Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN METODE PETA KONSEP BAGI SISWA KELAS III SD NEGERI 45 BUTON Sudiah, Lismawati; Rizal; Hanisu; Wa Ode Nining Setiyawan; Masdiana; Risman, Kadar
Jurnal Paris Langkis Vol 3 No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v3i1.15361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS dengan penggunaan metode peta konsep bagi siswa kelas III SD Negeri 45 Buton .Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Desain penelitian ini menggunakan modifikasi model Kemmis & McTaggart dalam 2 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 45 Buton yang berjumlah 25 siswa. Objek penelitian adalah meningkatkan hasil belajar IPS melalui metode peta konsep. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi dan soal tes atau evaluasi hasil belajar. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan Metode Peta Konsep Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS Bagi Siswa Kelas III SD Negeri 45 Buton mengalami peningkatan, Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar pada siklus I dan II diperoleh data bahwa hasil belajar siswa meningkat. Hasil tes siklus I diperoleh sebanyak 15 siswa atau 60% tuntas dan 10 siswa atau 40% belum tuntas. Kemudian pada hasil tes siklus II menunjukkan 21 siswa atau 78,08% tuntas dan 4 siswa atau 12,05% belum tuntas. Dengan adanya peningkatan yang terjadi pada siswa yang telah mencapai 88% siswa telah tuntas dan melebihi 75% indikator keberhasilan maka dinyatakan bahwa perbaikan pembelajaran ini telah berhasil.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL TERHADAP PERILAKU SADAR LINGKUNGAN KALI SOLO DUSUN HONEX DI DESA BANABUNGI KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON Masdiana; Unton, Ali Rahmat; Sudiah, Lismawati; Hanisu; Wa ode Nining Setyawan; Wulandari; Risman, Kadar
Jurnal Paris Langkis Vol 3 No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v3i1.15415

Abstract

endidikan secara umum merupakan segala upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain baik individu, kelompok, atau masyarakat sehingga mereka melakukan apa yang diharapkan oleh pelaku pendidikan (Soekidjo Notoatmodjo, 2003: 16). Program wajib belajar 6 tahun, yang didukung pembangunan infrastruktur sekolah merupakan program pemerintah sektor pendidikan yang diakui cukup sukses.Pendidikan mempunyai peranan penting karena melalui pendidikan, manusia makin mengetahui dan sadar akan bahaya limbah rumah tangga terhadap lingkungan, terutama bahaya pencemaran terhadap kesehatan manusia. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. (Singarimbun,1982:3) dalam metode penelitian survey mengatakan bahwa penelitian survey adalah “penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok.Berdasarkan data penduduk pada tahun 2018/2019 jumlah kepala keluarga di Dusun Honex Desa Bnabungi Kecamatan Pasarwajo berjumlah 209 kepala keluarga.Dalam penelitian pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling sebanyak 10% dari jumlah populasi. Penarikan samplmenggunakan rumus slovin Sehingga yang menjadi sampel dalam penelitian adalah sejumlah 60 kepala keluarga. Berdasarkan tabel hasil uji Regresi di atas Sig 0,002 ˂ 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan perilaku sadar lingkungan. Dari hipotesis yang telah diajukan maka Ha dapat diterima dan Ho ditolak. Karena terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan formal Dan perilaku sadar lingkungan. Berdasarkan tabel hasil uji R Square maka dapat di ketahui persentase hubungan antara tingkat Pendidikan terhadap perilaku sadar lingkungan sebesar 0,158 atau 15,8 %.Kata Kunci : pendidikan; Perilaku; Sadar; Lingkungan
Pelatihan Pembuatan Game Edukasi Menggunakan Aplikasi Wordwall sebagai Media Pembelajaran di SD Negeri 1 Labalawa Unton, Ali Rahmat; Rizal, Rizal; Waly, Silvia Agnesi; Masdiana, Masdiana; Susanto, Aris; Sudiah, Lismawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25404

Abstract

Pada tahun 2022, pemerintah memberikan bantuan 10 unit chromebook kepada SD Negeri 1 Labalawa, namun belum banyak yang menggunakannya untuk pembelajaran. Sebagian guru SD Negeri 1 Labalawa yang telah mendapatkan pelatihan pembuatan media pembelajaran menggunakan PowerPoint. Media ini kurang interaktif untuk mendidik generasi yang sudah sangat melek gadget. Guru-guru yang belum mendapatkan pelatihan serupa dianggap mampu mengikuti perkembangan inovasi teknologi dan digitalisasi. Oleh karena itu, guru-guru SD Negeri 1 Labalawa perlu mendapatkan pelatihan pembuatan media pembelajaran yang lebih variatif dengan menggunakan platform digital dari yang sudah ada agar dapat memaksimalkan chromebook yang sudah ada. Salah satu Platform Digital Aplikasi Wordwall dapat dimanfaatkan dan dijalankan oleh guru untuk membuat game edukasi agar menjadi media pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan interaktif bagi siswa SD. Anak-anak gemar bermain game menggunakan gadget, sebagian besar aplikasi dari wordwall berpusat pada game yang menyenangkan dan menarik, oleh karena itu sangat tepat untuk pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan membuat media pembelajaran dengan wordwall merupakan program pelatihan dan pendampingan bagi guru. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah oleh pemateri kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan latihan membuat game edukasi sebagai media pembelajaran dengan wordwall secara berkelompok. Di akhir kegiatan pelatihan ini dilakukan presentasi kelompok terhadap media yang telah dibuat.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Eksperimen Pada Pelajaran IPA Kelas V SD Negeri 68 Buton Hanisu, Hanisu; Sudiah, Lismawati; Karim, Karim; Saputra, Muh. Adriansyah Joko
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28347

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui metode eksperimen pada pelajaran IPA kelas V SD Negeri 68 Buton. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (ACR) terdiri dari 4 tahap penelitian: (1) Perencanaan (2) Pelaksanaan (3) Observasi (4) Refleksi. Penelitian ini diikuti oleh 15 orang yang terdiri dari 8 orang siswa laki-laki dan 7 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan dalam dua periode kerja yang masing-masing meliputi eksperimen dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan analisis data, hasil belajar siswa pada siklus pendahuluan mencapai 40%, menurut metode tes ketuntasan siklus I mencapai 73,33% dan siklus II 93,33%. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus 1 mencapai 85% dan pada siklus II 100%. Hasil observasi siswa pada siklus 1 mencapai 92,30% dan pada siklus II 100%. Berdasarkan hasil belajar dan aktivitas guru dan siswa dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 68 Buton Kabupaten Buton.
Penguatan Nilai-nilai Luhur Kerajaan Kesultanan Buton Pada Mahasiswa STKIP pelita Nusantara Buton Dalam Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Budaya Buton Susanto, Aris; Unton, Ali Rahmat; Sudiah, Lismawati; Wali, Silvia Agnesi; Nurkarimah, Rahmawati; Karim, Karim; Rizal, Rizal
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.486

Abstract

Guru ialah pembimbing, pengarah yang akan ditiru oleh peserta didik dalam segala aspek, baik itu aspek kognitif, afektif, mauupun psikomotoriknya. Oleh sebab itu, guru selalu dituntut untuk melakukan perbaikan-perbaikan demi mewujudkan output peserta didik yang berkualitas dan memiliki karakter yang maksimal. Salah satu proses perbaikan yang dilakukan, yaitu pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan melibatkan para calon guru masa depan. Materi pada kegiatan ini, yaitu Penguatan Nilai-nilai Luhur Kerajaan Kesultanan Buton Pada Mahasiswa STKIP Pelita Nusantara Buton Dalam Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Budaya Buton sebagai bekal.Adapun tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bahwa dengan mengetahui Sejarah dan peninggalan Kerajaan kesultanan Buton diharapkan kepada seluruh mahasiswa STKIP Pelita Nusantara Buton dapat memahami peran serta dan tanggung jawab sebagai seorang pendidik terutama pada pengembangan karakter peserta didik. Hal lain yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat kali ini bahwa saat ini perkembangan teknologi tidak bisa dielakan. Semakin kedepan semakin maju dan sangat pesat perkembangannya. Sehingga para calon guru harus dibekali pemahaman pendidikan karakter sebagai bekal untuk pelaksanaan pembelajaran dikelas.
Peningkatan Pemahaman Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran dengan Menggunakan Video Bagi Siswa SD Negeri Tomba Unton, Ali Rahmat; Waly, Silvia Agnesi; Susanto, Aris; Masdiana, Masdiana; Sudiah, Lismawati; Karim, Karim; Rizal, Rizal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era modern saat ini pendidikan perlu beradaptasi dengan perubahan pola pikir dan kebutuhan yang serba cepat, praktis, dan tepat. Kehadiran teknologi informasi mampu melayani kebutuhan tersebut. Teknologi informasi dan komunikasi berperan sebagai alat bantu pembelajaran melalui berbagai sarana komunikasi modern. Misalnya komputer, ponsel, surat elektronik (email), software belajar online, dan lain sebagainya. Proses pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan bisa dibangun dengan menghadirkan media pembelajaran dalam bentuk video (audio visual). Belajar melalui video akan memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, juga memudahkan peserta didik memahami konteks mata pelajaran. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri Tomba merupakan kegiatan kerjasama antara Guru SD Negeri Tomba bersama Dosen STKIP Pelita Nusantara Buton dalam rangka pengembangan profesionalisme guru di sekolah serta meningkatkan mutu sumber daya manusia di dunia pendidikan. Adapun metode penyampaian pada pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu sosialisasi dalam rangka meningkatkan pemahaman serta kesadaran terhadap profesionalitas guru pada peningkatan pemahaman teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran dengan menggunakan video. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu, 1) guru SD Negeri Tomba dapat memahami peningkatan kapasitas profesi pendidik yang berkualitas dan berkompeten dengan menggunakan adaptasi teknologi informasi dan komunikasi khususnya pemanfaatan video sebagai media pembelajaran. 2) guru mendapatkan pemahaman terkait pembelajaran yang menyenangkan, kreatif dan inovatif sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. 3) Siswa SD Negeri Tomba mendapatkan materi pembelajaran melalui video sehingga memperoleh visualisasi yang jelas dan nyata tentang konsep-konsep teknologi.
Pola Perilaku Perkembangan Ekonomi Masyarakat di Desa Sampuabalo Kecamatan Siontapina Kabupaten Buton Sudiah, Lismawati; Unton, Ali Rahmat; Masdiana, Masdiana; Setiayawan, Wa Ode Nining; Hanisu, Hanisu; Rizal, Rizal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nelayan diketahui sebagai suatu masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dengan mata pencarian utama memanfaatkan sumber daya alam yang terdapat di dalam laut baik itu berupa ikan, udang, rumput laut, kerang, terumbu karang dan hasil kekayaan lainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pola Perilaku Perkembangan Ekonomi Masyarakat Di Desa Sampuabalo Kecamatan Siontapina Kabupaten Buton”. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yaitu menggunakan data yang berdasarkan pada argumen, peneliti dapat mengumpulkan hasil wawancara, analisis dokumen, diskusi hingga transkip observasi. Subjek penelitian ini 90 orang responden yang bermata pencarian sebagai nelayan. Adapun metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjuhkan bahwa Pola Perilaku Perkembangan Ekonomi Masyarakat Di Desa Sampuabalo Kecamatan Siontapina Kabupaten Buton dapat dilihat dari jenis kapal/perahu yang digunakan saat melaut yaitu bodi viber sebanyak 68 orang dengan prensentase 75,56%, kapal/perahu motor yang diguakan adalah milik pribadi sebanyak 90 orang dengan presentase 100%. Dijelaskan bahwa biaya yang dikeluarkan untuk bahan bakar untuk kapal/perahu motor selama sebulan Rp. 1.500.000 sebanyak 79 orang dengan presentase 87, 77%. Biaya yang dikeluarkan sehari untuk melaut dengan kategori Rp. 90.000 sebanyak 78 orang/ 86,66%. Biaya yang dikeluarkan untuk membeli peralatan pancing dengan kategori Rp. 75.000 sebanyak 52 orang/57%. Jenis ikan yang menjadi hasil tangkapan yaitu 90 orang/100% dengan hasil tangkapan seperti ikan tuna, baby tuna, dan ikan cakalang. 90 orang/100% bahwa ikan yang diperoleh dijual dan sebanyak 66 orang/73, 33% ikan yang dipeloh di jual dalam Kg. Penghasilan nelayan yang diperoleh perhari saat melaut tidaklah menentuh dengan rata-rata Rp. 1.500.000 66 orang/73.33% berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa penghasilan nelayan dikategorikan sangat baik karena dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa sampuabalo dengan mayoritas pekerjaanya adalah berprofesi sebagai nelayan. Hasil dari penghasilan penangkapan ikan banyak yang sudah mendapatkan pemasukan keuangan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dengan demikian pemerintah kabupaten buton diharapkan untuk memberikan pelatihan keterampilan bagi masyarakat nelayan di desa sampuabalo dalam upaya peningkatan hasil tangkapan agar dapat meningkatkan ekonomi keluarganya.
Tingkat Kesadaran Masyarakat dalam Pengolahan Sampah untuk Kebersihan Lingkungan di Desa Taduasa Kecamatan Batuatas Kabupaten Buton Selatan Sudiah, Lismawati; Unton, Ali Rahmat; Masdiana, Masdiana; Setiayawan, Wa Ode Nining; Hanisu, Hanisu; Rizal, Rizal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Tingkat Kesadaran Masyarakat Dalam Pengolahan Sampah Untuk Kebersihan Lingkungan di Desa Taduasa Kecamatan Batu Atas Kabupaten Buton Selatan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kejadian atau fakta, keadaan, fenomena, variabel dan keadaan yang terjadi saat penelitian berlangsung dengan menyuguhkan apa yang sebenarnya terjadi. Metode pada dasarnya memandu cara seseorang meneliti, menganalisis, dan memecahkan masalah tertentu untuk menemukan jawaban yang tepat. Dalam penelitian diperlukan suatu metode agar tujuan yang diharapkan dapat berjalan dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kepedulian masyarakat terhadap pembuangan sampah di Desa Taduasa Kecamatan Batuatas Kabupaten Buton Selatan terhitung tinggi dengan menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan. Ketika ditanya lebih spesifik bagaimana mereka menjaga lingkungan, rata-rata tidak kurang dari 19 persen menjawab bahwa mereka hanya membersihkan kebun sendiri. Mereka masih terlalu sedikit menyadari pentingnya perlindungan lingkungan secara menyeluruh, tidak hanya di sekitar rumah. Masyarakat cenderung kurang peduli terhadap lingkungan. Dan 8 persen orang cenderung mengabaikannya dan mengatakan mereka tidak melakukan apa-apa dengan program pembersihan lingkungan dari sampah karena pemerintah kota tidak menyediakan tempat sampah. 2) Kegiatan terkait pengelolaan sampah yang dilakukan oleh masyarakat sekitar adalah gotong royong membersihkan got, ladang dan jalan. Ini seharusnya menjadi rutinitas seminggu sekali, tetapi tidak dilakukan dengan benar. 3) Rutin, karena program yang dirancang oleh kepala desa belum dimaksimalkan dengan baik oleh masyarakat, karena kegiatan ini terkadang hanya dilakukan setiap dua bulan sekali. Masih banyak rumput liar yang tumbuh di jalan dan juga sampah yang berserakan di jalan dan dibiarkan begitu saja oleh warga sekitar. Masyarakat juga mengaku baru melakukan pembersihan ini saat ada kegiatan kerja bakti masyarakat. 4) Masyarakat Desa Taduasa sebagian besar menerapkan pengolahan sampah organik dikarenakan masyarakat tidak memahami dan mempunyai tong komposter sebagai penampungan sampah organik dan sebagian besar masyarakat masih ada pemikiran untuk membakar sampah, terutama sampah dedaunan. Sedangkan penanganan sampah anoraganik dapat dimanfaatkan ulang maupun di daur ulang oleh masyarakat Desa Taduasa seperti gelas aqua dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kerjaninan tangan seperti : keranjang dan hiasan bunga.
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Gambar Bergerak Dengan Media Gambar Diam Pada Mata Pelajaran IPA Konsep Penyesuaian Diri Hewan dan Tumbuhan Unton, Ali Rahmat; Rizal, Rizal; Sudiah, Lismawati; Harni, Harni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi mengenai (1) Perbandingan antara seberapa besar hasil belajar IPA konsep penyesuaian diri hewan dan tumbuhan menggunakan Media gambar bergerak, (2) seberapa besar hasil belajar IPA konsep penyesuaian diri hewan dan tumbuhan. Subjek penelitian ini adalah kelas VA dan kelas VB SD Negeri 44 Buton. Dimana kelas VA sebagai kelas eksperimen 1 menggunakan media gambar bergerak sedangkan kelas VB sebagai kelas eksperimen 2 menggunakan media gambar diam. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-test dan Post-test. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar IPA. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Sebelum perlakuan pada kedua kelompok eksperimen diperoleh hasil analisis statistik deskriptif rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen 1 adalah 33,33 sedangkan rata-rata hasil belajar IPA kelompok kelompok eksperimen 2 adalah 25,08. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA konsep penyesuaian diri hewan dan tumbuhan siswa yang menggunakan Media gambar bergerak dengan Media gambar diam pada kelas V SD Negeri 44 Buton.
Hubungan Pendidikan Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas III SD Negeri 25 Buton Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Sudiah, Lismawati; Karim, Karim; Hanisu, Hanisu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan orang tua terhadap hasil belajar siswa kelas III di SD Negeri 25 Buton Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif berorientasi pada pendekatan survey. Pendekatan survey in, menggambarkan karakteristik tertentu dari suatu populasi, variable yang ditelaah disejalankan dengan karakteristik yang menjadi fokus perhatian survey tersebut. Hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan orang tua memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar pada siswa kelas III SD Negeri 25 Buton sebesar 0,68. Pemberian interpretasi terhadap rxy dapat ditempuh dengan interpretasi secara sederhana yaitu : Dari perhitungan rumus product moment, telah diperoleh xry sebesar 0,68 jika diperhatikan, maka Angka Indeks pengaruh yang telah diperoleh pertanda positif. Ini berarti pengaruh antara variabel X (pendidikan orang tua) dan variabel Y (hasil belajar siswa) terdapat pengaruh yang sedang atau cukup diantara kedua variabel tersebut. Apabila dilihat besarnya xry yang diperoleh ini, yaitu : 0,68 ternyata terletak antara 0.40 – 0.70. dapat dinyatakan bahwa antara variabel X dan variabel Y terdapat pengaruh yang sedang atau cukup.