cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023)" : 14 Documents clear
PEMECAHAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 JEMBER MATERI PERBANDINGAN TRIGONOMETRI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING STRATEGI COLLEGE BOWL ANIEK SUSI RAHAYU
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v3i1.2077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 Jember dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning strategi college bowl. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Jember sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Februari 2020 dengan kegiatan tindakan kelas menggunakan model pembelajaran discovery learning strategi college bowl, dan kegiatan tes berupa formatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa dengan pembelajaran discovery learning strategi college bowl memiliki kemampuan pemecahan yang lebih baik daripada siswa dengan pembelajaran konvensional atau ekspository. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian tahapan pemecahan masalah matematika siswa, dimana siswa yang mencapai tahapan ke 4 pada kelas eksperimen sebesar 77,78% dan kelas kontrol hanya 55,56%. Hasil belajar siswa dengan pembelajaran discovery learning strategi college bowl juga lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional menggunakan metode ekspositori (ceramah). Persentase ketuntasan hasil belajar siswa kelas eksperimen secara klasikal lebih tinggi dari pada kelas kontrol sebesar 8,33%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 Jember dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning strategi college bowl. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Jember sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Februari 2020 dengan kegiatan tindakan kelas menggunakan model pembelajaran discovery learning strategi college bowl, dan kegiatan tes berupa formatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa dengan pembelajaran discovery learning strategi college bowl memiliki kemampuan pemecahan yang lebih baik daripada siswa dengan pembelajaran konvensional atau ekspository. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian tahapan pemecahan masalah matematika siswa, dimana siswa yang mencapai tahapan ke 4 pada kelas eksperimen sebesar 77,78% dan kelas kontrol hanya 55,56%. Hasil belajar siswa dengan pembelajaran discovery learning strategi college bowl juga lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional menggunakan metode ekspositori (ceramah). Persentase ketuntasan hasil belajar siswa kelas eksperimen secara klasikal lebih tinggi dari pada kelas kontrol sebesar 8,33%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MARTA MARAMPA PASINGGI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v3i1.2078

Abstract

This study aims to determine the application of the Problem Based Learning method in improving student physics learning outcomes. This research is a classroom action research. The survey was conducted in two cycles. Each cycle consists of two meetings covering the planning, action, observation and reflection stages. The research subjects were 24 students of class XII MIA at SMA Negeri 2 Malinau. Sources of data used are observations, tests, and documents of student learning outcomes. For data analysis using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that the chemistry learning outcomes of class XII MIA students at SMA Negeri 2 Malinau experienced an increase after the application of the Problem Based Learning method. These results are indicated by an increase in student learning outcomes in each cycle. Improving student learning outcomes can be seen from two aspects, namely based on student attendance and student learning outcomes. Student learning outcomes experienced an increase as indicated by an increase in the average value of 73.30 in cycle I and increased to 80.00 in cycle II and was able to pass the KKM score ? 75. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Problem Based Learning dalam peningkatan hasil belajar fisika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Survei dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIA SMA Negeri 2 Malinau yang berjumlah 24 siswa. Sumber data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumen hasil belajar siswa. Untuk analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kimia siswa kelas XII MIA SMA Negeri 2 Malinau mengalami peningkatan setelah penerapan metode Problem Based Learning. Hasil ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya. Peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari dua aspek yaitu berdasarkan kehadiran siswa dan hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata 73,30 pada siklus I dan meningkat menjadi 80,00 pada siklus II dan mampu melewati nilai KKM ? 75.
BEST PRACTISE PEMBIMBINGAN SISWA MAN PASER DALAM MENGIKUTI OLIMPIADE BIOLOGI INDONESIA (OBI) DENGAN METODE DRILL SOAL SRI JUMIATI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v3i1.2123

Abstract

This Best Practice is the result of the best experience in coaching MAN Paser students in participating in the Indonesian Biology Olympiad (OBI) using the drill questions method. The implementation methodology that we use is the Drill method, because in an effort to guide students so they can take part in the Indonesian Biology Olympiad (OBI) competition. The Drill method used is that students work on practice questions repeatedly, structured and comprehensive. Then students will have regular study and discipline habits, this happens because of the repetitions that are done. The students in this implementation were students in grades 10, 11 and 12 of IPA MAN Paser, totaling 1 grade 10 student, two grade 11 students, and two grade 12 students. Guidance with the drill method method can prove that MAN Paser students are successful in get medals and certificates. The medals won were 2 bronze medals, 1 silver medal and prizes in the form of souvenirs, as well as study tours to several tourist attractions in the city of Bandung. ABSTRAKBest Practise ini merupakan hasil pengalaman terbaik dalam pembinginan siswa MAN Paser dalam mengikuti Olimpiade Biologi Indonesia (OBI) dengan menggunakan metode drill soal. Metotologi pelaksanaan yang kami gunakan adalah menggunakan metode Drill, karena dalam upaya membimbing siswa agar dapat mengikuti lomba Olimpiade Biologi Indonesia (OBI). Metode Drill yang digunakan adalah siswa mengerjakan soal-soal latihan secara berulang-ulang, terstuktur, dan konferhensif. Kemuadian siswa akan memiliki kebiasaan belajar dan disiplin secara rutin, ini terjadi karena pengulangan-pengulangan yang dilakukan. Siswa dalam pelaksanaan ini merupakan siswa kelas 10, 11, dan 12 IPA MAN Paser yang berjumlah 1 orang siswa kelas 10, dua orang siswa kelas 11, dan dua orang siswa kelas 12. Bimbingan dengan metode drill soal dapat membuktikan bahwa siswa MAN Paser berhasil dalam mendapatkan medali dan sertifikat. Medali yang didapatkan adalah 2 medali perunggu, 1 medali perak dan mendapatkan hadiah berupa Souvenir, serta study tour ke beberapa tempat wisata di Kota Bandung.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DI SMAN 3 BENGKALIS SURYANI SURYANI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v3i1.2124

Abstract

The classroom action research (PTK) with the application of a jigsaw learning model to improve physics learning outcomes. The learning model is a cooperative learning model with students learning in small groups consisting of 4-6 people heterogeneously, working together, positively interdependent and responsible for completing the part of learning material that must be learned and delivered to group members. The problem to be solved is the low physics learning outcomes of class XI MIPA 2 in Bengkalis Public High School 3 involving 20 students. This study consisted of 2 cycles, in each cycle consisting of four stages, namely Planning, Implementation, Observation and Reflection. In the pre-cycle process, the percentage of student learning completeness is 40,00 %, then after learning the first cycle with the application of the Jigsaw Cooperative Learning Type model there is an increase in the percentage of learning completeness to 65,00 %. And in the second cycle managed to achieve a significant percentage of completeness of 75,00 %. The results concluded that there was an increase in students' physics learning outcomes as the jigsaw learning model was implemented. ABSTRAKPenelitian tindakan kelas (PTK) ini menggunakan penerapan model pembelajaran jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar fisika siswa. Model pembelajaran ini adalah model pembelajaran kooperatif dengan siswa belajar dalam kelompok kecil terdiri dari 4-6 orang secara heterogen, bekerja bersama, saling bergantung positif dan bertanggung jawab atas ketuntasan bagian materi pembelajaran yang harus dipelajari dan disampaikan kepada anggota kelompok. Permasalahan yang hendak dipecahkan adalah rendahnya hasil belajar fisika kelas XI MIPA 2 di SMA Negeri 3 Bengkalis yang melibatkan 20 orang siswa. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, pada setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi. Pada proses prasiklus, persentase ketuntasan belajar siswa yaitu sebesar 40,00 %, kemudian setelah dilaksanakan pembelajaran siklus I dengan penerapan model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Jigsaw ada peningkatan persentase ketuntasan belajar menjadi 65,00 %. Dan pada siklus II berhasil mencapai persentase ketuntasan yang signifikan sebesar 75,00 %. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar fisika siswa seiring diterapkannya model pembelajaran jigsaw.

Page 2 of 2 | Total Record : 14