 PPM pada jarak 7 cm, nilai rata-rata gas 152.4 PPM pada jarak 8 cm, nilai rata-rata gas 141.8 PPM pada jarak 9 cm, dan nilai rata-rata gas 121.6 PPM pada jarak 10 cm. Kata Kunci : Internet of Things, ESP8266, Liquefied Petroleum Gas, Sensor MQ-6, Blynk
PERANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN SELF BALANCING PADA PROPELLER DUAL-MOTOR BERBASIS FLC-PID Eka Andila Putri.K.K; Muhammad Syariffuddien Zuhrie; I Gusti Putu Asto Buditjahjanto; Lilik . Anifah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p359-367

Abstract

Abstrak Kendaraan udara tak berawak atau Unmanned Aerial Vechine (UAV) adalah desain pesawat di mana pilot tidak lagi digunakan untuk mengoperasikannya, dan biasanya dikendalikan oleh remote control. Sebuah pesawat tak berawak jenis helikopter dengan dua baling-baling disebut dengan dual-motor atau dual-copter. Masalah pada saat penggunaan dual-motor adalah ketidakstabilan sistem atas perubahan beban yang akan mempengaruhi sikap terbang, sehingga mengakibatkan pesawat terjatuh dari ketinggian tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan FLC-PID untuk merancang sistem kendali self-balancing pada propeller dual-motor. Sehingga pada saat terjadi gangguan beban, sistem dapat menyeimbangkan sikap terbang dari dual-motor. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan software Matlab 2018a untuk simulasi sistem self balancing. Data yang digunakan merupakan data skunder yang diperoleh dari peneliti sebelumnya sebagai acuan nilai parameter setiap komponen. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa sistem kendali FLC-PID dapat bekerja dengan baik pada sistem self balancing propeller dual-rotor. Hal ini dapat dilihat dari hasil simulasi bahwa, dibandingkan dengan kontrol fuzzy, kontrol FLC-PID dapat mempercepat respon waktu sistem. Hasil yang diperoleh adalah delay time = 0.10 s, rise time = 0.12 s, setling time = 0.82 s, maximum peak = 26.1%, dan error steay state = 0.0014%. Kata kunci: Dual-rotor, FLC-PID, self-balancing.

Page 1 of 3 | Total Record : 28