cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
laba.jayanta@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lessonandlearningstudies@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal for Lesson and Learning Studies
ISSN : 26156148     EISSN : 26157330     DOI : https://doi.org/10.23887/jlls
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in the review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, learning environment, teacher education, educational technology, educational development.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021): July" : 20 Documents clear
Model Pembelajaran Problem Based Learning Meningkatkan Hasil Belajar Tematik (Muatan Pelajaran IPA) pada Siswa Kelas IV SD Dewi, Widya Puspita; Bayu, Gede Wira; Aspini, Ni Nyoman Arca
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.36859

Abstract

Rendahnya hasil belajar tematik (muatan pelajaran IPA) siswa disebabkan oleh kurangnya motivasi siswa terhadap pembelajaran tematik (muatan pelajaran IPA), model pembelajaram yang kurang inovatif dan kurangnya keterkaitan antara materi pembelajaran dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar tematik (muatan pelajaran IPA) pada siswa kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang  dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengumpulan data, refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 19 orang. Objek penelitian adalah hasil belajar tematik (muatan pelajaran IPA). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik (muatan pelajaran IPA) siswa kelas IV. Hal ini dibuktikan dari hasil belajar siswa pada prasiklus dengan nilai rata-rata sebesar 56,8 yang berada pada kategori sangat rendah, siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 57,9 yang berada pada kategori rendah dan pada siklus II peningkatan rata-rata 71,1 dan ketuntasan belajar 73,9% dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik (muatan pelajaran IPA) siswa kelas IV.
Pengimplementasian Lesson Study Menggunakan Teknik NHT pada Pembelajaran Bahasa Inggris Dewi, F. A.; Dambayana, P. E.; Namiasih, N. K.
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.32193

Abstract

Masih banyak guru di Indonesia tidak cukup mampu untuk mengajar mata pelajaran yang sedang mereka ajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan lesson study menggunakan teknik Numbered Head Together (NHT) pada siswa kelas XI. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan tes. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Populasi dari penelitian ini sejumlah 32 peserta didik. Prosedur dalam melakukan Lesson Study terdiri dari tiga langkah yaitu Plan, Do, See. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan lesson study disekolah ini dilakuan dalam tiga tahapan yaitu: plan (perencanaan), do (pelaksanaan), see (refleksi). Dalam kegiatan plan yang dilakukan adalah menyusun RPP. Dalam kegiatan do dilaksanakan proses pembelajaran dengan lesson study. Dalam kegiatan see dilakukan refleksi dari pembelajaran yang telah dilakukan, baik oleh guru maupun observer. Dapat disimpulkan bahwa lesson study yang diadakan sangat bermanfaat untuk meningkatkan dan mengubah cara belajar dan mengajar baik dari guru dan peserta didik agar menjadi lebih baik dari pembelajaran sebelumnya yang telah diadakan. Para peserta didik aktif terlibat dalam setiap aktivitas yang disediakan guru dan tidak menemukan kesulitan yang berarti.
Tinjauan Hasil Belajar dalam Jaring pada Mata Pelajaran Biologi di Beberapa SMA di Pesisir Selatan Rahma, Miftahur; Ristiono, Ristiono
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.35721

Abstract

Hasil belajar pada mata pelajaran biologi siswa SMA masih rendah. Hal ini disebabkan baik dari sarana prasarana, metode, maupun model pembelajaran yang digunakan selama proses pembelajaran daring. Sehingga perlu dilakukan tinjauan hasil belajar peserta didik, untuk melihat hasil belajar selama pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis hasil belajar biologi peserta didik yang pembelajarannya dilakukan dalam jaringan di daerah pesisir selatan pada mata pelajaran Biologi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yaitu berupa hasil belajar yang terkait dengan hasil belajar biologi peserta didik untuk Kelas XI. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data (Data Display), Menarik Kesimpulan dan Verifikasi (Conclusion Drawing and Verification). Sampel penelitian berjumlah 839 orang peserta didik yang terdiri dari 6 SMA Kelas XI. Hasil yang didapatkan dari penelitian diperoleh 94,4% peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) di sekolah pertama, 42,36% peserta didik yang mencapai KKM di sekolah kedua, 47,16% peserta didik yang mencapai KKM di sekolah ketiga, 5,26% peserta didik yang mencapai KKM di sekolah keempat,  97,05% yang mencapai KKM di sekolah kelima, dan sekolah keenam dengan 6,81% peserta didik yang mencapai KKM. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa banyak peserta didik yang memiliki hasil belajar rendah dan sedikit dari peserta didik yang hasil belajarnya tidak begitu berbeda atau berubah dari pembelajaran tatap muka.
Pembelajaran Discovery Learning Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Sudirama, Pande Putu; Japa, I Gusti Ngurah; Yasa, Luh Putu Yasmiartini
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.36868

Abstract

Hasil belajar IPA siswa tergolong rendah dikarenakan guru kurang menggunakan model pembelajaran yang inovatif, penggunaan media dalam proses pembelajaran juga kurang optimal, sedikitnya sumber belajar yang digunakan guru dalam pembelajaran daring, dan guru hanya memberikan tugas melalui WA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran discovery learning. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV berjumlah 17 orang. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda yang berjumlah 20 butir soal dan lembar observasi aktivitas siswa. Data hasil belajar dan observasi aktivitas siswa dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari persentase observasi aktivitas siswa dan persentase ketuntasan belajar siswa. Data diambil dari dua kegiatan yaitu siklus I, siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan, pada siklus I persentase aktivitas siswa 57% dan persentase ketuntasan klasikal 65%. Pada siklus II persentase aktivitas siswa 71% dan persentase ketuntasan klasikal 82%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV.
Model Pembelajaran Totally Physical Response Meningkatkan Prestasi Belajar Speaking Dalam Bahasa Inggris Siswa SMK Malik, Iam
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.38192

Abstract

Prestasi belajar siswa dalam speaking Bahasa Inggris tergolong rendah dikarenakan pembelajaran Bahasa Inggris dilakukan monoton dengan terpusat pada guru sehingga siswa merasa bosan dan jenuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model Totally Physical Response terhadap prestasi belajar speaking dalam Bahasa Inggris siswa SMK. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan jumlah 3 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI berjumlah 35 orang. Data dikumpulkan dengan tes dan lembar observasi aktivitas siswa. Data hasil belajar dan observasi aktivitas siswa dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari persentase observasi aktivitas siswa dan persentase ketuntasan belajar siswa. Data diambil dari tiga kegiatan yaitu siklus I, siklus II, dan siklus III. Hasil penelitian menunjukkan pada pra penelitian tindakan nilai speaking siswa 63,14 dan meningkat sedikit menjadi 68,4 pada siklus I, kemudian menjadi 71,86 pada siklus II, dan meningkat lagi menjadi 75,14 pada siklus III. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga mengalami peningkatan, pada pra pelaksanaan penelitian hanya 15 siswa (42,86%) siswa tuntas belajar, pada siklus I meningkat sedikit menjadi 20 siswa (57,14%) tuntas belajar, pada siklus II meningkat pesat menjadi 26 siswa (74,29%) tuntas belajar, dan pada siklus III mencapai 30 siswa (85,71%) tuntas belajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Totally Physical Response terhadap prestasi belajar speaking dalam Bahasa Inggris siswa SMK.
Model Problem Based Learning Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia Yusita, Ni Ketut Pebry; Rati, Ni Wayan; Pajarastuti, Desak Putu
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.36995

Abstract

Rendahnya hasil belajar tematik muatan pelajaran Bahasa Indonesia siswa dikarenakan pembelajaran yang dilaksanakan masih konvensional. Pembelajaran secara konvensional menyebabkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model problem based learning terhadap hasil belajar pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang diaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus penelitian tindakan kelas terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengematan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III B yang berjumlah 28 siswa, yang terdiri atas 20 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes, dengan jenis tes adalah tes pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar tematik (muatan pelajaran Bahasa Indonesia) pada siklus I adalah 63,93 dengan kategori rendah, sehingga penelitian dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II rata-rata hasil belajar tematik muatan Bahasa Indonesia yaitu 79,82, dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model problem based learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar tematik muatan Bahasa Indonesia siswa.
Penerapan Pembelajaran Daring Berbasis Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Suantara, I Gede Agus; Prabawati, Putu Indah
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.35320

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa diakibatkan dengan penggunaan model pembelajaran konvensional yang menyebabkan rasa bosan dan serta siswa tidak aktif dalam kegiatan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran daring berbasis model Discovery learning terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindak kelas. Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas III sebanyak 17 siswa. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini yaitu data mengenai hasil belajar IPA siswa. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu teknik tes. Tenik tes ini dilakukan dengan pemberian soal berbentuk pilihan ganda untuk mengukur kemampuan siswa setelah diberi perlakuan. Data hasil penelitian menunjukkan pada pra siklus hasil belajar siswa 41% dengan nilai rata-rata 68,12. Pada siklus I hasil belajar siswa mencapai 59% dengan nilai rata-rata 72,65. Pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi 88% dengan nilai rata-rata 80,41. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery learning dalam pembelajaran daring dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas III SD.
Model Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar Tematik Terpadu Siswa Muatan IPA di Sekolah Dasar Putri, Evry Lia Dwi; Hader, Antik Estika; Andiyanto, Andiyanto
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.38651

Abstract

Permasalahan  penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V SD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar Tematik Terpadu Siswa Muatan IPA  di Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Design. Rancangan  berbentuk quasi experimental design yang digunakan  yaitu Non-equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V  Sekolah Dasar. Sampel yang terdiri dari 30 siswa kelas V.B (kelas eksperimen) dan 31 siswa kelas V.A (Kelas Kontrol). Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data menggunakan  uji normalitas, uji homogenitas uji hipotesis dan uji independent samples t-tes untuk mengukur perbedaan nilai antara Post-test dikelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik penelitian dalam pengumpulan data menggunakan teknik tertulis berupa  soal objektif sebanyak 20 soal. Teknik analisis  data menggunakan uji hipotesis melalui uji t dengan taraf nyata 0,05. Hasil uji coba menunjukan bahwa diperoleh signifikansi 0,049. Karena hasil signifikan 0,049 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan analisis di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model quantum teaching terhadap hasil belajar tematik terpadu siswa muatan IPA kelas V. implikasi penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa selama mengikuti proses pembelajaran. penelitian ini memberikan kontribusi bagi guru dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Model Problem Based Learning Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Indeks Harga dan Inflasi Siswa SMA Banyal, Nurhayati
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.38194

Abstract

Hasil belajar Ekonomi siswa tergolong rendah khususnya pada materi indeks harga dan inflasi dikarenakan guru kurang mampu memberikan pembelajran Ekonomi yang menyenangkan. Pembelajaran Ekonomi dilakukan monoton dengan terpusat pada guru sehingga siswa merasa bosan dan jenuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model problem based learning terhadap hasil belajar ekonomi pada materi indeks harga dan inflasi siswa SMA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan jumlah 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI berjumlah 28 orang, terdiri dari laki-laki 11 orang dan perempuan 17 orang. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda dan lembar observasi aktivitas siswa. Data hasil belajar dan observasi aktivitas siswa dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari persentase observasi aktivitas siswa dan persentase ketuntasan belajar siswa. Data diambil dari dua kegiatan yaitu siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata pemahaman siswa dalam mata pelajaran ekonomi meningkat dari siklus I sebesar 57,59 menjadi 67,13. Nilai rata-rata pemahaman siswa tentang materi indeks harga dan inflasi mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 9,54% begitu juga prosentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar meningkat dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 39,28%. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model problem based learnig dapat meningkatkan hasil belajar hasil belajar ekonomi pada materi indeks harga dan inflasi siswa SMA.
Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Edmodo pada Materi Sistem Gerak Utami, Veni Utri; Ardi, Ardi; Lufri, Lufri; Fuadiah, Sa’adiatul
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.34238

Abstract

Guru mengalami kesulitan dalam menjelaskan materi pembelajaran, karena materi yang banyak dengan waktu yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan menghasilkan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo yang sudah teruji validitasnya pada materi sistem gerak kelas XI SMA. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subyek dalam penelitian ini adalah dua orang dosen jurusan Biologi dan satu orang guru Biologi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode pencatatan dokumen berupa angket/kuesioner dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif.  Berdasarkan hasil validasi media pembelajaran e-learning berbasis Edmodo pada materi sistem gerak yang divalidasi oleh dosen dan guru dari segi kelayakan isi media diperoleh dengan nilai rata-rata 82,50 digolongkan ke dalam kriteria valid. Diperoleh nilai rata-rata 80 dalam kategori valid pada aspek kebahasaan. Ditinjau dari aspek kelayakan sajian didapatkan nilai rata-rata 83,33 dengan kriteria valid, pada aspek kelayakan kegrafikan diperoleh nilai 83,33 dengan kriteria valid. Rata-rata nilai validasi yang diperoleh yaitu 82,29 dengan kriteria valid. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ­e-learning berbasis edmodo pada materi sistem gerak dapat dikatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

Page 1 of 2 | Total Record : 20