cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 442 Documents
Perancangan Antena Coplanar Vivaldi Menggunakan Metamaterial dan Corrugated Slot Pada Frekuensi Ultra-Wideband (UWB) Rahmadianti, Ade Putri; Nurhayati, Nurhayati; Rakhmawati, Lusia; Rohman, Miftahur
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p297-305

Abstract

Teknologi telekomunikasi wireless merupakan bidang yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Antena merupakan front end dari sistem teknologi wireless yang merupakan komponen utama dalam pengiriman dan penerimaan data. Penelitian ini membahas perancangan Antena Coplanar Vivaldi dengan menggunakan Metamaterial dan Corrugated Slot yang bekerja pada rentang frekuensi UWB yaitu 3,1 GHz hingga 10,6 GHz. Pada penelitian ini dibandingkan kinerja empat macam antena yaitu antena Coplanar Vivaldi (antena Model-A), antena Coplanar Vivaldi dengan penambahan Corrugated Slot (antena Model-B), antena Coplanar Vivaldi dengan penambahan Metamaterial Superstrate dan Corrugated Slot (antena Model-C) serta antena Coplanar Vivaldi dengan penambahan Metamaterial CSRR dan Corrugated Slot (antena Model-D). Metamaterial adalah struktur elektromagnetik yang memiliki karakteristik permeabilitas dan permitivitas negatif. Dengan adanya penambahan struktur metamaterial pada bagian substrat dan corrugated slot pada kedua sisi antena diperoleh nilai kinerja return loss terendah yaitu antena Model-C sebesar -43 dB pada frekuensi 7,1 GHz dan terjadi peningkatan gain sebesar 1,63 dB dibandingkan antena Model-A pada frekuensi 5 GHz. Penambahan struktur metamaterial pada antena coplanar vivaldi memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan antena lainnya, dikarenakan menghasilkan gain yang lebih tinggi di frekuensi rendah. Kata kunci: Antena Coplanar Vivaldi, Metamaterial, Corrugated Slot, Ultra-Wideband (UWB).
Peningkatan Directivity Antena Mimo Vivaldi Coplanar Dengan Corrugated Slot untuk Aplikasi Ultra-Wideband (UWB) Mukti, Bahrul Anugrah; Nurhayati, Nurhayati; Rakhmawati, Lusia; Tjahyanigtijas, Raden Roro Hapsari Peni Agustin
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p306-313

Abstract

Teknologi komunikasi khususnya teknologi antena dengan bandwidth lebar (Ultra Wide Band/UWB) terus berkembang baik di bidang telekomunikasi radio dan radar. Artikel ini bertujuan membahas Peningkatan directivity antenna MIMO Coplanar Vivaldi dengan design corrugated slot untuk frekuensi Ultra-Wideband Yaitu 3.1-10.6 Ghz. Bentuk Patch Vivaldi dipilih karena memiliki kelebihan dengan memberikan bandwidth yang lebar. Dengan memberikan struktur Corrugated slot dan penyusunan antena Multiple Input Multiple Output (MIMO) maka directivity antena dapat di tingkatkan. Antena Vivaldi ini memiliki dimensi 120mm x 120mm x 1,6 mm, difabrikasi menggunakan bahan FR-4 yang memiliki konstanta dielektrik (?r) = 4.3. Hasil dari simulasi antena MIMO Vivaldi UWB dengan corrugated slot menunjukkan bahwa antena tersebut dapat bekerja pada frekuensi UWB dari 2,31 GHz hingga 10,78 Ghz. Nilai gain tertinggi dihasilkan pada frekuensi 4 GHz sebesar 10 dBi dengan polaradiasi directional. Dengan memberikan struktur corrgated pada elemen antena Coplanar Vivaldi dapat meningkatkan directivity sebesar 1,7 dBi di frekuensi 4 GHz Dengan menyusun antena menjadi MIMO 1x4 secara H-Plane dapat meningkatkan directivity sebesar 7,5 dBi. Kata kunci: Antena, UWB, Vivaldi, Corrugated, MIMO, directivity
Rancang Bangun Sistem Perhitungan Pemakaian Daya Pada Apartemen Secara Real-Time Berbasis Arduino Haafizhah, Faldy Naufal; Anifah, Lilik; Endryansyah, Endryansyah; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p314-321

Abstract

Selama beberapa tahun terakhir apartemen menjadi pilihan beberapa orang untuk dijadikan hunian sementara maupun tetap. Semakin banyak dan tinggi sebuah apartemen maupun gedung bertingkat, instalasi listriknya juga akan semakin komplek dan rumit . Hal ini dapat menimbulkan beberapa permasalahan, beberapa permasalahan yang dapat timbul yaitu perhitungan pemakaian listrik setiap unit hunian setiap bulannya, komplain pemakaian listrik dari penghuni yang tidak puas dengan perhitungan pembayaran listrik yang dipakai. Oleh karena itu, telah dikembangkan alat yang dapat menghitung konsumsi daya listrik yang hasilnya akan disimpan kedalam database dan dapat dilihat pada web. Tujuan penelitian pada artikel ini yaitu membuat suatu metode baru yang diharapkan menjadi salah satu solusi mengatasi permasalahan dalam menghitung pemakaian listrik unit hunian pada apartemen. Dengan menggunakan metode kuantitatif dalam pengumpulan data. Dengan mengumpulkan beberapa komponen yang diperlukan untuk penelitian ini yaitu, modul pzem-004T, Wemos D1 mini, dan Arduino Uno. Hasilnya, nilai error sensor tegangan sebesar 0,17%, dan nilai error sensor arus sebesar 5,54% dan daya sebesar 6,92%. Kita dapat menyimpulkan bahwa alat rancangan ini sudah bekerja cukup baik dalam menghitung konsumsi daya pada unit apartemen.Kata kunci: Perhitungan listrik, Pzem-004T, Arduino uno, Permasalahan Apartemen
Sistem Kendali Kecepatan Putaran Motor DC pada Conveyor dengan Metode Kontrol PID Ushofa, Baroroh Dhiya'; Anifah, Lilik; Asto B., I Gusti Putu; Endryansyah, Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p332-342

Abstract

Pembangunan berbagai teknologi untuk memfasilitasi sistem tenaga kerja manusia adalah alasan terciptanya penelitian ini. Beberapa alat yang diciptakan dalam pembangunan teknologi dapat membantu menghemat waktu dan memaksimalkan pekerjaan. Dalam kegiatan industry dan transportasi sering digunakannya alat bersistemconveyor. Conveyor sendiri merupakan alat transportasi raw material yang sering digunakan dalam industri. Conveyor belt yang dibuat pada penelitian ini berukuran panjang 40 cm, lebar 14 cm, dan tinggi 14 cmmenyesuaikan kebutuhan alat yang berfokus pada penelitian Motor DC dalam mengontrol keoptimalan sebelum diberi beban. Metode yang digunakan adalah kontrol PID dengan parameter Kp = 6,0, Ki = 0,8 dan Kd = 0,02yang telah ditentukan berdasarkan metode trial error karakteristik respon PID. Untuk akuatornya menggunakanMotor DC 12V 100RPM, karena kebutuhan kemampuan kecepatan putaran belt conveyor. Driver Motor DC yang digunakan yaitu tipe H-Bridge L298D dengan 12 V. Rangkaian H-Bridge berfungsi untuk mengubah arah putaran motor, sedangkan resistor variabel atau potensiometer digunakan untuk mengontrol kecepatan. Sensor yang digunakan yaitu Motor Encoder dengan spesifikasi 100 rpm 12 V dengan outputnya LCD 16x2. Penelitian ini dirancang untuk membuat kontroler PID sebagai sistem kontrol kecepatan motor DC pada konveyor menggunakan sensor Motor Encoder. Tujuannya adalah untuk membandingkan kinerja terbaik mesin antara menggunakan control atau tanpa menggunakan control. Apabila kecepatan motor DC telah mendekati setpointyang diinginkan, maka sensor akan memberikan sinyal dan mengirimkan data kecepatan motor pada LCD. Hasil pembacaan respon sistem PID controller pada sensor motor encoder ditampilkan pada sebuah perangkat komputer untuk memudahkan pembacaan. Berdasarkan hasil penelitian sensor mampu mendeteksi error secara otomatis. Error rata-rata dari pengukuran menggunakan control adalah 1,86%, dengan steandy state 4,92 detik. Dan error rata-rata untuk pengukuran tanpa control yaitu 12,87%, dengan steandy state yang tidak bisa ditentukan karena tidak ada kestabilan data. Kata Kunci: Motor Encoder, Kontrol PID, Conveyor, Motor DC
Sistem Kontrol Intensitas Cahaya Lampu Aquascape Menggunakan Fuzzy Logic Controller Berbasis Arduino Kusumo, Angger Setyo; Rusimamto, Puput Wanarti; Suprianto, Bambang; Buditjahjanto, I Gusti Putu Asto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p322-331

Abstract

Aquascape adalah seni menghias biota air tawar di dalam akuarium yang digabungkan dengan berbagai objek alam. Aquascape membutuhkan cahaya yang sesuai untuk kelangsungan hidup biota di dalamnya. Intensitas cahaya yang terlalu rendah akan menghambat proses fotosintesis pada tanaman, sedangkan intensitas yang terlalu tinggi seperti sinar matahari langsung akan menganggu kehidupan biota akuarium. Oleh karena itu, dibuatlah alat untuk mengatur intensitas cahaya lampu secara otomatis berdasarkan kontribusi cahaya di sekitar aquascape sehingga kehidupan biota dan nilai estetika pada aquascape tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hasil respon sistem alat pengendali intensitas cahaya lampu aquascape berbasis logika fuzzy. Berdasarkan hasil pengujian, perbandingan pembacaan sensor cahaya GY302 dengan lux meter digital diperoleh nilai rata-rata error sebesar 6,1%, sedangkan perbandingan pembacaan sensor cahaya TSL2561 dengan lux meter digital diperoleh nilai error rata-rata sebesar 5,25%. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa alat sistem kontrol intensitas cahaya lampu Aquascape dengan logika fuzzy ini dapat bekerja dengan baik. Hal ini terlihat dari 4 buah lampu LED yang dapat mati maupun menyala sesuai dengan setpoint nilai intensitas cahaya di sekitar aquascape yang terbaca oleh sensor cahaya GY302 dan sensor cahaya TSL2561. Kata Kunci : Arduino, Aquascape, Logika Fuzzy, Intensitas Cahaya, LED
Desain dan Analisis Sistem Suspensi Aktif Model Seperempat Kendaraan Dengan Metode Hybrid PID-Fuzzy Prasetya, Dewi Oktavia; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien; Suprianto, Bambang; Endryansyah, Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p343-350

Abstract

Dewasa ini kemajuan teknologi otomotif cukup pesat, salah satunya pada sistem suspensi untuk memberikan dampak kenyamanan serta keamanan pengendara atau penumpang kendaraan bermotor khususnya kendaraan roda empat. Suspensi merupakan mekanisme yang terletakdiantara chassis (rangka mobil) dan roda, berfungsi untuk menopang chassis yang digunakan untuk mengurangi getaran atau guncangan yang diakibatkan oleh kontur alan yang tidak merata dan bergelomang. Artikel ini bertujuan untuk mendemonstrasikan penerapan tiga teknik kontrol yang berbeda, yaitu Proportional Integral Derivative (PID), Fuzzy Logic Control dan pengontrol hybrid PID-Fuzzy untuk mengevaluasi dan mengontrol defleksi yang terjadi pada system mobil suspensi aktif. Kontrol pada sistem diperlukan untuk memberikan kinerja suspensi yang diinginkan dan karakteristik seperti kenyamanan dan keamanan penumpang, serta defleksi suspensi. Sistem kontrol ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak MATLAB 2015 untuk melakukan pengujian operasional dengan data sekunder sebagai acuan parameter untuk komponen tersebut yang terdiri dari tiga bagian: sinyal input (gaya aktuator dan gangguan jalan), Pengendali, dan model sistem suspensi. Hasil simulasi menunjukkan perbandingan antara sistem suspensi yang tidak menggunakan kontrol dan sistem suspensi dengan pengontrol berbasis PID, Fuzzy, dan hybrid PID-Fuzzy. Berdasarkan hasil simulasi, kinerja kendali hybrid PID-fuzzy dapat mempercepat peningkatan waktu naik dan waktu transien dengan nilai rise time = 0.4 detik, settling time = 2.5detik, time peak = 0.3 detik, max overshoot = 0.4 %, error steady state = 0.0001%. Pada penelitian ini di dapatkan hasil respon dari kontrol hybrid PID-Fuzzy lebih baik dari kendli PID dan Fuzzy. Kata Kunci: Seperempat Kendaraan, Sistem Suspensi Aktif, Hybrid PID-Fuzzy.
Pemodelan Automatic Transfer Switch (ATS) Pada System Smartgrid Pembangkit Photovoltaic dan PLN Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Monitoring Penggunaan Daya Listrik Kristanto, Andika Wisnu Adam; Kartini, Unit Three; Agung, Achmad Imam; Suprianto, Bambang
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p351-360

Abstract

Pada era saat ini banyak sekali energi terbarukan yang telah digunakan pada perumahan, gedung-gedung tinggi dan masih banyak yang lainnya. Seiring berkembangnya zaman muncul teknologi baru berbasis IoT yang dapat membantu pekerjaan manusia dengan mudah. Salah satu pemanfaatan teknologi yang dapat mengendalikan cadangan energi dalam kehidupan sehari-hari adalah sistem automatic transfer switch(ATS). Permasalahan yang ada sekarang ini adalah penambahan sumber energi listrik cadangan sangatlah diperlukan karena dapat digunakan sebagai cadangan energi listrik jika terjadi gangguan yang menyebabkan sumber tegangan utama padam dan dapat menghemat biaya energi listrik. Rumusan masalah berdasarkan latar belakang tersebut yaitu mengembangkan penelitian dengan membuat sistem kontrol otomatis yang dapat beralih dari sumber tegangan utama ke sumber tegangan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah merancang sebuah pemodelan automatic transfer switch (ATS) berbasis internet of things untuk monitoring penggunaan daya listrik. Rancangan ini menggunakan mikrokontroler DOIT ESP32 DEV KIT yang menerima data dari sensor tegangan DC sebagai pengendali otomatis sumber tegangan yang digunakan dan sensor PZEM-004t untuk monitoring daya listrik. Dengan menggunakan relay AC MK2P sebagai perpindahan sumber tegangan. Setelah melakukan rancangan penelitian didapatkan hasil rata-rata error yang dihasilkan oleh sensor dengan alat ukur multimeter menggunakan rumus MAPE. Rata-rata error sensor tegangan DC yang didapatkan selama 6 hari pengujian yaitu 0,499%; 0,465%; 0,687%; 1,202%; 0,551%; 0,536%. Dengan rata-rata error yang sangat kecil bisa dikatakan jika perancangan alat di sensor ini bekerja dengan sangat baik. Kata Kunci : ATS, ESP 32, Relay AC MK2P, Sensor PZEM-004t, Voltage Sensor
Rancang Bangun Sistem Kendali Water Level Berbasis IoT dengan Metode PID Controller Rizda Oktaviana; Puput Wanarti Rusimamto; Endryansyah Endryansyah; Muhammad Syariffuddien Zuhrie
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p361–370

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sangat vital bagi kehidupan, khususnya bagi manusia. Meskipun air merupakan sumber energi terbarukan, cadangan air bersih dapat berkurang seiring dengan pertambahan waktu dan jumlah populasi. Luapan air pada tangki atas rumah, properti komersial, lembaga pemerintah atau pertanian yang dapat meningkatkan persentase pemborosan air dan energi pada pompa air yang terus menyala. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah sistem teknologi modern water level control yang dikendalikan menggunakan PID controller berbasis mikrokontroler esp 32 dengan sensor HC-SR04 sehingga menghasilkan sistem yang lebih stabil berdasarkan level air setpoint yang diinginkan. Apabila tangki air telah mendekati setpoint yang diinginkan, maka sensor akan memberikan sinyal dan mematikan pompa secara otomatis serta mengirimkan data ketinggian air pada LCD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode perbandingan pengukuran secara telemetri dan pengukuran langsung pada tangki berkapasitas 18 liter. Parameter yang digunakan adalah Kp, Ki dan Kd yang telah ditentukan berdasarkan metode trial error karakteristik respon PID yaitu Kp = 30, Ki = 50 dan Kd = 20. Didapatkan pada penelitian bahwa menggunakan parameter tersebut menghasilkan respon lebih baik dengan rise time (41.3 s), settling time (7.3 s) dan time delay (23.5 s), sensor mampu mendeteksi ketinggian air minimal 3cm ketika mencapai setpoint pompa mati secara otomatis. Didapatkan error rata-rata dari pengukuran adalah 1,77%. Hasil pembacaan level air juga berhasil dimonitoring secara jarak jauh dengan aplikasi blynk pada smartphone sehingga lebih mudah dan praktis. Kata kunci : water level, PID controller, sensor HC-SR04, Blynk.
Sistem Monitroring dan Pengukuran Pembangkit Listrik Surya dan Angin Berbasis Internet of Things (IoT) Ichwan Dwi Wahyu Hermanto; Unit Three Kartini; Bambang Suprianto; Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p371-378

Abstract

Seiring bertambah nya penduduk di Indonesia kebutuhan akan energi listrik terus meningkat. Hal ini sering kali berdampak pada daerah di Indonesia yang terbatas akan energi listrik. Dalam hal ini untuk mengurangi ketergantungan penggunaan energi listrik berbahan bakar fosil maka dari itu dibutuhkan pemanfaatan energi alternatif sebagai sumber energi listrik dan dapat di aplikasikan di berbagai daerah di Indonesia salah satu nya. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti membuat rancangan sistem monitoring dan pengukuran pembangkit listrik sel surya dan angin berbasis Internet of Things (IoT) untuk mempermudah penggunaan energi listrik dimana rancangan ini dapat mengetahui tegangan, arus dan daya dari pembangkit listrik melalui jaringan internet. Tegangan, arus dan daya yang dihasilkan pada pembangkit dideteksi oleh dua sensor, sensor tegangan DC dan sensor arus ACS712. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah pemodelan pembangkit listrik hybrid sel surya dan angin berbasis IoT dimana data yang dihasilkan berupa tegangan, arus dan daya dari radiasi matahari dan angin yang diterima oleh panel surya serta turbin angin dapat di monitoring melalui aplikasi Blynk. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan perbandingan pengukuran multimeter. Pengujian alat dilaksanakan di Gedung A8 Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Dari pengujian alat ini didapatkan hasil tegangan hingga 18,2 Volt, arus 2074,3 mili Ampere dan daya listrik sebesar 37,75 Watt yang dihasilkan oleh panel surya dan hasil tegangan yang dihasilkan oleh turbin angin hingga 12,2 V, arus 322,23 mili Ampere dan daya listrik sebesar 3,6 W. Hasil data tersebut ditampilkan pada smartphone melalui aplikasi Blynk. Kata Kunci: energi listrik, energi alternatif, Internet of Things (IoT), panel surya, turbin angin
Peningkatan Penyerapan Panas Matahari Pada Prototipe Pembangkit Listrik Termoelektrik Generator Menggunakan Penghantar Panas Kuningan Dengan Pelapisan Warna Hitam Deo Dwi Cahya; Joko Joko; Achmad Imam Agung; Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p379-385

Abstract

Energi terbarukan dibutuhkan untuk mengatasi sumber energi fosil yang semakin menipis, salah satu energi alternatif adalah energi matahari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelapisan warna hitam pada media kuningan terhadap penyerapan panas matahari sehingga penyerapan panas matahari dapat maksimal dan untuk mengetahui perbandingan daya antara termoelektrik dengan penghantar kuningan dan penghantar kuningan dengan pelapisan warna hitam. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Rangkaian yang digunakan pada termoelektrik adalah seri dengan jumlah 8 buah termoelektrik dan menggunakan beban resistor sebesar 22Ω. Hasil ketika menggunakan penghantar panas kuningan adalah daya sebesar 0,001892Watt, dan selisih suhu antara heatsink dengan kuningan paling tinggi sebesar 7,9ºC pada hari pertama pukul 12:00-13:00, dan pada penghantar panas kuningan berlapis warna hitam didapat hasil paling tinggi adalah daya sebesar 0,008574Watt, dan perbedaan suhu antara heatsink dengan kuningan paling tinggi sebesar 19,9ºC pada hari ke-3 pukul 12:00-13:00. Dapat disimpulkan bahwa pelapisan warna hitam pada penghantar panas kuningan sangat berpengaruh terhadap penyerapan panas matahari dan daya listrik lebih besar bila dibandingkan dengan penghantar panas kuningan tanpa pelapisan warna hitam. Penelitian ini sebagai referensi pilihan pembangkit listrik terbarukan yang memanfatkan energi matahari selain panel surya. Kata kunci : energi, generator, terbarukan, termoelektrik