cover
Contact Name
Pipih Muhopilah
Contact Email
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Phone
+62882217011077
Journal Mail Official
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Editorial Address
http://e-journal.stikesypib.ac.id/index.php/JK/editorial-team
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
ISSN : 23385138     EISSN : 26853256     DOI : 10.51997
Core Subject : Health,
The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal is a peer-reviewed, double-blind and open access academic journal for health issues, particularly in the fields of midwifery and science. This journal is published every 6 months by LPPM, YPIB Faculty of Health Sciences. The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal provides a means of continuous discussion on relevant issues including the focus and scope of the journal that can be studied empirically. This journal publishes research articles covering all health issues, especially obstetrics and science branches
Articles 211 Documents
DETERMINAN KUALITAS HIDUP PADA PEREMPUAN YANG SUDAH MEMASUKI MASA MENOPAUSE DI UPTD PUSKESMAS ARGAPURA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017 Lina Siti Nuryawati; Dewi Nurbaeti; Nurlaela Nurlaela
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v6i1.6

Abstract

Menopause merupakan proses penuaan alami yang memerlukan pemeliharaankesehatan yang optimal. Rendahnya pemeliharaan kesehatan menopause berdampakterhadap penurunan kualitas hidup. Pemeliharaan kesehatan menopause di UPTDPuskesmas Argapura tahun 2016 masih rendah sebesar 11,8% dengan rata-rata kualitashidup 67,9. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kualitas hidup padaperempuan yang sudah memasuki masa menopause di UPTD Puskesmas ArgapuraKabupaten Majalengka Tahun 2017.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu seluruh ibu usia menopause yangberhenti haid antara 1-2 tahun berjumlah 80 orang. Data yang digunakan adalah dataprimer mengunakan kuesioner dan sekunder dari laporan data puskesmas. Analisis datamenggunakan univariat melalui tendensi sentral, distribusi frekuensi dan analisis bivariatmelalui uji r korelasi spearman.Hasil penelitian diketahui bahwa determinan kualitas hidup pada perempuanyang sudah memasuki masa menopause dengan rata-rata total kualitas hidup (70.6),kurang dari setengahnya gejala fisik kategori berat (46,3%), setengahnya gangguanpsikologis kategori berat (50,0%), kurang dari setengahnya tingkat pendidikan rendah(48,8%), kurang dari setengahnya penghasilan rendah (46,3%). Ada hubungan gejala fisik(ρ 0,000), gangguan psikologi (ρ 0,000), dan tingkat pendidikan (ρ 0,001), danpenghasilan (ρ 0,003)dengan kualitas hidup pada perempuan yang sudah memasuki masamenopause di UPTD Puskesmas Argapura Kabupaten Majalengka Tahun 2017Saran diajukan bagi pihak kesehatan agar meningkatkan kualitas hidupmenopause pada posbindu melalui konseling dan penyuluhan, pemeriksaan medis, bagiibu agar menjaga dan merawat kesehatannya diantaranya mengurangi tingkat stress, aktifmelakukan konsultasi dan konseling, konsumsi makanan yang bergizi, mengurangiaktivitas berlebihan dan meningkatkan olah raga secara rutin.
PERBANDINGAN ANTARA ANEMIA DAN SISA PLASENTA TERHADAP KEJADIAN PERDARAHAN POST PARTUM DI RSUD CIDERES DAN RSUD MAJALENGKA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2016 Merlly Amalia; Isriani Nurlia; Sri Maryanti
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v6i1.7

Abstract

Perdarahan post partum merupakan perdarahan pervaginam yang melebihi 500ml setelah bersalin dan merupakan penyebab utama kematian ibu. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui perbandingan antara anemia dan sisa plasenta terhadap kejadianperdarahan post partum di RSUD Cideres dan RSUD Majalengka Kabupaten MajalengkaTahun 2016.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparasi.Sampelnya semua ibu post partum yang mengalami perdarahan post partum di RSUDCideres tahun 2016 sebanyak 168 orang (total populasi) dan semua ibu post partum yangmengalami perdarahan post partum di RSUD Majalengka tahun 2016 sebanyak 114 orang(total populasi). Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusifrekuensi dan analisis bivariat dengan uji Mann Whitney U Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian perdarahan post partum di RSUDCideres sebesar 59,6% lebih tinggi dibanding di RSUD Majalengka sebesar 40,4%.Kejadian anemia pada ibu post partum di RSUD Cideres sebesar 66,1% lebih tinggidibanding di RSUD Majalengka sebesar 33,9%. Kejadian sisa plasenta pada ibu yangmengalami perdarahan post partum di RSUD Cideres sebesar 78,0% lebih tinggidibanding di RSUD Majalengka sebesar 22,0%. Perbandingan anemia terhadap kejadianperdarahan post partum di RSUD Cideres dan RSUD Majalengka Kabupaten MajalengkaTahun 2016 menunjukkan ada perbedaan yang bermakna. Perbandingan sisa plasentaterhadap kejadian perdarahan post partum di RSUD Cideres dan RSUD MajalengkaKabupaten Majalengka Tahun 2016 menunjukkan ada perbedaan yang bermakna.Bagi petugas kesehatan atau bidan perlu memberitahu kepada ibu mengenai jarakdan jenis persalinan yang aman untuk kehamilan dan persalinan, memberikan asuhanpersalinan manajemen aktif kala III yang sesuai dengan prosedur, serta meningkatkanpengawasan untuk mendeteksi kemungkinan ibu mengalami anemia, serta pentingnyamemberikan informasi kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi tablet Fe dengan tepatyaitu minimal 90 tablet.
FAKTOR-FAKTOR INDIVIDU YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS CIGASONG KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017 Suharno Suharno
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v6i1.8

Abstract

Hipertensi termasuk ke dalam kelompok sepuluh besar penyakit dengan angkakematian yang cukup tinggi. Kejadian hipertensi di UPTD Puskesmas Cigasong tahun2017 sebesar 32,41% dari 6.651 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuifaktor-faktor individu yang berhubungan dengan kejadian hipertensi.Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasinya yaitu seluruh pasien di wilayah kerja UPTD Puskesmas Cigasongbulan Januari-Februari sebanyak 186 orang dan sampelnya 64 orang (simple randomsampling). Uji hipotesis yang digunakan uji chi square pada α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara umur ( value = 0,011),kebiasaan merokok ( value = 0,014) dan obesitas ( value = 0,012) dengan kejadianhipertensi, serta tidak ada hubungan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi ( value= 0,215).Petugas kesehatan perlu memberikan perawatan sesuai dengan prosedur kepadapasien hipertensi dan memberikan penyuluhan pada masyarakat mengenai perilaku hidupsehat untuk mencegah penyakit hipertensi.
HUBUNGAN JENIS PERSALINAN DAN BERAT LAHIR DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD CIDERES KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017 Suyanti Suyanti
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v6i1.9

Abstract

Asfiksia Neonatorum adalah keadaan di mana bayi yang baru dilahirkan tidaksegera bernafas secara spontan dan teratur setelah dilahirkan. Asfiksia merupakan salahsatu penyabab kematian pada bayi. Angka kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUDCideres tahun 2017 jumlah bayi yang mengalami kejadian asfiksia sebanyak 852 kasusatau sebesar (44,98%) dari 1.894 bayi yang dirawat. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan jenis persalinan dan berat lahir dengan kejadian asfiksia pada bayibaru lahir di RSUD Cideres Kabupaten Majalengka tahun 2017.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh persalinan yang tercatat di rekammedik RSUD Cideres Kabupaten Majalengka Tahun 2017 yaitu sebanyak 1894 orang,dengan jumlah sampel sebanyak 331 orang, Sampel diambil secara sistematik randomsampling yaitu sampel yang diambil secara acak sistematik dari populasi. Instrumentpenelitian yang digunakan adalah format data. Analisis data meliputi analisis univariatmenggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi squaredengan α = (0,05)Hasil penelitian menunjukkan ibu bersalin, sebagian kecil (15,1%) mengalamipersalinan tindakan bayi baru lahir, sebagian kecil (17,2%) mengalami asfiksia, bayi barulahir sebagian kecil (10,9%) mengalami BBLR,. Ada hubungan antara jenis persalinandengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Cideres Kabupaten Majalengkatahun 2017. Ada hubungan BBLR dengan kejadian asfiksia pada Bayi Baru Lahir.Saran diajukan bagi petugas kesehatan agar petugas kesehatan agarmeningkatkan kualitas penanganan persalinan dan dalam penanganan persalinan agarberkolaborasi dengan dokter kandungan terutama dalam menangani ibu bersalin dengankondisi patologis untuk penanganan lebih lanjut.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG MAKANAN JAJANAN ANAK KELAS 1-3 DI TUJUH SD KECAMATAN PANYINGKIRAN KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017 Wawan Kurniawan; Aat Agustini
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v6i1.10

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada kelompok anak sekolah adalah dengan menyediakan makanan jajanan yang bergizi guna memenuhi kebutuhan tubuh selama mengikuti pelajaran di sekolah. Pengetahuan ibu tentang makanan jajanan anak sangat berpengaruh terhadap pemilihan makanan jajanan untuk anak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang makanan jajanan anak.Penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan crosssectional yang melibatkan 87 ibu siswa SD sebagai responden. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling (Probability Proportionate To Size / PPS). Hasil penelitian menunjukan sebagian kecil memiliki tingkat pegetahuan kurang (20.7%), lebih dari setengah responden memiliki tingkat pendidikan yang rendah (69.0%)dan lebih dari setengah responden berpendapatan rendah (67.8%) Sedangkan untuktingkat pengalaman ibu kurang dari setengahnya memiliki tingkat pengalaman yang buruk (32.2%). Dari hasil uji statistik dengan SPSS dapat disimpulkan pada tingkat kepercayaan 95% dan tingkat kemaknaan α 0.05 tidak ada hubungan antara pendidikan (ρ value=0.310) dan pendapatan (ρ value=0.087) dengan tingkat pengetahuan. Sedangkanpengalaman memiliki hubungan yang signifikan dengan pengetahuan (ρ value=0.000).Untuk itu hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran ibu dan pihak sekolah terkait akan pentingnya pengetahuan makanan jajanan anak.
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI HERNIA Aat Agustini
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v6i2.11

Abstract

Tujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi hernia.Metode Penelitian Pre Eksperiment Design dengan rancangan One Group Pretest Posttest Design.Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 20 responden pasien post operasi hernia pada bulan Mei tahun 2018. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan uji T-berpasangan (Paired t-test) dengan nilai α = 0,05. Pengumpulan data menggunakan kuisioner NRS untuk mengukur intensitas nyeri.Hasil penelitian menunjukan dari 20 responden sebelum diberikan terapi musik klasik sebagian besar mengalami nyeri sedang dan mengalami nyeri ringan setelah diberikan terapi musik klasik. Terjadi penurunan intensitas nyeri setelah pemberian terapi musik klasik dengan rata – rata sebesar 1,650 pada penelitian sesi 1 dan penurunan sebesar 1,950 pada penelitian sesi 2. Hasil analisis uji paired t-test diperoleh nilai ρ value = 0,000 (ρ< 0,05). Terdapat pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi hernia di ruang Dadali RSUD Cideres tahun 2018.Simpulan menjadikan terapi musik klasik sebagai salah satu terapi nonfarmakologidalam memberikan intervensi keperawatan untuk menurunkan intensitas nyeri padapasien post operasi hernia.
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA SEBAGAI CAREGIVER DENGAN KUALITAS HIDUP ANAK KANKER DI YAYASAN KASIH ANAK KANKER INDONESIA (YKAKI) BANDUNG Anisa Saraswati; Ikeu Nurhidayah; Depi Lukitasari
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v6i2.12

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian 90.000 anak setiap tahunnya di dunia.  Pada  saat  anak  terdiagnosa  kanker  sampai  dengan  anak  menjalani  program pengobatan  akan  berpengaruh  besar  terhadap  kualitas  hidup  anak  secara  keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapatnya hubungan peran orang tua sebagai caregiver dengan kualitas hidup anak kanker di YKAKI Bandung. Jenis penelitian ini  adalah  deskriptif  kuantitatif  dengan  rancangan cross  sectional.  Populasi  sampel penelitian menggunakan teknik total sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 30 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner peran orang tua sebagaicaregiver serta  kuesioner  pedsQL  4.0  (Parents  Report).  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa 53,3% responden dinyatakan menjalankan perannya sebagai caregiver dengan baik,50% responden dinyatakan kualitas hidup anaknya baik, serta hubungan peran orang tua sebagai caregiver dengan   kualitas   hidup   anak   kanker   memiliki p-value 0,000. Kesimpulannya  terdapat  hubungan  antara  peran  orang  tua  sebagai caregiver dengan kualitas hidup anak kanker di YKAKI Bandung. Diharapkan untuk para orang tua agar lebih meningkatkan perannya lagi sebagai caregiver dalam merawat anak kanker dengan cara tidak  melewatkan  jadwal  pengobatan  anak  yang  sudah  ditentukan,  selalu bertanya akan perasaan anak sebelum dan sesudah pengobatan, mengawasi aktivitas anak sehari- hari anakmengingat  pengobatan kanker membutuhkan jangka waktu  yang panjang dan berdampak pada banyak hal termasuk fungsi-fungsi dari kualitas hidup anak kanker.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS LEMAH SUGIH KABUPATEN MAJALENGKATAHUN 2018 Yophi Nugraha
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v6i2.13

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan pemberian ASI saja mulai dari bayi baru lahirhingga berusia 6 bulan tanpa tambahan cairan atau tambahan makananlainnya.Berdasarkan hasil pencapaian ASI Eksklusif, UPTD Puskesmas Lemah Sugih. Cakupan ASI Eksklusif di UPTD Puskesmas Lemah Sugih belum memenuhi target, data dari tahun 2017 tercatat sejumlah 260 bayi dan hanya 4 bayi saja yang diberi ASI eksklusif dan pada tahun 2016 tercatat ada 653 bayi dan hanya 26 bayi saja yang diberi ASI eksklusif, dilihat dari data 2 tahun ke belakang UPTD Puskesmas Lemah Sugih mengalami peningkatan namun belum memenuhi target yang ditetapkan yaitu 85%. ASI Eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur nol sampai enam bulan. Bahkan air putih tidak diberikan dalam tahap ASI Eksklusif ini (Departemen Kesehatan RI, 2014).Pemberian ASI secara eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI saja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan desain cross-sectional. Populasidalam penelitian ini yaitu seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi di atas 6 bulan – 2 tahun di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lemah Sugih Kabupaten Majalengka sebanyak 338 ibu menyusui dan sampelnya sebanyak 77 ibu menyusui dengan teknik proportional random sampling. Analisis datanya meliputi analisis univariat dan bivariat.Hasil penelitian menyatakan bahwa lebih dari setengah ibu menyusui berperilaku dalam pemberian ASI tidak eksklusif (71,4%), kurang dari setengah berpengetahuan kurang  (49,4%),  kurang dari setengahbersikap unfavorable (49,4%), kurang dari setengah tidak berniat memberikan ASIeksklusif (33,8%), ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan niat dengan perilaku ibu dalam pemberian ASI Eksklusif. Perlu meningkatkan kegiatan promosi kesehatan oleh petugas kesehatan melalui kegiatan penyuluhan yang berkesinambungan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan wawasan ibu menyusui di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lemah Sugih mengenai pentingnya pemberian ASI secara eksklusif.
EFEKTIVITAS PIJAT PUNGGUNG TERHADAP PRODUKSI ASI Yanik Purwanti; Sri Mukhodim Faridah Hanum
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v6i2.14

Abstract

Angka Kematian Bayi pada tahun 2012 di Sidoarjo sebesar 24,27/1000 kelahiranhidup, lebih rendah dari Jawa Timur (28,31/1000). Keberhasilan ini dikarenakan adanya beberapa pogram akselerasi AKB yang dijalankan dengan serius diantaranya program IMD (inisiasi menyusui dini) dan ASI eksklusif. Banyak manfaat ASI salah satunya mencgah infeksi karena mengandung zat anti infeksi. Diharapkan semua ibu bisa memberikan ASI eksklusif pada bayinya, tetapi ketika saat kontrol hari ke 7, sebesar 50% ibu sudah membawa botol dengan susu formula untuk bayinya. Oleh karenanya dibutuhkan usaha yang intensif untuk membantu ibu nifas normal agar  menyusui bayinya, salah satunya dengan pijat punggung yang dapat membantu produksi ASI. Tujuan  Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pijat punggungterhadap produksi ASI pada ibu post partum normal. Metode  penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimendengan rancangan penelitian eksperimen semu atau dengan rancangan non randomized posttest without control group design. Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Sampel berjumlah 40 orang ibu post partum normal yang dibagi dalam 2 kelompok, yaitu 20 responden pijat punggung dan 20 responden  tanpa pijat punggung. Hasil  menunjukkan usia rata-rata ibu 20-35 tahun (92,5%), multipara (70%). Berdasarkan hasil analisis dengan uji statistik chi-square didapatkan bahwa nilai t hitung 9,22  > t tabel 3,84 dengan demikian Ho ditolak dan H1 diterima. Simpulan mayoritas produksi ASI pada ibu post partum normal adalah cukup dan ada perbedaan antara produksi ASI ibu post partum setelah  mendapatkan pijat punggung dan tidak. Pijat punggung adalah salah satu cara untuk memperlancar dan meningkatkan produksi ASI. Pijat punggung merupakan salah satu contoh intervensi mandiri bidan dan dengan mudah dipilih dalam penatalaksanaan  merangsang produksi ASI.
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TALAGA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2018 Idris Handriana
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v6i2.15

Abstract

Pneumonia adalah penyebab umum kematian pada anak kecil di seluruh dunia. Kejadianpneumonia di Kabupaten Majalengka tahun 2017 paling banyak terdapat di UPTDPuskesmas Talaga yaitu 362 (8.26%) dari jumlah anak sebanyak 4.379 orang. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)dengan kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas TalagaKabupaten Majalengka Tahun 2018.Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan menggunakanpendekatan case control.Besar sampel dengan menggunakan perbandingan 1 : 1diperoleh jumlah sampel sebanyak 60 kasus (balita pneumonia) dan 60 kontrol (balitayang tidak mengalami pneumonia). Analisis datanya meliputi analisis univariat dengandistribusi proporsi dan analisis bivariat dengan uji chi square dan odd ratio.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi balita yang mengalami pneumonia denganibu yang PHBS-nya kurang baik (53,3%) lebih tinggi dibanding balita yang tidakmengalami pneumonia dengan ibu yang PHBS-nya kurang baik (31,7%). Ada hubunganantara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian pneumonia pada balitadi Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Talaga Kabupaten Majalengka tahun 2018 dengan value = 0,016 dan OR = 2,466.Petugas kesehatan perlu menjaga dan meningkatkan program MTBS untuk menanganipneumonia serta meningkatkan promosi kesehatan kepada masyarakat denganmengadakan penyuluhan dan konseling, serta bagi ibu balita jika anaknya mengalamigejala pneumonia agar segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkanpertolongan dan penanganan dengan tepat.

Page 11 of 22 | Total Record : 211