cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 150 Documents
Search results for , issue "vol. 6 no. 3 (2026)" : 150 Documents clear
EFEKTIVITAS WEBINAR UNTUK PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI ERA DIGITAL Fitriana Marfu'atun Khasanah; Andika Putra Pututama; Zahrohtul Azihzah
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.10628

Abstract

This study aims to examine, analyze, and synthesize various literature related to the effectiveness of webinars in improving teachers’ competencies, including pedagogical, professional, personal, and social competencies in Indonesia. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) method by adapting the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) guidelines. The literature search process was conducted through Google Scholar, Portal Garuda, and SINTA Kemdikbudristek databases, covering publications from 2020 to 2026. Based on the selection process using inclusion and exclusion criteria, 10 relevant articles were obtained and systematically analyzed. The findings indicate that webinars are considered effective, practical, and efficient in supporting the improvement of teachers’ competencies, particularly in professional and pedagogical aspects, such as mastery of digital learning technologies and scientific writing skills. However, webinar implementation still faces challenges, including limited internet infrastructure and low participant interactivity during training sessions. These findings provide important implications for governments and training providers in designing more interactive, adaptive, and sustainable webinar programs to support teacher competency development in the digital era. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis, dan menyintesis berbagai literatur terkait efektivitas webinar dalam meningkatkan kompetensi guru yang meliputi kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial di Indonesia. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengadaptasi pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Proses pencarian literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, Portal Garuda, dan SINTA Kemdikbudristek dengan rentang publikasi tahun 2020–2026. Berdasarkan hasil seleksi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 10 artikel yang relevan untuk dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa webinar dinilai efektif, praktis, dan efisien dalam mendukung peningkatan kompetensi guru, terutama pada aspek profesional dan pedagogik, seperti penguasaan teknologi pembelajaran digital serta kemampuan penulisan karya ilmiah. Implementasi webinar masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur jaringan internet dan rendahnya interaktivitas peserta selama pelatihan berlangsung. Temuan penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pemerintah dan penyelenggara pelatihan dalam merancang program webinar yang lebih interaktif, adaptif, dan berkelanjutan guna mendukung pengembangan kompetensi pendidik di era digital.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PERUBAHAN DALAM PENINGKATAN KINERJA GURU: STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SMPN Tyas Faizatul; Andika Cindy Nuryayantri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.10630

Abstract

In the current educational world, many teachers are experiencing a decline in performance due to monotonous and stagnant school management, which leads to a decrease in teacher performance and student achievement. Therefore, change management is needed to identify what needs to be changed in school management to improve teacher performance thru the role of the principal. The purpose of implementing change management is to direct, coordinate, and ensure that the process of transitioning from the old condition to the new condition can proceed smoothly, effectively, and sustainably, as well as to analyze the role of the principal in the implementation of change management at SMP N 1 Sambirejo. The principal, as a change agent, holds a strategic position in initiating, managing, and successfully implementing the change process within the school environment. With this research, the researcher aims to analyze the role of the principal in the implementation of change management at SMP Negeri 1 Sambirejo in improving teacher performance and learning effectiveness. This study uses a descriptive qualitative method with the subject of research being the Principal of SMP Negeri 1 Sambirejo, Mrs. Ninuk Suryani, S.Pd., M.Pd. Data collection was conducted thru semi-structured interviews using an interview guideline as the research instrument. The research results show that the principal implements change management thru four integrated management functions, namely planning based on teacher needs assessment, organizing thru the formation of Learning Communities (Kombel) and Subject Teacher Discussion Groups (MGMP), mobilizing thru persuasive approaches and exemplary behavior, and supervising thru classroom supervision and reflective feedback. The implementation of these four management functions contributes to the improvement of teacher performance and the creation of a higher quality learning ecosystem at SMP Negeri 1 Sambirejo. ABSTRAK Di dunia pendidikan saat ini banyak guru yang mengalami penurunan kinerja dikarenakan manajemen sekolah yang monoton dan tidak berkembang sehingga menyebabkan tingkat kinerja guru menurun dan prestasi siswa berkurang, oleh karena itu dibutuhkanya manajemen perubahan untuk mengetahui apa saja yang harus di ganti dalam manajemen di sekolah untuk meningkatkan kinerja guru melalui peran dari kepala sekolah. Tujuan dilakukanya manajemen perubahan ini ialah untuk mengarahkan, mengoordinasikan, dan memastikan bahwa proses perubahan dari kondisi lama menuju kondisi baru dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan berkelanjutan serta untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam implementasi manajemen perubahan (change management) di SMP N 1 Sambirejo. Kepala sekolah sebagai change agent memiliki posisi strategis dalam menginisiasi, mengelola, dan menyukseskan proses perubahan di lingkungan sekolah. Dengan adanya penelitian ini, peneliti ingin menganalisis peran kepala sekolah dalam implementasi manajemen perubahan di SMP Negeri 1 Sambirejo dalam meningkatkan kinerja guru dan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sambirejo, Ibu Ninuk Suryani, S.Pd., M.Pd. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur menggunakan pedoman wawancara sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah mengimplementasikan manajemen perubahan melalui empat fungsi manajemen secara terintegrasi, yaitu perencanaan berbasis evaluasi kebutuhan guru, pengorganisasian melalui pembentukan Komunitas Belajar (Kombel) dan MGMP, penggerakan melalui pendekatan persuasif dan keteladanan, serta pengawasan melalui supervisi kelas dan umpan balik reflektif. Implementasi keempat fungsi manajemen tersebut berkontribusi pada peningkatan kinerja guru dan terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih berkualitas di SMP Negeri 1 Sambirejo.
PENGARUH KUALITAS SISTEM DAN KUALITAS LAYANAN AKADEMIK SIAKAD TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PRODI S1 PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN UNESA Derra Febrilia Dwi Rahma Sokhib; Durinta Puspasari
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.10903

Abstract

The use of Academic Information Systems (SIAKAD) in higher education has become an essential part of supporting students’ academic activities. However, in practice, several issues are still encountered, such as slow system performance, system errors, and less responsive services, which may affect student satisfaction as users. This study aims to examine the effect of system quality and academic service quality of SIAKAD on student satisfaction. This research employed a quantitative approach using a survey method involving 120 students from the Undergraduate Program of Office Administration Education at Universitas Negeri Surabaya. Data were collected through a questionnaire that had been tested for validity and reliability, and were analyzed using multiple linear regression. The results show that both system quality and service quality have a significant effect on student satisfaction, both partially and simultaneously. This indicates that better system performance and service quality lead to higher levels of student satisfaction. Based on these findings, SIAKAD administrators are expected to continuously improve and develop the system as well as enhance service quality to better support students’ academic needs. ABSTRAK Penggunaan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) di perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan akademik mahasiswa. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, seperti sistem yang lambat, error, serta layanan yang belum sepenuhnya responsif, yang dapat memengaruhi tingkat kepuasan mahasiswa sebagai pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas sistem dan kualitas layanan akademik SIAKAD terhadap kepuasan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang dilakukan kepada 120 mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Surabaya. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem dan kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas sistem dan layanan yang diberikan, maka kepuasan mahasiswa juga akan meningkat. Berdasarkan hasil tersebut, pengelola SIAKAD diharapkan dapat terus melakukan perbaikan dan pengembangan sistem serta meningkatkan kualitas layanan agar dapat mendukung kebutuhan akademik mahasiswa secara optimal.
PEMETAAN TREN PENELITIAN GLOBAL DALAM SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN (LMS) UNTUK PEMBELAJARAN JARAK JAUH: SEBUAH ANALISIS BIBLIOMETRIK Naufal Muhammad Kautsar; Haryono
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.10934

Abstract

The rapid development of digital technology has encouraged the widespread adoption of Learning Management Systems (LMS) as a primary platform for distance learning. Although studies on LMS have increased substantially, comprehensive investigations mapping the global development, trends, and research focuses in this field remain limited. This gap has resulted in an incomplete understanding of the evolution of LMS research in supporting distance education. Therefore, this study is important to identify research patterns and dominant themes within the global LMS literature. The study aims to map global research trends on Learning Management Systems in distance learning and provide a comprehensive overview of the field's development. A quantitative descriptive design with a bibliometric analysis approach was employed using 100 Scopus-indexed journal articles published between 2015 and 2025. The analysis included co-authorship, keyword co-occurrence, citation analysis, and bibliographic coupling supported by bibliometric visualization tools. The findings reveal a significant increase in LMS-related publications, particularly during 2020–2021. Thematic analysis identified three major research focuses: distance learning, flexible learning models, and student engagement and learning outcomes. In addition, the results indicate a shift from technology-centered research toward more integrated and learner-centered approaches. This study concludes that Learning Management Systems have become a strategic component of modern education and play an essential role in supporting effective, flexible, and sustainable learning environments. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital telah mendorong pemanfaatan Learning Management Systems (LMS) sebagai platform utama dalam penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh. Meskipun penelitian mengenai LMS terus meningkat, kajian yang secara komprehensif memetakan perkembangan, tren, dan fokus penelitian global pada bidang ini masih relatif terbatas. Keterbatasan tersebut menyebabkan belum tersedianya gambaran menyeluruh mengenai arah perkembangan penelitian LMS dalam mendukung pembelajaran jarak jauh. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengidentifikasi pola perkembangan penelitian serta tema-tema yang mendominasi kajian LMS pada tingkat global. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren penelitian global mengenai Learning Management Systems dalam pembelajaran jarak jauh dan memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan bidang tersebut. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis bibliometrik terhadap 100 artikel terindeks Scopus yang diterbitkan pada periode 2015–2025. Analisis dilakukan melalui co-authorship, keyword co-occurrence, citation analysis, dan bibliographic coupling dengan bantuan perangkat visualisasi bibliometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi terkait LMS mengalami peningkatan yang signifikan, terutama pada periode 2020–2021. Analisis tematik mengidentifikasi tiga fokus utama penelitian, yaitu pembelajaran jarak jauh, model pembelajaran fleksibel, serta keterlibatan dan hasil belajar mahasiswa. Selain itu, ditemukan pergeseran orientasi penelitian dari pendekatan yang berpusat pada teknologi menuju pendekatan yang lebih terintegrasi dan berpusat pada pembelajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa LMS telah menjadi komponen strategis dalam pendidikan modern dan memiliki peran penting dalam mendukung lingkungan pembelajaran yang efektif, fleksibel, dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PhET INTERACTIVE SIMULATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Alisa Salsabila; Hasan Subekti
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.10942

Abstract

ABSTRACT Science process skills are essential competencies in 21st-century science education because students are expected to think scientifically, solve problems, and conduct systematic investigations. However, students’ abilities in the topic of temperature and heat remain relatively low due to the abstract nature of the concepts and the limited implementation of experimental activities in learning. This study aimed to analyze the effectiveness of implementing the Problem Based Learning model assisted by PhET Interactive Simulation in improving the science process skills of seventh-grade students at SMP Negeri 3 Sidoarjo. The research employed a quantitative approach using a one-group pre-test post-test design. The participants consisted of 32 students selected through purposive sampling. Data were collected using science process skills tests administered before and after the learning treatment. The data were analyzed using descriptive statistics, N-Gain analysis, the Shapiro-Wilk normality test, and the Wilcoxon test. The findings indicated that the implementation of problem-based learning integrated with virtual simulations improved all indicators of students’ science process skills, particularly in interpreting data and drawing conclusions. Furthermore, the statistical analysis revealed a significant improvement in students’ abilities after the treatment. Therefore, the integration of Problem Based Learning and PhET Interactive Simulation effectively supports more active, contextual, and inquiry-based science learning. ABSTRAK Keterampilan proses sains merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran IPA abad ke-21 karena peserta didik dituntut mampu berpikir ilmiah, memecahkan masalah, dan melakukan penyelidikan secara sistematis. Namun, kemampuan tersebut pada materi suhu dan kalor masih tergolong rendah akibat karakteristik konsep yang abstrak serta terbatasnya aktivitas eksperimen dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning berbantuan PhET Interactive Simulation terhadap peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VII-G SMP Negeri 3 Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pre-test post-test. Subjek penelitian berjumlah 32 peserta didik yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes keterampilan proses sains sebelum dan sesudah perlakuan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, N-Gain, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah yang dipadukan dengan simulasi virtual mampu meningkatkan seluruh indikator keterampilan proses sains peserta didik, terutama pada kemampuan menginterpretasi data dan menyusun kesimpulan. Selain itu, hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan setelah perlakuan diberikan. Dengan demikian, integrasi Problem Based Learning dan PhET Interactive Simulation efektif mendukung pembelajaran IPA yang lebih aktif, kontekstual, dan berbasis investigasi ilmiah.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AL-QUR’AN BERBASIS DIGITAL DALAM MELANCARKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENGHAFAL AL-QUR’AN SISWA SDS IT TQ MIFTAHUL JANNAH MEDAN Muthia Naziroh Hutasuhut; Zulkipli Nasution
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11008

Abstract

Al-Qur’an learning, such as Tahsin and Tahfizh at SDS IT Tahfizhul Qur'an Miftahul Jannah Medan is carried out to improve students’ ability to read and memorize the Al-Qur’an. However, conventional-based Al-Qur’an learning is considered less effective for implementation for all students, so that learning objectives are not fully achieved. Therefore, digital-based Al-Qur’an learning innovation is here to overcome these obstacles. This research aims to answer the problem formulation which focuses on studies related to the implementation of digital-based Al-Qur’an learning in improving the ability to read and memorize the Al-Qur’an of SDS IT Tahfizhul Qur’an Miftahul Jannah Medan students, its effectiveness, as well as supporting and inhibiting factors for its implementation. This research is descriptive qualitative research with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation as well as data analysis techniques using Miles and Huberman theory, including data reduction, data presentation, and drawing verification or conclusions. The research results showed that digital-based Al-Qur’an learning combined with the Ummi method was able to arouse students’ feelings of joy and enthusiasm, so it proved effective in improving the ability to read and memorize the Al-Qur’an for SDS IT Tahfizhul Qur'an Miftahul Jannah Medan students. ABSTRAK Pembelajaran Al-Qur’an, seperti Tahsin dan Tahfizh di SDS IT Tahfizhul Qur’an Miftahul Jannah Medan dilakukan untuk melancarkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an siswa. Namun, pembelajaran Al-Qur’an berbasis konvensional dinilai kurang efektif untuk diimplementasikan pada semua siswa, sehingga tujuan pembelajaran menjadi tidak tercapai sepenuhnya. Oleh sebab itu, inovasi pembelajaran Al-Qur’an berbasis digital hadir untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah yang berfokus pada pengkajian terkait implementasi pembelajaran Al-Qur’an berbasis digital dalam melancarkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an siswa SDS IT Tahfizhul Qur’an Miftahul Jannah Medan, efektivitasnya, serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Qur’an berbasis digital yang dikombinasikan dengan metode Ummi mampu membangkitkan rasa senang dan semangat siswa, sehingga terbukti efektif dalam melancarkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an siswa SDS IT Tahfizhul Qur’an Miftahul Jannah Medan.
INVESTIGATING EFL STUDENTS PERCEPTIONS OF PERPLEXITY AI FOR ARGUMENTATIVE WRITING Milda Anggia; Wahid Hasim; Ateng Kurnia
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11011

Abstract

ABSTRACT The presence of Artificial Intelligence (AI) technologies such as Perplexity AI has transformed language learning, particularly in the way students access academic information quickly and interactively. This study aims to analyze English as a Foreign Language (EFL) students’ perceptions of the use of Perplexity AI in argumentative writing, particularly in terms of functionality, accessibility, and trust in the information sources generated by the platform. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through questionnaires and interviews involving students who actively used Perplexity AI in academic writing activities. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing to obtain a comprehensive understanding of students’ experiences in utilizing the AI technology. The findings revealed that Perplexity AI helped students obtain references more quickly, facilitated the development of argumentative ideas, and improved the efficiency of the writing process. However, the study also identified concerns regarding the potential for technological dependency and the decline of critical thinking skills when AI is used without appropriate academic supervision. Therefore, the use of Perplexity AI in English language learning should be accompanied by pedagogical guidance and the strengthening of academic ethics so that the technology can be utilized critically, responsibly, and in ways that maintain the originality of students’ work. ABSTRAK Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) seperti Perplexity AI telah membawa perubahan dalam pembelajaran bahasa, khususnya dalam cara mahasiswa memperoleh informasi akademik secara cepat dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (EFL) terhadap penggunaan Perplexity AI dalam penyusunan tulisan argumentatif, terutama pada aspek fungsionalitas, kemudahan akses, dan tingkat kepercayaan terhadap sumber informasi yang dihasilkan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara terhadap mahasiswa yang aktif menggunakan Perplexity AI dalam kegiatan menulis akademik. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mengenai pengalaman mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi AI tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perplexity AI membantu mahasiswa menemukan referensi secara lebih cepat, mempermudah pengembangan ide argumentatif, serta meningkatkan efisiensi proses penulisan. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya kekhawatiran terkait potensi ketergantungan teknologi dan menurunnya kemampuan berpikir kritis apabila penggunaan AI tidak disertai kontrol akademik yang tepat. Dengan demikian, penggunaan Perplexity AI dalam pembelajaran bahasa Inggris perlu disertai arahan pedagogis dan penguatan etika akademik agar teknologi dapat dimanfaatkan secara kritis, bertanggung jawab, dan tetap mendukung orisinalitas karya mahasiswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL OLEH MAHASISWA CALON GURU PADA MATERI BIOLOGI Dewi Amelia Widiyastuti; Alifya Henida Sasikirana; Nadilla Rica Italiana; Yuniza Nasywa Rini
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11059

Abstract

ABSTRACT The transformation of technology-based learning in higher education has encouraged pre-service teachers not only to understand biological concepts but also to develop digital learning media aligned with the characteristics of the material and contemporary learning needs. This study was conducted to analyze the ability of pre-service biology teachers to develop digital learning media for abstract and complex biology topics. The study employed a quantitative descriptive approach involving 40 students of the Biology Education Study Program, FKIP Universitas Lambung Mangkurat, who were enrolled in the Biology Learning Media course during the even semester of the 2025 academic year. Data were collected through a self-assessment instrument evaluating the digital media products developed by the students based on aspects of content suitability, clarity of presentation, design creativity, language use, and media interactivity. The findings revealed that the students were able to produce various forms of digital learning media, including instructional videos, flipbooks, digital posters, interactive presentations, educational games, and augmented reality-based media. The assessment results also indicated that most of the developed media were categorized as good to very good, particularly in terms of content suitability and interactivity. The findings suggest that the experience of developing digital media provided opportunities for students to integrate technology, content presentation, and design creativity more effectively in biology learning. Therefore, the development of digital learning media can become an important component in strengthening the readiness of pre-service biology teachers to face technology-based learning in the modern educational era. ABSTRAK Transformasi pembelajaran berbasis teknologi di perguruan tinggi mendorong mahasiswa calon guru untuk tidak hanya memahami materi biologi, tetapi juga mampu mengembangkan media pembelajaran digital yang sesuai dengan karakteristik materi dan kebutuhan pembelajaran masa kini. Penelitian ini diarahkan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa calon guru biologi dalam mengembangkan media pembelajaran digital pada materi biologi yang bersifat abstrak dan kompleks. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 40 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Lambung Mangkurat yang mengikuti mata kuliah media pembelajaran biologi pada semester genap tahun akademik 2025. Data diperoleh melalui instrumen self assessment terhadap produk media digital yang dikembangkan mahasiswa berdasarkan aspek kesesuaian materi, kejelasan penyajian, kreativitas desain, penggunaan bahasa, dan interaktivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menghasilkan berbagai bentuk media pembelajaran digital, meliputi video pembelajaran, flipbook, poster digital, presentasi interaktif, permainan edukatif, hingga media berbasis augmented reality. Hasil penilaian juga memperlihatkan bahwa sebagian besar media yang dikembangkan berada pada kategori baik hingga sangat baik, terutama pada aspek kesesuaian materi dan interaktivitas media. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pengalaman mengembangkan media digital memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengintegrasikan teknologi, penyajian materi, dan kreativitas desain dalam pembelajaran biologi secara lebih variatif. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran digital dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapan calon guru biologi menghadapi pembelajaran berbasis teknologi di era pendidikan modern.
PENERAPAN PRESENSI BERBASIS FACE RECOGNITION UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DAN EFEKTIVITAS KEHADIRAN GURU Siti Nurhalisa A Saini; Muhammad Amir Arham; Agil Bahsoan; Meyko Panigoro; Rizan Machmud
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11106

Abstract

This study was motivated by the limited research examining the contribution of face recognition-based attendance systems to improving the accuracy and effectiveness of teacher attendance management in schools. In addition, manual and fingerprint-based attendance systems still face several limitations, including data manipulation, inefficient recording processes, and limited real-time monitoring. Therefore, SMK Negeri 2 Paguyaman implemented a face recognition-based attendance system through the Mo’olohu application. This study aimed to analyze the implementation of the system in improving the accuracy and effectiveness of teacher attendance. A qualitative case study approach was employed, with data collected through observations, interviews, and documentation involving the principal, teachers, the operator, and administrative staff. The findings revealed that the system improved attendance accuracy through biometric identification, reducing the potential for attendance manipulation. It also enhanced attendance management effectiveness by enabling real-time recording, easier monitoring, and integrated attendance data for discipline evaluation. However, challenges related to internet connectivity, lighting conditions, and user adaptation were still encountered. Overall, the system contributed positively to improving teacher attendance management. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian yang mengkaji kontribusi sistem presensi berbasis face recognition terhadap peningkatan akurasi dan efektivitas pengelolaan kehadiran guru di sekolah. Selain itu, sistem presensi manual maupun fingerprint masih memiliki berbagai kelemahan, seperti potensi manipulasi data, kurang efisien dalam pencatatan kehadiran, dan keterbatasan pemantauan secara real time. Oleh karena itu, SMK Negeri 2 Paguyaman menerapkan sistem presensi berbasis face recognition melalui aplikasi Mo'olohu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem tersebut dalam meningkatkan akurasi dan efektivitas kehadiran guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, operator, dan staf tata usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan akurasi pencatatan kehadiran melalui identifikasi biometrik yang lebih valid sehingga meminimalkan potensi manipulasi absensi. Selain itu, sistem meningkatkan efektivitas pengelolaan kehadiran melalui pencatatan real time, kemudahan monitoring, dan penyediaan data terintegrasi untuk evaluasi kedisiplinan guru. Meskipun masih terdapat kendala berupa gangguan jaringan internet, pencahayaan, dan adaptasi pengguna, secara keseluruhan sistem memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan kehadiran guru.
EFEKTIVITAS NEUROPLAY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS VIRTUAL REALITY UNTUK MENINGKATKAN LITERASI NEUROSAINS DAN KESADARAN TERHADAP DIGITAL BRAINROT Amabela Khairunisa Rapa; Nabilah Zahirah; Fakhira Khairunnisa Fahlepi
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11109

Abstract

Excessive digital media exposure among adolescents can affect concentration, mental well-being, and cognitive functioning, highlighting the need for educational interventions that promote awareness of brain function and healthy technology use. This study aimed to analyze the effectiveness of NeuroPlay, a Virtual Reality (VR)-based learning tool, in improving neuroscience literacy and students’ awareness of digital brainrot. The study employed a pre-experimental method using a One Group Pretest-Posttest Design. The participants consisted of 31 high school students selected through purposive sampling. Data were collected through pretests, posttests, and were analyzed descriptively. The findings revealed that NeuroPlay positively contributed to students’ learning outcomes. The mean posttest score reached 85.14, with an average increase of 18.75 points compared to the initial scores. In addition to improving students’ understanding of brain structure and function, NeuroPlay enhanced awareness of the negative effects of excessive digital media consumption through immersive and interactive learning experiences. These findings suggest that Virtual Reality has strong potential as an innovative educational medium for promoting neuroscience literacy and digital health education among adolescents. ABSTRAK Paparan media digital yang berlebihan pada remaja dapat memengaruhi konsentrasi, kesehatan mental, dan kemampuan kognitif sehingga diperlukan upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman mengenai fungsi otak dan penggunaan teknologi secara sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas NeuroPlay, media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR), dalam meningkatkan literasi neurosains dan kesadaran siswa terhadap fenomena digital brainrot. Penelitian menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 31 siswa SMA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pretest, dan posttest, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan NeuroPlay memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Nilai rata-rata posttest mencapai 85,14 dengan peningkatan skor sebesar 18,75 poin dibandingkan dengan sebelum pembelajaran. Selain meningkatkan pemahaman mengenai struktur dan fungsi otak, NeuroPlay juga membantu siswa memahami dampak penggunaan media digital secara berlebihan melalui pengalaman belajar yang imersif dan interaktif. Temuan ini menunjukkan bahwa Virtual Reality berpotensi menjadi media pembelajaran inovatif untuk mendukung literasi neurosains dan edukasi kesehatan digital di kalangan remaja.

Page 1 of 15 | Total Record : 150