cover
Contact Name
Edy Fachrial
Contact Email
fachrial_edy@yahoo.co.id
Phone
+6281373833653
Journal Mail Official
fachrial_edy@yahoo.co.id
Editorial Address
Gedung Universitas Prima Indonesia, Medan Jurusan Kedokteran Jl. Belanga No.1 Ayahanda Medan, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PRIMER (Prima Medical Journal)
ISSN : 20883641     EISSN : 26140128     DOI : https://doi.org/10.34012
Core Subject : Health, Science,
Anestesiologi Anti-Aging Medicine Biokimia Biologi Sel dan Molekuler Biomedik Dermatologi dan Venerologi Epidemiologi Farmasi/Farmakologi dan Toksikologi Forensik Geriatrik Histopatologi Ilmu Bedah Ilmu Kesehatan Anak Ilmu Penyakit Dalam Ilmu penyakit Saraf Ilmu Penyakit THT Kedokteran Komunitas Mikrobiologi Obstetri dan Ginekologi Oftalmologi Ortopedik dan Traumatologi Pulmonologi Radiologi
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi April" : 5 Documents clear
GAMBARAAN DIAGNOSTIK DAN PENATALAKSANAAN PASIEN RINITIS ALERGI DI POLIKLINIK THT-KL RUMAH SAKIT UMUM SARI MUTIARA MEDAN PERIODE JANUARI 2014 – SEPTEMBER 2015 Ermi Girsang; Robertus Idealistis Bago
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v4i1.3059

Abstract

Latar belakang: Rinitis Alergi merupakan penyakit inflamasi yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien atopi yang sebelumnya sudah tersensitasi dengan allergen yang sama, diikuti dengan tahap provokasi/ reaksi alergi yang diperantarai oleh mediator kimia yang spesifik dengan allergen tersebut. Penyakit ini diderita 10 – 30% orang dewasa dan 40% anak – anak di dunia. Tujuan: Tujuan Peneliti untuk mengetahui Gambaran Diagnostik dan Penatalaksanaan Pasien Rinitis Alergi di Poliklinik THT-KL RSU Sari Mutiara Medan Periode Januari 2014 – September 2015. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif Retrospektif dengan desain studi kasus. Populasi dan sampel yang dibutuhkan adalah 100 data yang diambil secara Purposive Sampling. Hasil: Didapati umur termuda 6 tahun, dan umur tertua 75 tahun, proporsi terbanyak menurut kelompok umur 6 – 15 tahun (28%). (57%) perempuan lebih banyak dari pada laki – laki (43%). Keluhan utama hidung Tersumbat (100%), Keluhan Tambahan Rinore (53%). Pemeriksaan Rinoskopi Anterior, ditemukan secret (100%) pada hidung. Pasien diberikan pengobatan antibiotic jenis Ciprofloxacin (57%). Antihistamin Jenis Cetirizen (87%), Kortikosteroid oral jenis Prednisolone (61%). Pemakaian Dekongestan topikal jenis Oxymetazoline (26%). Intranasal kortikosteroid jenis Triamnicolone (18%). Sinusitis komplikasi paling banyak di derita (51%) dan sebanyak (37%) tidak mengalami komplikasi. Dan Pembedahan (27%) dan tidak dilakukan pembedahan (73%).
IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli PADA UDANG DI PASAR KECAMATAN MEDAN PETISAH MEDAN Juliana Lina; Royali Alfindo; Juliyanti Tarigan
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v4i1.3061

Abstract

Latar Belakang: Indonesia adalah negara potensial untuk usaha bidang perikanan, Salah satu komoditas ekspor hasil perikanan di Indonesia adalah udang karena baik dari segi volume maupun nilai gizi menduduki tempat teratas, namun hambatan yang terjadi adalah Udang memiliki kadar air (70-80%) sehingga memungkinkan terjadinya kondensasi pada permukaan (kulit) yang merupakan media baik pertumbuhan kapang dan bakteri, terutama bakteri E.coli. Kontaminasi pada udang dapat terjadi ketika masih dalam masa pembiakan dalam tambak, pemanenan atau selama penanganan setelah panen dan dapat di sebabkan kontainer udang, air cucian udang, air tambak, hewan peliharaan, insektor, dan hewan pengganggu lainnya, serta pekerja yang menangani udang sejak awal pemanenan. Tujuan: Penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan bakteri E.Coli pada udang yang dijual di pasar di Kecamatan Medan Petisah. Metode: Penelitian ini bersifat survei analitic secara cross-sectional, yaitu: hubungan timbal – balik atau sebab – akibat. Untuk melihat/menentukan seberapa erat hubungan antara dua variabel. Hasil: Pada penelitian yang dilakukan hasil yang didapat adalah positif E.coli dengan menggunakan metode MPN pada 5 pasar di Kecamatan Medan Petisah yang dilakukan di Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia Medan. Walaupun positif saat pembelian hendak nya para konsumen mengolah udang dengan memasak udang dengan suhu tinggi (60ºC selama 30 menit) sehingga matang, karena bakteri E.coli akan mati jika dimasak pada suhu tinggi dan matang. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ke 5 sampel, udang yang dijual di Kota Medan Kecamatan Medan Petisah tidak memenuhi syarat konsumsi yang ditetapkan pemerintah karena ditemukan bakteri khususnya E.coli dan tidak memenuhi syarat SNI 01-2728.1-2006
GAMBARAN DIAGNOSTIK DAN PENATALAKSANAAN EKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RS SARI MUTIARA MEDAN TAHUN 2012-2016 Nico Pemberingan Lumbantoruan; Yulitas Bachtiar; Adek Amansyah
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v4i1.3062

Abstract

Latar belakang: Penyakit hipertensi dalam kehamilan merupakan kelainan vaskuler yang terjadi sebelum kehamilan atau timbul dalam kehamilan atau pada permulaan nifas. Angka kematian ibu yang berhubungan dengan kehamilan dan persalinan masih sangat tinggi. Menurut Word Healt Organization (WHO),sekitar 500.000 wanita hamil didunia menjadikorban proses reproduksi setiap tahun. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk megetahui gambaran Diagnostik dan Penatalaksanaan Eklampsia di RS Sari Mutiara Medan pada tahun 2012-2016. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif, metode ini akan mendeskripsikan Gambaran Diagnostik Dan Penatalaksanaan Eklampsia Pada Ibu Hamil Di RS Sari Mutiara Medan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Desember 2016. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi yakni minimal 100 data rekam medis dengan kasus yang mengalami eklampsia di RS Sari Mutiara Medan pada tahun 2012-2016. Hasil: Ditemukan Proporsi paling banyak penderita eklampsia pada ibu hamil di Rumah Sakit Sari Mutiara Medan pada tahun 2012-2016 berdasarkan usia ibu adalah kelompok umur > 35 tahun yaitu 40 % (40 orang), masa gestasi > 34 minggu yaitu 64 % (64 orang), tekanan darah > 160/110 mmHg yaitu 60 % (60 orang), penatalaksanaan farmakologi MgSO4 yaitu 72 % (72 orang), penatalaksanaan tindakan obstetric Sectio caesar yaitu 61 % (61 orang), lama rawatan >5 hari yaitu 59 % (59 orang), dan keadaan sewaktu pulang adalah pulang berobat jalan yaitu 75 % (75 orang).
Gambaran Tingkat Pengetahuan Personal Higiene Terhadap Kecacingan Soil Transmitted Helminths pada Murid SD Al-Jam’iyatul Washliyah di Kota Medan Carolina Carolina; Ali Napiah Nasution
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v4i1.3063

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia masih banyak penyakit yang merupakan masalah kesehatan, salah satu diantaranya ialah penyakit infeksi cacing yang ditularkan melalui tanah. Penyakit kecacingan yang ditularkan melalui tanah (STH) berdampak negatif terhadap kemampuan kognitif, mempengaruhi tingkat prestasi belajar di sekolah karena kecacingan akan menghambat mereka dalam mengikuti pelajaran dikarenakan anak akan merasa cepat lelah, daya konsentrasi menurun, malas belajar dan pusing. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan personal higiene terhadap kecacingan Soil Transmitted Helminths pada murid SD Al-Jam’iyatul Washliyah Washliyah Km 6 Tg. Mulia Kec. Medan Deli. Metode: Rancangan penelitian menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang akan diteliti pada penelitian ini adalah murid kelas I, II, III, IV, V, dan VI SD Al-Jam’iyatul Washliyah Washliyah Km 6 Tg. Mulia Kec. Medan Deli. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa hampir dari sebagian besar sampel positif kecacingan dengan tingkat pengetahuan personal higiene yang cukup dan rendah. Pihak sekolah disarankan agar memberikan penyuluhan tentang pengetahuan, sikap, dan tindakan berupa personal higiene seperti setiap mandi harus menggunakan sabun, mencuci tangan dengan sabun sesudah buang air besar dan setelah kontak dengan tanah, memakai alas kaki bila bermain dan keluar rumah, memotong kuku apabila sudah panjang, menggunakan air minum yang bersih, meminum air yang sudah dimasak dengan matang, tidak buang air besar di sembarang tempat, menyediakan jamban yang sehat dan air bersih untuk anak sekolah untuk mencegah kecacingan.
GAMBARAN DIAGNOSTIK DAN PENATALAKSANAAN PASIEN OSTEOARTRITIS DI RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA MEDAN TAHUN 2015 Kristian Yanuar Lase; I Nyoman Ehrich Lister
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v4i1.3120

Abstract

Latar belakang: Osteoarthritis adalah penyakit sendi yang paling umum. Berdasarkan studi WHO tahun 2004, OA diketahui mempengaruhi 151 juta orang di seluruh dunia, mencapai 24 juta di Asia Tenggara. Jumlah ini meningkat dari tahun ke tahun. Umur, jenis kelamin, obesitas, pekerjaan dan aktivitas fisik kerap dikaitkan sebagai faktor risiko terjadinya osteoartritis.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran diagnostik dan penatalaksanaan pasien osteoartritis di RS Royal Prima Medan tahun 2015. Metode: Penelitian ini bersifat retrospektif dan deskriptif dengan desain studi kasus. Populasi data rekam medis pasien osteoartritis tahun 2015 dengan sampel sebanyak 100 data yang diambil dengan purposive, yaitu menggunakan data lengkap. Hasil: Pada penelitian ini, kelompok umur tertinggi yang mengalami osteoartritis adalah kelompok umur 66-71 tahun sebanyak 26 orang (26%) dan paling sedikit pada kelompok umur 84-89 tahun sebanyak 1 orang (1%). Jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan sebanyak 72 orang (72%). Lokasi sendi yang paling banyak terkena yaitu OA lutut sebanyak 71 orang (71%). Keluhan utama yaitu nyeri sendi 100%. Keluhan tambahan terbanyak adalah kaku sendi 78%. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan adalah pemeriksaan radiologi 100%. Untuk penatalaksanaan, dokter memberikan kombinasi beberapa golongan obat. Kombinasi golongan obat yang paling banyak diberikan yaitu golongan obat OAINS + Chondrotive agent sebanyak 57 orang (57%).

Page 1 of 1 | Total Record : 5