cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.p4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnal.p4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Core Subject : Education, Social,
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Community Service
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2026)" : 32 Documents clear
PENGUATAN KOMPETENSI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL BAGI MAHASISWA CALON GURU Rahmat Unton, Ali; Masdiana, Masdiana; Sudiah, Lismawati; Karim, Karim; Ode Nining Setiyawan, Wa; Rizal, Rizal; Marsel, Marsel
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.10896

Abstract

ABSTRACT This community service activity aims to enhance prospective teachers’ understanding and ability to utilize information technology as a tool in the teaching and learning process. Additionally, this initiative aims to equip them with strong digital skills so they can integrate technology into innovative, creative, and effective teaching methods in the future when they become teachers in schools. Before using information technology, each participant was given a questionnaire to measure learning motivation (Pre-test) using a Likert scale: Strongly Agree, Agree, Somewhat Agree, Disagree, and Strongly Disagree. The questionnaire covered four aspects: 1) Perseverance in learning; 2) Interest and enthusiasm for learning; 3) Independence and participation; 4) Need for learning media. Based on the results obtained, it was found that before the activity was conducted, participants tended to answer “Strongly Agree” or “Agree.” This indicates that participants demonstrated low learning motivation due to the limitations of conventional methods. After the activity concluded, the questionnaire was administered again, and participants demonstrated very high enthusiasm for learning by utilizing information technology in the learning process and improving their digital literacy skills. ABSTRAK Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan para calon guru dalam memanfaatkan teknologi informasi sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar. Selain itu, upaya ini bertujuan memberikan keterampilan digital yang baik kepada mereka agar mampu menggabungkan teknologi dalam metode mengajar yang inovatif, kreatif, dan efektif di masa depan ketika mereka menjadi guru di sekolah. Sebelum menggunakan teknologi informasi, setiap peserta diberikan angket untuk mengukur motivasi belajar (Pre-test) dengan skala Likert, yaitu Sangat Setuju, Setuju, Kurang Setuju, Tidak Setuju, dan Sangat Tidak Setuju. Angket tersebut mencakup empat aspek, yaitu: 1) Ketekunan dalam belajar; 2) Minat dan semangat belajar; 3) Kemandirian dan partisipasi; 4) Kebutuhan media pembelajaran. Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa sebelum kegiatan dilaksanakan, peserta cenderung menjawab "Sangat Setuju" atau "Setuju". Artinya, peserta menunjukkan motivasi belajar yang rendah karena keterbatasan metode konvensional. Setelah kegiatan selesai, kembali diberikan angket dan peserta menunjukkan semangat belajar yang sangat tinggi dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pembelajaran serta meningkatkan kemampuan literasi digital mereka.
PEMBERDAYAAN UMKM PENERIMA PKH MELALUI PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PENJUALAN (HPP) Endang Yani, Tri; Wibisono, Totok; Junaidi, Muhammad; Sujito, Sujito
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.11074

Abstract

ABSTRACT The Family Hope Program (Program Keluarga Harapan/PKH) is a conditional cash transfer program initiated by the Government of Indonesia aimed at reducing poverty and improving the welfare of low-income households. One of the beneficiary areas is Krobokan Urban Village, Semarang City, which consists of nine PKH groups with several Beneficiary Families (Keluarga Penerima Manfaat/KPM) engaged in micro, small, and medium enterprises (MSMEs). However, a key challenge faced by these MSMEs is the low level of understanding and ability to calculate the Cost of Goods Sold (COGS), which leads to inaccurate product pricing, reduced competitiveness, and suboptimal business sustainability. This community service activity aims to provide education and training on COGS calculation for PKH beneficiary MSMEs in Krobokan Urban Village, enabling them to set fair, competitive, and profitable selling prices, while also improving family economic independence. The implementation method used is direct education and training delivered to partner groups during the first semester of the 2025–2026 academic year. The results of the activity indicate an improvement in participants’ understanding and skills in calculating COGS, as well as their ability to determine more accurate product pricing. Therefore, this program is expected to support more efficient and sustainable business management for PKH beneficiary MSMEs. ABSTRAK Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial bersyarat dari pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Salah satu wilayah penerima PKH adalah Kelurahan Krobokan, Kota Semarang, yang memiliki 9 kelompok PKH dengan sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menjalankan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan pelaku UMKM dalam menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), sehingga berdampak pada ketidaktepatan penetapan harga jual, rendahnya daya saing produk, serta kurang optimalnya keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan perhitungan HPP kepada UMKM penerima PKH di Kelurahan Krobokan agar mampu menentukan harga jual yang wajar, kompetitif, dan menguntungkan serta meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah edukasi dan pelatihan secara langsung kepada kelompok mitra pada semester gasal tahun akademik 2025–2026. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam menghitung HPP serta kemampuan dalam menentukan harga jual yang lebih tepat. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan usaha yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi UMKM penerima PKH.

Page 4 of 4 | Total Record : 32