cover
Contact Name
akbar taufik
Contact Email
akbar.taufik@unpacti.ac.id
Phone
+6285255592371
Journal Mail Official
jurnal.elips@unpacti.ac.id
Editorial Address
Jl. Andi Mangerangi No.73, Mamajang Dalam, Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90132
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 2745827X     DOI : -
Core Subject : Education,
Elips: Jurnal Pendidikan Matematika menerbitkan hasil penelitian yang original, dan atau naskah kajian teoritis dalam bidang matematika dan pendidikan matematika, tentang masalah terkini, yang dilakukan oleh: (1) Pengajar di tingkat Sekolah Dasar dan Menengah, serta Perguruan Tinggi, (2) Pengamat dan peneliti bidang Matematika dan Pendidikan Matematika, (3) Pengambil keputusan pendidikan di tingkat daerah dan nasional (berhubungan dengan Matematika dan Pendidikan Matematika). Kami merekomendasikan penelitian tindakan kelas, kualitatif, deskriptif, kuantitatif, dan ethnomatematika. Kami dapat memproses juga naskah penelitian pengembangan didaktik (DDR) serta penelitian dan pengembangan (R & D). Publikasi kami dapat berupa penelitian tentang efek variabel metode, pendekatan, model pembelajaran, media, dan lainnya yang dapat mengembangkan kualitas proses dan hasil belajar Matematika (maha)siswa. Kami menerima juga naskah hasil penelitian matematika murni atau terapan, yang temuannya berdampak pada masyarakat luas.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2021): ELIPS, September 2021" : 6 Documents clear
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN LAPS-HEURISTIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 SUNGGUMINASA Ardani Samad
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2021): ELIPS, September 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v2i2.274

Abstract

Dalam Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran LAPS-Heuristik pada siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Sungguminasa dengan mengacuh pada 3 kriteria efektivitas pembelajaran, adalah (1) pemecahan masalah matematis siswa, (2) aktivitas siswa, (3) respon siswa. Sampel dipilih secara acak dari populasi sebanyak satu kelas dari sebelas kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Sungguminasa tahun ajaran 2019/2020 semester ganjil. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes pemecahan masalah (pretest dan posttest), lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Hasil analisis statistika deskriptif menunjukkan: rata-rata keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran LAPS-Heuristik sebesar 3,85 (terlaksana dengan baik), (2) rata-rata hasil kemampuan awal siswa (pretest) yaitu 16,89 berada pada kategori kategori sangat rendah. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah (posttest) yaitu 82,21 berada pada kategori tinggi, (3) rata-rata gain ternormalisasi sebesar 0,78 (kategori tinggi), (4) rata-rata persentase aktivitas siswa sebesar 86%, (6) rata-rata persentase siswa yang memberi respon positif terhadap pelaksanaan pembelajaran sebesar 86%. Hasil analisis secara statistika inferensial menunjukkan: (1) nilai rata rata siswa yang diajar menggunakan model LAPS-Heuristik lebih besar dari 75 hal tersebut ditunjukkan dari ???????????????????????? = 0,000 maka ???????????????????????? < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ????0 ditolak, (2) nilai rata rata gain ternormalisasi lebih besar dari 0,3 (kategori sedang) hal ini ditunjukkan dari ???????????????????????? = 0,000 maka ???????????????????????? < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ????0 ditolak, untuk ketuntasan klasikal ????ℎ???????????????????? = 0,68 dan ???????????????????????? = 1,96 maka ????ℎ???????????????????? ≤ ???????????????????????? maka dapat disimpulkan bahwa ????0 diterima. Berdasarkan hasil analisis dan inferensial maka disimpulkan bahwa model pembelajaran LAPS-heuristik efektif digunakan dalam pembelajaran matematika pokok bahasan persamaan linear dua variabel.
ANALISIS PERANAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS 8 MTS DDI TINIGI DALAM BIDANG MATEMATIKA Amran Yahya; Andriana Andriana; Reski Amaliyah AR
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2021): ELIPS, September 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v2i2.277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Deskripsi Peranan Orang tua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas 8 Mts DDI Tinigi Dalam Bidang Matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 siswa kelas VIII MTs DDI Tinigi, yang dipilih 3 siswa dari masing-masing kategori prestasi belajar yaitu prestasi belajar kategori tinggi, prestasi belajar kategori sedang dan prestasi belajar kategori rendah. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data meliputi, data hasil angket dan hasil wawancara yang dianalisis kemudian ditarik kesimpulan. Penelitian ini peneliti dapat menyimpulkan bahwa peranan orang tua untuk prestasi belajar siswa kategori tinggi cenderung memenuhi indikator motivator, fasilitator dan monitor. Sedangkan untuk siswa dengan prestasi belajar kategori sedang, peranan orang tua cenderung memenuhi indikator motivator, membimbing dan fasilitator. Dan untuk prestasi belajar siswa dengan kategori rendah peranan orang tua lebih cenderung memenuhi indikator fasilitator.
ANALISIS PROSES PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SEKOLAH MENENGAH Asmaul Husnah
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2021): ELIPS, September 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pengetahuan yang sudah dimiliki siswa, (2) strategi, dan (3) kontrol kognitif yang di lakukan siswa sekolah menengah pertama dalam meyelesaikan masalah matematika. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri Makassar sebanyak 171 siswa. Sampel diambil sebanyak 15 dari 171 siswa, dimana masing-masing kategori terdiri atas 5 siswa.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tulis dalam bentuk soal uraian dan dilengkapi dengan wawancara terhadap subjek untuk memperjelas karakteristik proses pemecahan masalah siswa yaitu Pengetahuan awal, strategi, dan kontrol kognitif. Soal yang diujikan adalah soal pemecahan masalah sebanyak 5 item soal. Analisis data dilakukan dengan menganalisis hasil tes dan wawancara, kemudian dilanjutkan dengan menarik kesimpulan. Hasil Penelitian adalah sebagai berikut.Pertama, pengetahuan (resources) yang telah dikuasaisiswastrata tinggi yaitu pada pemecahan masalah matematika mengenai sifat-sifat operasi bilangan bulat dan pecahan serta persamaan linear satu variabel. Sementara itu siswa strata sedang dalam menentukan pola barisan bilangan sederhana, dan siswa strata rendah dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret. Kedua, strategi yang tepat digunakan masing-masing strata pada kompetensi tersebut yakni strategi mengidentifikasi langkah (identify subgoal) dan strategi menggunakan rumus (use formula) oleh strata tinggi. Kemudian, strategi menggambar bagan (draw a sketch) oleh strata sedang dan rendah. Selanjutnya yang terakhir kontrol kognitif. Siswa strata tinggi cenderung memiliki gaya kognitif impulsif sedang siswa strata sedang dan rendah cenderung memiliki gaya kognitif refleksif.
PERSEPSI SISWA KELAS VI SD INPRES MACCINI 1 MAKASSAR TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Muthmainnah Asmal
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2021): ELIPS, September 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v2i2.279

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa kelas VI mengenai pembelajaran online dalam mata pelajaran matematika pada masa pandemi. Sampel dipilih melalui cluster random sampling yaitu kelas VIA sebanyak 25 orang siswa . Sampel diberi angket persepsi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya yang dibuat pada Google Form. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa dari segi kemampuan menggunakan internet terlihat siswa pada umumnya sudah mahir dan menguasai aplikasi yang digunakan selama pembelajaran online yaitu media whatsapp serta mengetahui cara mencari atau mengakses pelajaran di internet, namun permasalahan signal yang kurang lancar menjadi kendala bagi mayoritas siswa. Dari segi proses pembelajaran, Siswa pada umumnya menyatakan kesulitan untuk melakukan komunikasi dengan guru apabila pembelajaran dilaksanakan secara online. Siswa lebih menyukai pembelajaran tatap muka sehingga terjadi diskusi langsung antara guru dan siswa. Banyaknya tugas selama pembelajaran online membuat siswa membutuhkan bantuan orang lain agar tugas-tugas yang diberikan guru bisa selesai. Dari segi dukungan, siswa menyatakan mendapatkan dukungan yang baik dari pemerintah, sekolah maupun orang tua, mereka memberikan fasilitas yang memadai kepada siswa demi kelancaran pelaksanaan pembelajaran online. Kata Kunci : Persepsi, Siswa, Pembelajaran Online ABSTRACT This study aims to describe the perceptions of grade VI students regarding online learning in mathematics during the pandemic. The sample was selected through cluster random sampling. The sample is given a perception questionnaire that has been tested for validity and reliability which is made on Google Form. Based on the results of the study, it was revealed that in terms of ability to use the internet, it was seen that students were generally already proficient and mastered the applications used during online learning, namely WhatsApp media and standby on how to search or access messages on the internet, but the problem of poor signal became a guard for students. In terms of the learning process, students generally find it difficult to communicate with the learning teacher which is carried out online. Students prefer face-to-face learning so that there is direct discussion between teachers and students. The number of tasks during online learning makes students need help from others so that the assignments given by the teacher can be completed. In terms of support, students stated that they received good support from the government, schools and parents, they provided adequate facilities to students for the smooth implementation of online learning. Keywords: Perception, Students, Online Learning
PERSEPSI SISWA TERHADAP KINERJA GURU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Suryanti Suryanti
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2021): ELIPS, September 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v2i2.280

Abstract

Pendidikan merupan suatu proses perubahan tingkah laku sesorang dari yang tidak tahu menjadi tahu. Perubahana tersebut dapat dilihat dari perubahan kurikulum yang berlaku termasuk di Indonesia. Tetapi dengan adanya perubahan kurikulum pelajaran matematika masih tetap menjadi mata pelajaran menakutkan, memusingkan, menyebalkan bahkan membuat pusing kepala dan stress. Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika masih rendah di Indonesia. Banyak faktor yang menjadi penyebab rendahnya hasil belajar matematika siswa, tetapi kegagalan siswa dalam belajar sering dikaitkan dengan kinerja seorang guru, padahal guru bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Dari indikator gaya mengajar guru dapat disimpulkan bahwa gaya mengajar guru dapat diterima dengan baik oleh siswa, walaupun ada beberapa kendala yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran. Dari indikator Kemampuan berinteraksi dengan siswa dapat dilihat bahwa interaksi yang terjalin antara siswa terjalin dengan baik. Ini menunjukkan guru melakukan penilaian secara objektif dalam proses pembelajaran tanpa ada pilih kasih dan selalu menampilkan senyuman dan wajah ceria saat mengajar. Dari indikator Karakteristik Pribadi seorang guru dapat disimpulkan bahwa menjadi seorang guru harus memiliki kapribadian yang baik, sabar serta jujur agar dapat menjadi panutuan untuk siswanya.
PENGARUH PERANAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 1 KELUMPANG SELATAN Rahmi Yuliana M.
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2021): ELIPS, September 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v2i2.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh peranan orang tua dalam pembelajaran daring terhadap minat belajar matematika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kelumpang Selatan. (2) mengetahui pengaruh peranan orang tua dalam pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kelumpang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menitikberatkan pada penyajian data yang berbentuk angka, dan penyajian data dengan angket/kuesioner dan dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat korelatif yaitu penelitian yang bertujuan mendeteksi sejauh mana variasi-variasi pada suatu faktor yang berkaitan dengan variabel-variabel pada satu atau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi. Penelitian ini dilaksanakan pada peserta didik kelas VIII A SMP Negeri 1 Kelumpang Selatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh peranan orang tua dalam pembelajaran daring terhadap minat dan hasil belajar peserta didik, hal ini ditinjau dari hasil uji dimana untuk pengaruh peranan orang tua dalam pembelajaran daring terhadap minat belajar diperoleh nilai signifikansi 0,374 > 0,05, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Dan untuk pengaruh peranan orang tua dalam pembelajaran daring terhadap hasil belajar diperoleh nilai signifikansi 0,946 > 0,05, maka H0 diterima dan Ha ditolak.

Page 1 of 1 | Total Record : 6