cover
Contact Name
Richard Palilingan
Contact Email
richardpalilingan@unima.ac.id
Phone
+6289688665956
Journal Mail Official
epidemia@unima.ac.id
Editorial Address
jln Kampus Unima, Kel. tataaran dua, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Epidemia: Jurnal Kesehatan Masyarakat UNIMA
ISSN : -     EISSN : 27746909     DOI : https://doi.org/10.53682/ejkmu.v2i1
Core Subject : Health,
EPIDEMIA merupakan jurnal berkalah ilmiah yang berfokus dalam mempublikasikan artikel dari hasil penelitian yang mencakup berbagai topik pembelajaran di bidang kesehatan masyarakat. Artikel yang dimuat di jurnal ini merupakan artikel yang belum pernah dipublikasikan oleh jurnal lain. Jurnal ini terbit mulai tahun 2020 dengan frekuensi terbit empat kali setahun. EPIDEMIA berisi hasil penelitian pada bidang : Epidemiologi Kesehatan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Kesehatan Lingkungan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Biostatistika, Promosi Kesehatan, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Reproduksi, dan Kedokteran Komunitas.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 1. No 3, AGUSTUS 2020" : 5 Documents clear
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BIAK NUMFOR Albertus Billy Titirlolobi; Nancy Bawiling; Prycilia Mamuaja
Epidemia : Jurnal Kesehatan Masyarakat Unima Volume 1. No 3, AGUSTUS 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/ejkmu.v1i3.89

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap tingkat kepuasanpasien rawat inap. Desain penelitian ada kuantitatif dengan rancangan cross sectional study.Pupulasi pada penelitian ini berjumlah 13,538 dan total sampel yang diperoleh berjumlah 100responden. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen yaitu kuesioner dengan pendekatanobservasi atau wawancara. Hasil penelitian menunjukkan karateristik responden, usia dewasasebesar (30%), jenis kelamin perempuan terbanyak sebesar (52%), pendidikan terakhir SMA sebesar(52%), pekerjaan sebagai PNS (26%) dan ibu rumah tangga sebesar (30%). Hasil analisis product(nilai p=0,000), promotion (nilai p=0,507), place (nilai p=0,009), profesional (nilai p=0,006).Variabel yang paling signifikan adalah variabel product, place dan profesional, dan variabel yangpaling berpengaruh adalah variabel product (nilai p=0,009).Kata Kunci : Bauran Pemasaran, Kepuasan Pasien
HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUMELEMBUAI KECAMATAN KUMELEMBUAI Andre Samuel Langkai; Meity Pungus; Nancy Bawiling
Epidemia : Jurnal Kesehatan Masyarakat Unima Volume 1. No 3, AGUSTUS 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/ejkmu.v1i3.91

Abstract

AbstrakTuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycrobacterium tuberculosis yang sebagian besar menyerang paru. Rumah yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan merupakan faktor resiko penyakit Tuberkulosis Paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi fisik rumah dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah Kerja Puskesmas Kumelembuai Kecamatan Kumelembuai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif mengunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu seluruh rumah yang anggota keluarganya pernah memeriksakan sputum BTA di Puskesmas Kumelembuai Kecamatan Kumelembuai dari bulan januari-juli 2019 yaitu berjumlah 60 orang dan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Uji statistic menggunakan uji Chi-square dengan p < 0,05 untuk signifikansi. Hasil penelitian berdasarkan uji Chi-quare didapatkan bahwa variabel kepadatan hunian rumah berhubungan dengan kejadian Tuberkulosis Paru dengan nilai (p=0,002), tidak terdapat hubungan antara variabel ventilasi dan vaiabel jenis lantai dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Kumelembuai, karena berdasarkan hasil uji Chi-square pada variabel ventilasi didaptkan (p=0,089) dan jenis lantai (p=492).Kata kunci : Kondisi Fisik Rumah, Tuberkulosis Paru, Puskesmas Kumelembuai
HUBUNGAN PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK UMUR 4-5 TAHUN DI TK KEMALA BHAYANGKARI 03 TONDANO Angansani Polnika Prang; Agusteivie Telew; Nancy Bawiling
Epidemia : Jurnal Kesehatan Masyarakat Unima Volume 1. No 3, AGUSTUS 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/ejkmu.v1i3.92

Abstract

AbstrakObesitas merupakan permasalahan yang dapat terjadi pada balita. Paham ibu yang menganggap balita gemuk sebagai pertanda balita sehat, menjadikan ibu berperilaku kurang baik dalam hal pemberian makan. Di provinsi Sulawesi Utara, status gizi balita menurut berat badan terhadap tinggi badan menunjukan bahwa Minahasa masuk kedalam 5 besar Kabupaten/Kota yang memegang prevalensi gizi balita overweight terbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku ibu dalam pemberian makan dengan kejadian obesitas pada anak 4-5 tahun di TK Kemala Bhayangkari 03 Tondano, penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional, menggunakan metode Total Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dari anak kelompok umur 4-5 tahun, yaitu 30 orang ibu dan sampel sebanyak 25 orang, yang memenuhi criteria inklusi dan eksklusi. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square dengan nilai kepercayaan 95% dan tingkat kesalahan sebesar 0,05%. Hasil penelitian berdasarkan uji Chi-Square menunjukan bahwa nilai P pada variabel pengetahuan = 0,016, nilai P pada variabel sikap = 0,043 dan nilai P pada variabel perilaku = 0,020. Berdasarkan uji Chi-Square dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan, sikap dan perilaku ibu dalam pemberian makan dengan kejadian obesitas. Berdasarkan hasil penelitian ini, di sarankan ibu mengetahui pola mengasuh anak dengan benar dalam hal ini peberian makanan pada anak.Kata kunci : Perilaku ibu, Obesitas. TK Kemala Bhayangkari 03 Tondano
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN SIKAP TERHADAP SEKS PRANIKAH DI SMA NEGERI 2 TONDANO Ava Vera Gosal; Anuardin Mokoagow; Lucyana Pongoh
Epidemia : Jurnal Kesehatan Masyarakat Unima Volume 1. No 3, AGUSTUS 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/ejkmu.v1i3.93

Abstract

AbstrakPerubahan sosial mulai terlihat dalam persepsi masyarakat yang mulanya meyakini seks sebagai sesuatu yang sakral menjadi sesuatu yang tidak sakral lagi, maka saat ini seks sudah secara umum meluas di permukaan masyarakat. Tergambar dari pelaku pacaran yang semakin membuka kesempatan untuk melakukan tindakan-tindakan seksual juga adanya kebebasan seks yang sedang marak saat ini telah melanda kehidupan masyarakat yang belum melakukan perkawinan. Bahkan aktivitas seks pranikah tersebut banyak terjadi di kalangan remaja dan pelajar. Perilaku seksual yang tidak sehat di kalangan remaja khususnya remaja yang belum menikah cenderung meningkat. Dampak perilaku seks pranikah antara lain, terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan, putus sekolah bagi yang masih sekolah, aborsi, terkena penyakit menular seksual dan tekanan psikososial yang timbul karena perasaan bersalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi dengan sikap terhadap seks pranikah di SMA Negeri 2 Tondano. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan kelas XI SMA Negeri 2 Tondano sebanyak 60 siswa. Analisis data dengan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi di SMA Negeri 2 Tondano sebagian besar termasuk kategori tinggi sebanyak 36 orang siswa (60%). (2) Sikap terhadap seks pranikah pada siswa di SMA Negeri 2 Tondano sebagian besar tidak mendukung sebanyak 39 orang siswa (65%) (3) Hasil analisis diperoleh nilai r=0,618, p-value=0,000, sehingga p<0,05 artinya ada hubungan yang signifikan pada p=0,000 tingkat pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi dengan sikap terhadap seks pranikah di SMA N 2 TONDANO.Kata kunci : pengetahuan, sikap, seks, SMA N 2 TONDANO.
FAKTOR DETERMINAN IBU DALAM PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP ADOW BOLAANG MONGONDOW SELATAN TAHUN 2017 Gita Cahyani Mokoagow; Nancy Bawiling; Jilly Toar
Epidemia : Jurnal Kesehatan Masyarakat Unima Volume 1. No 3, AGUSTUS 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/ejkmu.v1i3.94

Abstract

AbstrakPenelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui fakor determinan apasaja yang mempengaruhi ibu dalam pemilihan penolong persalinan di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Adow. Kecamatan Pinolosian, Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Jenis penelitian survei analitik. Dengan rancangan penelitian Crossectional, variabel yang diteliti variabel dependen yaitu pemilihan penolong persalinan dan independen yaitu umur, pendidikan, dan jarak ke fasilitas kesehatan. Sampel sebanyak 100 ibu melahirkan pada tahun 2017, penelitian menggunakan data primer dan sekunder. Pengambilan sampel menggunakan random sampling yaitu berdasarkan data sekunder dari puskesmas. Data diolah dengan program SPSS dengan uji statistik Khai – kuadrat (Chi–square). Hasil uji di dapatkan bahwa ibu lebih banyak memilih bersalin di biang kampung sebesar 61,0% di tenaga kesehatan 39,0%. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antar umur dengan pemilihan penolong persalinan nilai (p-value 0,001). Terdapat hubungan antara pendidikan dengan pemilihan penolong persalinan nilai (p-value 0,018). Terdapat hubungan antara akses ke fasilitas kesehatan dengan pemilihan penolong persalinan nilai (p-value 0,000). Disarankan kepada puskesmas agar bisa mendampingi dan memberikan arahan terhadap biang kampung dalam proses menolong persalinan.Kata Kunci : Faktor Determinan, Pemilihan Penolong Kesehatan

Page 1 of 1 | Total Record : 5