Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU IBU DALAM PENCEGAHAN PNEUMONIA PADA BALITA DI DESA JATISURA UPTD PUSKESMAS JATIWANGI KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017 Yophi Nugraha; Ita Rosita
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit infeksi pernapasan dengan gejala batuk-pilek yang disertai sesak nafas atau nafas cepat. Kejadian pneumonia pada balita di Desa Jatisura Kecamatan Jatiwangi pada tahun 2016 sebanyak 69 balita (18,85%) dari 366 balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku ibu dalam pencegahan pneumonia pada balita di Desa Jatisura UPTD Puskesmas Jatiwangi Kabupaten Majalengka Tahun 2016. Jenis penelitiannya yaitu penelitian korelasional dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 78 ibu yang mempunyai balita usia 1-5 tahun di Desa Jatisura UPTD Puskesmas Jatiwangi Kabupaten Majalengka dengan teknik simple random sampling. Analisis datanya meliputi analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kurang dari setengahnya (44,9%) ibu balita berpengetahuan kurang tentang pneumonia, lebih dari setengahnya (57,7%) ibu balita bersikap negatif dan lebih dari setengahnya (66,7%) ibu balita dengan perilaku dalam upaya pencegahan pneumonia pada balita kurang baik. Ada hubungan (p value  = 0,003) dan sikap (p value  = 0,001) dengan perilaku ibu dalam upaya pencegahan pneumonia pada balita di Desa Jatisura UPTD Puskesmas Jatiwangi Kabupaten Majalengka Tahun 2017.Bagi petugas kesehatan perlunya bekerja sama dengan aparat desa untuk melakukan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat khususnya ibu balita mengenai pencegahan pneumonia pada balita. Bagi ibu balita agar proaktif untuk memperoleh informasi tentang pencegahan pneumonia balita melalui berbagai sumber informasi yang bisa ibu akses. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Pneumonia, Balita,
PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR'AN TERHADAP PENINGKATAN KONSENTRASI BELAJAR PADA MAHASISWA PRODI S1 KEPERAWATAN TINGKAT II STIKES YPIB MAJALENGKA TAHUN 2019 Yophi Nugraha
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 1 No 1 (2020): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v1i1.193

Abstract

Keberhasilan suatu proses belajar dipengaruhi oleh konsentrasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap peningkatan konsentrasi belajar mahasiswa tingkat II S1 keperawatan STIKes YPIB Majalengka. Desain penelitian ini yaitu Quasi Eksperimen Design rancangan Non Equaivalent Control Group dengan sampel yaitu 36 mahasiswa kelompok eksperimen dan 36 mahasiswa kelompok kontrol dengan menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Army Alpha. Analisa data menggunakan uji statistik Uji Wilcoxon. Hasil pengolahan data pada kelompok eksperimen didapatkan nilai ρ value = 0.000 atau ρ < 0.05. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap peningkatan konsentrasi belajar mahasiswa tingkat II S1 keperawatan STIKes YPIB Majalengka.
HUBUNGAN ANTARA SENAM, POLA MAKAN, DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA Suharno Suharno; Yophi Nugraha; Muhammad Guntur M
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.917 KB) | DOI: 10.38165/jk.v8i2.113

Abstract

Meningkatnya usia harapan hidup (UHH) menyebabkan peningkatan jumlah lansia. Meningkatnya jumlah lansia menandakan kualitas hidup semakin baik. Jumlah lansia di Puskesmas Majalengka yaitu 2597 orang, sedangkan Puskesmas Cigasong dengan 1876 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Senam, Pola Makan dan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup pada Lansia di UPTD Puskesmas Majalengka Kabupaten Majalengka.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan 97 responden lansia yang diambil secara Accidental Sampling. Rancangan penelitain ini adalah cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data sekunder dan data primer. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat.Hasil penelitian ini menunjukan lebih dari setengahnya lansia mempunyai kualitas hidup tinggi (73,2%), lebih dari setengahnya lansia rutin mengikuti senam (62,9%), lebih dari setengahnya lansia mempunyai pola makan baik (75,3%), dan sebagian besar lansia mendapatkan dukungan tinggi dari keluarganya (76,3%). Hasil uji chi square pada penelitian ini menunjukan ada hubungan yang signifikan antara senam dengan kualitas hidup dengan nilai ρ=0,000; pola makan dengan kualitas hidup dengan nilai ρ=0,000; dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup dengan nilai ρ=0,000.Kata kunci : Lansia, Kualitas Hidup, Senam, Pola Makan, Dukungan Keluarga  ABSTRACTIncreasing life expectancy causes an increase the number of elderly. Increasing the number of elderly indicates that quality of life is get better. The number of elderly in community health center Majalengka is 2597 people, while in community health center Cigasong is 1876 people. This research aims to determine the relationship between gymnastics, diet, and family motivation with quality of life of the elderly in community health center in Majalengka district.This type of research is quantitative with 97 elderly respondents taken by accidental sampling. The design of this study is cross sectional design. Data collected by collection of secondary data and primary data. Data analysis was perfomed using univariate and bi-variate analysis.Results in this study showed more than half of the elderly have high quality of life (73,2%), more than half of the elderly routine follow gymnastics (62,9%), more than half of the elderly have good diet (75,3%), and most elderly get high motivation of his family (76,3%). Chi square test results in this study showed there was a significant relationship between Gymnastics with quality of life with the ρ value = 0,000; Diet with quality of life with the ρ value = 0,000; and Family Motivation with quality of life with the ρ value = 0,000;.Keywords : Elderly, Quality of life, Gymnastics, Diet, Family Motivation
Intervensi Keperawatan Komunitas dalam Mengantisipasi Bullyng di Sekolah Nugraha, Yophi; Suharno, Suharno
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.6391

Abstract

This research aims to determine nursing interventions in the community in dealing with bullying at school. The method used is library research and a descriptive qualitative approach with data collection carried out based on source search techniques, the process of understanding and analyzing and constructing various sources such as books, journals and various research related to community nursing interventions in anticipating bullying in schools. The research results show that community-based nursing interventions to overcome bullying in the school environment include bullying prevention programs in schools, group counseling and health education. In conclusion, in general, school-based bullying prevention interventions by increasing students' knowledge of bullying and victimization can therefore reduce the number of cases of bullying among students, and obtain much better results. Keywords: Bullying, Community Nursing Intervention, School
Psikoedukasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Bullying Pada Remaja Di SMPN 2 Majalengka Wahyuni, Sri; Kurniawan, Wawan; Nuraeni, Rina; Suharno, Suharno; Nugraha, Yophi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i1.788

Abstract

Dengan   mudahnya   akses   informasi didunia maya dan juga buruknya lingkungan menjadi penyebab terjadinya bullying pada remaja di sekolah. Dari 30 kasus perundungan pada 2023, sebanyak 50% terjadi di jenjang SMP, 30% di jenjang SD, 10% di jenjang SMA, dan 10% di jenjang SMK. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman siswa akan dampak bullying dan cara pencegahannya. Kegiatan pengabdian ini sebagai bentuk pencegahan terhadap tindakan bullying dengan memberikan psikoedukasi pemahaman tentang bullying   pada   remaja, sasaran pada kegiatan ini adalah siswa SMP. Metode pelaksanaan yang digunakan   pada   psikoedukasi   tentang pengertian, penyebab, dampak, bentuk-bentuk, hukuman, dan cara pencegahan bullying yaitu menggunakan media power point presentation, tanya jawab dan juga dilakukan pre-test dan post-test menggunakan kuisioner. Dan hasil kegiatan ini terdapat perbedaan pemahaman akan bullying sebelum dan sesudah pemberian materi yaitu adanya peningkatan 46,16% yang sebelumnya 27,88% menjadi 74,04% untuk kategori baik, untuk kategori sedangmenurun 31,68% yang sebelumnya 56% menjadi 24,32%, dan kategori kurang menurun sebanyak 14,36% yang sebelumnya 16% menjadi 1,64%. Psikoedukasi tentang bullying yang telah dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian Masyarakat pada SMPN 2 Majalengka dapat meningkatkan pemahaman siswa dan siswi dengan memberikan penyuluhan tentang bullying yang meliputi pengertian, bentuk-bentuk bullying, penyebab bullying, dampak bullying dan cara pencegahan bullying.
Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gangren Diabetes Militus Pre Operasi Debridemen Di Ruang Bedah RSUD Cideres Kabupaten Majalengka Tahun 2024 Yophi Nugraha; Suharno
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v3i2.1527

Abstract

Gangren diabetes melitus merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus yang paling ditakuti dan menimbulkan kecemasan karena gangren diabetes melitus harus dihadapkan pada tindakan operasi debridemen. Pada tahun 2023 di RSUD Cideres jumlah pasien diabetes melitus mengalami peningkatan yaitu terdapat 512 pasien diantaranya mengalami gangren diabetes melitus sebanyak (36,9%) pasien dan jumlah pasien yang mengalami operasi debridemen karena gangren diabetes melitus sebanyak 161 pasien. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pasien gangren diabetes melitus dengan tingkat kecemasan pre operasi debridemen di Instalasi Rawat Inap RSUD Cideres Kabupaten Majalengka Tahun 2024. Metode. Penelitian ini menggunakan penelitian korelasional pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling dengan samplenya adalah pasien gangren diabetes melitus yang akan dioperasi debridemen di Instalasi Rawat Inap RSUD Cideres Kabupaten Majalengka pada bulan Maret tahun 2024 sebanyak 37 pasien. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian. Kurang dari setengah pasien memiliki pengetahuan kurang baik tentang penyakit gangren diabetes melitus dan operasi debridemen (37,8%) dan lebih dari setengah pasien mengalami tingkat kecemasan sedang (51,4%). Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan pasien gangren diabetes melitus dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi debridemen (p value = 0,026). Kesimpulan. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan pasien gangren diabetes melitus dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi debridemen di Ruang Bedah RSUD Cideres Kabupaten Majalengka Tahun 2024. Saran Disarankan petugas kesehatan meningkatkan asuhan keperawatan yang lebih intensif pada pasien pre operasi debridemen, meningkatkan hubungan baik dengan pasien dan keluarganya serta memberikan informasi yang baik dan benar sehingga kecemasan pasien dapat teratasi.
Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gangren Diabetes Militus Pre Operasi Debridemen Di Ruang Bedah RSUD Cideres Kabupaten Majalengka Yophi Nugraha; Rany Muliany Sudirman
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v4i1.1831

Abstract

Gangren diabetes melitus merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus yang paling ditakuti dan menimbulkan kecemasan karena gangren diabetes melitus harus dihadapkan pada tindakan operasi debridemen. Pada tahun 2023 di RSUD Cideres jumlah pasien diabetes melitus mengalami peningkatan yaitu terdapat 512 pasien diantaranya mengalami gangren diabetes melitus sebanyak (36,9%) pasien dan jumlah pasien yang mengalami operasi debridemen karena gangren diabetes melitus sebanyak 161 pasien. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pasien gangren diabetes melitus dengan tingkat kecemasan pre operasi debridemen di Instalasi Rawat Inap RSUD Cideres Kabupaten Majalengka Tahun 2024. Metode. Penelitian ini menggunakan penelitian korelasional pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling dengan samplenya adalah pasien gangren diabetes melitus yang akan dioperasi debridemen di Instalasi Rawat Inap RSUD Cideres Kabupaten Majalengka pada bulan Maret tahun 2024 sebanyak 37 pasien. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian. Kurang dari setengah pasien memiliki pengetahuan kurang baik tentang penyakit gangren diabetes melitus dan operasi debridemen (37,8%) dan lebih dari setengah pasien mengalami tingkat kecemasan sedang (51,4%). Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan pasien gangren diabetes melitus dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi debridemen (p value = 0,026). Kesimpulan. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan pasien gangren diabetes melitus dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi debridemen di Ruang Bedah RSUD Cideres Kabupaten Majalengka Tahun 2024. Saran Disarankan petugas kesehatan meningkatkan asuhan keperawatan yang lebih intensif pada pasien pre operasi debridemen, meningkatkan hubungan baik dengan pasien dan keluarganya serta memberikan informasi yang baik dan benar sehingga kecemasan pasien dapat teratasi.
Hubungan Kebiasaan Merokok Anggota Keluarga Di Dalam Rumah Terhadap Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Talaga Kabupaten Majalengka Yophi Nugraha; Inmy Rodiyatam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian pneumonia pada balita perlu ditangani dengan cepat dan tepat karena dapat menimbulkan dampak gangguan kesehatan pada balita dan bahkan kematian. Kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Talaga tahun 2015 (13,71%) dari 2931 balita dan perilaku merokok baik di dalam rumah maupun diluar rumah dengan persentase tertinggi yaitu dari 1896 sebesar 93% rumah tangga . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok anggota keluarga di dalam rumah terhadap kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Talaga Kabupaten Majalengka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang mempunyai balita di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Talaga tahun 2015 yaitu sebanyak 2931 balita, dengan jumlah sampel sebanyak 97 orang Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan α = (0,05). Hasil penelitian menunjukkan kurang dari setengahnya (29,9%) balita mengalami kejadian pneumonia, sebagian kecil (21,6%) keluarga balita yang merokok didalam rumah. Ada hubungan antara kebiasaan merokok anggota keluarga didalam rumah dengan kejadian pneumonia pada balita di UPTD Puskesmas Talaga Kabupaten Majalengka (p value =0,002). Saran diajukan bagi petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan pelaksanaan program penyuluhan dan konseling tentang kejadian pneumonia dan bahaya merokok anggota keluarga di dalam rumah bagi balita. Ibu balita agar dalam pencegahan penyakit pneumonia salah satunya dengan cara merubah kebiasaan merokok anggota keluarga dalam rumah.
HUBUNGAN ANTARA SENAM, POLA MAKAN, DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA Suharno Suharno; Yophi Nugraha; Muhammad Guntur M
Jurnal Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v8i2.113

Abstract

Meningkatnya usia harapan hidup (UHH) menyebabkan peningkatan jumlah lansia. Meningkatnya jumlah lansia menandakan kualitas hidup semakin baik. Jumlah lansia di Puskesmas Majalengka yaitu 2597 orang, sedangkan Puskesmas Cigasong dengan 1876 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Senam, Pola Makan dan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup pada Lansia di UPTD Puskesmas Majalengka Kabupaten Majalengka.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan 97 responden lansia yang diambil secara Accidental Sampling. Rancangan penelitain ini adalah cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data sekunder dan data primer. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat.Hasil penelitian ini menunjukan lebih dari setengahnya lansia mempunyai kualitas hidup tinggi (73,2%), lebih dari setengahnya lansia rutin mengikuti senam (62,9%), lebih dari setengahnya lansia mempunyai pola makan baik (75,3%), dan sebagian besar lansia mendapatkan dukungan tinggi dari keluarganya (76,3%). Hasil uji chi square pada penelitian ini menunjukan ada hubungan yang signifikan antara senam dengan kualitas hidup dengan nilai ρ=0,000; pola makan dengan kualitas hidup dengan nilai ρ=0,000; dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup dengan nilai ρ=0,000.Kata kunci : Lansia, Kualitas Hidup, Senam, Pola Makan, Dukungan Keluarga  ABSTRACTIncreasing life expectancy causes an increase the number of elderly. Increasing the number of elderly indicates that quality of life is get better. The number of elderly in community health center Majalengka is 2597 people, while in community health center Cigasong is 1876 people. This research aims to determine the relationship between gymnastics, diet, and family motivation with quality of life of the elderly in community health center in Majalengka district.This type of research is quantitative with 97 elderly respondents taken by accidental sampling. The design of this study is cross sectional design. Data collected by collection of secondary data and primary data. Data analysis was perfomed using univariate and bi-variate analysis.Results in this study showed more than half of the elderly have high quality of life (73,2%), more than half of the elderly routine follow gymnastics (62,9%), more than half of the elderly have good diet (75,3%), and most elderly get high motivation of his family (76,3%). Chi square test results in this study showed there was a significant relationship between Gymnastics with quality of life with the ρ value = 0,000; Diet with quality of life with the ρ value = 0,000; and Family Motivation with quality of life with the ρ value = 0,000;.Keywords : Elderly, Quality of life, Gymnastics, Diet, Family Motivation
Manajemen Pengelolaan Penyakit Diabetes Mellitus di Desa Ciborelang Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka Wianti, Arni; Nugraha, Yophi; Fauzi, Restu; Nata, Hilda; Nurhalisa, Nabila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3859

Abstract

Pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Ciborelang Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka dalam rangka edukasi kepada masyarakat dengan prinsip Lima Pilar Diabetes Mellitus Penyuluhan kesehatan dilakukan bersamaan dengan kegiatan Pemeriksaan Kadar Gula Darah dan Pre-Post Test Pengetahuan Diabetes Mellitus. Responden dalam kegiatan ini sebanyak 55 orang penderita Diabetes Mellitus. Setelah dilakukan edukasi hasilnya adalah sebanyak 27,3% pengetahuan baik, 54,5% pengetahuan cukup dan 18,2% pengetahuan kurang. Kadar GDS didapatkan hasil 30,7% berada pada kelompok tinggi (>180 mm/Lt)  Peran tenaga kesehatan dan dukungan keluarga sangat penting untuk pasien Diabetes Mellitus ini dalam menjalankan program sehingga dikemudian hari tidak terjadi komplikasi pada pasien ini.