cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 442 Documents
Prediksi Daya Listrik Jangka Sangat Pendek Pembangkit Photovoltaic Berbasis Internet of Things Menggunakan Feed Forward Neural Network Kukuh Eko Purwantoro; Unit Three Kartini; Bambang Suprianto Suprianto; Achmad Imam Agung
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p386-397

Abstract

Penggunaan daya listrik di kalangan masyarakat semakin meningkat seiring perkembangan teknologi pada zaman sekarang. Maka dapat dilakukan pemantauan dan prediksi daya listrik untuk mengatur ketersediaan baterai pada pembangkit photovoltaic. Penelitian prediksi daya listrik dilakukan dengan mengambil data dengan melakukan pengujian pemodelan monitoring daya listrik pembangkit photovoltaic berbasis IoT. Rumusan masalah berdasarkan latar belakang tersebut yaitu penggunaan daya listrik dapat dipantau dengan IoT dan diprediksi untuk jangka waktu satu jam sampai hari berikutnya serta, analisa akurasi error pada prediksi daya listrik yang dibandingkan dengan data pengujian untuk mendapatkan tingkat ketepatan terbaik. Bertujuan untuk pemantauan pemodelan yang dapat diakses melalui telepon pintar dan mendapatkan akurasi kesalahan terbaik pada prediksi daya listrik yang dibandingkan dengan data pengujian. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, dimulai dengan studi literatur, selanjutnya pengambilan data, dilanjutkan dengan analisis data, lalu membuat desain sistem peramalan, serta konfigurasi neural network, selanjutnya melakukan pembelajaran (training) dan pengujian (testing) pada software MATLAB. Kesalahan tertinggi prediksi sebesar 4,26% dan terendah pada sebesar 0,34 %. MSE pada traingdx sebesar 0.007844, Traincgb sebesar 0.043241 dan rata-rata MAPE pada traingdx sebesar 2.65% dan Pada traincgb sebesar 2.6%. Tingkat ketepatan prediksi daya terbaik didapat pada traingdx sebesar 97,45% dan terkecil sebesar 97,15% pada traincgb pula. Semakin banyak pola dan jenis pembelajaran (train) yang dilakukan semakin baik pula hasil error yang dihasilkan. Kata Kunci: daya listrik, feedforward, internet of things, photovoltaic, prediksi
Antena Microstrip Triangular Array 2x1 untuk Aplikasi Wireless Fidelity (Wi-Fi) pada Frekuensi 5.4 GHz Harisone Gusti Arief Prahara; Nurhayati Nurhayati; I Gusti Putu Asto Buditjahjanto,; Raden Roro Hapsari Peni Agustin
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p416–423

Abstract

Antena mikrostrip identik dengan permasalahan gain kecil dan bandwith sempit. Penelitian ini mengusulkan desain Antena Microstrip Array Triangular 2x1 pada frekuensi 5.4 GHz yang dapat digunakan untuk aplikasi Wireless Fidelity (Wi-Fi) berdasarkan perbandingan kinerja 3 model berbeda. Antena dengan model array dipilih karena dapat mengamplifikasi gain dengan bandwidth yang lebih lebar. Pada penelitian sebelumnya, disimpulkan bahwa patch segitiga memiliki penekanan level side lobe yang baik dan karakteristik radiasi yang sama dan merata jika dibandingkan dengan patch konvensional. Pemilihan frekuensi 5.4 GHz mengacu pada standart IEEE 802.11a bahwa Wi-Fi bekerja pada frekuensi 5.1 GHz hingga 5.9 GHz. Pada penelitian ini disimulasikan 3 model Microstrip Triangular Antenna (MTA) yaitu MTA-A, MTA-B dan MTA-C. MTA-A adalah antena mikrostrip bentuk segitiga yang disusun array 2x1. Sedangkan model MTA-B dan MTA-C adalah hasil optimasi groundplane dan patch dari model MTA-A agar memiliki nilai return loss, VSWR dan gain yang diinginkan di frekuensi 5.4GHz dan bandwitdh yang lebar. Dari hasil simulasi dan optimasi desain MTA-A memiliki return loss terendah yaitu -32.099 dB. Model MTA C dapat mendekati 5.4 GHz dengan return loss -14.481 dB, VSWR (Voltage Standing Wave Ratio) 1.46 dan gain sebesar 2.68 dBi pada frekuensi 5.46 GHz dan memiliki bandwitdh sebesar 2.63 GHz. Kata Kunci : Desain antena, Array, Mikrostrip, Triangular, Wireless Fidelity, Wi-Fi
Rancang Bangun Smart Tank Ikan Cupang Menggunakan Energi Terbarukan Solar Cell Yanuarius Kristian Wibisono; Unit Three Kartini; Joko Joko; Achmad Imam Agung
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p398-408

Abstract

Abstrak Salah satu hobi yang kini sedang naik daun adalah memelihara ikan cupang. Masalah yang sering terjadi dalam merawat ikan cupang adalah pemilik ikan malas untuk mengganti air. Penulis menciptakan alat yaitu smart tank, tujuan mendasar dari smart tank adalah mengganti air lama dengan air baru secara otomatis jadi pemilik tidak perlu membersihkan aquarium/tank, tank yang digunakan dedesain khusus agar kotoran ikan bisa keluar ke saluran pembuangan dan air baru dituangkan melalui saluran isi dengan menggunakan solenoid valve sebagai keran dan PLC sebagai sistem rangkaian. Smart tank ini merupakan alat pengembangan dari smart tank manual yang terdapat dipasaran dengan teknik analisis data kuantitatif penulis menggabungkan beberapa penelitian yang cara kerjanya dapat digunakan atau diadopsi pada penelitian ini. Smart Tank pun dirancang untuk pengaplikasian 3 susun rak dimana air diganti secara bergantian seperti sistem kerja lampu lalu lintas. Setelah dilakukan perbandingan antara pembersihan manual dengan pembersihan menggunakan smart tank, hasil dari penelitian ini adalah penggunaan smart tank mampu menghemat waktu hingga 57 Menit dengan tingkat kebersihan hingga 80%. Sebagai upaya penghematan energi listrik smart tank dibekali dengan sumber energi terbarukan yaitu solar cell. Smart tank ini dapat menjadi ide pembuatan alat alat lain yang berguna membantu pekerjaan dengan memanfaatkan energi terbarukan. Kata Kunci: Smart Tank Sistem, Solar Cell, Solenoid Valve
Simulasi Sistem Proteksi Motor Induksi Tiga Fasa Terhadap Gangguan Menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) Omron CP1H Berbasis Cx-Programmer 9.6 Chandra Purianto Juwono; Joko Joko; Bambang Suprianto; Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p409-415

Abstract

Pada era industri 5.0 perkembangan teknologi sangat pesat, penggunaan motor induksi tiga fasa di industri juga meningkat untuk menunjang pada industri, maka dari itu dibutuhkan sistem proteksi. Penelitian ini bertujuan membuat simulasi proteksi pada motor induksi tiga fasa menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) sebagai kontrol, untuk terhindar dari gangguan-gangguan seperti suhu berlebih, arus berlebih, tegangan berlebih dan tegangan kurang yang dapat menyebabkan kerusakan pada motor induksi tiga fasa. Tujuan dari proteksi yaitu dapat meningkatkan kinerja dari motor induksi tiga fasa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen melalui simulasi yang menggunakan CX-Programmer sebagai pemrograman dan CX-Designer sebagai visualisasi. Teknik analisis dengan membandingkan hasil simulasi dengan perhitungan. Untuk memproteksi motor induksi tiga fasa dibutukan komponen yaitu Temperature Controller (TC), Over Current Relay (OCR) dan Phase Failure Relay (PFR). Batas maksimum atau minimum pada TC sebesar 50 ℃ , OCR sebesar 3,421 A dan PFR sebesar 399 V untuk tegangan maksimum, dan 342 V untuk tegangan minimum, jika melebihi atau kurang dari nilai tersebut maka komponen-komponen tersebut mengirimkan sinyal pada PLC ketika terjadi gangguan untuk mematikan motor induksi tiga fasa, hasil penelitian pada simulasi dijalankan, ketika besaran-besaran pada motor listrik melebihi dan atau kurang dari batas-batas yang ditetapkan maka motor listrik berhenti bekerja. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai referensi untuk merancang alat proteksi pada motor induksi tiga fasa. Kata Kunci : PLC, CX-Programmer, CX-Designer, Motor Induksi Tiga Fasa, Proteksi
Sistem Pengaturan Kelembaban Pada Prototype Budidaya Cacing Menggunakan Fuzzy Logic Berbasis Wemos D1 R2 Akhmad Muchlis Musyafa'; Puput Wanarti Rusimamto,; Endryansyah Endryansyah; Muhammad Syariffuddien Zuhrie
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p424-432

Abstract

Pengontrolan kelembaban tanah pada budidaya cacing tanah menjadi hal yang sangat penting bagi para pembudidaya agar tingkat produktifitas cacing tanah tinggi dan berkualitas baik. Tujuan penelitian ini adalah membuat alat yang dapat menggantikan pekerjaan secara manual menjadi secara otomatis melalui sistem pengaturan kelembaban. Sistem pengaturan kelembaban tanah ini berbasis IoT (Internet of Things). Metode yang digunakan untuk mengatur kelembaban adalah metode fuzzy logic, dengan pembacaan kelembaban menggunakan sensor soil moisture, dan untuk user interface dapat menggunakan aplikasi Blynk yang akan dihubungkan ke alat. Dengan adanya penelitian ini diharapkan pembudidaya cacing tanah dapat mengontrol kelembaban tanah dengan lebih efisien sehingga dapat meningkatkan perkembangan dan produktifitas cacing tanah menjadi lebih maksimal. Pembuatan alat dilakukan dengan merancang, membuat, dan menerapkankomponen-komponen sistem meliputi pompa air, LCD, blynk, DS18B20, soil moisture, IC L298N, fuzzy logic dan modul I2C. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa alat dapat berfungsi dan dapat dikembangkan dengan baik.Kata Kunci: Kelembaban tanah, Logika fuzzy, Wemos D1 R2
Monitoring Level Air Pada Tambak Udang Dengan Sensor Ultrasonic Berbasis Internet Of Things (IoT) Akbar Tahir Kalbii; Unit Three Kartini; Nur Kholis; Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p433-439

Abstract

Untuk memonitoring permukaan tinggi air yaitu water level control dan penggunaan alternatif ini dapat menerapkan beberapa metode, tahanan geser, kawat resistansi, dan sensor ultrasonik. Penggunaan metode kawat resistansi, berikut adanya senyawa pada air bisa mengakibatkan perhitungan resistivitas yang berubah. Kekurangan kawat resistansi bisa korosi diakibatkan logam ditaruh dalam air saat proses pengukuran tinggi air dan bisa terjadi error pada hasil yang diakibatkan adanya dasar air yang berubah dangkal, sama dengan metode tahanan geser. Beda saat yang di gunakan adalah sensor ultrasonik, yang di peruntukan mengukur tinggi level air tanpa harus memasukan alat ke dalam air yang bisa mendapatkan hasil dengan metode eksperimen yang menghasilkan keakuratan dan daya tahan alat.pada eksperimen ini bertujuan juga menguji real team pada alat dan pada aplikasi monitoring otomatis dengan menggunakan blynk, Kerja sensor ultrasonik memanfaatkan kecepatan rambatan gelombang ultrasonik diudara yang baik di gunakan sebagai pengukur tinggi air pada tambak udang dengan menggunakan teknik sensor ultrasonic dengan perhitungan persentase error yang terjadi dengan rata-rata 0,1% dan teruji keakuratan real time pada alat ini. Dengan demikian pertimbangan tersebut dibuat dan di uji alat automatic water level control berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor ultrasonik dengan metode eksperimen memanfaatkan energi dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk energi yang cocok dipakai karena alat ini akan di tempatkan di luar ruangan yaitu di tambak udang. Kata kunci: Arduino IDE, Esp-32wroom-32, Internet of Things (IoT), Sensor Ultrasonik, Solar sel
Analisis Kelayakan Pemutus Tenaga Bay Trafo 2 Berdasarkan Hasil Uji Shutdown Measurement di Gardu Induk 150 KV Kenjeran Surabaya Dewangga Arsyi Saputra; Joko Joko; Achmad Imam Agung; Subuh Isnur Haryudo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p440-446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemutus tenaga bay transformator 2 masih layak digunakan atau tidak. Standard besar nilai yang dihasilkan pada shutdown measurement sudah ditetapkan pada SKDIR 0520-2.K/DIR/2014 yaitu pada pengujian tahanan isolasi 1 KV sebesar 1 MW dan kebocoran arus yang diperbolehkan setiap 1 KV sebesar 1 mA, pada pengujian tahanan kontak tidak boleh melebihi 50 µΩ, dan pada pengujian keserempakan kontak nilai Δt tidak boleh melebihi 10 ms. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Survey dilaksanakan di Gardu Induk 150 KV Kenjeran Surabaya untuk melakukan dan mengambil data hasil shutdown measurement yang dilakukan pada PMT Bay transformator 2. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan cara membandingkan hasil dengan standart yang tertera didapatkan bahwa PMT Bay transformator 2 pada Gardu Induk 150 KV Kenjeran Surabaya masih dalam keadaan baik atau masih layak digunakan karena hasil analisis tahanan isolasi kebocoran arus 0,00007 mA - 0,0012 mA, hasil analisis tahanan kontak sebesar 32,25 µΩ – 33 µΩ, hasil analisis keserempakan kontak sebesar 0,1 ms – 2,05 ms. Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi PT. PLN (Persero) untuk mengetahui kelayakan pemutus tenaga. Kata Kunci: Pemutus Tenaga, Gardu Induk, Shutdown Measurement.
Rancang Bangun Monitoring Arus Dan Tegangan Pada Plts Sistem On Grid Berbasis Internet Of Things (IoT) Menggunakan Aplikasi Telegram Deni Wijayanto; Subuh Isnur Haryudo; Tri Wrahatnolo; Nurhayati Nurhayati
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p447-453

Abstract

Abstrak Diperlukan monitoring berbasis Internet of Things (IoT) agar dapat mempermudah dalam pemantauan arus1dan1tegangan1pada1Pembangkit1Listrik1Tenaga1Surya (PLTS). Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancang bangun monitoring PLTS sistem On Grid PLN berbasis IoT menggunakan aplikasi Telegram. Pada rangkaian ini terdapat sumber dari PLN sebagai sumber cadangan. Metode yang digunakan adalah jenis pendekatan eksperimen dengan pengumpulan data melalui pengujian arus dan tegangan secara manual menggunakan multimeter dan pengujian melalui monitoring menggunakan aplikasi Telegram. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian1tanpa beban1dan1pengujian.berbeban. Pada pengujian.tanpa1beban.diperoleh hasil data tegangan panel mendapatkan rata-rata tegangan sebesar 14,84V dan arus sebesar 0,908A. Pada pengujian berbeban dengan beban lem tembak elektrik 20W mendapatkan rata-rata tegangan sebesar 219,48V dan arus sebesar 0,08A. Hasil pembacaan arus tegangan sumber dan output inverter yang dibaca oleh sensor berdasarkan data Telegram dan alat ukur manual menggunakan multimeter tidak berbeda jauh. Nilai presentase rata-rata error antara multimeter dengan sensor arus dan tegangan didapatkan 0,14%, dan Output arus tegangan AC didapatkan 0,094%. Rancang bangun monitoring arus dan tegangan berbasis IoT sangat efektif karena dapat mempermudah dalam pemantauan PLTS. Kata kunci: PLTS On Grid, Internet of Things, Telegram.
Optimasi Sistem Monitoring Penghitung Produk Gula dengan Menggunakan SCADA Berbasis Distributed Control System (DCS) Muhammad Fahri Rizki Setiawan; Endryansyah Endryansyah; Subuh Isnur Haryudo; Achmad Imam Agung
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p463-470

Abstract

Distributed Control System (DCS) adalah sistem yang dapat mendistribusikan fungsi yang berbeda dan dapat digunakan untuk mengontrol suatu variabel proses dengan berbagai fungsi kontrol, seperti pemantauan dan optimasi dengan skala yang besar. Pada sebuah industri, penghitungan dan pencatatan produk barang yang keluar dari pengepakan akan disimpan ke dalam gudang merupakan proses yang sangat menyita banyak waktu serta tenaga, hal itu tentunya mempengaruhi tingkat efisiensi pada proses produksi. Pada salah satu industri gula yang dijadikan sebagai tempat penelitian, proses penghitungan dan pencatatan produk gula yang sudah di packing dan nantinya akan di simpan di dalam gudang saat ini masih dilakukan oleh tenaga manusia secara manual dalam pencatatannya. Dalam situasi tersebut, proses produksi akan terhambat, dan permintaan untuk proses produksi yang lebih cepat tidak akan terpenuhi. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan membahas tentang permasalahan tersebut dengan judul “Optimasi Sistem Monitoring Penghitung Produk Gula Dengan Menggunakan SCADA Berbasis Distributed Control System (DCS)”. Penelitian ini bertujuan agar dapat menigkatkan produktivitas dalam hal pencatatan dan pendataan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen dengan dukungan software ABB Compact Control Builder sebagai media untuk melakukan proses simulasi. Dalam penelitian ini diperoleh hasil simulasi yang sesuai dengan apa yang diharapkan, serta sistem monitoring penghitungan produk gula bekerja dengan baik, mendapatkan data produksi gula paling banyak yaitu pada saat masa giling Raw Sugar, tanggal 23 Februari 2022, Shift 3, yang berjumlah 6.109. Sedangkan data produksi gula paling rendah didapatkan pada tanggal 11 Oktober 2021, Shift 2, yang berjumlah 3.897. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan mempermudah pekerjaan operator dalam melakukan pencatatan dan pendataan. Kata Kunci: ABB Compact Control Builder, DCS, Monitoring, SCADA
Rancang Bangun Sistem Kontrol dan Monitoring Dengan Pendeteksi Hujan Pada Instalasi Hidroponik NFT Tanpa Atap Berbasis Telegram BOT Andika Dwi Wibowo; Nur Kholis; Farid Baskoro; Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p471-480

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat sebuah rancang bangun sistem kontrol dan memantau parameter nutrisi hidroponik serta dapat meminimalkan tercampurnya air hujan dengan air nutrisi pada instalasi hidroponik tanpa atap. Metode penelitian dilakukan mulai dengan study literatur dilanjutkan dengan perancangan hardware dan software, kemudian melakukan percobaan alat dan pengujian alat, yang terakhir melakukan analisis hasil dan pembahasan. Pada penelitian ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan NodeMCU ESP8266 serta menggunakan Bot API pada aplikasi Telegram sebagai sistem interface pengguna. Sistem dilengkapi dengan pendeteksi hujan yang dapat membuka kran output dari instalasi serta mematikan pompa utama pada hidroponik tanpa atap saat terjadi hujan. Dengan begitu air hujan yang masuk dan mengalir pada instalasi dapat terbuang dan tidak bercampur dengan air nutrisi hidroponik. Sistem mampu menjaga dan mempertahankan tingkat kadar nutrisi hidroponik dengan menambah dan mencampur air nutrisi jika air nutrsi berkurang dari bibir bak penampungan nutrisi. Sehingga dapat meningkatkan efisiensi dari penggunaan nutrisi hidroponik. Dari pengujian pada penelitian ini didapatkan hasil pembacaan pada sensor TDS memiliki nilai eror rata-rata sebesar 2.77 %. Pembacaan suhu air memiliki nilai eror rata-rata sebesar 1.50 %. Sedangkan hasil uji pembacaan pH air memiliki nilai eror rata-rata 1.74 %. Sistem monitoring berbasis Telegram Bot yang digunakan memiliki respon waktu pengiriman rata-rata tertinngi 84,5 detik dan respon waktu pengiriman tercepat 5,3 detik. Kata kunci : Hidroponiik NFT, Sensor TDS, Sensor pH, Sensor Hujan, Telegram BOT