cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 278 Documents
MENANGKAL GERAKAN RADIKALISME DI KALANGAN ASN MELALUI PEMAHAMAN NILAI-NILAI BELA NEGARA (DETERMINING THE MOVEMENT OF RADICALISM IN ASN THROUGH UNDERSTANDING THE VALUES OF STATE MARTIAL) RACHMAT BAHMIM SAFIRI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v1i2.465

Abstract

Maraknya gerakan radikalisme di kalangan ASN yang merebak di tanah air tentunya mengkhawatikan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia maka perlu upaya utuk membendung hal tersebut melalui pemahaman nilai –nilai bela negara. Untuk memberikan kesadaran tersebut berdasarkan konstitusi yang ada di NKRI. Maraknya penyebaran hoax tanpa filter melalui sosial media membuat paham radikal makin subur. Persoalan saat ini adalah adanya gerakan-gerakan radikalisme yang memiliki agenda terselubung yang menggerogoti sendi – sendi negara yang ingin memecah belah bangsa Indonesia, melemahkan persatuan dan kesatuan – merusak kebhinekaan yang sejak Indonesia berdiri telah menjadi konsensus bersama. Upaya mencegah terjadinya penyebaran paham Ideologi radikalisme di kalangan ASN perlu melibatkan seluruh stakeholder yang bersentuhan langsung dengan dunia pendidikan, sosial, keagamaan, komunikasi dan keamanan di lingkungan masing-masing dan pendekatan sampai tindakan hukum.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII B SMP NEGERI 2 TARAKAN DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI PENERAPAN LESSON STUDY SITY NURBAYA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v1i2.486

Abstract

Dalam rangka meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS ,peserta didik perlu adanya peningkatan kualitas pembelajaran yang di laksanakan oleh guru melalui kegiatan pembelajaran berbasis lesson study. .Pembelajaran itu berdasarkan hasil observasi dengan pembelajaran kolaboratif melalui kegiatan lesson study dengan maksud dan tujuan ingin berbagi pengalaman dengan para guru tertutama guru IPS, penelitian ini di laksanakan dengan tujuan untuk melihat peningakatan motivasi peserta didik kelas VII B SMP Negeri 2 Tarakan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial melalui penerapan Lesson Study. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Tindakan kolaboratif. Penelitian ini di laksanakan pada tahun ajaran 2019 / 2020 pada pembelajaran IPS dengan materi atau tema Keadaan Penduduk Indonesia .Kelas yang dijadikan sebagai penelitian adalah kelas VII B yang diamati oleh 3-5 obeserver .Pelaksanaan Lesson Study di SMPN2 Tarakan dengan empat tahapan. Penerapan pembelajaran lesson study yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi peserta didik di lakukan melalui 3 tahapan .instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observer plan,catatan lapangan dan refleksi lesson study dan lembar catatan perkembagan motivasi .Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif ,yang menggambarkan temuan- temuan selama pelaksaan penelitian. Hasil penelitian menyatakan keterlaksanan penerapan pembelajaran berbasis lesson study oleh guru model di SMPN2 Tarakan mengalami peningkatan dibandingkan dengan motifasi belajar sebelum penerapan berbasis lesson study
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KELAS XII IPS-1 DI SMA NEGERI 1 CANDIROTO NUR TUTI HARIYANTI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v1i2.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kesulitan belajar siswa pada materi persamaan dasar akuntansi kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 1 Candiroto Kabupaten Temanggung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sampel penelitian ini adalah satu kelas dengan jumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sulit dalam menentukan akun dan sulit menentukan jumlah nominal dari akun yang dimaksud. Faktor-faktor yang menyebabkankesulitan dalam belajar antara lai : terganggunya kesehatan siswa ketika belajar, motivasi belajar yang rendah, minat belajar siswa terhadap pembelajaran akuntansi tergolong rendah, sikap yang ditunjukkan siswa ketika belajar masih kurang baik, cara mengajar guru dianggap kurang menyenangkan, sumber belajar (buku pelajaran) minim. Usaha-usaha yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi kesulitan belajar siswa adalah dengan memotivasi siswa, berupaya untuk menumbuhkan minat siswa terhadap pelajaran yang dipelajari, memberikan evaluasi pada setiap pembelajaran, mengadakan remedial, dan menyuruh siswa agar lebih rajin dalam membaca dan mengulang kembali materi dirumah.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA PANDEMI COVID-19 NORMA NORMA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v1i2.697

Abstract

The objectives of this literature review are; (1) To create real learning conditions for students during the Covid-19 Pandemic; (2) To find out the role of learning video media in the distance learning process; (3) To find out the effect between the use of learning video media on student learning outcomes during the Covid-19 Pandemic. This study uses quantitative research methods. The results of this study indicate that: (1) The implementation of distance learning processes during the Covid-19 Pandemic through learning videos. The results of the data showing the implementation of the learning process based on the student's attendance rate of 94% and the results of the pre-learning video media data, especially on the interest in social studies lessons by 42% after using the learning video media increased to 77%; (2) Learning video media can help teachers deliver material and create a learning situation that is not monotonous. The results of pre-learning video media data showing that learning video media can help teachers deliver material is 42% and after using learning video media it increases to 94%; (3) Learning video media can help students understand the subject matter and complete the tasks given by the teacher. The data from the pre-learning video media showing that students can answer questions through online learning is 19% after using the learning video media, increasing to 94%; (4) Appropriate and effective learning video media in increasing motivation and learning outcomes for students during the Covid-19 Pandemic. The results of pre-learning video media data showing the subject matter given to students online are very clear at 42% after using learning video media, increasing to 94%. ABSTRAKTujuan dari kajian pustaka ini adalah ; (1) Untuk menciptakan kondisi belajar yang nyata terhadap peserta didik di masa Pandemi Covid-19; (2) Untuk mengetahui peran media video pembelajaran dalam proses pembelajaran Jarak Jauh; (3) Untuk mengetahui pengaruh antara penggunaan media video pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik di masa Pandemi Covid-19. Kajian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa : (1) Terselenggaranya proses belajar jarak jauh di masa Pandemi Covid-19 melalui video pembelajaran. Hasil data yang menunjukan terselenggaranya proses pembelajaran bedasarkan tingkat kehadiran peserta didik 94% dan hasil data pra media video pembelajaran khususnya pada minat pelajaran IPS sebesaar 42% setelah menggunakan media video pembelajaran meningkat menjadi 77%; (2) Media video pembelajaran dapat membantu guru menyampaikan materi dan menciptakan situasi pembelajaran yang tidak monoton. Hasil data pra media video pembelajaran yang menunjukan media video pembelajaran dapat membantu guru menyampaikan materi sebesar 42% dan setelah menggunakan media video pembelajaran meningkat menjadi 94%; (3) Media video pembelajaran dapat membantu peserta didik untuk memahami materi pelajaran dan menyelesaikan tugas yang di berikan guru. Data hasil pra media video pembelajaran yang menunjukan peserta didik dapat menjawab pertanyaan melalui pembelajaran daring sebesar 19% setelah menggunakan media video pembelajaran meningkat menjadi 94%; (4) Media video pembelajaran yang layak dan efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar bagi peserta didik dimasa Pandemi Covid-19. Hasil data pra media video pembelajaran yang menunjukan materi pelajaran yang diberikan kepada peseta didik melalui daring sangat jelas sebesar 42% setelah menggunakan media video pembelajaran meningkat menjadi 94%.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DENGAN AKTIVITAS WINDOW SHOPPING PADA PESERTA DIDIK XI MIPA 2 DI SMA NEGERI 10 MALANG ENDANG SETYONINGSIH
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v1i2.705

Abstract

This study aims to increase the potential for critical thinking in learning history by using the Two Stay Two Tray learning model with Windaw Shopping activities for XI MIPA 2 students at SMA Negeri 10 Malang. This research is a Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles, each cycle is carried out in 5 stages, namely planning, implementing, observing, evaluating and reflecting. Class XI MIPA2 SMA Negeri 10 Malang Even Semester 2018/2019 academic year totaled 36 students. The results showed that in the first cycle there were only 15 students who had the ability to formulate problems (41.66%), the ability to find information from various sources was achieved by 15 students (41.66%), 18 students had the ability to record the results of the discussion. (50%), while the ability to communicate was achieved by 16 students (44.44%). Cycle II shows that there are 27 students who have the ability to formulate problems (75%), the ability to find information from various sources is achieved by 26 students (72.22%), 36 students have the ability to record the results of discussions (100%), while the ability to communicate is achieved by 25 students (100%). Based on the comparison of the results of the first and second cycle indicators, it illustrates that learning using the Two Stay Two Tray learning model with Windaw Shopping activities has been going well and can increase students' critical thinking potential. Recommendations from researchers for the use of the Two Stay Two Tray learning model with Windaw Shopping activities are (1) informing the learning activity model used to students early, so that students can follow the steps of this model correctly, (2) giving students the opportunity students look for enrichment materials in discussion activities (3) the teacher should have provided web-link directions that students can refer to in finding sources of information on the internet so that the source is valid or reliable (4) the formation of groups is sought to pay attention to the equitable distribution of students' abilities. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan meningkatkan potensi berpikir kritis dalam pembelajaran sejarah dengan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Tray dengan aktivitas Windaw Shopping pada peserta didik XI MIPA 2 di SMA negeri 10 Malang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam 5 tahap yaitu perencanan, pelaksanaan, pengamatan, evaluasi dan refleksi. Kelas XI MIPA2 SMA Negeri 10 Malang Semester genap Tahun Pelajaran 2018/2019 berjumlah 36 peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I hanya ada 15 peserta didik yang memiliki kemampuan merumuskan masalah (41,66%), kemampuan mencari informasi dari berbagai sumber dicapai oleh 15 peserta didik (41,66%) ,18 peserta didik memiliki kemampuan merekam hasil diskusi (50%), sedangkan kemampuan mengomunikasikan dicapai oleh 16 peserta didik (44,44%). Siklus II menunjukan bahwa ada 27 peserta didik yang memiliki kemampuan merumuskan masalah (75%), kemampuan mencari informasi dari berbagai sumber dicapai oleh 26 peserta didik ( 72,22%), 36 peserta didik memiliki kemampuan merekam hasil diskusi (100%), sedangkan kemampuan mengomunikasikan dicapai oleh 25 Peserta didik (100%). Berdasarkan perbandingan hasil capaian indikator siklus kesatu dan kedua menggambarkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Tray dengan aktivitas Windaw Shopping telah berlangsung dengan baik dan dapat meningkatkan potensi berpikir kritis peserta didik. Rekomendasi dari peneliti untuk penggunaan model pembelajaran Two Stay Two Tray dengan aktivitas Windaw Shopping adalah (1) menginformasikan model kegiatan pembelajaran yang digunakan pada peserta didik lebih awal, agar peserta didik dapat mengikuti langkah-langkah model ini dengan benar, (2) memberi kesempatan peserta didik mencari bahan pengayaan dalam kegiatan diskusi (3) sebaiknya guru sudah memberi arahan link- web yang bisa di rujuk peserta didik dalam mecari sumber informasi di internet agar sumbernya valid atau dapat dipercaya (4) pembentukan kelompok diupayakan memperhatikan pemerataan kemampuan peserta didik.
PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X IIS 3 SMA NEGERI 1 TELAGASARI PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI IDA NURAIDA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v1i3.837

Abstract

The implementation of cooperative learning model type Teams Games Tournament grade X IIS 3 SMA Negeri 1 Telagasari. The research aims to improve the learning result of activity through. The research is research conducted a class act as much as two cycles. the subject of this research is the students of class X IIS 3 SMA Negeri 1 Telagasari with number of 41 students. Data about student learning activities and outcomes are collected using the methods of observation and test methods. all data were analyzed using descriptive qualitative techniques. The research on student learning activities shows an improvement of the cycle I70,10% which is quite active on the criteria being 81,67% in cycle II, who is on the active criteria. Whereas the results of the study on cycle I73,04% that is on the criteria 80.00% currently in cycle II is on high and with criteria of classical78,04%. from the analysis of the research data it can be concluded that the application of the cooperative learning model, this type of Teams Games Tournament can boost the activity and results of learning geography grade X IIS 3 SMA Negeri 1 Telagasari ABSTRAKPenerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil siswa kelas X IIS 3 SMA Negeri 1 Telagasari. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dilaksanakan sebanyak dua siklus. subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X IIS 3 SMA Negeri 1 Telagasari dengan jumlah 41 orang siswa. Data tentang aktivitas dan hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan metode test.semua data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada aktivitas belajar siswa menunjukkan peningkatan dari siklus I 70,10% yang berada pada kriteria cukup aktif menjadi 81,67% pada siklus II yang berada pada kriteria aktif. Sedangkan pada hasil belajar pada siklus I 73,04% yang berada pada kriteria sedang menjadi 80,00% pada siklus II berada pada kriteria tinggi dan ketuntasan klasikal 78,04% .dari analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar geografi siswa kelas X IIS 3 SMA Negeri 1 Telagasari
PENGGUNAAN METODE PICTURE TO PICTURE PADA MASA PANDEMI COVID 19 DENGAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SOS 3 SMA N 106 JAKARTA MEDINA GUSTININGRUM
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v1i3.852

Abstract

The learning process is less effective, the teaching teacher does not use methods that can increase students' curiosity in exploring knowledge, so that the teacher seems to be watching. This can affect student learning outcomes that do not achieve the desired results, especially in learning Geography of the material for the distribution of flora and fauna. This study aims to find out and obtain information from the field on matters relating to improving student learning outcomes on the material Geography of the Distribution of Flora and Fauna through the use of the Picture To Picture model in class XI-SOS 3 students of SMA Negeri 106 East Jakarta. Classroom Action Research (CAR) conducted by collaborating researchers and teachers through 2 cycles. Where each cycle is carried out 2 meetings. Each cycle consists of four activities, namely planning, implementing actions, observing and evaluating, and reflecting. Geography learning outcomes of students can be improved by applying the Picture To Picture method. This can be seen from the value of the results of individual questions in cycles I and II. From the results before the first cycle experienced an increase, also in the second cycle there was an increase. After there was action and reflection on the implementation of cycles I and II using the picture to picture method, there was a very significant change in a very good direction. ABSTRAKProses pembelajaran yang kurang efektif, guru mengajar tidak menggunakan metode yang bisa meningkatkan rasa ingin tahu siswa dalam menggali ilmu, sehingga terkesan guru tersebut menoton. Hal demikian dapat mempengaruhi hasil belajar siswa tidak mencapai hasil yang diinginkan, khususnya dalam pembelajaran Geografi materi Persebaran Flora dan Fauna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh informasi dari lapangan tentang hal-hal yang berhubungan dengan peningkatan hasil belajar siswa terhadap Geografi materi Persebaran Flora dan Fauna melalui penggunaan model Picture To Picture pada siswa kelas XI-SOS 3 SMA Negeri 106 Jakarta Timur. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan oleh peneliti dan guru kolaborator melalui 2 siklus. Dimana setiap siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evalusi, serta refleksi. Hasil belajar Geografi siwa dapat ditingkatkan dengan penerapan metode Picture To Picture. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil soal individu pada siklus I dan II . Dari hasil sebelum siklus I mengalami peningkatan, juga pada siklus II mengalami peningkatan.Setelah ada tindakan dan refleksi pada pelaksanaan siklus I dan II dengan menggunakan metode picture to picture maka ada perubahan yang sangat berarti ke arah yang sangat baik.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS DISCOVERY BASED LEARNING (DBL) DILENGKAPI SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) PESERTA DIDIK KELAS XI MAN KOTA SORONG SUARNI SUARNI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v1i3.873

Abstract

Research and development of DBL-based English worksheets equipped with HOTS questions on Narrative Text material has been realized in accordance with the R&D stages. The results obtained from the DBL-based LKPD research are concluded as follows: 1). The results of the validation of the DBL-based English LKPD equipped with HOTS questions for the students of Class XI MAN Sorong City which were developed showed valid results with a percentage of 78.33% in terms of content validity, format validity and language validity used in the LKPD. This validation was carried out by three validators consisting of two English lecturers and one Indonesian language teacher. 2). The results of the practicality of the DBL-based English LKPD that were developed showed the results of the practicality of educators and the practicality of students showing practical and very practical results with the percentages of 75.96% and 91.18% respectively. Practicality tests were conducted on English teachers and students of Class XI IPS MAN Sorong City. ABSTRAKPenelitian dan pengembangan LKPD Bahasa Inggris berbasis DBL yang dilengkapi soal HOTS pada materi Narrative Text telah direalisasikan sesuai dengan tahapan R&D. Perolehan hasil penelitian LKPD berbasis DBL disimpulkan sebagai berikut : 1). Hasil validasi terhadap LKPD Bahasa Inggris berbasis DBL yang dilengkapi soal HOTS peserta didik Kelas XI MAN Kota Sorong yang dikembangkan menunjukkan hasil yang valid dengan persentase 78,33 % ditinjau dari aspek validitas isi, validitas format dan validitas bahasa yang digunakan di dalam LKPD. Validasi ini dilakukan oleh tiga orang validator yang terdiri atas dua orang dosen Bahasa Inggris dan satu orang guru bidang studi Bahasa Indonesia. 2). Hasil praktikalitas terhadap LKPD Bahasa Inggris berbasis DBL yang dikembangkan menunjukkan hasil praktikalitas pendidik dan praktikalitas peserta didik menunjukkan hasil yang praktis dan sangat praktis dengan persentase berturut – turut 75,96 % dan 91,18 %. Uji praktikalitas dilakukan pada guru Bahasa Inggris dan peserta didik Kelas XI IPS MAN Kota Sorong.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA MENGANALISA MATERI KEWARGANEGARAAN MELALUI METODE VCT (VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE) NURHIJRAH NURHIJRAH
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v1i3.874

Abstract

This research is a classroom action research. The purpose of this research is to increase students' learning motivation by using the VCT method in the learning process of class XII social studies at SMA Negeri 3 Takalar and to improve students' ability to analyze civics material through the VCT method in class XII social studies at SMA Negeri 3 Takalar. The expected benefits in this study are: (1) for students to increase their learning motivation (2) for teachers to add experience and repertoire of creative and fun learning methods in the learning process. This classroom action research was conducted on students of class XII IPS I with a recycled assessment technique consisting of: (1) planning (2) action implementation, (3) observation and (4) reflection and evaluation. Data on increasing learning motivation and increasing students' ability to analyze Civics material were obtained using the instrument of observation sheets, teacher journals, questionnaire sheets and student test results twice. The data were analyzed qualitatively descriptively. The results showed that: (1) the use of the VCT method in the learning process on the basic competence of Pancasila as an open ideology can increase the learning motivation of class XII IPS I students of SMA Negeri 3 Takalar (2) the use of the VCT method in the Civics learning process on the basic competence of Pancasila as an ideology Openness can improve students' ability to analyze Civics material (3) student reflection on the use of VCT method in the learning process is generally positive (4) student learning achievement (affective and cognitive) and student life skills can be improved by using VCT in the learning process. ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas.. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan metode VCT dalam proses pembelajaran kelas XII IPS SMA Negeri 3 Takalar dan untuk meningkatkan kemampuan siswa menganalisis materi kewarganegaraan melalui metode VCT di kelas XII IPS SMA Negeri 3 Takalar. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah : (1) bagi siswa dapat meningkatkan motivasi belajarnya (2) bagi guru dapat menambah pengalaman dan khasanah metode-metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan dalam proses pembelajarannya. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas XII IPS I dengan teknik pengkajian berdaur ulang yang terdiri dari : (1) perencanaan (2) pelaksanaan tindakan (Action), (3) observasi dan (4) refleksi dan evaluasi. Data tentang peningkatan motivasi belajar dan peningkatan kemampuan siswa menganalisis materi PPKn diperoleh dengan menggunakan instrument lembar observasi, jurnal guru, lembar angket dan hasil tes ujian siswa sebanyak dua kali. Data di analisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) penggunaan metode VCT dalam proses pembelajaran pada kompetensi dasar Pancasila sebagai ideologi terbuka dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XII IPS I SMA Negeri 3 Takalar (2) penggunaan metode VCT dalam proses pembelajaran PPKn pada kompetensi dasar Pancasila sebagai ideologi terbuka dapat meningkatkan kemampuan siswa mengalisis materi PPKn (3) refleksi siswa terhadap penggunaan metode VCT dalam proses pembelajaran pada umumnya positif (4) prestasi belajar siswa (afektif dan kognitif) serta life skill siswa dapat ditingkatkan dengan penggunaan VCT dalam proses pembelajaran.
EVEKTIVITAS PEMBELAJARAN KEWARGANEGARAAN MELALUI VARIASI MODEL PEMBELAJARAN MODULER DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MEANING FULL LEARNING M. JUFRI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v1i3.875

Abstract

The purpose of the study was to determine the extent to which student activities in civics learning apply variations of the modular learning model with the Meaning full learning learning model in class XII IPS 3 SMA Negeri 3 Takalar and to determine the effectiveness of civics learning through variations of the modular learning model with the Meaning full Learning learning model. in class X SMA Negeri 3 Takalar. The results showed that: (1) the application of the modular learning model and Meaning full learning in various variations in Civics learning can increase student learning activities which include interest in working on modules, creativity in working on modules, independence in working on modules, completing modules on time, quality of module results, interest in following the discussion, submitting opinions/responses, noting important things about the discussion, obeying the discussion rules, and the quality of the discussion results, (2) the application of the modular learning model and the Meaning full learning learning model in various ways can make Civics learning effective. This can be seen from the observational data on student activities which increased from 69.92% in the first cycle to 81.58% in the second cycle and the average value of the students' cognitive assessment results which also increased and reached the KKM, namely from 70.07 in the first cycle to 84.33 in the second cycle, and (3) the role of the teacher in the teaching and learning process that applies the modular learning model and the MFL learning model is very important as a supporter of increasing student learning activities and improving learning achievement. ABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejauh mana aktivitas siswa dalam pembelajaran Kewarganegaraan yang menerapkan variasi model pembelajaran moduler dengan model pembelajaran Meaning full learning pada kelas XII IPS 3 SMA Negeri 3 Takalar dan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Kewarganegaraan melalui variasi model pembelajaran moduler dengan model pembelajaran Meaning full Learning pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Takalar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran moduler dan Meaning full learning secara bervariasi dalam pembelajaran Kewarganegaraan dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa yang meliputi minat mengerjakan modul, kreativitas mengerjakan modul, kemandirian mengerjakan modul, menyelesaikan modul tepat waktu, mutu hasil modul, minat mengikuti diskusi mengajukan pendapat/ tanggapan, mencatat hal penting tentang diskusi, mentaati aturan diskusi, dan mutu hasil diskusi, (2) penerapan model pembelajaran moduler dan model pembelajaran Meaning full learning secara bervariasi dapat mengefektifkan pembelajaran Kewarganegaraan. Hal ini dapat dilihat data hasil observasi terhadap aktivitas siswa yang meningkat dari 69,92 % pada siklus I menjadi 81,58 % pada siklus II dan nilai rata-rata hasil penilaian kognitif siswa yang juga meningkat dan mencapai KKM, yaitu dari 70,07 pada siklus I menjadi 84,33 pada siklus II, dan (3) peranan guru dalam proses belajar mengajar yang menerapkan model pembelajaran moduler dan model pembelajaran MFL sangat penting sebagai pendukung peningkatan aktivitas belajar siswa dan peningkatan prestasi belajar.

Page 2 of 28 | Total Record : 278